Anda di halaman 1dari 7

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

“KESULITAN BELAJAR, PENGUKURAN PENILAIAN DAN DIAGNOSTIK


KESUKSESAN BELAJAR”
KELAS A 2017, KELOMPOK 3 :
1. REZA DAMIL VALEFY (17505241001)

2. HANNA NURSANTI S. (17505241005)

3. CANDRA DINATA (17505241006)

4. SHOFI BERLIANA RIZKI (17505241008)

5. AISHIFA PUTRI LARASATI (175052410

6. ELYA NORA (175052410

7. DIAN ALMINATUN NI’MA (175052410

8. HAFID ARDIATMA (175052410


1. KESULITAN BELAJAR

• DEFINISI KESULITAN BELAJAR


ADALAH SUATU KONDISI DIMANA KOMPETENSI ATAU PRESTASI
YANG DICAPAI TIDAK SESUAI DENGAN KRITERIA STANDAR YANG TELAH
DITETAPKAN. KONDISI YANG DEMIKIAN UMUMNYA DISEBABKAN OLEH
FAKTOR BIOLOGIS ATAU FISIOLOGIS, TERUTAMA BERKENAAN DENGAN
KELAINAN FUNGSI OTAK YANG LAZIM DISEBUT SEBAGAI KESULITAN
DALAM BELAJAR SPESIFIK, SERTA FAKTOR PSIKOLOGIS YAITU KESULITAN
BELAJAR YANG BERKENAAN DENGAN RENDAHNYA MOTIVASI DAN MINAT
BELAJAR.
FAKTOR – FACTOR YANG MEMPENGARUHI KESULITAN
BELAJAR
FAKTOR EKSTERN
• FAKTOR EKSTERN SISWA MELIPUTI SEMUA SITUASI DAN KONDISI
LINGKUNGAN SEKTAR YANG TIDAK MENDUKUNG AKTIVITAS BELAJAR SISWA. 3. LINGKUNGAN SEKOLAH. FAKTOR- FAKTOR TERSEBUT DAPAT BERUPA;
FAKTOR INI DAPAT DIBAGI MACAM.
• METODE MENGAJAR YANG KURANG BAIK.
1. LINGKUNGAN KELUARGA. FAKTOR-FAKTOR INI DAPAT BERUPA;
• KURIKULUM YANG KURANG BAIK.
• KESALAHAN ORANGTUA DALAM MENDIDIK.
• RELASI YANG BURUK ANTARA GURU DAN SISWA.
• KURANGNYA PERHATIAN ORANGTUA TERHADAP BELAJAR ANAK.
• RELASI YANG BURUK ANTARA SISWA DAN SISWA.
• KETIDAK HARMONISAN ORANGTUA DAN KELUARGA
• ALAT PELAJARAN/ FASILITAS YANG KURANG.
• SUASANA RUMAH YANG GADUH/RAMAI, SEMRAWUT
• WAKTU SEKOLAH YANG TERLALU LAMA.
• KEADAAN EKONOMI YANG RENDAH DALAM KELUARGA
• STANDAR PELAJARAN DIATAS KEMAMPUAN SISWA.
2. LINGKUNGAN MASYARAKAT. FAKTOR-FAKTOR TERSEBUT DAPAT BERUPA;
• KEADAAN GEDUNG SEKOLAH YANG KURANG NYAMAN.
• KEGIATAN SISWA DALAM MASYARAKAT YANG TERLALU BANYAK.
• METODE BELAJAR YANG SALAH.
• MASS MEDIA. SEPERTI BIOSKOP, TV, RADIO DLL.
• TUGAS RUMAH YANG TERLALU BANYAK
• TEMAN BERGAUL YANG BURUK.
• LINGKUNGAN YANG KUMUH.
FAKTOR KHUSUS

SELAIN FAKTOR-FAKTOR YANG BERSIFAT UMUM DIATAS, ADA PULA FAKTOR-FAKTOR TETAPI, MENURUT HADIS (2006), FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR ANAK DIDIK DAPAT DIBAGI
MENJADI 4 YAITU:
LAIN YANG JUGA MENIMBULKAN KESULITAN BELAJAR SISWA. DI ANTARA FAKTOR-
FAKTOR YANG DAPAT DIPANDANG SEBAGAIFAKTOR KHUSUS INI IALAH SINDROM 1. FAKTOR ANAK DIDIK

