Anda di halaman 1dari 52

ANALISIS BIAYA DAN

PENYESUAIAN TARIF
PELAYANAN KESEHATAN
Muh. Ryman Napirah, S.KM., M.Kes.
PENGERTIAN ANALISIS BIAYA
RUMAH SAKIT/PUSKESMAS

Adalah : Proses pengumpulan dan


pengelompokan data anggaran rumah
sakit/puskesmas

Untuk menghitung biaya output


jasa pelayanan (UNIT COST)
PRINSIP DALAM MELAKUKAN SUATU ANALISIS BIAYA
SATUAN

MANFAAT/KEGUNAAN
KONSEP UNIT COST
UNIT COST DALAM PELAYANAN KESEHATAN
URUTAN/LANGKAH MENGHITUNG UNIT COST
PERBEDAAN BIAYA SATUAN DI UNIT HETEROGEN
DAN HOMOGEN
Mengetahui struktur biaya menurut jenis
dan alokasi biaya itu ditempatkan
Sebagai bahan pertimbangan dalam
menyusun anggaran

Mengetahui Besarnya
UNIT COST (BIAYA SATUAN)
PENGERTIAN BIAYA SATUAN
Biaya Satuan Adalah Biaya Yang Dihitung
Untuk Setiap Satu Satuan Produk

Unit Cost Didapatkan Dari Pembagain Antara


Total Cost Dengan Jumlah Produk (Quantity)

Uci = Tci / Qi
Dimana :

Uci = UNIT COST PADA SUATU UNIT PRODUKSI TERTENTU (i)


Tci = TOTAL COST PADA SUATU UNIT PRODUKSI TERTENTU (i)
Qi = QUANTITY (OUTPUT) PADA SUATU UNIT PRODUKSI TERTENTU (i)
UNIT COST PADA PELAYANAN KESEHATAN

Pertama, biaya yang akan dihitung tersebar baik pada unit


penunjang maupun pada unit produksi.

Kedua, output suatu pelayan kesehatan sangat beragam hal ini


disebabkan karena banyaknya tindakan maupun
beragam karena banyaknya unit pelayanan (Perhitungan
Unit Cost HOMOGEN dan HETEROGEN).

Ketiga, Output dalam pelayanan kesehatan ada yang


bersifat ideal (sesuai kapasitas) dan ada yang
sifatnya aktual (positif).
TAHAPAN DALAM MENGHITUNG BIAYA
SATUAN

Mengidentifikasi Pusat Biaya (Cost Center)


Melakukan pengumpulan data baik data
biaya, data output maupun data pembobot
(Dasar Alokasi) untuk masing masing Cost
Center
Melakukan distribusi masing-masing jenis
biaya dari unit penunjang ke unit peroduksi
Melakukan penghitungan Unit Cost (Biaya Satuan)
TAHAPAN PERTAMA.
MENGIDENTIFIKASI PUSAT BIAYA

Pusat biaya (Cost Center) adalah unit


diamana sejumlah biaya dikeluarkan
untuk membiayai unit tersebut
dalam menjalankan misi yang
diembannya
PENGERTIAN BIAYA

Biaya (Cost) adalah nilai sejumlah input


(faktor produksi) yang dipakai untuk
menghasilkan suatu produk (output).

Biaya juga sering diartikan sebagai nilai


suatu pengorbanan/pengeluaran untuk
memperoleh suatu harapan
(Target)/output tertentu
PENGELOMPOKAN BIAYA

Dalam mengelompokkan suatu biaya dapat


dibedakan menjadi :

BERDASARKAN PENGARUH ATAU


PERUBAHAN SKALA PRODUKSI
BERDASARKAN LAMA PENGGUNAAN
BERDASARKAN FUNGSI ATAU AKTIVITAS
(OUTPUT)
BERDASARKAN PENGARUH ATAU
PERUBAHAN SKALA PRODUKSI

BIAYA VARIABEL
BIAYA TETAP
VARIABEL COST
(FIXED COST = FC)
VC

TC = FC + VC
BERDASARKAN LAMA PENGGUNAANNYA

BIAYA INVESTASI BIAYA OPERASIONAL


(INVESTMENT COST) (OPERATION COST)

