Anda di halaman 1dari 44

BAB 1 BENTUK NEGARA DAN

KEDAULATAN
PASAL 1
• ayat 1 => Indonesia itu negara Kesatuan
bentuknya Republik
• ayat 2 => Kedaulatan ditangan rakyat diatur
Undang2
• ayat 3 => Indonesia adalah negara hukum
BAB 2
MPR
• Pasal 2
ayat 1 => MPR itu terdiri dari DPR & DPD dipilih
melalui pemilu
ayat 2 => MPR bersidang minimal 1 kali dalam 5 tahun
ayat 3 => keputusan MPR ditetapkan dengan suara
terbanyaK
• Pasal 3
ayat 1 => MPR berwenang merubah dan mengatur
Undang2
ayat 2 => MPR melantik presiden & Wapres
ayat 3 => MPR dapat memberhentikan Presiden &
Wapres
BAB III KEKUASAAN PEMERINTAH
NEGARA (PRESIDEN)
• Pasal 4
ayat 1 => Presiden memegang kekuasaan pemerintah di
atur UUD
ayat 2 => Presiden dibantu oleh Wapres

• Pasal 5
ayat 1 => Presiden berhak mengajukan RUU kepada DPR
ayat 2 => Presiden menetapkan peraturan pemerintah
untuk menjalankan UU

• Pasal 6
ayat 1 => Persyaratan presiden (WNI,sehat, dsb)
ayat 2 => next diatur Undang2
BAB III KEKUASAAN PEMERINTAH
NEGARA (PRESIDEN)
• Pasal 6A
ayat 1 => Presiden & Wapres dipilih langsung oleh rakyat
ayat 2 => Diusung oleh parpol/gabungan parpol
ayat 3 => Meraih suara >50% dgn minimal 20% ditiap
provinsi
ayat 4 => Jika tidak ada pasangan calon
ayat 5 => Ketentuan lebih lanjut

