Anda di halaman 1dari 11

LEMBAGA KEUANGAN

LEMBAGA KEUANGAN

LEMBAGA KEUANGAN LEMBAGA KEUANGAN


BANK BUKAN BANK (LKBB)

LEASING
B. UMUM
PEMBIAYAAN KONSUMEN

SEWA BELI
BPR

FACTORING
► Lembaga Keuangan :
- Adl lemb. yg bid. ushnya bergerak di bid.
keuangan (kegiatan yg dilakukan selalu
berkaitan dgn bid keu) baik,
menghimpun dana, menyalurkan dana
maupun jasa-jasa keuangan lainnya.
- Kegiatan utamanya adl membiayai
permodalan suatu bidang usaha,
disamping usaha lainnya seperti ;
menampung uang yang sementara
belum digunakan oleh pemiliknya.
► Lembaga Keuangan Bank (Bank) :
- Adl lemb. keu. yg ush pokoknya
memberikan kredit dan jasa2 dalam lalu-
lintas pembayaran dan peredaran uang
(UU No. 14 Th 1967)
- Bdn ush yg menghimpun dana dr masy.
dalam bentuk simpanan dan
menyalurkan kpd masy. dalam rangka
meningkatkan taraf hidup rakyat banyak
(UU No. 7 Th 1992 Jo UU No. 10 Th
1998)
► Fungsi Bank :
Dari pengertian di atas, maka fungsi utama
bank dpt dikategorikan menjadi 2 (dua),
yaitu :
- Fungsi perantara (intermediasi) :
Perantara pihak yg kelebihan dana
dengan pihak yg kekurangan dana.
- Fungsi Transmisi :
Menciptakan instrumen keuangan baik
giral maupun kartal
► JenisBank di Indonesia :
Dalam UU Perbankan, jenis bank hanya
dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu :
1. Bank Umum
Yaitu bank yg melaks kegiatan ush scr
konvensional dan/atau berdsrkan Prinsip
syariah yg dlm kegiatannya memberikan
jasa dlm lalu-lintas pembayaran.
2. Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
Idem di atas, yang dlm kegiatannya tdk
memberikan jasa dlm lalu lintas
pembayaran.
► Dalam prakteknya, jenis bank masih dapat
dibedakan, antara lain :
1. Dari segi kepemilikannya :
a. Bank Milik Pemerintah
b. Bank Milik Swasta
c. Bank Milik Koperasi
2. Dari segi statusnya :
a. Bank Devisa
b. Bank Non Devisa
3. Dari segi penciptaan uang :
a. Bank Primer
b. Bank Sekunder
4. Dari segi cara menentukan harga :
a. Bank yang berdasarkan konsep barat
b. Bank yang berdasarkan konsep Islam
 Pendirian Bank :
Dalam Ps. 16 UUP disebutkan :
1. Setiap pihak yg melakukan kegiatan
menghimpun dana dr masy. dalam
bentuk simpanan, wajib terlebih dahulu
memperoleh ijin usaha sbg BU atau
BPR dr pimpinan BI, kecuali apabila
kegiatan menghimpun dana masy.
dimaksud diatur dgn UU tersendiri.
2. Untuk memperoleh ijin usaha BU
atau BPR sbgmn dimaksud dlm ayat
(1) wajib dipenuhi persyaratan
sekurang-kurangnya :
a. Susunan organisasi dan
kepengurusan
b. Permodalan
c. Kepemilikan
d. Keahlian dibidang perbankan
e. Kelayakan rencana kerja
3. Persyaratan dan tata cara perijinan
bank sebagaimana dimaksud dalam
ayat (2) ditetapkan oleh BI