DASAR :
1. LAMA PENGGUNAAN
atau
2. NILAI / HARGA
BERDASARKAN FUNGSI ATAU AKTIVITAS

BIAYA LANGSUNG (DIRECT COST)


Biaya pada unit-unit yang berhubungan
langsung dengan pelayanan pasien
(berhubungan dengan output)

BIAYA TAK LANGSUNG (INDIRECT COST)


Biaya yang dikelaurkan di unit penunjang
(Tidak berhubungan dengan output)
PENGELOMPOKAN COST CENTER (PUSAT BIAYA)

PADA UNIT PELAYANAN


KESEHATAN (RS ATAU
PUSKESMAS)
1. Unit Produksi (Pusat Biaya Produksi )
2. Unit Penunjang (Pusat Biaya Penunjang )
PUSAT BIAYA PRODUKSI
UNIT YANG LANGSUNG MEMBERIKAN
PELAYANAN KESEHATAN KEPADA
PASIEN
 RAWAT JALAN (POLIKLINIK)
 RAWAT INAP
 UNIT KHUSUS (FISIOTERAPI,
RADIOLOGI, AMBULANS, DLL.)
PUSAT BIAYA PENUNJANG

UNIT INI KEBERADAANNYA


MENUNJANG UNIT PRODUKSI :
 KANTOR
 LAUNDRY
 GIZI
 FARMASI
PENGERTIAN BIAYA TETAP
(Fixed Cost = FC)

Biaya tetap adalah biaya yang nilainya


secara relatif tidak berubah, dikatakan
tidak berubah sebab besarnya biaya yang
dikeluarkan tidak dipengaruhi oleh jumlah
output. Biaya ini harus tetap dikeluarkan,
walaupun tidak ada pelayanan.
CONTOH BIAYA TETAP

Nilai Gedung Yang Digunakan


Nilai Tanah Yang Dipakai
Nilai Kendaraan
Nilai Peralatan Medis
Nilai Peralatan Non Medis
PENGERTIAN BIAYA VARIABEL
(Variabel Cost = VC)

Biaya variabel adalah biaya


yang nilainya dipengaruhi
oleh banyaknya output
(produksi)
CONTOH BIAYA VARIABEL

biaya obat
Biaya pemeliharaan
Biaya alat tulis kantor
Biaya pakaian dan
perjalanan dinas
VARIABEL COST = BIAYA RUTIN

Biaya variabel sering juga disebut


dengan biaya rutin

Karena pada umumnya besar volume


produksi sudah direncanakan
secara rutin.
ANDA KESULITAN DALAM MENENTUKAN ?

Dalam praktek seringkali dialami


kesulitan untuk membedakan secara
tegas apakah suatu biaya termasuk
BIAYA TETAP atau BIAYA VARIABEL
Oleh sebab itu ada yang
Mengelompokkan biaya pegawai, biaya
pemeliharaan, pakain dan perjalanan
dinas, sebagai biaya semi-variable cost
BIAYA TOTAL
(Total Cost = TC)
Biaya total adalah jumlah dari
biaya tetap dan variabel (Biasa dibedakan
antara Semi Variebel Cost dan Variabel
Cost)
TOTAL COST = FIXED COST + SEMI VARIABEL COST
+ Variable cost
ATAU
TC = FC + SVC + VC
PENGERTIAN BIAYA INVESTASI
( Investment Cost)

Biaya investasi adalah biaya yang


kegunaannya dapat berlangsung
dalam jangka WAKTU YANG
RELATIF LAMA
BAGAIMANA PENETAPAN
BIAYA INVESTASI
Dapat digunakan lebih dari satu tahun (atas dasar
kebiasaan bahwa anggaran biasanya direncanakan
dan direalisir untuk satu tahun).
Biaya investasi berhubungan dengan pembangunan
atau pengembangan infrastruktur fisik dan kapasitas
produksi (alat produksi).
Melihat harga (nilai) suatu barang
Barang investasi digunakan untuk menunjang
kegiatan pelayanan.
PENGERTIAN BIAYA OPERASIONAL
(Operational Cost)