• Pasal 7
=> Masa jabatan presiden 5 tahun

• Pasal 7A
=> MPR dapat memberhentikan Presiden atas usul DPR
BAB III KEKUASAAN PEMERINTAH
NEGARA (PRESIDEN)
• Pasal 7B
ayat 1 => Cara Memberhentikan presiden
DPR mengajukan ke MPR terlebih dulu meminta MK
untuk memeriksa
ayat 2 => Pengawasan Presiden adalah fungsi DPR
ayat 3 => Syarat pengajuan ke MK
sekurangnya 2/3 jumlah hadir dari 2/3 jumlah anggota DPR
ayat 4 => Jangka Pemeriksaan MK maximal 90 hari
ayat 5 => Jika terbukti, DPR meneruskan usul ke MPR
ayat 6 => MPR wajib sidang maksimal 30 setelah menerima
permintaan
ayat 7 => Keputusan MPR harus dihadiri 3/4 jumlah
anggota dan disetujui min 2/3 jumlah hadir
BAB III KEKUASAAN PEMERINTAH
NEGARA (PRESIDEN)
• Pasal 7C => Presiden tidak bisa membubarkan DPR
• Pasal 8 => Setelah Presiden berhenti
• Pasal 9 => Sumpah dan janji Presiden
• Pasal 10
=> Presiden memegang kekusaaan tertinggi AD,AL,AU
• Pasal 11
ayat 1=> Presiden menyatakan perang, perdamaian,
dan perjanjian dengan persetujuan DPR
ayat 2 => Presiden membuat perjanjian internasional
dengan persetujuan DPR
ayat 3 => lebih lanjut diatur UU
• Pasal 12=> Presiden menyatakan keadaan bahaya
BAB III KEKUASAAN PEMERINTAH
NEGARA (PRESIDEN)
• Pasal 13 (Duta & Konsul)
ayat 1 => Presiden mengangkat DUTA & KONSUL
ayat2 => dengan pertimbangan DPR
ayat 3 => menerima duta negara lain
• Pasal 14
ayat 1 => Presiden memberikan grasi dan rehabilitasi
dgn pertimbangan MA
ayat 2 => Presiden memberikan amnesti & abolisi dgn
pertimbangan DPR
• Pasal 15=> Presiden memberikan gelar, tanda jasa dll
• Pasal 16=> Presiden membentuk Dewan Pertimbangan
BAB V KEMENTERIAN NEGARA
• Pasal 17
ayat 1 => Presiden dibantu menteri
ayat 2 => Menteri diangkat dan diberhentikan
oleh Presiden
ayat 3 => menteri membidangi urusan
tertentu
ayat 4=> lebih lanjut diatur UU
BAB VI PEMDA
• Pasal 18
ayat 1 => NKRI dibagi atas kabupaten & kota
ayat 2 => asas otonomi & tugas pembantuan
ayat 3 => DPRD dipilih melalui pemilu
ayat 4 => Kepala daerah dipilih secara demokratis
ayat 5 => otonomi seluas-luasnya kecuali urusan
pemerintahan (FISKAL, YUSTISI. HANKAM, AGAMA)
ayat 6 => menetapkan peraturan daerah
ayat 7 => lebih lanjut diatur UU
• Pasal 18A => Hubungan pemerintah pusat & daerah
• Pasal 18B => Negara mengakui daerah
khusus/istimewa (1), hukum (2)
BAB VII DPR
• Pasal 19
ayat 1 => DPR dipilih melalui pemilu
ayat 2 => susunan DPR
ayat 3 => Bersidang min 1x setahun
• Pasal 20
ayat 1 => kekuasaan membuat Undang2
ayat 2 => RUU dibahas antara Presiden dan DPR
ayat 3 => Jika ditolak, tidak bisa diajukan lagi pada
masa itu
ayat 4 => Presiden mengesahkan RUU yang disetujui
ayat 5 => Jika Presiden tidak mengesahkan, dalam 30
hari RUU sah menjadi UU
BAB VII DPR
• Pasal 20A
ayat 1 => DPR memiliki fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan
ayat 2 => Hak DPR Interpelasi, angket, menanyakan pendapat
ayat 3 => Hak anggota DPR mengajukan pertanyaan, pendapat, hak
imunitas
ayat 4 => lebih lanjut diatur UU
• Pasal 21 => Anggota DPR berhak mengajukan RUU
• Pasal 22
ayat 1 => Ihwal memaksa Perpu
ayat 2 => Perpu persetujuan DPR
ayat 3 => tidak disetujui Perpu dicabut
• Pasal 22A => lebih lanjut
• Pasal 22B =>Anggota DPR dapat diberhentikan, syarat diatur UU
BAB VIIA DPD
• Pasal 22C
ayat 1 => DPD dipilih melalui Pemilu
ayat 2 => jumlah tiap daerah sama, jumlah seluruh tidak
lebih dari 1/3 jumlah anggota DPR
ayat 3 => Bersidang min 1X setahun
ayat 4 => next UU

• Pasal 22D
ayat 1 => Mengajukan RUU tentang daerah
ayat 2 => DPD ikut membahas RUU
ayat 3 => DPD mengawasi pelaksanaan uu daerah
ayat 4 => DPD dapat diberhentikan
BAB VIIB PEMILU
• Pasal 22E
ayat 1 =>Asas Pemilu Luber & Jurdil
ayat 2 => Pemilu untuk pilih siapa??
ayat 3 => DPR & DPD dilakukan oleh parpol
ayat 4 => Peserta anggota DPD =
perseorangan
ayat 5 => Pemilu diselenggarakan KPU
ayat 6 => next UU
BAB VIII HAL KEUANGAN
• Pasal 23
ayat 1 => APBN ditetapkan tiap tahun untuk rakyat
ayat 2 => RAPBN diajukan Presiden, dibahas DPR
dengan pertimbangan DPD
ayat 3 => Jika RAPBN tidak disetujui DPR,
menggunakan RAPBN tahun lalu
• Pasal 23A => Pajak & pungutan diatur Undang2
• Pasal 23B => Mata uang & harga ditetapkan UU
• Pasal 23C => Hal lain diatur UU
• Pasal 23D => Negara punya bank sentral diatur UU
BAB VIII A BPK
• Pasal 23 E
ayat 1 => BPK pengelola keuangan
ayat 2 => hasil pemeriksaan keuangan diserahkan
DPR,DPD
ayat 3 => hasil ditinjak lanjuti badan/lembaga negara
• Pasal 23F
ayat 1 => Anggota BPK dipilih DPR
ayat 2 => Pimpinan BPK dipilih anggota
• Pasal 23G
ayat 1 => Berkedudukan di Ibukota, memiliki
perwakilan setiap provinsi
ayat 2 => next diatur UU
BAB IX KEKUASAAN KEHAKIMAN
• Pasal 24
ayat 1 => Kekuasaan kehakiman untuk menegakkan hukum
ayat 2 => Kekuasaan dilakukan oleh MA & badan dibawahnya
(peradilan umum, agama, militer, ptun)
ayat 3 => Badan lain di atur UU

