Anda di halaman 1dari 9

KESETIMBANGAN CAIR (LLE)

PERT - 3
 Banyak campuran zat kimia yang bercampur membentuk satu fasa cair pada
kisaran komposisi tertentu yang tidak akan sesuai dengan kriteria stabilitas
 Sehingga system tersebut terpisah dalam dua fasa cair dengan komposisi yang
berbeda
 Jika fasa berada pada kesetimbangan fenomena dinamakan LLE
 Kriteria kesetimbangan untuk LLE sama dengan VLE, yakni keseragaman T, P
dan fugasitas untuk semua komponen kimia pada kedua fasa

𝑓𝑖𝐼 = 𝑓𝑖𝐼𝐼 ( I = 1, 2, … , N) (1)

𝑥𝑖𝐼 𝛾𝑖𝐼 𝑓𝑖𝐼 = 𝑥𝑖𝐼𝐼 𝛾𝑖𝐼𝐼 𝑓𝑖𝐼𝐼 (2)


Karena fugasitas komponen murni 𝑓𝑖𝐼 = 𝑓𝑖𝐼𝐼 = 𝑓𝑖 persamaan di atas menjadi :

𝑥𝑖𝐼 𝛾𝑖𝐼 = 𝑥𝑖𝐼𝐼 𝛾𝑖𝐼𝐼 (3)

Untuk system cair/cair yang mengandung N spesies Kimia :

𝛾𝑖𝐼 = 𝛾𝑖 (𝑥1,𝐼 𝑥2,


𝐼
… , 𝑥𝑁−1,
𝐼
, T, P) (4)

𝛾𝑖𝐼𝐼 = 𝛾𝑖 (𝑥1,𝐼𝐼 𝑥2,


𝐼𝐼
… , 𝑥𝑁−1,
𝐼𝐼
, T, P) (5)
 Untuk campuran biner LLE baik tekanan konstan atau suhu yang diturunkan
cukup rendah bahwa efek tekanan pada koefisien aktivitas dapat diabaikan

Untuk campuran biner pers (3) menjadi :

𝑥1𝐼 𝛾1𝐼 = 𝑥1𝐼𝐼 𝛾1𝐼𝐼 (6)

(1 − 𝑥1𝐼 ) 𝛾1𝐼 = (1 − 𝑥1𝐼𝐼 ) 𝛾1𝐼𝐼 (7)

𝛾1𝐼 = 𝛾1 (𝑥1𝐼 , 𝑇) (8)

𝛾1𝐼𝐼 = 𝛾1 (𝑥1𝐼𝐼 , 𝑇) (9)


 Karena ln 𝛾1 lebih alami sebagai fungsi termodinamika dari pada 𝛾1 pers (6)
sering dituliskan :
𝛾1𝐼 𝑥1𝐼𝐼 (10)
ln 𝐼𝐼 = ln 𝐼
𝛾1 𝑥1
𝛾2𝐼 1 − 𝑥1𝐼𝐼
ln 𝐼𝐼 = ln (11)
𝛾2 1 − 𝑥1𝐼
 Gambar 1 di bawah menunjukkan tiga tipe diagram kelarutan system biner.
Diagram (1a) menunjukkan kurva binodial yang mendefinisikan wilayah. Mereka
merepersentasikan komposisi fasa yang berada bersama “kurva UAL untuk
fasa 1 (kaya komponen 2) dan kurva UBL untuk fasa II (kaya komponen 1).
Komposisi kesetimbangan 𝑥1𝐼 dan 𝑥1𝐼𝐼 pada suhu tertentu T didefinisikan sebagai
perpotongan garis horizontal dengan kurva binodial. Temperatur TL adalah
lower consolution temperature atau lower critical solution temperature (LCST).
Temperatur TU adalah upper consolute temperature atau upper critical
solution temperature (UCST). Temperatur antara TL dan TU LLE dimungkinkan
terjadi, untuk T < Tl dan T > TU, fasa cair tunggal ditemukan untuk kisaran
penuh komposisi.
Consolute point analog dengan titik kritis pada fluida murni, yaitu keadaan
batas kesetimbangan dua fasa yang semua sifat ketimbangan dua fasa adalah
identik
 Diagram b menentukan ketika kurva binodial berpotongan dengan kurva titik
beku, hanya UCST yang ada
 Diagram c menunjukkan ketika kurva binodial berpotongan dengan kurva titik
bubble VLE, hanya LCST yang ada.
Gambar 1. Tiga tipe diagram kelarutan cair-cair pada tekanan konstan
Jika kita ingin menyiapkan suatu campuran 10
mol% 2,6 dimetil pyridine dalam air pada 80°C,
maka akan diperoleh dua fasa cairan satu fasa
cairan mengandung 1,7 mol% 2,6 dimetil
pyridine dan fasa lainnya mengandung 23,3
mol% dimetil pyridine (dilihat gambar samping)

Suatu campran 50 mol% methanol dalam


nheptan, ketika dipanaskan pada suhu 40°C
dan 101,3 kPa, terbagi dalam dua fasa, satu
fasayang kaya heptan (titik B) mengandung 24
mol% methanol dan fasa lain yang kaya
methanol (titik A) mengandung 85% methanol
Rasio jumlah mol total dalam suatu fasa pada