Anda di halaman 1dari 34

PENGARUH PENGETAHUAN DAN KEPERCAYAAN

IBU TERHADAP KELENGKAPAN IMUNISASI


DASAR PADA BAYI DI DAERAH PESISIR DI KOTA
SURABAYA
ANALITIK OBSERVASIONAL
INDAH AFIFATUL H. 20150410090
LATAR
BELAKANG
PD3I wajib oleh
Salah satu imunisasi Wajib, tetapi masih ada
pemerintah: imunisasi
dasar : Difteri KLB
dasar lengkap

Keputusan orang tua


Tanda rendahnya
dipengaruhi oleh Hakikatnya wajib, tetapi
kesadaran masyarakat
pengetahuan dan keputusan tetap berada
terhadap imunisasi
kepercayaan terhadap di tangan orang tua
dasar
imunusasi

The Power of PowerPoint | thepopp.com 2


RUMUSAN Bagaimana pengaruh pengetahuan dan kepercayaan
ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi

MASALAH di daerah pesisir di kota Surabaya?

TUJUA Tujuan Umum

 Untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan kepercayaan ibu terhadap

N kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di daerah pesisir di kota Surabaya

Tujuan Khusus
 Mengetahui tingkat pengetahuan ibu terhadap imunisasi.
 Mengetahui kepercayaan ibu terhadap imunisasi.
 Mengetahui kelengkapan imunisasi dasar.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 3


KERANGKA
KONSEPTU
AL
Sosiodemografi responden,
Pengetahuan Ibu tentang Imunisasi
meliputi : Kelengkapan
• Tingkat Pendidikan Imunisasi dasar yang
• Usia
meliputi:
• Budaya
• Informasi (dari dalam/luar 1. Hepatitis B
2. BCG
petugas kesehatan)
3. Polio/IPV
• Pengalaman 4. Penta bio
• Lingkungan pesisir Kepercayaan Ibu terhadap imunisasi 5. Campak

The Power of PowerPoint | thepopp.com 4


HIPOTESIS
H0 :Pengetahuan dan kepercayaan Ibu tidak mempengaruhi kelengkapan
imunisasi dasaar pada bayi di daerah pesisir di Kota Surabaya.

H1 :Pengetahuan dan kepercayaan Ibu mempengaruhi kelengkapan


imunisasi dasaar pada bayi di daerah pesisir di Kota Surabaya.

DESAIN PENELITIAN
 Penelitian analitik observasional
 desain cross-sectional (belah lintang)
Jadi peneliti mengukur variable bebas dan terikat satu kali dalam waktu bersamaan (Nur Aedi, 2010).

The Power of PowerPoint | thepopp.com 5


METODE PENELITIAN
 Memberikan kuisioner kepada Ibu dari bayi yang berusia 0-24 bulan
yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan

 Melihat kelengkapan imunisasi dari Kartu (Menuju Sehat KMS).

POPULASI
Ibu yang memiliki anak usia 0-24 bulan
terdaftar di beberapa Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kenjeran yang
terletak di Kecamatan Bulak Banteng
The Power of PowerPoint | thepopp.com 6
SAMPEL BESAR SAMPEL
Kriteria inklusi :

 Ibu yang memiliki anak usia 0-24 bulan. n= (Z1 – α2) 2 .p (1-p)
 Terdaftar di Posyandu yang berada di wilayah d2
Keterangan :
kerja Puskesmas Kenjeran.
n = besar populasi
 Data anak terdapat di buku register Posyandu
Z1 – α22 = nilai distribusi normal baku (tabel Z) pada α tertentu = 1,96
 Memiliki dan menyimpan KMS.
p = proporsi kelengkapan imunisasi pada Balita di Ketapang, Sampang =
 Ibu yang bersedia berpartisipasi secara sukarela 64,52% = 0,6452 (Izza, Lestari and Tumaji, 2017)
dalam penelitian dengan menandatangani d = kesalahan (absolut) yang dapat ditolerir 0,1 (maksimum)
informed consent.
 Hasil dari penghitungan besar sampel adalah 87,90 88
Kriteria eksklusi : (dibulatkan)
 Ibu tidak bisa berbahasa Indonesia atau Bahasa
Jawa.
The Power of PowerPoint | thepopp.com 7
DEFINISI
OPERASIONAL
Variabel Definisi Instrumen Hasil Variabel Definisi Instrumen Hasil
Skala Skala
Operasional pengukuran Pengukuran Operasional pengukuran Pengukuran