• Pasal 24A
ayat 1 =>MA mengadili pada tingkat kasasi, menguji peraturan
perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap undang-
undang.
ayat 2 => Hakim Agung harus memiliki integritas dan kepribadian
baik & pengalaman
ayat 3 => Calon Hakim Agung diusulkan Komisi Yudisial kepada
DPR
ayat 4 => Ketua dan wakil ketua MA dipilih dari/oleh hakim agung
ayat 5 => Susunan, kedudukan, keanggotaan, dan hukum diatur UU
BAB IX KEKUASAAN KEHAKIMAN
• Pasal 24 B
ayat 1 => Komisi Yudisial bersifat mandiri yang berwenang mengusulkan hakim
agung
ayat 2 => Anggota Komisi Yudisial harus mempunyai pengetahuan & tdk tercela
ayat 3 => Anggota Yudisial diangkat dan diberhentikan oleh Presiden disetujui
DPR
ayat 4 => Susunan & keanggotaan Komisi Yudisial diatur UU

• Pasal 24C
ayat 1 => MK berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang
putusannya bersifat final untuk menguji UU terhadap Undang-Undang Dasar
ayat 2 => MK wajib memutuskan pendapat DPR mengenai dugaan pelanggaran
oleh Presiden.
ayat 3 => MK mempunyai 9 orng hakim konstitusi diajukan 3 orang oleh MA, 3
orang oleh DPR dan 3 orang oleh Presiden.
ayat 4 => Ketua & wakil MK dipilih dari/oleh hakim konstitusi.
ayat 5 => Hakim konstitusi harus pengalaman
ayat 6 => Pengangkatan dan berhenti hakim konstitusi di atur UU
• Pasal 25 =>Syarat2 hakim ditetapkan UU
BAB IXA**) WILAYAH NEGARA
Pasal 25****) =>NKRI adalah sebuah negara
kepulauan yang berciri Nusantara (batas &
wilayah)
6˚LU – 11˚LS serta 95˚BT – 141˚BT
BAB X WARGA NEGARA DAN
PENDUDUK
• Pasal 26
ayat 1 => Warga Indonesia adalah penduduk asli yang sah menurut
Undang undang
ayat 2 => Penduduk WNI dan orang asing yang bertempat tinggal di
Indonesia.
ayat 3 => hal lain diatur UU
• Pasal 27
ayat 1 => Semua warga negara kedudukannya sama di dalam
hukum
ayat 2 => Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan
penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

ayat 3 => Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam
upaya pembelaan negara.
• Pasal 28
Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran
dengan lisan dan tulisan diatur UU
BAB XA HAM
• Pasal 28A
Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak
mempertahankan hidup dan kehidupannya.** )

• Pasal 28 B
ayat 1 => Setiap orang berhak membentuk keluarga
dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang
sah.** )
ayat 2 => Setiap anak berhak atas kelangsungan
hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas
perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.** )
BAB XA HAM
• Pasal 28C
ayat 1 => Setiap orang berhak mengembangkan
diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya,
berhak mendapat pendidikan dan memperoleh
manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi,
seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas
hidupnya dan demi kesejahteraan umat
manusia.** )
ayat 2 => Setiap orang berhak untuk memajukan
dirinya dalam memperjuangkan haknya secara
kolektif untukmembangun masyarakat, bangsa
dan negaranya.**)
BAB XA HAM
• Pasal 28D
ayat 1 => Setiap orang berhak atas pengakuan,
jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil
serta perlakuan yang sama dihadapan hukum.**)
ayat 2 => Setiap orang berhak untuk bekerja serta
mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak
dalam hubungan kerja.**)
ayat 3 => Setiap warga negara berhak memperoleh
kesempatan yang sama dalam pemerintahan.**)
ayat 4 => Setiap orang berhak atas status
kewarganegaraan.** )
BAB XA HAM
• Pasal 28E
ayat 1 => Setiap orang berhak memeluk
agama dan beribadat pendidikan &
pengajaran
ayat 2 => Setiap orang berhak atas kebebasan
meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran
dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.**)
ayat 3 => (3) Setiap orang berhak atas
kebebasan berserikat, berkumpul dan
mengeluarkan pendapat.**)
BAB XA HAM
• Pasal 28F
Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan
memperoleh informasi untuk
mengembangkan pribadi dan lingkungan
sosialnya, serta berhak untuk mencari,
memperoleh, memiliki, menyimpan,
mengolah, dan menyampaikan informasi
dengan menggunakan segala jenis saluran
yang tersedia.** )
BAB XA HAM
• Pasal 28G
ayat 1 => Setiap orang berhak atas perlindungan
diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan
harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta
berhak atas rasa aman dan perlindungan dari
ancaman
ayat 2 => Setiap orang berhak untuk bebas dari
penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan
derajat martabat manusia dan berhak
memperoleh suaka politik dari negara lain.** )
BAB XA HAM
• Pasal 28H