PSIKOLOGIS BERUPA LEARNING DISABILITY (KETIDAK MAMPUAN BELAJAR). SINDROM ANAK DIDIK ADALAH SUBJEK YANG BELAJAR. KESULITAN BELAJAR YANG DIDERITA ANAK DIDIK TIDAK
YANG BERARTI SATUAN GEJALA YANG MUNCUL SEBAGAI INDIKATOR ADANYA HANYABERSIFAT MENETAP, TETAPI JUGAYANG BISA DI HILANGKAN DENGAN USAHA TERTENTU.

KEABNORMALAN PSIKIS (REBER, 1988) YANG MENIMBULKAN KESULITAN BELAJAR ITU. FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT MENJADI PENYEBAB KESULITAN BELAJAR ANAK DIDIK:

1. DISLEKSIA, YAKNI KETIDAK MAMPUAN BELAJAR MEMBACA. 1. FAKTOR PESERTA DIDIK

a. INTELIGENSI (IQ) YANG KURANG BAIK.


2. DISGRAFIA, YAKNI KETIDAK MAMPUAN MENULIS.
b. BAKAT YANG KURANG ATAU TIDAK SESUAI DENGAN BAHAN PELAJARAN YANG DIPELAJARI ATAU YANG
3. DISKALKULIA, YAKNI KETIDAK MAMPUAN BELAJAR MATEMATIKA DIBERIKAN OLEH GURU.

c. FAKTOR EMOSIONAL YANG KURANG STABIL.


AKAN TETAPI, SISWA YANG MENGALAMI SINDROM-SINDROM DIATAS SECARA UMUM
SEBENARNYA MEMILIKI POTENSI IQ YANG NORMAL BAHKAN DIANTARANYA ADA d. AKTIVITAS BELAJAR YANG KURANG.
YANG MEMILIKI KECERDASAN DIATAS RATA-RATA. OLEH KARENANYA, KESULITAN e. PENYESUAIAN SOSIAL YANG SULIT.
BELAJAR SISWA YANG MENDERITA SINDROM-SINDROM TADI MUNGKIN HANYA
f. LANTAR BELAKANG PENGALAMAN YANG PAHIT.
DISEBABKAN OLEH ADANYA MINIMAL BRAIN DYSFUNCTION, YAITU GANGGUAN
RINGAN PADA OTAK (LASK, 1985: REBER, 1988).[8] g. CITA-CITA YANG TIDAK RELAVAN.

h. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DENGAN SISTEM SOSIAL DAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI KELAS
ADAPUN UNTUK MENGATASI KESULITAN BELAJAR DALAM “LEARNING DISABILITY”, YANG KURANG BAIK.
GURU DAN ORANGTUA SANGAT DIANJURKAN UNTUK MEMANFAATKAN GURU
i. LAMA BELAJAR YANG TIDAK SESUAI DENGAN TUNTUTAN WAKTU BELAJARNYA.
PENDUKUNG. GURU KHUSUS INI BIASANYA BERTUGAS MENANGANI SISWA
PENGIDAP SINDROM-SINDROM TERSEBUT DISAMPING MELAKUKAN REMEDIAL j. KEADAAN FISIK YANG KURANG MENUNJANG.
TEACHING (PENGAJARAN PERBAIKAN). k. KESEHATAN YANG KURANG BAIK.

l. PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN DASAR YANG KURANG MEMADAI ATAS BAHAN YANG DIPELAJARI.

m. TIDAK ADA MOTIVASI BELAJAR.


