Anda di halaman 1dari 49

Al Hijamah : Pengobatan yang telah dikenal sejak ribuan tahun sebelum

masehi.

Nama lainnya adalah Bekam, caduk, canthuk, kop, mambakan .

Di Eropa dikenal dengan sebutan “Cuping Therapeutic Method”.

Sedangkan dalam bahasa mandarin disebut Pa Hou Kuan


Kata Hijamah berasal dari bahasa Arab.
Asal kata nya Al Hijmu yang berarti pekerjaan membekam.
Al Hajjam berarti Ahli Bekam.
Al Hijmu berarti menghisap atau menyedot.
Al Hajjam = Al Mashshash yaitu tukang menghisap atau tukang bekam.
Al Mihjam merupakan alat untuk membekam .
Sejarah Bekam

1. zaman Yunani Kuno :Hippocrates (460-377 SM), Celsus (53 SM-7 M),
Aulus Cornelius Galen (200-300 M)
2. catatan medis Sanskerta ribuan tahun lalu.
3. Zaman Cina Kuno : Ge Hong (281-341 M) yang disebut jiaofa
4. Sedangkan di masa Dinasti Tang, bekam dipakai untuk mengobati TBC paru-paru
5. Cara ini juga sering digunakan oleh orang Romawi, Yunani, Byzantium dan Itali
oleh para rahib yang meyakini akan keberhasilan dan khasiatnya
6. Pada kurun abad ke-18 orang-orang eropa menggunakan lintah (al ‘alaq) sebagai
alat untuk bekam (dikenal dengan istilah Leech Therapy) dan masih dipraktekkan
sampai dengan sekarang.
7. Abad ke 19 dilarang eropa terlarang karena pasien lemah dan tdk hygienis.
10. Populer dan di ajarkan di Universitas-Universitas Dunia
DEFINISI
Bekam adalah teknik
mengeluarkan darah kotor/statis
atau angin melalui permukaan kulit
(bagian epidermis) yaitu
pengeluaran zat racun atau toksin
dari dalam tubuh.
Bekam adalah suatu metode pengobatan dengan
menggunakan tabung atau gelas yang ditelungkupkan
pada permukaan kulit agar menimbulkan bendungan
Lokal.
Hal ini disebabkan oleh tekanan negatif di dalam
tabung, agar terjadi pengumpulan darah lokal, darah
tersebut dikeluarkan dari kulit dengan dihisap, dengan
tujuan meningkatkan sirkulasi energi chi dan darah,
menimbulkan efek analgetik, mengurangi
pembengkakan, serta mengusir pathogen angin, baik
dingin maupun lembab.
Tujuan Bekam
- Penyembuhan penyakit
- Pencegahan penyakit
- Memulihkan dan menaikkan sistem imuniti
tubuh
- Membangkitkan saraf-saraf yang tidak aktif atau
lemah.
- Mengeluarkan racun atau toksid di dalam darah
Secara teori manfaat ber Bekam dalam membantu proses
penyembuhan dikarenakan dalam berbekam terdapat
setidaknya 3 faktor "penyembuh", yaitu :

1. Pengeluaran darah kotor atau darah yang berpotensi


mengandung toksin. Dengan dikeluarkannya toksin dan sel
darah yang rusak atau tidak bagus kinerjanya maka tubuh
akan lebih segar dan sehat.
2. Perbaikan fungsi organ tubuh. Organ tubuh yang terganggu
fungsinya akan disembuhkan dengan cara perbaikan
jaringan dan sel yang ada padanya sehingga bisa berfungsi
dan sehat kembali.
3. Penambahan antibodi tubuh. Organ tubuh yang terinfeksi
kuman penyakit dapat sembuh secara alami karena tubuh
memproduksi zat antibodi yang bisa membunuh kuman
penyakit yang merugikan. Jika organ tubuh sudah bebas dari
infeksi penyakit maka tubuh pun akan sehat lagi.
– Kelainan darah seperti anemia dan hemofilia
– Penyakit rematik seperti arthritis dan fibromyalgia
– Gangguan ginekologi dan kesuburan
– Masalah kulit seperti eksim dan jerawat
– Tekanan darah tinggi (hipertensi)
– Migrain
– Kecemasan dan depresi
– Kongesti bronkus yang disebabkan oleh alergi dan
asma
– Varises
Pusing, Migren, Sakit pinggang, Jantung, Asam
lambung, Rematik, Asma, Insomnia / sulit
tidur, Kencing manis, Liver, Gatal-gatal, Radang usus
besar, Sakit waktu datang bulan / haid, Syaraf
kejepit, Ginjal, Tekanan darah tinggi, Tekanan darah
rendah, Stroke, Kolesterol, Asam
urat, Sinusitis, Ambeien, Mandul, Lemah
syahwat, Tumor otak, Virus toxo dan rubella, Kanker
payudara, Kejang-kejang, Batuk kronis, Paru-
paru, Kanker kelenjar getah bening, Penyakit kronis
lainnya.
Proses Pengobatan Melalui tiga peristiwa :
1. Penghisapan
2. Jarum/Penyayatan
3. Pengeluaran Darah
KOP BEKAM