ayat 1 => Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin,
bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik
dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.**)

ayat 2 => Setiap orang berhak mendapat kemudahan dan perlakuan


khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama
guna mencapai persamaan dan keadilan.** )

ayat 3 => Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang


memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh
sebagai manusia yang bermartabat.**)

ayat 3 => Setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan
hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secara sewenang-
wenang oleh siapapun.** )
BAB XA HAM
• Pasal 28I
ayat 1 => Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak untuk
kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk
tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan
hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang
berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi
dalam keadaan apapun.** )
ayat 2 => Setiap orang bebas dari perlakuan yang bersifat
diskriminatif atas dasar apapun dan berhak
mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat
diskriminatif itu.**)
ayat 3 => Identitas budaya dan hak masyarakat tradisional
dihormati selaras dengan perkembangan zaman dan peradaban.**)
ayat 4 => Perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan
HAM adalah tanggung jawab negara, terutama pemerintah.** )
ayat 5 => Untuk menegakkan dan melindungi hak asasi manusia
sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka
pelaksanaan HAM dijamin, diatur, dan dituangkan dalam UU
BAB XA HAM
• Pasal 28J
ayat 1 => Setiap orang wajib menghormati HAM
dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara.** )

ayat 2 => Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,


setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang
ditetapkan UU dengan maksud semata-mata untuk
menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak
dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi
tuntutan yang adil sesuai
dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama,
keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu
masyarakat demokratis.** )
BAB XI
AGAMA
• Pasal 29
ayat 1 => Negara berdasar atas Ketuhanan
YME
ayat 2 => Negara menjamin kemerdekaan
tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya
masing-masing dan untuk beribadat menurut
agamanya dan kepercayaannya itu.
BAB XII PERTAHANAN DAN
KEAMANAN NEGARA
• Pasal 30
ayat 1 => Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut
serta dalam usaha HANKAM
ayat 2 => HANKAM dilaksanakan TNI dan Polisi didukung
rakyat
VI/MPR/2000 PERATURAN PEMISAHAN
ayat 3 => TNI terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan laut
dan Angkatan Udara tugase melindungi kedaulatan NKRI
ayat 4 => Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat
negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat
bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat,
serta menegakkan hukum.**)
ayat 5 => Susunan TNI & Polisi, keikutsertaan rakyat diatur
UU
BAB XIII PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
• Pasal 31
ayat 1 => Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan****)
ayat 2 => Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar
dan pemerintah wajib membiayainya.****)
ayat 3 => Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu
sistem pendidikan nasional, yang
meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam
rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa, yang diatur dengan undang-undang.****)
ayat 4 => Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-
kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta
dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi
kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.****)
ayat 5 => Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi
dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa
untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat
manusia.****)
BAB XIII PENDIDIKAN DAN
KEBUDAYAAN
• Pasal 32
ayat 1 =>
Negara memajukan kebudayaan nasional
Indonesia di tengah peradaban dunia dengan
menjamin kebebasan masyarakat dalam
memelihara dan mengembangkan nilai-nilai
budayanya.**** )
ayat 2 =>
Negara menghormati dan memelihara bahasa
daerah sebagai kekayaan budaya nasional.**** )
BAB XIV
PEREKONOMIAN NASIONAL DAN
• Pasal 33
KESEJAHTERAAN SOSIAL
(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas
asas kekeluargaan.

(2) Cabang- cabang produksi yang penting bagi negara dan yang
menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

(3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya
dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar
kemakmuran rakyat.