Independen / Bebas Independen / Bebas

Pengetahua Pengetahua Kuisioner -Baik : 80- Ordinal Kepercayaan Percaya akan Kuisioner - Positif (yakin Nominal
n ibu tentang n ibu tentang 100 % benar ibu terhadap pentingnya bahwa
imunisasi imunisasi dalam imunisasi imunisasi imunisasi
(pengertian, menjawab dasar, bermanfaat)
penyelengga pertanyaan sehingga ibu
mengijinkan -Negatif (Tidak
ran, tujuan,
anaknya diberi yakin terhadap
imunisasi - Cukup : 60- imunisasi dasar manfaat
dasar, dan 79 % benar dengan imunisasi, atau
jadwal). dalam lengkap takut akan efek
menjawab samping
pertanyaan imunisasi)

- Kurang :
<60 % benar
dalam
menjawab
pertanyaan

The Power of PowerPoint | thepopp.com 8


DEFINISI OPERASIONAL
Variabel Definisi Instrumen Hasil Pengukuran
Skala
Operasional pengukuran
Dependen / Terikat
Kelengkapan Kelengkapan KMS (Kartu Menuju a. 100 % = lengkap
Ordinal
imunisasi dasar imunisasi pada bayi Sehat) & sesuai jadwal
pada bayi berusia 0- berusia 0-24 bulan b. 85-<100%
24 bulan. berdasarkan kartu lengkap & sesuai
imunisasi dan buku jadwal
kunjungan Posyandu c. < 85 % lengkap
& sesuai jadwal

ALAT DAN BAHAN PENELITIAN


Kuisioner dan KMS (Kartu Menuju Sehat)
The Power of PowerPoint | thepopp.com 9
ROSEDUR PENGAMBILAN
SAMPEL
Persiapan proposal dan kuisioner

Persiapan kaji etik dan perizinan ke Puskesmas

Pemilihan sampel dan pengumpulan data

Pengolahan dan analisis data

Penulisan hasil penelitian


The Power of PowerPoint | thepopp.com 10
TEKNIK MANAJEMEN ANALISA
DATA DATA
Analisis univariate
1. PENGEDITAN DATA
2. CODING DAN TRANSFORMASI - Untuk mendiskripsikan masing-
Note : kuisioner kepercayaan masing variabel (bentuk diagram)
memiliki kesamaan score pada
sangat setuju = setuju Analisis bivariate
tidak setuju = sangat tidak setuju.
untuk mengetahui ada atau tidaknya
3. TABULASI DATA
pengaruh antar variable bebas dan
terikat
The Power of PowerPoint | thepopp.com 11
HASIL PENELITIAN
DAN
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
ANALISA ANALISA • Analisa Utama
UNIVARIATE BIVARIATE • Analisa Tambahan
• Analisa Kualitatif

The Power of PowerPoint | thepopp.com 12


DISTRIBUSI USIA IBU

88 responden  3 kategori

 ≤ 26 = 33 (37,5%),

 27-32 = 30 (34,1%),

 >32 = 25 (28,4%).

Dikategorikan dengan
percentile 33th

DISTRIBUSI PENDIDIKAN
AKHIR IBU
Tidak sekolah 4 (4,5%),
 SD/Sederajat 29 (33%),
 SMP/Sederajat 23 (26%),
 SMA/Sederajat 21 (24%),

 Diploma/Univ 11(12,5%).

