Anda di halaman 1dari 14

TROMBOSIT

(keping darah/Platelet)
STRUKTUR TROMBOSIT
 Berukuran 1 – 4 mikron, bentuk seperti piringan, dan tidak memiliki
inti sel.
• Memiliki membran tiga lapis (trilaminar) dan sistem membran yang
memiliki ruang (kanalikuli) sebagai pelindung trombosit dari
lingkungan luar sel.
• Membran trombosit ini kaya akan fosfolipid yang akan membantu
dalam proses pembekuan darah.
• Berasal suatu megakariosit yang terdapat dalam sumsum tulang
• Masa hidup sekitar 5 – 9 hari di dalam darah.
• Jumlah normal 150.000 – 400.000 trombosit per mikro-liter darah
Fungsi trombosit

 Fungsi utama trombosit atau platelet adalah untuk


pembekuan darah.
 mekanisme utama untuk menghentikan perdarahan
yang sedang berlangsung, yaitu :
a. Melakukan pengkerutan (kontriksi) pada bagian
pembuluh darah yang terluka.
b. Aktivitas trombosit.
c. Aktivitas komponen pembekuan darah lainnya di
dalam plasma darah.
PROSES KERJA TROMBOSIT
Proses kerja trombosit dalam membentuk penyumbat luka
terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :
1. Adhesi
Perlekatan antar trombosit dengan jaringan endotel serta
jaringan yang cedera sehingga tertutupnya luka pada
pembuluh darah.
2. Agregasi Trombosit
kemampuan trombosit melekat satu sama lain untuk
membentuk sumbatan.
3. Pembebasan Trombosit
 Reaksi untuk membentuk sumbatan(koagulasi)
trombosit yang stabil.
 dipicu oleh pelepasan isi granula trombosit,
diantaranya adalah ADP , kolagen, epinefrin
 Pelepasan ini membuat trombosit berubah
dari bentuk piringan menjadi bulat.
4. Fusi Trombosit
 Reaksi gabungan trombosit yang bersifat
irreversibel.
 Proses ini dipicu karena tingginya kadar ADP dan
komponen lain yang keluar akibat reaksi
pelepasan.
 Komposisi fibrin akan memperkuat jaringan baru
yang terbentuk pada daerah luka).
PROSES TERBENTUKNYA TROMBOSIT
• Hemopoiesis > trombosit disebut megakariopoiesis karena
dihasilkan dari sumsum tulang dengan fragmentasi
sitoplasma megakariosit.
• megakriosit > megakarioblas timbul dengan proses
diferensiasi dari sel asl hemopoietik.
• Saat replikasinya> memperbesar volume sitoplasma >dua
kali lipat
( 8 kali) pertumbuhan sel tersebut akan berhenti.
• Sitoplasma akan membentuk granular dan trombosit
dibebaskan.
• megakariosit > 4000 buah trombosit.
• Trombosit ini berada di bawah kontrol sebuah zat yang
disebut trombopoietin (dihasilkan oleh ginjal dan hati).
Haemopoesis
kelainan pada trombosit
1. ITP (Immune Thrombocytopenic Purpura)
 Suatu kelainan darah yang penyebabnya berkaitan erat
dengan sistim imun atau kekebalan tubuh manusia.
 Jumlahnya menurun > pendarahan.
 jumlah trombositnya hanya 20 ribu-25 ribu per kilometer
 Ciri khas > kulit sering terlihat kebiru-biruan, gusi sering
berdarah atau sering mimisan( disangka penyakit Demam
Berdarah)
• Penyebab pastinya sampai hari ini masih dalam tahap
penelitian.
2. Drug Induced Trombocytopenia (DIT)
Terjadi trombositopenia setelah pemakaian obat

3. Trombositopenia
 Jumlah trombosit kurang dari 200.000/mm3 dalam sirkulasi.
 Risiko pendarahan hebat; cedera ringan atau perdarahan spontan
kecil.
 Trombositopenia primer dapat terjadi akibat penyakit otoimun
yang ditandai oleh pembentukan antibodi terhadap trombosit
pada :
1. Penggantian darah yang masif atau transfuse ganti
2. Pembedahan bypass kardiopaskuler
3. Keadaan-keadaan yang melibatkan pembekuan dalam pembuluh
darah (komplikasi kebidanan, kanker, keracunan darah, akibat
bakteri gram negative, kerusakan otak traumatic.
4. Trombositosis
 Peningkatan jumlah 400.000/mm3 dalam sirkulasi.
 Mengalami memar >perdarahan; trombosit habis terpakai.
 Trombositosis dibagi menjadi dua yaitu:
a. Trombositosis primer
polisitemia vera atau leukemia grunulomasitik kronik
sel lainnya mengalami poliferasi abnormal sel megakariosit
dalam sumsum tulang.
• b. Trombositosis sekunder
Infeksi, olahraga, ovulasi, dan stress atau kerja fisik .
Penyebab trombosit turun :
1. Kehamilan >trombositopenia ringan.
2. Idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP)> trombosit sebagai ancaman > membentuk
antibodi .
3. Penyakit autoimun Penyakit > menyerang jaringan sehat > trombositopenia.> lupus dan
rheumatoid arthritis.
4. Bakteremia > menyebabkan kerusakan trombosit.
5. Thrombotic thrombocytopenic purpura (TTP) > gumpalan darah kecil tiba-tiba
terbentuk di seluruh tubuh Anda> trombosit habis.
6. Sindrom uremik hemolitik >penurunan tajam dalam trombosit, penghancuran SDM dan
gangguan fungsi ginjal.>infeksi Escherichia coli> makan daging mentah atau setengah
matang.
7. Obat-obatan >mengurangi jumlah trombosit dalam darah>membingungkan sistem
imun dan menyebabkan ia menghancurkan trombosit.
Contohnya termasuk heparin, quinidine, kina, antibiotik sulfa yang mengandung
interferon, antikonvulsan dan garam emas.
Pemeriksaan Lab
1.langsung>Apusan
2.Pipet thoma>Rees ecker
3. otomatis