Anda di halaman 1dari 11

MANAJEMEN NYERI

Pokja PAP
September 2019
Nyeri : respon biologis suatu kerusakan atau gangguan
organ tubuh.
Nyeri : keadaan yang mempengaruhi seseorang dan
ekstensinya diketahui bila seseorang pernah
mengalaminya (Tamsuri, 2007).
Menurut International Association for Study of Pain
(IASP), nyeri : sensori subyektif & emosional yang
tidak menyenangkan, didapat terkait kerusakan
jaringan aktual maupun potensial / menggambarkan
kondisi terjadinya kerusakan.
Asesmen Awal Oleh Perawat

Lakukan asesmen nyeri pada semua pasien dengan


tanyakan identitas nyeri (anamnesis umum,
pemeriksaan fisik, anamnesis spesifik nyeri)

- Skala Nyeri Visual Analog Scale (VAS) pada pasien


dewasa dan anak lalu kelompokkan dalam 3 kategori
• 1-3 : Nyeri ringan (sedikit mengganggu
aktivitas sehari hari)
•4-6 : Nyeri sedang (gangguan nyata
terhadap aktivitas sehari – hari)
•7 – 10 : Nyeri Berat (tidak dapat melakukan
aktifitas sehari – hari
Gunakan skala nyeri wong Baker Faces Pain Scale
pada pasien (dewasa dan anak > 3 tahun) yang tidak
dapat menggambarkan intensitas nyerinya dengan
angka

Catat hasil assesmen nyeri dalam lembar CPPT atau di


lembar assesmen keperawatan
B. Asesmen Ulang Oleh Perawat
Kaji ulang skala nyeri pasien dengan VAS / Wong
Baker setiap pergantian shift jaga perawat atau
apabila ada keluhan dari pasien
Perhatikan !!!
1. Keadaan umum, kesadaran
2. Tanda – tanda vital
3. Keluhan gejala penyerta, hal yang memperberat
nyeri
Catat dan dokumentasikan pada CPPT
Skala nyeri 1-3 : Nyeri Ringan 
Dilakukan oleh perawat dengan edukasi & tindakan non
farmakologis. Bila tidak teratasi lapor DPJP
Skala nyeri 4-7 : Nyeri Sedang  dilakukan oleh DPJP
dengan terapi farmakologis (analgetik opioid
ringan/adjuvant) jika tidak teratasi maka konsul pada tim
manajemen nyerI
Skala nyeri 8-10 : Nyeri Berat  dilakukan oleh Tim
Manajemen Nyeri dengan analgetik opioid kuat & non
opioid &/tanpa adjuvant sesuai tipe nyeri
Obat Ideal

onset yang cepat

durasi kerja sedang

margin keselamatan yang luas antara efektivitas-


efek samping

 Belum ada

Analgetik, opiod, non opioid, dan analgetik adjuvant


Terapi Non
Farmakologis
1.Intervensi Fisik 2.Intervensi Perilaku

a) Stimulasi kulit a) Relaksasi

 Kompres Hangat b) Distraksi

 Kompres Dingin c) Hipnotis

b)Massage Dilakukan dengan


mempertimbangkan faktor
c)Akupunktur psikologis, ketersediaan
alat/obat dan keadaan ekonomi
d)Plasebo pasien
Dilakukan dengan mempertimbangkan faktor
psikologis, ketersediaan alat/obat dan keadaan
ekonomi pasien

Jangan lupa ! : Catat dan dokumentasikan dalam CPPT


semua kegiatan yang dilakukan baik itu asessmen
dan tata laksana nyeri
TERIMA KASIH