Anda di halaman 1dari 11

SERAT OPTIK

MATERI 3 MK. SKSO


POPY MARIA, ST., MT

1
Numerical Apertur

Apertur numerik (NA) adalah parameter yang mengukur kemampuan


serat optik untuk mengumpulkan atau memerangkap sinar cahaya.

2
Contoh

3
Latihan

4
Fiber Optik
Serat optik adalah suatu bumbung gelombang yang
berisi dielektrik dengan indeks bias tertentu yang
digunakan untuk merambatkan energi elektromagnetik
pada panjang gelombang 1550 nm, 1300 nm, 850 nm
dan 660 nm. Serat optik terdiri dari core (inti) dan
cladding (selubung inti)

5
Modus Transmisi
Cahaya merambat dalam bentuk gelombang elektromagnetik di dalam serat
optik. Gelombang elektromagnetik memeiliki komponen medan listrik dan
medan magnet, dan masing-masing komponen ini membentuk pola-pola
tertentu didalam FO yang dikenal sebagai modus transmisi FO.

Untuk mengatasi dispersi intermodus adalah dengan dua cara


Merancang serta optik sehingga serat optik memiliki modus-modus yang
merambat didalamnya dengan kecepatan yang sama
Menyisakan hanya satu modus serat dalam serat optik dan menghilangkan
modus yang lainnya.

6
Struktur FO

Core (inti) : berfungsi untuk menentukan cahaya merambat dari satu


ujung ke ujung lainnya.
Cladding (lapisan) : berfungsi sebagai cermin, yakni memantulkan cahaya agar
dapat merambat ke ujung lainnya.
Coating (jaket) : berfungsi sebagai pelindung mekanis, dan sebagai
pengkodean warna.
7
CORE
 Terbuat dari bahan kaca silicon (kuarsa) dengan kualitas sangat tinggi.
 Merupakan bagian utama dari serat optik karena perambatan cahaya
sebenarnya terjadi pada bagian ini.
 Memiliki diameter antara 8 µm ~ 50 µm. Ukuran core sangat mempengaruhi
karakteristik serat optik.

CLADDING
 Terbuat dari bahan gelas dengan indeks bias lebih kecil dari core.
 Merupakan selubung (pelapis) core.
 Hubungan indeks bias antara core dan cladding akan mempengaruhi
perambatan cahaya pada core (mempengaruhi besarnya sudut kritis)

COATING
 Terbuat dari bahan plastik.
 Berfungsi untuk melindungi serat optik dari kerusakan.
 Sebagai pengkodean warna serat.

8
Jenis FO
1. Mode Pembiasan Single Mode

Serat optik SI monomode memiliki diameter core yang sangat kecil


dibandingkan ukuran claddingnya
Cahaya hanya merambat dalam satu mode saja yaitu sejajar
dengan sumbu serat optik
Digunakan untuk transmisi data dengan bit rate tinggi.

9
2. Mode Pembiasan Multi-mode step-index

Indeks bias core konstan


Ukuran core besar (50mm) dan dilapisi cladding yang sangat tipis
Penyambungan kabel lebih mudah karena memiliki core yang besar
terjadi dispersi
Hanya digunakan untuk jarak pendek dan transmisi data bit rate
rendah

10
3. Mode Pembiasan Multi-mode graded-index

Cahaya merambat karena difraksi yang terjadi pada core sehigga rambatan
cahaya sejajar dengan sumbu serat,
Core terdiri dari sejumlah lapisan gelas yang memiliki indeks bias yang
berbeda, indeks bias tertinggi terdapat pada pusat core dan berangsur-
angsur turun sampai ke batas core-cladding,
Dispersi minimum,
Harganya lebih mahal dari serat optik SI karena proses pembuatannya lebih
sulit.

11