Biaya operasional adalah


biaya yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan
dalam suatu proses produksi dan memiliki sifat
“habis pakai” dalam kurun waktu yang relatif
singkat (kurang dari satu tahun).
CONTOH BIAYA OPERASIONAL
 biaya obat,
 biaya makanan,
 gaji pegawai,
 air, dan
 listrik
BIAYA OPERASIONAL &
BIAYA PEMELIHARAAN
Konsep yang sering dipakai bersamaan dengan biaya
operasional yaitu biaya pemeliharaan (maintenance
cost).
Biaya pemeliharaan adalah biaya yang dikeluarkan
untuk mempertahankan nilai suatu barang investasi
agar terus berfungsi.
Antara biaya operasional dan biaya pemeliharaan
dalam praktek sering disatukan menjadi biaya
operasional dan pemeliharaan (operational and
maintenance cost).
RECURENT COST

Biaya operasional dan pemeliharaan, dengan


sifatnya yang habis pakai, pada umumnya
dikeluarkan secara berulang. Karena itu
biaya pemeliharaan sering disebut sebagai
biaya berulang (recurrent cost).
CONTOH BIAYA OPERASIONAL
biaya obat dan bahan medis
biaya pegawai
biaya bahan makanan dan bahan cucian
biaya listrik dan air
biaya bahan kantor
biaya telepon
biaya pemeliharaan barang investasi
CONTOH BIAYA PEMELIHARAAN
Biaya yang dikeluarkan untuk
mempertahankan nilai suatu barang
agar terus berfungsi.
 Biaya Pemeliharaan Gedung
 Biaya Pemeliharaan Kendaraan
BIAYA LANGSUNG &
BIAYA TAK LANGSUNG

Konsep biaya langsung (direct cost) dan


biaya tak langsung (indirect cost) sering
dipergunakan ketika menghitung biaya
satuan (unit cost).
biaya langsung dan tidak langsung didasarkan
pada penempatan biaya tersebut; apakah biaya
itu ditempatkan di unit yang berhubungan dengan
pelayanan (produk) secara langsung atau secara
tidak langsung.
PENGERTIAN BIAYA LANGSUNG

Biaya yang dikeluarkan oleh unit


produksi yang langsung
melayani pasien
CONTOH BIAYA LANGSUNG
Biaya yang Dikeluarkan oleh Rawat
Inap dan Rawat Jalan :

 gaji pegawai,
 obat-obatan,
 gedung dan
 kendaraan
PENGERTIAN BIAYA TAK
LANGSUNG
Biaya yang ada di unit penunjang meskipun
biaya di unit penunjang tidak secara
langsung berkaitan dengan pelayanan
(indirect).
CONTOH BIAYA TAK LANGSUNG
Biaya yang dikeluarkan untuk bagian
administrasi baik berupa :
 gaji pegawai,
 alat tulis kantor,
 gedung dan
 kendaraan (ambulans).
PENGERTIAN BIAYA SATUAN
(Unit Cost = UC)
Biaya satuan adalah biaya yang dihitung
untuk satu produk (misalnya pelayanan).
UCi = TCi / Qi

UCi = BIAYA SATUAN PADA UNIT PRODUKSI TERTENTU (i)


TCi = TOTAL COST (BIAYA TOTAL) PADA UNIT PRODUKSI TERTENTU (i)
Qi = QUANTITY (JUMLAH PRODUK) PADA UNIT PRODUKSI TERTENTU (i)

Per definisi biaya satuan seringkali disamakan


dengan biaya rata-rata (average cost).
Jelas tinggi rendahnya biaya satuan suatu
produk tidak saja dipengaruhi oleh besarnya
biaya total tetapi juga dipengaruhi oleh besarnya
produk atau pelayanan (RS & Puskesmas disebut
Utilisasi)
Makin tinggi tingkat utilisasi (dengan demikian
makin besar jumlah Q) akan makin kecil biaya
satuan pelayanan. Sebaliknya, makin rendah
tingkat utilisasi (dengan demikian makin kecil
jumlah Q) akan semakin besar biaya satuan suatu
pelayanan.
BEBERAPA METODE UNTUK
MENGHITUNG PENYUSUTAN
 metode garis lurus (straight line),
 metode saldo menurun (declining
balance),
 jumlah angka-angka tahun (sum of
the years digit) dan
 metode unit produksi (unit of
production).
Dalam analisis biaya, konsep biaya
penyusutan penting diketahui terutama
dalam upaya menyebar biaya investasi pada
beberapa satuan waktu