The Power of PowerPoint | thepopp.com 13


DISTRIBUSI PEKERJAAN IBU

TINGKAT PENGETAHUAN IB

 RT 77 (87,5%),

 Swasta 9 (10,2%),  Baik 57 (64,8%),


 Pabrik 2 (2,3%).  Cukup 21 (23,9%),
 Kurang 10 (11,4%)
The Power of PowerPoint | thepopp.com 14
TINGKAT KEPERCAYAAN IBU
TINGKAT KELENGKAPAN
IMUNISASI DASAR PADA BAYI

 Negative 23 (26,1%)

 <85% lengkap sesuai jadwal : 46 (52,3%)


 Positive 65 (73,9%).
 85%- <100 % lengkap sesuai jadwal : 32(36,4%)
 100% lengkap sesuai jadwal :10 (11,4%).
The Power of PowerPoint | thepopp.com 15
ANALISA UTAMA
Pengetahuan dengan Kelengkapan Imununisasi Dasar

Hasil Tabulasi silang : Kurang 90%  <85% lengkap sesuai jadwal


Cukup 66,7%  <85% lengkap sesuai jadwal
Baik 40,4% <85% lengkap sesuai jadwal,
15,4%100% lengkap sesuai jadwal.
Hasil Uji Kruskal-Wallis  p = 0,003 (p<0,5), H0 ditolak dan H1
diterima

The Power of PowerPoint | thepopp.com 16


 Ibu berpengetahuan yang baik  memiliki bayi dengan imunisasi dasar
yang lengkap , begitu pula sebaliknya.
 ada pengaruh.
 diperkuat oleh penelitian sebelumnya:
 (Hijani, Nauli and Zulfitri, 2015) adanya hubungan antara pengetahuan
ibu tentang imunisasi terhadap imunisasi dasar yang lengkap untuk
balita di Puskesmas Dumai Kota.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 17


ANALISA UTAMA
Kepercayaan dengan Kelengkapan Imununisasi Dasar

Hasil Tabulasi silang : Negative 91,3%  <85% lengkap sesuai jadwal


Positive 38,5%  <85% lengkap sesuai jadwal
15,4%100% lengkap sesuai jadwal.

Hasil Uji Mann-Whitney U = 0,000 (p<0,5), H0 ditolak dan H1 diterima

The Power of PowerPoint | thepopp.com 18


 Ibu dengan kepercayaan yang Positive cenderung memiliki bayi dengan imunisasi
dasar yang lengkap, begitu pula sebaliknya.
 ada pengaruh.
 diperkuat dengan penelitian sebelumnya :
 (State and State, 2016),  pengetahuan, kepercayaan, sikap,
dan perilaku ibu berkaitan dengan imunisasi bayi dan
berpengaruh pada keberhasilan imunisasi pada anak

The Power of PowerPoint | thepopp.com 19


 peranan dari “health belief” dan peran tenaga pelayanan kesehatan
sangatlah penting.
 health belief di Nigeria, kepercayaan mempengaruhi keinginan
orang tua agar anaknya mendapatkan imunisasi (Ojikutu, 2012).
 Penelitian yang dilakukan di US, menunjukkan bahwa orang tua
yang sudah mendapatkan penjelasan dari dokter dan khawatir
anaknya sakit akan bersedia mendukung program vaksinasi bagi
anaknya (Coed, 2012; Cheney and John, 2013).

The Power of PowerPoint | thepopp.com 20


ANALISA TAMBAHAN
Pengetahuan dengan Kepercayaan

Hasil Tabulasi silang : Kurang 3,4%  Positive


Cukup 14,8% Positive
Baik 55,7% Positive
Hasil Uji Chi-Square  p = 0,003 (p<0,5), H0 ditolak dan H1
diterima

The Power of PowerPoint | thepopp.com 21


 Pengetahuan ibu tentang imunisasi mempengaruhi kepercayaan ibu terhadap
imunisasi.
 diperkuat dengan penelitian sebelumnya :
 (Alyami et al., 2018) menyatakan bahwa pengetahuan orang tua
sangat mempengaruhi kepercayaan orang tua untuk
memperbolehkan anaknya diberi imunisasi.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 22


ANALISA TAMBAHAN

Usia terhadap Pengetahuan


Hasil Tabulasi silang : ≤ 26 Tahun 17%  Baik
27-32 Tahun 26,1%  Baik
>32 Tahun 21,6 % Baik
Hasil Uji Kruskal-Wallis  p = 0,024 (p<0,5), H0 ditolak dan H1
diterima

The Power of PowerPoint | thepopp.com 23


 usia mempengaruhi pengetahuan ibu
 diperkuat dengan adanya penelitian sebelumnya :
 (Waqidil H and Ck, 2016), pada usia 20-34 (dewasa muda)
seseorang seharusnya telah memiliki tingkat kematangan
yang baik dalam berpikir, mudah menerima informasi
dengan daya ingat yang baik.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 24


