Anda di halaman 1dari 19

KELOMPOK 7

Vani Sulastri 181121003


Ocha Safitri 1811211007
Nadella Maharani 1811211009
Mutia 1811211031
Janur Afina 1811212039
Siti Mutiara Afifah 1811212041
Aishawa Rahma 1811213011
Kaisa Salsabila 1811213021
Yurmalisa Kurnia 1811211001
Putri Laras 1811212039
EPIDEMIOLOGI MENURUT CARA
TRANSMISI
Epidemiolodi menurut cara transmisi
• Transmisi adalah suatu mekanisme dimana
penjamu yg rentan,diserang/diinfeksi oleh
agen yang bersangkutan, melalui:

TRANSMISI TRANSMISI TIDAK


LANGSUNG LANGSUNG
TIGA KELOMPOK UTAMA PENYAKIT
MENULAR
1. Penyakit yang sangat berbahaya karena angka
kematian cukup tinggi.
2. Penyakit menular tertentu yang dapat
menimbulkan kematian dan cacat, walaupun
akibatnya lebih ringan dari yang pertama
3. Penyakit menular yang jarang menimbulkan
kematian dan cacat tetapidapat mewabah
yang menimbulkan kerugian materi.
TIGA SIFAT UTAMA ASPEK PENULARAN
PENYAKIT DARI ORANG KE ORANG
Waktu Generasi Angka Serangan
(Generation (Attack Rate)
Time)
Kekebalan
Kelompok (Herd
Immunity)
KOMPONEN PROSES PENYAKIT
MENULAR
1. Faktor Penyebab Penyakit Menular
*Faktor penyebab atau agent :
organisme penyebab penyakit
*Sumber penularan :
reservoir maupun resources
KOMPONEN PROSES PENYAKIT MENULAR

Cara penularan khusus melalui mode of transmission


Unsur Penyebab Dikelompokkan Dalam :
• Kelompok arthropoda (serangga) seperti scabies,
pediculosis, dll.
• Kelompok cacing/helminth baik cacing darah maupun
cacing perut.
• Kelompok protozoa seperti plasmodium, amuba, dll.
• Fungus atau jamur baik uni maupun multiselular.
• Bakteri termasuk spirochaeta maupun ricketsia.
• Virus sebagai kelompok penyebab yang paling
sederhana.
SUMBER
PENULARAN

Penderita Pembawa kuman

Binatang sakit Tumbuhan/benda


CARA PENULARAN

MELALUI MAKANAN
KONTAK LANGSUNG
ATAU MINUMAN

MELALUI VECTOR
MELALUI UDARA
KEADAAN
Interaksi Penyebab dengan Pejamu

1
•INFEKTIVITAS

2
•PATOGENESIS

3
•VIRULENSI

4 •IMUNOGENESIS
Mekanisme Patogenesis
a. Invasi jaringan secara langsung
b. Produksi toksin
c. Rangsangan imunologis atau reaksi alergi yang
menyebabkan kerusakan pada tubuh pejamu
d. Infeksi yang menetap (infeksi laten)
e. Merangsang kerentanan pejamu terhadap obat
dalam menetralisasi toksisitas f. Ketidakmampuan
membentuk daya tangkal (immuno supression)
RANTAI PENULARAN
Pembagian bentuk pembawa kuman
(carrier)

Incubatory Convalescent
Healthy carrier Chronis carrier
carrier (masa carrier (baru
(inapparent) (menahun),
tunas) sembuh klinis)
Manusia dalam kedudukannya sebagai reservoir
penyakit menular dibagi dalam 3 kategori utama
• 1) Reservoir yang umumnya selalu muncul sebagai
penderita
• 2) Reservoir yang dapat sebagai penderita maupun
sebagai carrier
• 3) Reservoir yang umumnya selalu bersifat penderita
akan tetapi dapat menularkan langsung penyakitnya
ke pejamu potensial lainnya, tetapi harus melalui
perantara hidup
Manfaat Epidemiologi menurut transmisi

• Mempelajari riwayat penyakit


• Diagnosis masyarakat
• Mengkaji risiko yang ada pada setiap individu
• Pengkajian, evaluasi, dan penelitian.
• Melengkapi gambaran klinis
• Identifikasi sindrom.
• Menentukan penyebab dan sumber penyakit.
METODE STANDARISASI
• Standarisasi langsung menghasilkan angka
rata2 kematian/kesakitan umur-jenis kelamin
yang telah distandarisasi atau age-sex
standardized rate. Sedangkan, pada
standarisasi tidak langsung angka rata2 tidak
dapat dihasilkan, tetapi angka rasio/kesakitan
umur-jenis kelamin yang telah distandarisasi
atau standardized mortality (incidence) ratio
(+age-sex standardized rate).
Langkah2 perhitungan pada standarisasi
langsung
• 1. Hitung angka rata2 pada setiap strata/kelompok
umur
• 2. Pilih populasi standar yang akan digunakan sebagai
acuan standar, misal populasi standar dunia
• 3. Kalikan rata2 spesifik umur pada populasi studi
dengan populasi standar pada setiap kelompok umur
untuk mendapatkan jumlah kasus/kejadian yang
diharapkan
• 4. Jumlahkan semua hasil pada semua strata dari
kasus/kejadian yang diharapkan, lalu bagi jumlah total
kasus yang diharapkan dengan jumlah populasi standar.
Langkah-Laangkah perhitungan pada
standarisasi tidak langsung
• 1. Tentukan dan hitung angka rata2 pada populasi
standar.
• 2. Hitunglah angka rata2 yang diharapkan
(expected rate=study population for each
stratum*standard rate) pada populasi standar
• 3. Jumlahkan total kasus yang diamati (observed
cases) pada populasi studi dan total kasus yang
diharapkan (expected cases) pada populasi
standar dan terakhir bagi total observed cases
dengan total expected cases.
Any Question???