Fungsi : Untuk menarik kulit dan darah


dari tubuh pasien
Cara Guna : - Tentukan tempat / lokasi yang
akan dibekam
- Sedot 3 hingga 5 kali atau
disesuaikan dengan daya tahan
tubuh pasien
Fungsi :
- Digunakan untuk membersihkan lokasi pembekaman pada permukaan
kulit pasien, baik sebelum atau sesudah pembekaman
- Penutup luka bekas bekaman, agar luka terbuka tidak terinfeksi dan tidak
mengotori baju pasien.
Cara Guna :
Berikan cairan antiseptic / minyak herba pada kasa steril yang akan
digunakan, kemudian usapkan dengan lembut pada tubuh pasien dengan
menggunakan cleam arteri dengan cara memutar dari tengah keluar.
Fungsi :
Untuk menampung gelas bekam/kop bekam yang
sedang atau telah dipakai
Cara Guna :
Lepaskan kop bekam yang ada ditubuh pasien,
kemudian letakkan dalam baskom stainless.
Fungsi :
Menghisap Kop bekam atau gelas bekam yang telah
berada di kulit pasien
Cara Guna :
Pasang Kop bekam pada ujung pompa penghisap lalu
tarik sebanyak 3 sampai 5kali atau disesuaikan dengan
daya tahan pasien
Fungsi :
Untuk menyimpan perlengkapan bekam, terutama kop, Lancing
device, lancet, pompa yang belum dipakai dan beberapa perlengkapan
yang lainnya
Cara Guna :
Sebelum digunakan letakkanlah dengan rapi kop, lancing, jarum dan
yang lainnya di atas nampan.
Fungsi :
Menampung limbah atau sampah berupa kasa steril, sarung tangan
masker.
Cara Guna :
Masukkan kantong plastik dalam tempat sampah sebelum
digunakan,
Usahakan ada 2 tempat sampah, untuk sampah basah dan sampah
kering
Fungsi :
Untuk melindungi tubuh atau baju pembekam dari percikan darah
bekam, minyak herbal
Cara Guna:
Kenakan saat mau melakukan pembekaman
Fungsi :
Menghangatkan tubuh pasien dan memberikan efek terapi
Cara Guna :
Hubungkan dengan arus listrik, kemudian atur waktunya (15-30
menit), letakkan bagian kepalanya mendekati area titik bekam
(sekitar 5 – 10 cm)
Fungsi :
Menutupi bagian tubuh pasien yang tidak di bekam.
Cara Guna :
Masukkan kedua lengan secara terbalik.
Jenis bekam:

