Anda di halaman 1dari 15

KOMUNIKASI &

TRANSMISI DATA
Jarkom Dasar – Week 10

Aisyatul Karima, 2012


OUTLINE
 Terminologi Komunikasi Data
 Sinyal Analog & Digital
 Transmisi Data
 Gangguan Transmisi
TERMINOLOGI KOMDAT

Transmisi data terjadi antara transmitter & receiver


melalui beberapa media transmisi.

Media transmisi :
 Guided :
 gelombang dikendalikan dengan jalur fisik : twisted pair, coaxial, fiber optic
 Unguided :
 Gelombang elektromagnetik : perambatan (propagation) udara & laut
TERMINOLOGI KOMDAT

 Tipe transmisi
 Simplex
 Half duplex
 Full duplex

 Frekuensi :
 Sinyal merupakan suatu fungsi waktu
 Sinyal juga dapat diekspresikan sebagai suatu frekuensi
 Siyal terdiri dari komponen frekuensi yang berbeda.
SINYAL ANALOG & DIGITAL

 Data analog :
 Menerima nilai yang terulang secara terus menerus & kontinyu dalam
beberapa interval
 Contoh :
 audio (bentuk gelombang suara akustik ),
 video

 Data digital :
 Contoh :
 Teks / karakter-karakter

 Sistem dirancang untuk data biner. Jadi sejumlah kode direncanakan dengan
cara dimana karakter diwakili oleh sederatan bit.
SINYAL ANALOG & DIGITAL
 Dalam sistem komunikasi, data yang disebarkan dari satu titik ke titik
lainnya melalui sebuat alat sinyal-sinyal elektris. Sinyal terbagi 2 :

 Sinyal analog
 Aneka ragam gelombang elektromagnetik yang berlangsung terus menerus yang
kemungkinan disebabkan lewat berbagai macam media tergantung pada spektrum.
 Contoh : media kabel (wire) , fiber optik dll

 Sinyal digital
 Suatu rangkaian voltase pulsa yang bisa ditransmisikan melalui sebuah media kabel
 Contoh : suatu level voltase positif konstan ditunjukkan sebagai biner1 sedangkan
level voltase negatif konstan dengan biner 0.
 Misal, akustik data (suara)  sinyal elektromagnetik transimisi via telepon
TRANSMISI DATA ANALOG & DIGITAL
 Baik sinyal analog maupun digital dapat ditransmisikan melalui media
transmisi yang sesuai. Caranya sinyal ini diperlakukan sebagai fungsi
sistem transmisi
TRANSMISI DATA ANALOG & DIGITAL
 Tabel transmisi analog dan digital
TRANSMISI DATA ANALOG & DIGITAL
 Tabel (con’t)
TRANSMISI DATA ANALOG & DIGITAL

 Transmisi digital berkaitan dengan muatan sinyal, suatu sinyal


digital dapat ditransmisikan hanya pada jarak tertentu
sebelum ada gangguan transmisi.

 Alasan penggunaan transmisi digital :


 Teknologi digital yang hemat biaya
 Integritas data : repeater, lebih kuat dibanding amplifier
 Penggunaan kapasitas : hemat bandwidth
 Security :teknik enkripsi
 Integrasi : integrasi berbagai macam data suara, video dan digital data
GANGGUAN TRANSMISI

 Dalam sistem komunikasi, sinyal yang diterima kemungkinan


berbeda dengan sinyal yang ditransmisikan dikarenakan adanya
berbagai macam gangguan transmisi.

 Bagi analog sinyal, gangguan dapat menurunkan kulaitas sinyal

 Sedangkan bagi digital sinyal, akan memunculkan bit error, biner


1 diubah menjadi biner 0, ataupun sebaliknya.
GANGGUAN TRANSMISI
Jenis gangguan transmisi :
 1. Atenuasi & distorsi atenuasi
Atenuasi membawakan 3 pertimbangan untuk membangun transmisi
 sinyal yang diterima harus kuat sehingga arus elektronik pada receiver bisa
mendeteksi sinyal
 sinyal harus mempertahankan level lebih tinggi dibanding derau yang
diterima
 atenuasi merupakan fungsi frekuensi yang meningkat

untuk beberapa frekuensi yang ain f, prosedurnya diulang dan atenuasi


relatif dalam desibelnya adalah :
GANGGUAN TRANSMISI
2. Distorsi tunda
 Merupakan sebuah fenomena khas pada media guided.
 Penyebab distorsi : kecepatan penyebaran sinyal melewati medium
guided berbeda dengan frekuensi
3. Derau
 Merupakan faktor utama yang membatasi permormance sistem
komunikasi
 Kategori derau :
 Derau suhu : gejolak thermal elektron yang muncul di semua perangkat
elektronik & media transmisiserta merupakan fungsi temperatur.
 Derau intermodulasi : terjadi bila terdapat sifat tidak linear pada
transmitter, receiver atau sistem transmisi penghalang
REFERENSI
 Stalling, William, 2001. Komunikasi Data dan Komputer Dasar-Dasar
Komunikasi Data. Salemba Teknika : Jakarta
TERIMA KASIH