(4) Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas


demokrasi ekonomi dengan prinsip
kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan
lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan
kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.****)
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur
dalam undang-undang.****)
BAB XIV
PEREKONOMIAN NASIONAL DAN
KESEJAHTERAAN SOSIAL
• Pasal 34
(1) Fakir miskin dan anak-anak terlantar
dipelihara oleh negara.**** )
(2) Negara mengembangkan sistem jaminan
sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan
masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai
dengan martabat kemanusiaan.**** )
(3) Negara bertanggung jawab atas penyediaan
fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas
pelayanan
umum yang layak.****)
(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan
pasal ini diatur dalam undang-undang.****)
BAB XV
BENDERA, BAHASA, DAN LAMBANG
NEGARA, SERTA LAGU KEBANGSAAN
• Pasal 35
Bendera Negara Indonesia ialah sang merah Putih.
(UU No 24/2009 ukuran 2:3) (ukuran bendera pusaka
182 x 275 cm)
• Pasal 36 Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia.
• Pasal 36A
Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan
semboyan Bhineka Tunggal Ika.**
• Pasal 36B
Lagu Kebangsaan ialah Indonesia Raya.**)
• Pasal 36C
Ketentuan lebih lanjut mengenai Bendera, Bahasa dan
Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan diatur dengan
undang-undang.**)
BAB XVI PERUBAHAN UUD
• Pasal 37
(1) Usul perubahan pasal-pasal Undang-Undang
Dasar dapat diagendakan dalam sidang Majelis
Permusyawaratan Rakyat apabila diajukan oleh
sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota
Majelis Permusyawaratan Rakyat.****)
(2) Setiap usul perubahan pasal-pasal Undang-
Undang Dasar diajukan secara tertulis dan
ditunjukkan dengan jelas bagian yang diusulkan
untuk diubah beserta alasannya.****)
BAB XVI PERUBAHAN UUD
• Pasal 37
(3) Untuk mengubah pasal-pasal Undang-Undang
Dasar, sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat
dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah
anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat.**** )
(4) Putusan untuk mengubah pasal-pasal Undang-
Undang Dasar dilakukan dengan persetujuan sekurang
kurangnya lima puluh persen ditambah satu anggota
dari seluruh anggota Majelis Permusyawaratan
Rakyat.****)
(5) Khusus mengenai bentuk Negara Kesatuan
Republik Indonesia tidak dapat dilakukan
perubahan.**** )
ATURAN PERALIHAN
• Pasal I
Segala peraturan perundang-undangan yang ada masih
tetap berlaku selama belum diadakan yang baru
menurut Undang-Undang Dasar ini.****)
• Pasal II
Semua lembaga negara yang ada masih tetap berfungsi
sepanjang untuk melaksanakan ketentuan
Undang-Undang Dasar dan belum diadakan yang baru
menurut Undang-Undang Dasar ini.**** )
• Pasal III
Mahkamah Konstitusi dibentuk selambat-lambatnya
pada 17 Agustus 2003 dan sebelum dibentuk segala
kewenangannya dilakukan oleh Mahkamah Agung.
ATURAN TAMBAHAN
• Pasal I
Majelis Permusyawaratan Rakyat ditugasi untuk
melakukan peninjauan terhadap materi dan status
hukum
Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara
dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat
untuk diambil putusan pada sidang Majelis
Permusyawaratan Rakyat tahun 2003.**** )

• Pasal II
Dengan ditetapkannya perubahan Undang-Undang
Dasar ini, Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia tahun 1945 terdiri atas Pembukaan dan
pasal-pasal****)
ALINEA 1
• Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah
hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka
penjajahan diatas dunia harus dihapuskan
karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan
dan perikeadilan
ALINEA 2
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan
Indonesia telah sampailah kepada saat yang
berbahagia dengan selamat sentosa
mengantarkan rakyat Indonesia ke depan
pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia,
yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan
makmur
ALINEA 3
Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan
dengan didorongkan oleh keinginan luhur,
supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas,
maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini
kemerdekaannya.
ALINEA 4
Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu
pemerintah negara Indonesia yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah
Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan
kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,
maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia
itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara
Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara
Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan
berdasar kepada :
LANJUTAN ALINEA 4
• Ketuhanan Yang Maha Esa,

• kemanusiaan yang adil dan beradab,

• persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang


dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan,

• serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial


bagi seluruh rakyat Indonesia