1. BEKAM KERING
- Bekam Luncur
- Bekam Tarik

2. BEKAM BASAH
- Bekam Darah
STANDAR OPERASIONAL
BEKAM
 1 jam sebelum dibekam pasien mandi
dahulu dengan air hangat, mengingat 3
jam setelah di bekam jangan mandi
 Persiapkan peralatan yang akan
digunakan
 Pasien yang baru datang dari bepergian
atau selesai kerja berat, lakukanlah
bekam setelah tubuh pasien rileks. Oleh
karena itu pasien di rehatkan dulu
 Di anjurkan untuk berwudhu dan shalat
dua rakaat bagi pasien dan pembekam
 Kulit tempat dimana akan di bekam haruslah bersih
dari segala kotoran dan rambut. Bersihkan dan cukur
terlebih dahulu
Bagi pasien yang mempunyai penyakit kronik,
hendaklah di lakukan pembersihan usus ( colon
cleansing ) terlebih dahulu 3 hari sebelumnya
Ambil makanan atau minuman suplemen sebelum
di bekam. Kondisi pasien tidak boleh terlalu lapar
ataun terlalu kenyang sebelum di bekam ( minimal
sekitar 3 jam sebelum bekam lambung dalam
keadaan kosong )
Tidur secukupnya pada sebelah malam sebelum di
bekam, hal ini di anjurkan guna mendapatkan kesan
rileks pada pasien. Perlu di perhatikan selama di
bekam pasien jangan tidur.
Jangan melakukan bekam di ruangan yang ber –
AC, mengingat ruangan AC tidak nyaman bagi
pasien
 Jangan salah pilih titik bekam. Sebaiknya gunakan titik bekam
yang di contohkan oleh Rasulullah
 Selama proses pembekaman, setiap tindakan bekam seperti
kekuatan sedotan, penusukan jarum, dan sebagainya harus
senantiasa di konsultasikan dengan pasen. Hal ini dilakukan
agar pasien senantiasa nyaman dan rileks
 Pada saat di bekam , posisi pasien tidak boleh bergerak turun
naik dengan sekian banyak mangkuk bekam. Jarak mangkuk
jangan terlalu berdekatan, lihat sesuai postur tubuh pasien
 Jangan terlalu lama/ kuat/ kencang meng-kop, sebab jika
terlalu lama akan menyebabkan pelepuhan pada kulit pasien/
terasa sakit. Tiap kop sekitar 3 – 5 menit ( maksimum 9 Menit
). Perhatikan selalu kondisi kulit yang ada di dalam kop, bila
terlihat merah ke hitam- hitaman, segera angkat dan lakukan
penusukan
Selepas di bekam, berikan minum
habbasauda / madu / air putih/ kopi radix
guna mengembalikan kesegaran
Jika setelah di bekam pasien kena air
hujan, anjurkan untuk segera mandi dengan
air hangat
Bagi pasien yang mempunyai penyakit
yang kronik agar ambil istirahat yang cukup
selama 2 – 3 hari
Untuk mencegah dari hal – hal yang tidak
di inginklan , 1 – 3 hari jangan bekerja berat/
bersetubuh, hal ini di anjurkan supaya
badan tidak pegal atau sakit
 Mengingat bekam hanya di lakukan sebulan sekali,
maka untuk penjagaan kesehatan sehari – hari ,
maka makan dan minumlah suplemen kesehatan dan
bisa saja setiap minggu di refleksi/ acupresure/
acupuntur/ chiropractic
 Amalan bagi pasien setelah di bekam : perbanyak
infaq shodaqoh, banyak istighfar , laksanakan semua
perintah Allah dan jauhi segala apa yang di larang-
Nya
 Rubah pola hidup, dari yang instan kepada yang
alami
Waktu Bekam
Tarikh yang sesuai berbekam adalah
pada 17,19 & 21 setiap bulan Hijrah.
Hari terbaik adalah Hari Selasa
Waktu yang paling baik adalah waktu
tengahari sebelum atau selepas zuhur
Berbekam di tempat bersuhu kamar.
TEKANAN DARAH DAN CARA MENGUKURNYA