ANALISA TAMBAHAN

Usia terhadap Kepercayaan

Hasil Tabulasi silang : ≤ 26 Tahun 66,7% Positive


27-32 Tahun 80%  Positive
>32 Tahun 76 %Positive
Hasil Uji Chi-Square  p = 0,0465 (p<0,5), H0 diterima dan H1
ditolak

The Power of PowerPoint | thepopp.com 25


 Salah satu faktor yang mempengaruhi kepercayaan ibu terhadap imunisasi adalah
pengaruh dari social media,
 hasil wawancara tersebut diperkuat dengan penelitian sebelumnya :
 yang menyatakan bahwa informasi vaksin berbasis web dan social media memiliki
dampak positif terhadap imunisasi anak usia dini dan wanita hamil (Glanz et al.,
2017).

The Power of PowerPoint | thepopp.com 26


ANALISA TAMBAHAN

Usia terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar

Hasil Tabulasi silang : ≤ 26 Tahun 0 % 100% lengkap sesuai jadwal


27-32 Tahun 13,3%  100% lengkap sesuai jadwal
>32 Tahun 24 % 100% lengkap sesuai jadwal
Hasil Uji Chi-Square  p = 0,024 (p<0,5), H0 ditoalk dan H1
diterima

The Power of PowerPoint | thepopp.com 27


 usia ibu mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar pada bayi
 didukung oleh penelitian sebelumnya,
 (Luman et al., 2003) diperoleh hasil bahwa anak-anak yang berkemungkinan
kecil memperoleh vaksin adalah anak dengan ibu berkulit hitam dan berusia
19-29 tahun.

The Power of PowerPoint | thepopp.com 28


ANALISA TAMBAHAN

Pendidikan Terakhir terhadap Pengetahuan

Hasil Tabulasi silang : Tidak Sekolah 0 % Baik


SD/Sederajat 51,7%  Baik
SMP/Sederajat 56,5% Baik
SMA/Sederajat 85,7%  Baik
Diploma/Univ 100%  Baik
Hasil Uji Kruskal-Wallis  p = 0,000 (p<0,5), H0 ditolak dan H1
diterima

The Power of PowerPoint | thepopp.com 29


 ada pengaruh
 diperkuat dengan penelitian sebelumnya :
 yang menyatakan bahwa orang tua yang
berpendidikan baik secara alamiah dapat memahami
nilai-nilai imunisasi untuk anak-anak mereka dan
konsekuensi potensial dari tidak mengikuti jadwal
vaksinasi (Alyami et al., 2018)

The Power of PowerPoint | thepopp.com 30


ANALISA KUALITATIF

8 ibu tidak percaya terhadap imunisasi  faktor kepercayaan atau agama


1 ibu tidak percaya terhadap imunisasi faktor budaya suku tertentu.

“ saya faham mbak manfaat imunisasi, tetapi saya tidak diperbolehkan suami untuk imunisasi anak
saya”.( Halimah, 35 tahun).

“saya mengerti pentingnya imunisasi, tapi suami saya tidak memperbolehkan, karena setelah
imunisasi anak saya selalu sakit. Jadi saya mengikuti permintaan suami saya” (Alifia, 22 tahun)

2 orang lain  tidak mau diwawancari alasannya

The Power of PowerPoint | thepopp.com 31


KESIMPUL
AN
• Tingkat Pendidikan
• Usia Pengetahuan Ibu tentang Imunisasi

Kelengkapan Imunisasi
dasar
• Lingkungan pesisir
• Budaya
• Informasi (dari dalam/luar Kepercayaan Ibu terhadap imunisasi
petugas kesehatan)
• Pengalaman
• Agama

The Power of PowerPoint | thepopp.com 32


SARAN
1. Penyelenggaraan promkes lebih lanjut (kerja sama dengan pelayanan kesehatan)
sharing pengalaman baik dan edukasi antara ibu-ibu di daerah tersebut melibatkan :
• kedua orang tua bayi (ayah + ibu)
• tokoh ma. syarakat/ tokoh agama
2. Posyandu dan puskesmas bekerjasama edukasi dan konseling
TERIMA
KASIH
 E-mail: indahusna14@gmail.com