Anda di halaman 1dari 22

HERNIA

FEMORALIS
Pasien

Ny P (81 tahun)
Pekerjaan juru masak
Magetan
Anamnesis

Keluhan Utama : tidak bisa BAB 6 hari SMRS dan terdapat benjolan pada lipat aha
kanan

Riwayat Penyakit Sekarang : benjolan pada lipat paha kanan dirasakan muncul
sejak dua tahun yang lalu, benjolan hilang muncul, muncul terutama saat batuk
dan mengejan. Namun 6 hari ini benjolan timbul terus menerus. Keluhan mual
muntah disangkal. Pasien mengeluhkan tidak bisa kentut dan BAB 6 hari SMRS.
Pasien mempunyai riwayat angkat junjung barang berat.
Anamnesis

Riwayat Penyakit Dahulu : -

Riwayat Penyakit Keluarga : keluhan serupa disangkal, DM dan HT tidak diketahui


Pemeriksaan Fisik

Status Generalis : Abdomen :


KU : cukup GCS 456 BU +, boorborigmi sign +,
hipertimpani, NT + di seluruh
Vital Sign : TD 130/90mmHg, RR : abdomen, distensi +, darm contour
20x/m, N : 88x/m, T : 36,2 C +, defans muscular -, terdapat
Kepala/leher : i/a/c/d – benjolan pada lipat paha kanan
yang tidak dapat direposisi.
Thorax : COR s1s2 reg, pulmo SDV
+/+ RT : mukosa licin, tidak teraba
masa, sfingter ani kuat, tidak nyeri
Ekst : AH +, Edema - tekan, feses +, darah –
Usulan Pemeriksaan Penunjang

Penegakan diagnosis : BOF, USG abdomen

Skrining pre op : darah rutin, serum kreatinin, BUN, SGOT, SGPT, GDS, HbsAg,
elektrolit serum, BT, CT, ekg dan rontgen thorax
Diagnosis

Ileus obstruktif ec hernia femoralis inkarserata dekstra


Hernia

Penonjolan isi ronga melalui defek atau


bagian yang lemah dari dinding rongga yang
bersangkutan
Hernia Abdominalis

Suatu protursi isi perut dari rongga yang


normal melalui suatu defek pada fasia dan
muskuloaponeurotik dinding abdomen
Epidemiologi

75% di lipat paha (groin hernia)

Pria : Wanita 7:1

96% groin hernia adalah hernia inguinal


Faktor Risiko

Usia tua

Laki-laki

Batuk kronis

Konstipasi kronis

Trauma dinding abdomen


Etiologi

Congenital Acquired
Kegagalan penutupan prosesus vaginalis Kelemahan jaringan fibromuscular dinding
abdomen
Berdasarkan
letak
anatomis
Hernia menurut sifatnya

Hernia Reponible

Hernia Ireponible

Hernia Akreta

Hernia Strangulata
Anatomi
Lipat Paha
Hernia Inguinal – direct, indirect

Hernia Femoral
Patofisiologi

Berkurangnya Peningkatan tekanan


Terjadi herniasi pada
integritas mekanik intraabdomen terus
titik terlemah
dinding abdomen menerus
Manifestasi Klinis

– Muncul benjolan pada daerah perut atau lipat paha


– Benjolan muncul ketika tekanan intraabdomen meningkat
– Tidak nyaman pada lipat paha
– Nyeri pada benjolan dan sekitarnya
– Mual, muntah
Pemeriksaan Fisik

Inguinal hernias typically present above the


inguinal ligament and extend below it.
Femoral hernias typically present below the
inguinal ligament.
Tata laksana

• Cairan parenteral
Konservatif • Trendelenburg position

• Herniotomi
Operatif • Hernioplasti