Normal : < 120 / < 80


Pra Hipertensi : 120 - 139 atau 80-89
Hipertensi Stage I : 140 - 159 atau 90-99
Hipertensi Stage II: > 160 atau > 100
Teknik pengukuran tekanan darah :
- Idealnya pasien tidak merokok atau kopi 30 menit sebelum pengukuran dan
istirahat selama 5 menit
- Pasien dapat berbaring atau duduk
- Pilih manset yang sesuai dengan ukuran lengan
- Cari A.Brakialis di fossa antecubiti
- Untuk menentukan berapa mmhg anda harus memompa,palpasi tekanan S di
arteri radialis,pompa sampai denyut menghilang dan tambahkan 30mmhg
- Letakan stetoskop pada a.brakialis kemudian kempiskan knop pemompa balon
dengan kecepatan 2-3mmhg
- Bunyi pertama yang didengar disebut dengan Sistolik,bunyi ini akan terus
mengecil hingga menghilang,bunyi yang terakhir di dengar di stetoskop itulah
Diastolik
Titik Larangan dalam Hijamah
1. Pusat kelenjar lymfe atau getah bening di 6 tempat yaitu :
a.cervicales di leher samping bawah telinga kanan dan kiri
b. axilaris di ketiak kanan dan kiri
c. Inguinalis di selangkangan depan,kanan dan kiri
d. Otak kecil bagian bawah di akhir tengkorak belakang bagian bawah
e. Leher depan di bagian tenggorokan
f. Hepar,hati kiri.di ulu hati lekukan tulang iga tengah
2. Lutut belakang dan samping
3. Tepat di sendi sendi tulang besar
4. Lubang-lubang alami seperti pusar,dubur,putting payudara,telinga
5. Samping mata dengan posisi terlalu dekat dengan mata
6. Tepat di varises,tumor,kista
7. Bagian tubuh yang amat sakit karena asam urat
8. Perut wanita hamil

Jika anda sudah mahir melakukan bekam,fokuskan pada tempat yang


sesuai dengan diagnosa anda
 Menggunakan hemodialisis
 Terlalu panas atau terlalu  Tepat pada tulang ekor
dingin
 Terlalu lapar atau terlalu
 Terkena infeksi terbuka
 kenyang
 Terkena cacar air di lutut
 Makan ubat mencairkan
 Pada bahagian kaki ada  darah
varicose vein (varises)
 Sesudah mandi(min 1 jam)
 Pesakit hati epidemik
 Selepas berjimak
 Selepas atau baru selesai
makan – minimal 2 jam  Dalam ketakutan
 Anemia  Sedang sakit keras
 Tekanan darah rendah  Kekejangan
 Pengsan  Wanita sering keguguran
 Sedang Epilepsi kandungan
 Warga Tua  Ketidakstabilan mental
 Pesakit kanser darah
 Hamil
Tidak Boleh Dilakukan Digalakkan Selepas
Terus Selepas Dibekam Dibekam

Berjimak  Minum Madu dan Air


suam atau kopi radix +
Makan makanan berat madu
Mandi  Makan makanan baik
Bekam pada titik sama yang tidak keras atau
berat seperti sup dan
pada masa terdekat
bubur cuma selepas
kecuali selepas satu sejam.
bulan  Memilih makanan yang
Membuat kerja-kerja halal dan bersih dari
berat pengawet, pewarna dan
perasa tiruan
 Mandi cuma selepas 3
jam
 Rehat
Keadaan yang MUNGKIN
timbul semasa atau selepas Tindakan Perawat
dibekam

1. Pesakit Pening 1. Pastikan pesakit baring dan


2. Pingsan rehat seketika dan berikannya
air madu
3. Kulit merah atau gatal
2. Jangan Panik, sapukan air di
4. Kulit benjol atas muka, tekan pada titik
5. Ngilu / pegal antara bibir & hidung
3. Sapu minyak but-but
6. Lapar atau dahaga
4. Gosok-gosok di tempat ngilu
dengan minyak but-but
5. Sediakan Kopi Radix
dicampurkan Madu Lebah
dan pastikan pesakit minum.
1. Sarung Tangan harus dipakai dari mula hingga akhir.
2. Masker muka harus dipakai.
3. Tahan nafas semasa membuka cawan/kop yang mempunyai
darah.
4. Buang tisu/kasa yang berdarah ke dalam plastikdi bakar
5. Bungkus Jarum/pisau bedah pakai-buang, masukan tempat
khusus, setelah banyak di cor lalu tanam.
6. Semprotkan alkohol/H2O2 pada semua peralatan, cuci
dengan sabun pembasmi kuman(disinfektan) di air yang
mengalir dengan span/kain yang sebersih-bersihnya, rebus
atau masukkan ke dalam mesin pembasmi kuman/cairan
NaOCl , keringkan, semprot alkohol sekali lagi dan
keringkan semua peralatan.
7. Simpan di tempat khas dan selamat dari kanak-kanak.
“ Barangsiapa menghidupkan sunnahku
sesungguhnya dia mencintai aku,
barangsiapa mencintai aku sesungguhnya dia
bersama aku di dalam syurga”
(Riwayat Abu Dawud)

