Anda di halaman 1dari 13

Parrona

Vinson
Kandungan Informasi
Akuntansi
Informasi Akuntansi
Belkaoui (2000) mendefinisikan informasi akuntansi sebagai informasi
kuantitatif tentang entitas ekonomi yang bermanfaat untuk pengambilan
keputusan. Informasi akuntansi pada dasarnya bersifat keuangan yang
bertujuan untuk pengambilan suatu keputusan.

Lebih sederhana dapat diartikan sebagai suatu sumber data/ kumpulan data
yang diperoleh oleh suatu entitas yang dapat diolah lebih lanjut, dan
dipergunakan sebagai informasi hasil olahan dari laporan keuangan.
Bentuk-Bentuk Laporan Keuangan

Neraca pengukuran posisi keuangan perusahaan pada periode tertentu, yaitu aktiva, kewajiban, dan ekuitas. Laporan laba /
rugi (Income Statement) adalah laporan mengenai penghasilan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu. laporan
yang menyajikan tentang perubahan modal yang terjadi selama satu periode. Dan merupakan laporan keuangan perusahaan
yang mengambarkan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode tertentu. Laporan arus kas
dapat memberikan informasi yang memungkinkan para pemakai untuk mengevaluasi perubahan dalam aktiva bersih perusahaan,
stuktur keuangan dan kemampuan untuk mempengaruhi jumlah serta arus dalam rangka adaptasi perubahan keadaan dan peluang.
Catatan atas laporan keuangan ini membantu menjelaskan perhitungan item tertentu dalam laporan keuangan serta memberikan
penilaian yang lebih konfrensif dari kondisi keuangan perusahaan
Tujuan Laporan Keuangan

Memberikan informasi yan dapat dipercaya mengenai


sumber – sumber ekonomi dan kewajiban suatu perusahaan

Menyediakan informasi yang dapat dipercaya mengenai


perubahan sumber penghasilannya sebagai akibat aktivitas-
aktivitas perusahaan

Mengungkapkan informasi lain yang relevan bagi kebutuhan


patra pemakai

Mengungkapkan informasi lain yang relevan bagi kebutuhan


patra pemakai
Karakteristik Kualitatif
Informasi Akuntansi
Perbandingan antara Biaya sebuah laporan akuntansi tidak boleh lebih besar daripada manfaat yang
manfaat dan biaya
1 bisa diterima oleh pemakaian informasi tersebut

Informasi akuntansi dapat dimengerti oleh pemakai bila dinyatakan dalam


Dapat dimengerti 2 bentuk dan istilah yang sesuai dengan tingkat pengetahuan pemakai.

Agar informasi akuntansi relevan, maka dipilih metode pengukuran dan


Relevan 3 pelaporan akuntansi keuangan yang sesuai dan bisa membantu para pemakai
dalam pengambilan keputusan.

Informasi akuntansi harus dapat diuji kebenarannya oleh para penguji


Dapat diuji 4 independen dengan menggunakan metode pengukuran yang sama.

Informasi akuntansi harus ditujukan pada kebutuhan umum pemakai, bukan


Netral 5 pada kebutuhan dan kepentingan pihak-pihak tertentu.
Karakteristik Kualitatif
Informasi Akuntansi bag. 2
Menyajikan yang Informasi akuntansi bisa dipercaya, bila menyatakan yang sebenarnya atau
1
seharusnya menyajikan yang seharusnya

Informasi akuntansi tentang posisi keuangan masa lalu memiliki nilai prediksi.
Nilai prediksi 2 Artinya, dapat dipakai sebagai dasar memprediksi atau meramalkan masa
depan.

Feedback (umpan balik) 3 Umpan balik bisa berupa pembenaran atau penolakan terhadap perencanaan
yang telah dibuat sebelumnya.

Informasi akuntansi harus disampaikan tepat waktu agar dapat digunakan


Tepat waktu 4 dalam pengambilan keputusan/kebijakan perusahaan dan untuk mencegah
tertundanya pengambilan keputusan/kebijakan

Dapat dibandingkan Informasi akuntansi yang disajikan harus dapat memudahkan pemakai untuk
5 membandingkannya dengan informasi sejenis dari perusahaan lain. Dan
atau konsisten perbedaan informasi akuntansi yang diperoleh harus disebabkan oleh faktor
keadaan ekonomi, bukan disebabkan oleh perbedaan prinsip atau
metode/prosedur.
Manajemen Investor
untuk pengendalian manajerial untuk menilai kemampuan
dan keputusan manajemen perusahaan untuk membayar
deviden

Karyawan Pemberi Pinjaman


Karyawan memerlukan untuk memutuskan apakah
informasi mengenai stabilitas perusahaan layak di berikan
dan profitabilitas pinjaman dan apakah dapat
dibayar pada saat jatuh tempo

Pemakai Informasi Akuntansi dan


Manfaatnya
Dalam hal ini dapat dikelompokkan berdasarkan siapa pemakainya. Pengelompokkan pemakai dan manfaat informasi akuntansi ke dalam
beberapa kelompok
Pemakai Informasi Akuntansi dan Manfaatnya

Dalam hal ini pihak pihak lain seperti


Pihak – pihak lain peneliti memerlukan informasi
akuntansi untuk mengetahui
kontribusi perusahaan dalam
perekonomian nasional
Pemerintah Membutuhkan informasi untuk
mengatur aktivitas perusahaan,
menetapkan kebijakan pajak dan
sebagai dasar penyusunan statistik.
Pemasok Memerlukan informasi yang
memungkinkan mereka untuk
memutuskan apakah jumlah yang
terutang akan dibayar pada saat jatuh
tempo
Contoh Peranan Kandungan Informasi Keuangan

Earning Per Share Return on Equity Tingkat Pertumbuhan


Pay Out Ratio Plow Back Ratio
(EPS) (ROE) Dividen

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Earning Per Share (EPS), Return On Equity (ROE), Pay Out Ratio, Plow
Back Ratio, Tingkat Pertumbuhan Dividen, Tingkat Dividen Yang Diharapkan, Tingkat Harga Pasar Saham Yang Diharapkan dan
Tingkat Return Saham yang diharapkan oleh investor.
Berikut ini adalah pembahasan mengenai variable – variable yang digunakan
Contoh Peranan Kandungan Informasi Keuangan

Tingkat Harga Pasar


Tingkat Dividen Yang Tingkat Return
Saham Yang
Diharapkan Saham
Diharapkan

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Earning Per Share (EPS), Return On Equity (ROE), Pay Out Ratio, Plow
Back Ratio, Tingkat Pertumbuhan Dividen, Tingkat Dividen Yang Diharapkan, Tingkat Harga Pasar Saham Yang Diharapkan dan
Tingkat Return Saham yang diharapkan oleh investor.
Berikut ini adalah pembahasan mengenai variable – variable yang digunakan
Kesimpulan
Kandungan informasi akuntansi mengkomunikasikan informasi keuangan kepada pihak –
pihak yang berkepentingan, sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan suatu
keputusan.
Laporan keuangan merupakan salah satu dasar bagi investor dalam pengambilan
keputusan investasi karena laporan keuanan memiliki kandungan informasi yang dapat
memengaruhi reaksi investor. Adanya informasi dalam laporan keuangan tanpa disertai
reaksi yang tepat atas informasi tersebut dapat mengakibatkan investor salah dalam
mengambil keputusan investasi yang salah. Dari laporan keuangan perusahaan dapat
dilihat posisi keuangan suaru organisasi beserta perubahan yang terjadi didalamnya.
Terima Kasih