Anda di halaman 1dari 22

Bahaya dan Penanganan

Korban Terpapar Suhu


Lingkungan
Heat Cramps
Merupankan kejang otot hebat
akibat keringat berlebihan, yang
terjadi selama melakukan
aktivitas pada cuaca yang sangat
panas.
Gejala
Kram yang tiba – tiba mulai timbul di tangan, betis atau kaki.
Otot menjadi keras, tegang dan sulit untuk dikendurkan, terasa
sangat nyeri.

Penanganannya :
Protesi diri dan lingkungan, selalu A-B-C terlebih dahulu
Pindahkan korban ke tempat teduh
Ganti cairan yaang hilang dengan memberikan minum
Heat Exhaustion
•Keadaan dimana terjadi kelelahan yang
disebabkan karena aktivitas fisik yang berlebihan
pada cuaca panas.

•Terjadi kehilangan cairan yang banyak, sehingga


penderita masuk dalam keadaan seperti syok.
Gejala:
Nadi cepat dan kecil

Kulit dingin, berkeringat dingin

Nafas cepat dan dangkal

Kelelahan

Dapat terjadi penurunan kesadaran


Penanganan
Protesi diri dan lingkungan, selalu A-B-C terlebih dahulu
Pindahkan penderita ke tempat teduh
Buka pakaian penderita untuk mendinginkan
Naikkan tungkai 20-30 cm.
Berikan minum (bila sadar !)
Rujuk ke RS
Heat Stoke
Terpapar panas dalam waktu yang
sangat lama, dimana penderita tidak
dapat mengeluarkan keringat yang
cukup untuk menurunkan suhu
tubuhnya.
Kerusakan permanen pada organ dalam,
misalnya otak bisa segera terjadi dan
sering berakhir dengan kematian.

Menyerang Hipotalamus (pengatur suhu


tubuh)
Gejala
Sakit kepala
 Perasaan berputar ( vertigo ).
Kulit teraba panas, tampak merah dan biasanya kering.
Denyut jantung meningkat dan bisa mencapai 160-180 kali/menit ( normal
60-100 kali / menit ).
Laju pernafasan juga biasanya meningkat, tetapi tekanan darah jarang
berubah.
Suhu tubuh meningkat sampai 40 – 41° Celsius, menyebabkan perasaan
seperti terbakar.
Penderita bisa mengalami disorientasi ( bingung ) dan bisa mengalami
penurunan kesadaran atau kejang.
Penanganan
Protesi diri dan lingkungan, selalu A-B-C terlebih dahulu
Pindahkan korban dengan segera ketempat yang sejuk, buka
seluruh baju luarnya.
Bungkus korban dengan selimut yang sejuk dan basah. Usahakan
agar selimut tetap basah. Dinginkan korban hingga suhunya
mencapai 38 Celcius.
Saat temperatur mencapai 38 celcius, ganti selimut basah dengan
yang kering, lanjutkan perawatan pada korban secara hati – hati.
How to treat heat stroke
Hipotermia
Hipotermia adalah keadaan dimana
suhu tubuh turun dari keadaan normal.

Bila suhu tubuh < 350 Celsius, akan


timbul gejala hipotermia.
Penyebab
Suhu dingin (tentu saja syarat utama)
Pakaian basah
Olahraga berat yang banyak makan
energy
Kelaparan
Keadaan sakit, misalnya keadaan syok
Hipotermia

Ringan Sedang Berat


Hipotermia ringan 34-36 °C
Gejala:
Penderita mulai menggigil tidak terkontrol

Mulai mengantuk

Pernafasan cepat, nadi mungkin sudah


mulai melambat
Hipotermia Sedang 30–34 °C
Terjadi penurunan konsumsi oksigen
Hiporefleks
Hipoventilasi
penurunan aliran darah ke ginjal
kesadaran pasien bisa menjadi stupor
risiko timbul aritmia.
Hipotermia Berat <30 °C
•Menggigil terhenti
•Terjadi penurunan kesadaran, bisa koma
•Fungsi jantung mulai tertekan, jantung melambat,
nadi lemah
•Pernafasan melambat

KEMATIAN
PENANGANAN
Proteksi diri, korban, dan lingkungan

Selalu A-B-C terlebih dahulu

Buka semua pakaian yang basah

Hangatkan penderita dengan selimut tebal

Bila sadar : berikan minuman yang hangat.

Rujuk penderita ke RS.


TERIMA KASIH