“ Barangsiapa berbekam pada 17, 19 dan 21


setiap bulan hijriyah, maka itu adalah hari-
hari yang menyembuhkan segala penyakit”
(Riwayat Abu Hurairah r.a.
Sunan Abu Dawud 28/3853)
 KESIMPULAN

 Bekam merupakan sebuah pengobatan yang


dianjurkan oleh Rasulullah SAW
 Bekam terbukti secara klinis mampu menghilangkan
racun yang ada pada tubuh dengan cara di angkat
langsung
 Harus sepenuh keyakinan sebagaimana kita yakin
terhadap Quran dan Sunnah
 Dengan pengobatan melalui bekam yang teratur,
Insya Allah tubuh kita akan sehat sebagaimana yang di
sabdakan oleh Nabi SAW
 Efek samping yang minimal
Kesembuhan adalah milik
Allah, semoga kesembuhan
tersebut tersebut Allah
berikan melalui tangan anda
…amin…
Titik bekam Nabi saw. * dr. Wadda’ A Umar

Dalam buku yang di tulis oleh dr.Wadda’ A Umar “ Sembuh dengan satu titik “.
Titik bekam yang pernah di lakukan Nabi Saw adalah sbb :

1. Ummu Mughits 1. Munkib 1. Maq’idah


2. Hammah 2. Dzuqn 2. Rukbah
3. Yafukh 3. Udzun 3. Fakhd
4. Naqroh 4. Tsadyu 4. Zhahrul Qodam
5. Qomahduwah 5. Qithon 5. Saaq
6. Akhda’ain 6. Asfalas Shodr 6. Iltiwa
7. Kahlil 7. Wirk 7. Bainal katifain
Titik bekam Nabi saw.
* dr. Wadda’ A Umar
Titik Bekam Nabi Saw.
Naqroh Qomahduwah
Afasia ( kesulitan Bicara) Afonia ( Hilang Suara)

Vertigo Afasia ( Susah Bicara ) Akibat lidah


kaku
Kepal Pusing Vertigo
Skizofrenia ( Suatu ganguan Kepala Pusing
kejiwaan)
Skizofrenia ( Suatu ganguan kejiwaan)
Nyeri pada Verteks ( ubun-ubun) Nyeri pada vertex ( ubun2) dan
oksipital (Kepala bagian belakang)
Nyeri pada vertex ( ubun2) dan
oksipital (Kepala bagian belakang) Mania ( Gangguan emosional)

Sakit kepala Flu demam sakit kepala


Kaku kuduk dan flu
Kaku Kuduk
Kejang
Darah tinggi dengan kaku kuduk Gangguan kelopak mata
Kuduk terasa berat dan kaku
* dr. Wadda’ A Umar
Titik Bekam Nabi Saw.
Akhda’ain Kahlil Munqib
Pusing TBC Nyeri Bahu
Tuli Mendadak Meningtis ( Radag Selaput
TBC Kelenjar Limfe Otak)
Nyeri lengan Atas
Pungung dan Leher Kaku Kejang

Muka Bengkak Asma Bronkialis


Tengorokan Nyeri dan serak Flu,batuk,pilek,sakit kepala Gangguan
Pergerakan Sendi
Tinitus (Telinga Berdengung) Epilepsi ( Ayan) Bahu
Tortikalis ( leher kaku dan
Parotitis ( Gondongen) tengeng)
Rahang Kaku Nyeri Gigi dan daerah
Paraparesis Inferior ( wajah
Mastoidis ( Radang Tulang astoid) Kelumpuhan Tungkai)
Paralisis Fasialis ( Lemah Otot Wajah) Paradangan Sendi Lutut
Nyeri Rematik otot pundak
Kuduk Kaku dan Nyeri dan lutut
Nyeri Gigi
Leher dan punggung atas nyeri
* dr. Wadda’ A Umar

Titik Bekam Nabi Saw.