FAKTOR SEKOLAH
SEKOLAH ADALAH LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL TEMPAT PENGABDIAN FAKTOR KELUARGA
GURU DAN RUMAH REHABILITAS ANAK DIDIK. SEKOLAH IKUT TERLIBAT
KELUARGA ADALAH LEMBAGA PENDIDIKAN INFORMAL YANG DIAKUI
MENIMBULKAN KESULITAN BELAJAR BAGI ANAK DIDIK. FAKTOR-FAKTOR
KEBERADAANYA DALAM DUNIA PENDIDIKAN. OLEH KARENA ITU, ADA
DARI LINGKUNGAN SEKOLAH YANG DAPAT MENIMBULKAN KESULITAN
BEBERAPA FAKTOR DALAM KELUARGA YANG MENJADI PENYEBAB
BELAJAR BAGI ANAK DIDIK ADALAH SEBAGAI BERIKUT:
KESULITAN BELAJAR ANAK DIDIK SEBAGAI BERIKUT:
A. GURU DENGAN ANAK DIDIK KURANG HERMMONIS.
A. KURANGNYA KELENGKAPAN ALAT-ALAT BELAJAR BAGI ANAK DI
B. GURU MENURUT STANDAR PELAJARAN DIATAS KEMAMPUAN ANAK. RUMAH.

c. GURU TIDAK MEMILIKI KECAKAPAN DALAM USAHA MENDIAGNOSIS B. KURANGNYA BIAYA PENDIDIKAN YANG DISEDIAKAN ORANGTUA.
KESULITAN BELAJAR ANAK DIDIK.
c. ANAK TIDAK MEMPUNYAI RUANG DAN TEMPAT BELAJAR YANG
D. CARA GURU MENGAJAR KURANG BAIK. KHUSUS.

E. ALAT MEDIA YANG KURANG BAIK. d. EKONOMI KELUARGA YANG LEMAH ATAU TINGGI YANG MEMBUAT
ANAK BERLEBUH-LEBIHAN.
F. PERPUSTAKAAN SEKOLAH KURANG MEMADAI.
E. KESEHATAN KELUARGA YANG KURANG BAIK.
G. SUASANA SEKOLAH YANG KURANG MENYENANGKAN.
F. PERHATIAN ORANGTUA YANG TIDAK MEMADAI.
H. BIMBINGAN DAN PENYULUHAN YANG TIDAK BERFUNGSI.
G. KEBIASAAN DALAM KELUARGA YANGTIDAK MENUNJANG.
I. KEPEMIMPINAN DAN ADMININSTRASI YANG KURANG MENUNJANG.
H. KEDUDUKAN ANAK DALAM KELUARGA YANG MENYEDIHKAN.
J. WAKTU SEKOLAH DAN DISIPLIN YANG KURANG.
I. ANAK TERLALU BANYAK MEMBANTU ORANG TUA.
FAKTOR MASYARAKAT SEKITAR
JIKA KEUARGA ADALAH KOMUNITAS MASYARAKAT KECIL, MAKA MASYARAKAT ADALAH KOMUNITAS MASYARAKAT
KEHIDUPAN SOSIAL YANG TERSEBAR. DALAM MASYARAKAT TERPATRI STRATA SOSIAL YANG MERUPAKAN PENJELMAAN
DARI SUKU, RAS, AGAMA, ANTAR GOLONGAN, PENDIDIKAN, JABATAN, STATUS DAN SEBAGAINYA. PERGAULAN YANG
TERKADANG KURANG BERSAHABAT SERING MEMICU KONFLIKSOSIAL. KERIBUTAN, PERTENGKARAN, PEMBUNUHAN,
PERJUDIAN, PERAMPOKAN, GOSIP, DAN PERILAKU JAHILLIYAH LAINYA SUDAH MENJADI SANTAPAN SEHARI-HARI DALAM
MASYARAKAT. KETERGANTUNGAN PADA OBAT TERLARANG MEMBUAT ANAK DIDIK PASRAH PADA NASIB. ANAK DIDIK
TIDAK BISA LAGI DIDIDIK KARENA PENGARUH OBAT TERLARANG. KERIBUTAN LINGKUNGAN SEKITAR BERPOTENSI
MEMECAHKAN KONSENTRASI ANAK DIDIK DALAM BELAJAR.
AKHIRNYA ANAK DIDIK TDAK BETAH BELAJAR KARENA SULIT MEMBANGKITKAN DAYA KONSENTRASI. KESULITAN BELAJAR
BAGI ANAK DIDIK JUGA BERSUMBER DARI MEDIA CETAK DAN MEDIA ELEKTRONIK.
2. PENGUKURAN PENILAIAN