Anda di halaman 1dari 8

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEKTOR

PERBANKAN
DI INDEKS LQ-45
Anggun Andhika P (1642010001)
Dzi’rotin Dhuqa (1642010003)
Firnanda Hariyati (1642010004)
Dwi Fidyatuz Zakiyah (1642010011)
Max Rery Hendrik (1642010026)
Rian Aldi Syahputra (1642010031)
M.Difa’ul Haq U (1642010033)
Aida Norberta P (1642010056)
M. Ihza Fachruddin (1642010059)
DAFTAR NAMA PERUSAHAAN SEKTOR
PERBANKAN DI INDEKS LQ -45

Kode
No Nama Perusahaan
Saham

1 BBCA Bank Central Asia Tbk.


2 BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
3 BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
4 BBTN Bank Tabungan Indonesia (Persero) Tbk.
5 BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk
ASET

Total Assets 2014 2015 2016 2017 2018

BBCA 552.423.892 594.372.770 676.738.753 750.319.671 798.966.227

BBNI 416.573.708 508.595.288 603.031.880 709.330.084 808.572.011

BBRI 801.955.021 878.426.312 1.003.644.426 1.126.248.442 1.296.898.292

BBTN 144.582.353 171.807.592 214.168.479 261.365.267 196.897.099

BMRI 855.039.673 910.063.409 1.038.706.009 1.124.700.874 1.202.252.094

Dilihat dari tabel diatas dapat diketahui bahwa dari tahun 2014-2018, BBCA,
BBNI, BBRI, BBTN dan BMRI mengalami peningkatan nilai aset dari tahun ke
tahun, namun pada BBTN ditahun 2018 mengalami penurunan nilai asset yang
cukup signifikan dari tahun sebelumnya yaitu 2017.
HARGA SAHAM

Harga Saham 2014 2015 2016 2017 2018

BBCA 13,300 15,500 21,900 26,000 28.175

BBNI 4,990 5,525 9,900 8,800 9.075

BBRI 2,285 2,335 3,640 3,660 3.850

BBTN 1,295 1,740 3,570 2,540 2.740

BMRI 4,625 5,788 8,000 7,375 7.450

Dilihat dari tabel diatas dapat diketahui bahwa dari tahun 2014-2018, BBCA
dan BBRI mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sedangkan yang lainnya
mengalami pergerakkan naik-turun. Seperti halnya BBNI yang mengalami
penurunan harga saham di tahun 2017, BBTN mengalami penurunan di tahun
2017, dan BMRI yang mengalami penurunan juga ditahun 2017.
DIVIDEN

DIVIDEND 2014 2015 2016 2017 2018

BBCA 552.423.892 594.372.770 676.738.753 750.319.671 798.966.227

BBNI 416.573.708 508.595.288 603.031.880 709.330.084 808.572.011

BBRI 801.955.021 878.426.312 1.003.644.426 1.126.248.442 1.296.898.292

BBTN 144.582.353 171.807.592 214.168.479 261.365.267 196.897.099

BMRI 855.039.673 910.063.409 1.038.706.009 1.124.700.874 1.202.252.094

Dilihat dari tabel diatas dapat diketahui bahwa pada tahun 2014 – 2017
BBTN mengalami peningkatan dividen, namun pada tahun 2017 – 2018 BBTN
mengalami penurunan. Sebaliknya, pada tahun 2014 – 2018 BBCA, BBNI, BBRI,
BMRI mengalami peningkatan.
RETURN ON ASSET

RATIO ROA 2014 2015 2016 2017 2018

BBCA 552.423.892 594.372.770 676.738.753 750.319.671 798.966.227

BBNI 416.573.708 508.595.288 603.031.880 709.330.084 808.572.011

BBRI 801.955.021 878.426.312 1.003.644.426 1.126.248.442 1.296.898.292

BBTN 144.582.353 171.807.592 214.168.479 261.365.267 196.897.099

BMRI 855.039.673 910.063.409 1.038.706.009 1.124.700.874 1.202.252.094

Dilihat dari tabel diatas dapat diketahui bawah dari tahun 2014-2018 BBCA,
BBNI, BBRI dan BMRI mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Namun
berbeda dengan BBTN pada tahun 2014-2017 mengalami peningkatan dan terjadi
penurunan kembali Retrun On Assets di tahun 2019.
DEBT TO TOTAL ASSET RATIO

RATIO DAR 2014 2015 2016 2017 2018

BBCA 552.423.892 594.372.770 676.738.753 750.319.671 798.966.227

BBNI 416.573.708 508.595.288 603.031.880 709.330.084 808.572.011

BBRI 801.955.021 878.426.312 1.003.644.426 1.126.248.442 1.296.898.292

BBTN 144.582.353 171.807.592 214.168.479 261.365.267 196.897.099

BMRI 855.039.673 910.063.409 1.038.706.009 1.124.700.874 1.202.252.094

Dilihat dari tabel diatas dapat diketahui bahwa dari tahun 2014-2018 BBCA,
BBNI, BBRI dan BMRI mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan BBTN
mengalami peningkatan dari tahun 2014-2017 pada tahun 2018 mengalami
penurunan rasio DAR
PROSPEK SEKTOR PERBANKAN DI
INDEKS LQ-45 DI 5 TAHUN KE DEPAN

Prospek perusahaan perbankan yang ada di Indonesia cukup baik karena dalam
perusahaan LQ45 11% dikuasai oleh sektor perbankan sehingga menandakan kinerja
perusahaan sehat dengan laporan keuangan yang ditampilkan. Maka dari itu saham
perusahaan perbankan masih dapat menjadi pilihan untuk berinvestasi.
Apabila dilihat dari chartnya dalam 5 tahun terakhir, saham dari perusahaan perbankan
selalu mengalami kenaikan tiap tahunnya hal tersebut menjadikan saham sektor perbankan
menjadi pilihan yang bijak bagi investor dalam menentukan langkah investasi jangka panjang.
Namun perusahaan perbankan sahamnya seringkali mengalami koreksi apabila ada
faktor-faktor eksternal diluar perusahaan seperti : Kejadian Resesi Amerika dan Kenaikan
Suku Bunga Bank Indonesia