Apabila analisis biaya dilakukan dalam


satuan waktu satu tahun anggaran, maka
perlu dicari nilai biaya investasi satu
tahunan. Nilai biaya investasi satu tahun
ini disebut “nilai biaya investasi” per
tahun
(Annualized Investment Cost = AIC).
IIC (1+ I)t
AIC =
L

AIC = Annualized Investment Cost


(Biaya investasi tahunan)
IIC = Initial Investment Cost (Nilai awal barang)
I = Laju inflasi
t = Masa pakai
L= Perkiraan masa hidup investasi yang bersangkutan
PUSAT BIAYA PRODUKSI
UNIT YANG LANGSUNG MEMBERIKAN
PELAYANAN KESEHATAN KEPADA
PASIEN
 RAWAT JALAN (POLI)
 RAWAT INAP
 UNIT KHUSUS (FISIOTERAPI,
RADIOLOGI, AMBULANS, DLL.)
PUSAT BIAYA PENUNJANG
UNIT INI KEBERADAANNYA
MENUNJANG UNIT PRODUKSI :
 BAGIAN KEUANGAN

 BAGIAN RUMAH TANGGA

 GIZI
LANGKAH 2.
PENGUMPULAN DATA
DATA YANG DIPERLUKAN
DIGOLONGKAN DALAM 3 BAGIAN :
 DATA BIAYA (OPERASIONAL,
PEMELIHARAAN, INVESTASI)
 DATA DASAR ALOKASI (PEMBOBOTAN)
 DATA OUTPUT
BIAYA VARIABEL (OPERASIONAL)
YANG DIKUMPULKAN :
 Biaya Obat & Bahan Medis (dari bagian
farmasi & apotik). Untuk harga dari Buku
Daftar Obat dan Makanan dari Depkes
 Biaya ATK (dari bagian perlengkapan)
 Biaya Makanan (dari bagian gizi atau
keuangan)
 Biaya Laundry (dari bagian laundry atau
keuangan)
BIAYA TETAP (OPERASIONAL &
PEMELIHARAAN)

 Biaya Pegawai
 Biaya Pemeliharaan Gedung
 Biaya Pemeliharaan Alat Medis
 Biaya Pemeliharaan Alat non Medis
 Biaya Pemeliharaan Kendaraan
 Biaya Umum (Air, Telpon, Listrik)

BAG. KEUANGAN & KEPEGAWAIAN


BIAYA TETAP INVESTASI
 Biaya Pembangunan Gedung
 Biaya Pembangunan Rumah Dokter
 Biaya Pembelian Alat Medis
 Biaya Pembelian Alat Non Medis
 Biaya Pembelian Kendaraan

BAG. KEUANGAN & UMUM (RUMAH TANGGA)


DATA DASAR ALOKASI
 MENDISTRIBUSIKAN BIAYA TOTAL KE
MASING-MASING PUSAT BIAYA
 MENDISTRIBUSIKAN BIAYA DARI UNIT
PENUNJANG KE UNIT PRODUKSI
DATA DASAR ALOKASI PENGHITUNGAN
BIAYA SATUAN
 Pegawai  Jumlah Pegawai
 B. Pemeliharaan Inv.  Biaya Asli Unit
 B. Pemeliharaan Kendaraan  Biaya Asli Unit
 B. Pemeliharaan Peralatan  Biaya Asli Unit
 B. Pemeliharaan Sarana Fisik  Luas Lantai Bangunan
 B. Cleaning Service  Luas Lantai
 B. Listrik  KVA
 B. Tilpon  Titik Tilpon
 B. Air  M3/tahun
 B. Dapur  Porsi Makanan
 B. Binatu  Kg atau Potong
 B. Bahan & Alat Farmasi  Biaya Asli Unit
 B. Pakaian Dinas  Jumlah Pegawai
 B. Rumah Tangga  Luas Bangunan
 B. Diklat  Jumlah Pegawai
DATA OUTPUT
 OUTPUT YANG HOMOGEN
 OUTPUT YANG HETEROGEN
PENGHITUNGAN DISTRIBUSI BIAYA
 METODE SIMPLE DISTRIBUTION
 METODE DOUBLE DISTRIBUTION
 METODE MULTIPLE DISTRIBUTION
 METODE STEP DOWN

PERHITUNGAN BIAYA SATUAN