Anda di halaman 1dari 8

MODEL PROJECT BASED LEARNING

TAHAPAN PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PROJECT BASED


LEARNING (Modul Halaman 79):
SINTAK PEMBELAJARAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Penentuan Pertanyaan
Mendasar
2. Mendesain Perencanaan
Proyek
3. Menyusun Jadwal

4. Memonitor peserta didik dan


kemajuan proyek
5. Menguji Hasil

6. Mengevaluasi Pengalaman

1
MODEL DISCOVERY LEARNING
SINTAK
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN
1. Stimulation Pada tahap ini peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
(simullasi/ perhatian pada topik larutan elektrolit dan non elektrolit dengan cara:
Pemberian - Menyajikan gambar peristiwa yang berkaitan dengan larutan elektrolit atau melalui
rangsangan) tanya jawab apa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari (Saintifik no. 1)
- Mendemonstrasikan sifat berbagai larutan berdasarkan daya hantar listriknya
menggunakan alat uji elektrolit

2. Problem Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak
statemen mungkin masalah yang berkaitan dengan sifat larutan elektrolit sampai siswa menentukan
(pertanyaan/ pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab melalui kegiatan belajar, (saintifik no. 2)
identifikasi contohnya
masalah) - Mengapa ada larutan yang dapat menghantar listrik
- Mengapa larutan yang satu timbul nyala sedangkan larutan yang lain tidak ada nyala
yang terjadi?
- Selain timbul nyala, gejala apa lagi yang anda amati pada kedua elektroda? Mengapa
terjadi demikian?
3. Data collection Pada tahap ini peserta didik mengumpulkan informasi (saintifik no. 3) yang relevan untuk
(pengumpulan menjawab pertanyaan yang telah diidentifikasi melalui:
data) - Melakukan percobaan penentuan daya hantar listrik berbagai larutan elektrolit dan
non-elektrolit untuk mendapatkan data-data tentang sifat larutan elektrolit
berdasarkan daya hantar listriknya
- Mencatat data pada kolom pengamatan yang telah disiapkan oleh peserta didik 2
MODEL DISCOVERY LEARNING

SINTAK
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN
4. Data Pada tahap ini peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi untuk mengolah data hasil
processing pengamatan dengan cara:
(pengolahan - Mengolah data hasil pengamatan (saintifik no. 4) dengan bantuan pertanyaan-
Data) pertanyaan pada lembar kerja, misalnya mengolah data gejala-gejala yang timbul pada
pengujian berbagai larutan yang diuji suntuk mengelompokan larutan berdasarkan sifat
larutan nonelektrolit dan elektrolit

5. Verification Pada tahap verifikasi peserta didik mendiskusikan hasil pengolahan data dan memverifikasi
(pembuktian) hasil pengolahan dengan data-data atau teori pada buku sumber. (saintifik no. 4) Misalnya
dengan cara:
- Memeriksa kembali data larutan yang termasuk elektrolit dan non elektrolit
- Memverivikasi jawaban kelompok tentang penyebab larutan elektolit dapat menghantar
listrik

6. Generalization Pada tahap ini peserta didik menyimpulkan hasil percobaan (saintifik no. 5) dan diskusi
(menarik misalnya dengan cara:
kesimpulan) - Menyimpulkan bahwa larutan ada yang bersifat elektrolit dan non-elektrolit
- Menyimpulkan gejala-gejala yang menunjukkan sifat larutan berdasarkan daya hantar
listriknya
- Menerapkan penemuannya tentang sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya
dengan berlatih mengidentifikasi larutan yang termasuk elektrolit dan non elektrolit
3
MODEL PLOBLEM BASED LEARNING
SINTAK
KEGIATAN PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN

Fase 1 Guru menjelaskan tujuan pembelajaran kemudian memberikan konsep


Orientasi dasar, petunjuk atau referensi yang diperlukan dalam pembelajaran.
peserta didik Peserta didik dihadapkan pada masalah hasil percobaan, misalnya setelah
kepada belajar larutan elektrolit pada pertemuan pertama ditemukan data
masalah dimana daya hantar listrik larutan yang bersifat elektrolit ternyata
berbeda-beda ada yang mengantarkan listriknya kuat dan lemah.
Contoh data hasil percobaan :

Larutan elektrolit Nyala lampu Gas yang muncul


HCl Terang Banyak
NH3 Redup Sedikit
C2H5OH Tidak menyala Tidak ada
NaCl Terang Banyak
NaOH Terang Banyak

Peserta didik menentukan masalahnya misalnya “ Mengapa nyala lampu


dan jumlah gas pada alat uji elektrolit berbeda-beda pada saat pengujian
terhadap beberapa larutan elektrolit?” 4
SINTAK
PEMBELAJARAN
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Fase 2 Peserta didik dikelompokkan secara heterogen.
Mengorgani Masing-masing kelompok mengkaji lembar kegiatan non eksperimen
sasikan peserta tentang kekuatan sifat larutan elektrolit dan membuka data hasil
didik percobaan pada pertemuan pertama berikut hasil diskusi mengenai
konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit serta penyebab larutan dapat
menhantar listrik.

Peserta didik mendiskusikan hal-hal yang harus dikerjakan dan konsep-


konsep yang harus didiskusikan dan pertanyaan-pertanyaan yang harus
dijawab.
Fase 3 Peserta didik mengumpulkan informasi untuk menciptakan dan
Membimbing membangun ide mereka sendiri dalam memecahkan masalah. Pada
penyelidikan kegiatan ini peserta didik mendiskusikan materi dengan mengamati
individu dan gambar hasil percobaan daya hantar listrik larutan pada LK dan data hasil
kelompok percobaan sebelumnya. Selanjutnya diskusi perbedaan hasil percobaan
pada larutan elektolit yang berasal dari asam kuat, asam lemah, basa kuat
dan basa lemah
Guru membimbing siswa dalam memecahkan masalah.
5
SINTAK
PEMBELAJARAN
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Fase 4 Pada tahap ini peserta didik merencanakan dan menyiapkan laporan
Mengembang dengan cara berbagi tugas dengan teman
kan dan Pembuatan laporan melalui kegiatan:
menyajikan Diskusi untuk mengembangakan konsep sifat larutan elektrolit kuat dan
hasil karya elektrolit lemah berdasarkan data pengamatan percobaan dan informasi
pada buku siswa secara teori, informasi dari buku yang berkaitan contohnya
teks berikut

Fase 5 Pada tahap ini peserta didik melakukan kegiatan :


Menganalisa Diskusi untuk menganalisis hasil pemecahan masalah dan menyamakan
dan persepsi tentang larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah dan
mengevaluasi senyawa-senyawa pembentuk larutan elektrolit berdasarkan ikatannya
proses berikut contohnya
pemecahan
masalah

6
7
8