Anda di halaman 1dari 20

ORGANISASI BISNIS

(Perusahaan)

(PERSPEKTIF HUKUM)
Kegiatan Komersial/Perniagaan

Perbankan /
Pasar Modal

Produsen / Perantara / Konsumen /


Penjual Pengangkutan Pembeli

Asuransi
Perspektif KUHD
 Perbuatan Perniagaan
 Istilah ‘Pedagang’  ‘Perusahaan’ atau
‘Menjalankan Perusahaan’
 Tetapi tidak terdapat penjelasan rinci tentang
Perusahaan atau Menjalankan Perusahaan
 agar berkembang seiring dengan
perkembangan dunia ilmiah dan
yurisprudensi
 Dalam perkembangannya, beberapa UU
memberikan definisi tentang ‘Perusahaan’

Organisasi Bisnis = Perusahaan


Beberapa Definisi Perusahaan

 Keseluruhan perbuatan yang dilakukan secara


terus menerus, dengan terang-terangan dalam
kedudukan tertentu, untuk mencari keuntungan
bagi dirinya sendiri (Penjelasan Rencana WvK
Belanda);
 Baru ada perusahaan jika diperlukan adanya
perhitungan laba-rugi yang dapat diperkirakan
dan segala sesuatunya dicatat dalam
pembukuan (Polak)
 Setiap bentuk usaha yang melakukan
kegiatan secara tetap dan terus menerus
dengan tujuan memperoleh keuntungan
yang diselenggarakan oleh perseorangan
maupun badan usaha yang berbentuk
badan hukum atau bukan badan hukum,
yang didirikan dan berkedudukan di wil RI.
(UU No.8/1997 tentang Dokumen
Perusahaan)
Kata Kunci ‘Perusahaan’
 Bentuk usaha, baik perseorangan maupun
badan usaha
 Melakukan kegiatan dlm kegiatan ekonomi
 Terus-menerus
 Terang-terangan
 Bertujuan mencari keuntungan
 Pembukuan
Sumber Hukum Perusahaan
KUH Perdata

Kodifikasi

KUH Dagang
Sumber Hukum
Perusahaan -UU PT
-UU Dok. Perusahaan
Di Luar -UU Pasar Modal
Kodifikasi -UU Perbankan
-UU Anti Monopoli
-dll.
Bentuk-Bentuk Perusahaan

Berdasarkan Pendiri / Pemilik Modal

Prsh Perseorangan Prsh. Kerjasama


(Sole Traders) (Badan Usaha /
- UD (Usaha Dagang) Partnership /
- PD (Prsh. Dagang) Corporation)
- Firma
- CV
- PT
Berdasarkan Status Pendiri / Pemilik

Prsh Swasta Prsh. Negara Prsh Daerah


(BUMS) (BUMN) (BUMD)
- Nasional - Perum -PT
- Asing - Persero -Bentuk lain
- Campuran
Berdasarkan Status Hukum

Badan Hukum Non-Badan Hukum


- PT - Prsh Perseorangan
- Koperasi - Firma
- BUMN - CV
Wajib Daftar Perusahaan (UU No.3/1982)

Dasar pertimbangan:
 Perkembangan kegiatan ekonomi 
perkembangan dunia usaha (perusahaan)
 perlu Daftar Perusahaan sebagai
sumber informasi resmi untuk semua
pihak yang berkepentingan
 Pemerintah butuh informasi dalam rangka
menciptakan iklim usaha yang sehat
Tujuan:
sebagai informasi resmi untuk semua pihak 
menjamin kepastian hukum

Sifat:
Terbuka  dapat dipergunakan oleh
semua pihak yang berkepentingan
sebagai sumber informasi resmi
Kewajiban pendaftaran
 Seluruh perusahaan : perseorangan,
persekutuan, badan hukum
 Berkedudukan / didirikan / menjalankan usaha
di wilayah RI
Pengecualian:
Perusahaan kecil perseorangan yang usahanya
hanya untuk memenuhi nafkah sehari-hari

Sanksi:
 Kelalaian/kesengajaan tidak mendaftar : penjara
max. 3 bl / denda max. Rp. 3 juta
 Mendaftar tetapi data tidak benar / tidak lengkap :
kurungan max. 3 bl / denda max. Rp. 1,5 juta
Dokumen Perusahaan (UU No.8/1997)

 Merupakan perkembangan dari ketentuan


tentang Pembukuan (Ps 6 KUHD)

Pasal 6 KUHD:
 setiap perusahaan wajib membuat catatan-
catatan tentang perusahaan dan harta kekayaan
 Setiap tahun wajib membuat neraca
 Pembukuan dan Neraca wajib disimpan selama
30 tahun
 Surat-surat wajib disimpan selama 10 tahun
Pasal 1 butir 2 UU DP:
Dokumen Perusahaan adalah:

 Data, catatan, keterangan


 Dibuat/diterima oleh perusahaan dalam
rangka pelaksanaan kegiatannya
 Tertulis di atas kertas / sarana lain atau
terekam dalam bentuk apapun yang dapat
dilihat, dibaca atau didengar
Dokumen Perusahaan

Dokumen Keuangan: Dokumen Lain:


• Catatan/bukti pembukuan Setiap data/tulisan yang
• Data administrasi keuangan berisi keterangan yang
Yang merupakan bukti mempunyai nilai guna
adanya hak dan kewajiban bagi perusahaan
serta kegiatan usaha
Neraca Tahunan

Perhitungan Laba/Rugi Tahunan


Catatan
Rekening

Jurnal Transaksi Harian


Bukti Pembukuan:
Warkat  dokumen tertulis yang bentuk
dan penggunaannya menurut aturan
tertentu (cek, BG dll)

Data Pendukung Administrasi Keuangan:


Data administrasi yang berkaitan dengan
keuangan
Pasal 8 ayat (1):
Setiap perusahaan wajib membuat catatan:
 Neraca Tahunan
 Perhitungan L/R Tahunan

 Rekening Jurnal Transaksi Harian

 Keterangan yang berkaitan dengan hak


dan kewajiban perusahaan
Pasal 9:
Neraca dan Perhitungan L/R wajib
ditandatangani Pimpinan Perusahaan atau
pejabat yang ditunjuk
Pasal 11:

 Catatan, pembukuan, data pendukung


administrasi keuangan wajib disimpan
selama 10 tahun sejak akhir tahun buku
 Dokumen perusahaan dapat dialihkan ke
dalam microfilm atau media lain 
legalisasi oleh pimpinan perusahaan