Dzuqn Udzun Tsadyu
Tinitus ( Telinga
Paralisis ( Kelemahan berdengung) Perasaan Nyeri dan
pada otot wajah) Penuh di ulu hati
Afasia ( Kesulitan bicara)
Pembengkakan gusi Rahang kaku Batuk dan sakit dada
Pendengaran berkurang
Mania( suatu gangguan
emosi) Paralisis ( Kelemahan Nafas berat
pada otot wajah)
Mastitis Akut (
Sekitar mata bengkak Rahang Nyeri Radang Payudara)
Nyeri Syaraf
Sakit Gigi danTrigeminus ASI tidak lancar
Kejang otot temporal ( Asma Brongkiale
Sekitar pelipis)
Nyeri dan bengkak
sekitar rahang
* dr. Wadda’ A Umar

Qithon Asfalas Shodr Wirk


Lumbago ( Nyeri pinggang Dada terasa penuh Nyeri bagian belakang
bawah) paha
Asma Brongkiale
Emisi Seminal Nyeri persendian -Sakro
Ngompol Nyeri Iga / dada lumbalis

Penglohatan Kabur ASI tidak lancar Nyeri saraffemoralis

Telinga berdengung Nyeri menelan Nyeri dari punggung


kepinggul ke belang paha
Kolik (kram) ginjal Ulu hati terasa penuh hingga betis
Disuria ( Kesulitan Kemih)
Artritis ( nyeri) sendi
Haid tidak lancar Malas makan tungkai
Keputihan Nyeri lambung Rematik sendi tungkai
Impotensi Batuk dan sesak nafas

Sering kencing Nyeri sendi lutut


Jantung berdebar-debar Gatal seluruh tubuh
Adneksitis ( Radang sekitar
Rahim) Lumpuh pada tungkai
* dr. Wadda’ A Umar

Maq’idah Ruqbah
Keputihan Lumbago (Nyeri pinggang

Bagian belakang
bawah)
Nyeri dari punggung
kepinggul ke belang paha Gangguan gerakan sendi lutut
hingga betis
Nyeri perut bawah
Haid tidak teratur Radang kandung kemih
Lumbago (Nyeri pinggang
bawah) Radang lambung ( Maag)
Bagian Depan
Kesulitan kencing
Radang payudara
Nyeri syaraf ischiadikus
Nyeri dan bengkak lutut
Sembelit
Haid tidak teratur
Penyakit dalam rongga
pinggul Nyeri haid
Wasir Terlambat Haid
* dr. Wadda’ A Umar
Titik Bekam Nabi Saw.
Fakhd Zhahrul Qodam
Bagian
Depan

Kaku dan pegal pada paha Kelemahan otot Wajah


Kaku dan pegal pada lutut Muntah-muntah

Nyeri bagian belakang paha Perut terasa penuh


Belakang
Bagian

Nyeri sendi sacro Lumbalis Nyeri tungkak


Tungkai lemas
Rematik paha Wajah bengkak
samping
Bagian
luar

Gatal-gatal tungkai Nyeri perut


Bisul Kaki Nyeri /bengkak punggung kaki
Haid tidak teratur
Mata merah / gatal
samping
Bagian
dalam

Sulit kencing
Radang payudara
Kram ginjal pada perut bagian
tengah bawah Nyeri daerah ketiak
Nyeri sekitar leher
Penglihatan kabur
* dr. Wadda’ A Umar

Titik Bekam Nabi Saw.


Saaq Bagian samping dalam Saaq Bagian samping luar
Penyakit lambung dan limpa Sakit lutut
Gangguan pencernaan Kelemahan/ kelumpuhan
Feses yang lembek tungkai bawah
Perut kembung
Nyeri perut bagian bawah
Haid tidak teratur
Nyeri haid Nyeri daerah lumbai, paha ,
sela iga
Keputihan
Nyeri alat kelamin Ganggua atau nyeri pada
Nyeri kencing mata
Ngompol Nyeri daerah ketiak
Tungkai bawah kesemutan Sakit lutut
atau nyeri
* dr. Wadda’ A Umar
Titik Bekam Nabi Saw.

Iltiwa’ Bainal katifain


Telinga berbunyi Pusing
Batuk darah Nyeri lengan dan pundak
Nafas berat Kaku punggung dan leher
Brongkiektasi
Haid tidak teratur Gangguan gerak sendi bahu

Sulit tidur Nyeri otot skapula daerah


Radang nefron ginjal belikat

Nyeri punggung sekitar lumbai Flu


Kelumpuhan anggota gerak
Sulit kencing atas
Sembelit
Nyeri pantat
Nyeri haid