Anda di halaman 1dari 15

KELOMPOK 1

NAMA NIM
1. CHIKA NURINTAN HANDAYANI 1861201876
2. FERI ANJASMARA 1761201239
3. ZAMAN 1761201030

PRODI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANGTAHUN 2018
JENIS JENIS PERUSAHAAN

• Dilihat dari bidang usaha yang digeluti dan yang dihasilkan, secara umum
perusahaan di bedakan menjadi 3, yaitu :

1. Perusahaan jasa
perusahaan yang produknya adalah yang bersifat nonfisik seperti perusahaan
transportasi, biro wisata, bioskop, konsultan, akuntan dan sebagainya.
2. Perusahaan dagang
yaitu perusahaan yang membeli barang dari perusahaan lain dan menjualnya
kepada pihak yang membutuhkan/konsumen, contoh,pasar swalayan (Hero,
Indomaret, Robinson dan lain sebagainya) distributor elektronik dan sebagainya.
3. Perusahaan manufaktur
yaitu perusahaan yang membeli bahan baku mengolahnya hingga menjadi barang
produksi jadi yang siap pakai, contoh, produsen mie instan mengolah tepung
terigu hingga menjadi mie instan serta produsen pakaian mengolah menjadi
kemeja.
MENJUAL BAHAN
MENJUAL PRODUK
PRODUSEN PERUSAHAAN
BAHAN BAKU MANUFAKTUR KONSUMEN
MEMBELI BAHAN MEMBELI PRODUK

3
Jadi perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang berfungsi sebagai jembatan antara
produsen bahan baku dan konsumen/pelanggan yang memerlukan barang jadi yang siap
digunakan. Perusahaan manufaktur membeli bajan baku dari produsen bahan baku atau
dari supplier bahan baku.

bahan baku tersebut lalu diolah oleh perusahaan sampai menjadi barang siap pakai. Untuk
mengolah bahan baku menjadi barang jadi, perusahaan menambahkan bahan baku
tambahan (bahan penolong) ke bahan baku tersebut. Dan untuk mengolah bahan baku
menjadi barang yang memilimi nilai tambah dibutuhkan bantuan tenaga kerja yang secara
langsung terlibat dalam proses produksi.

Dilihat dari kompleksitas struktur biaya dan produksinya, perusahaan


manufaktur merupakan perusahaan yang secara umum lebih komplek struktur
biaya dan proses produksinya dibandingkan perusahaan dagang dan
perusahaan jasa.
JENIS PERSEDIAAN DI PERUSAHAAN
MANUFAKTUR
Karena perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang harus mengolah
bahan baku menjadi barang jadi yang siap pakai, maka persediaan dalan
perusahaan manufaktur berbeda dengan jenis persediaan dalam perusahaan
dagang. Persediaan dalam perusahaan manufaktur dibedakan menjadi:

1. Persediaan bahan baku, yaitu bahan dasar yang menjadi komponen


utama dari suatu produk, sebagai contoh. Kain adalah bahan baku dari
pakaian
2. Persediaan barang dalam proses, yaitu bahan baku yang telah diproses
untuk di ubah menjadi barang jadi tetapi sampai pada tanggal neraca
belum selesai proses produksinya, sebagi contoh. Pakaian yang belum ada
lengannya dalam industri garmen , meja tulis yang belum dihaluskan
dalam industri mebel.
3. Persediaan barang jadi, yaitu bahan baku yang telah di proses menjadi
produk jadi yang siap pakai dansiap dipasarkan seperti pakaian jadi, meja
tulis dan lain lain.
JENIS DAN PENGELOMPOKAN BIAYA
Jenis dan struktur biaya dalam perusahaan manufaktur memiliki perbedaan dengan
perusahaan jasa dan dagang. Biaya dalam perusahaan manufaktur dikelompokan
menjadi beberapa kelompok menurut spesifikasi kegunaannya,yaitu:

1. Biaya bahan baku, adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku yang
telah digunakan untuk menghasilkan suatu jadi tertentu. Sebagai contoh harga kain
per potong pakaian. Harga beli kayu per unit meja dan sebagainya.
2. Biaya tenaga kerja langsung, adalah biaya yang dikeluarkan untuk membayar
pekerjaan yang terlihat secara langsung dalam suatu produksi. Sebagi contoh upah
tukang jahit dalam perusahaan garmen, upah tukang kayu dalam perusahaan mebel
dan lain sebagainya.
3. Biaya overhead, adalah biaya – biaya selain bahan baku langsung dan biaya tenaga
kerja langsung tetapi tetap dibutuhkan dalam proses produksi, termsuk dalam
kelompok ini adalah.

1. Biaya bahan penolong


2. Biaya tenaga kerja penolong
3. Biaya pabrikase lain
4.Biaya pemasaran, digunakan untuk menampung keseluruhan biaya yang
dikeluarkan perusahaan ketika mendistribusikan barang dagangnya hingga sampai ke
tangan pelanggan. Biaya ini mencakup gaji wiraniaga, komisi wiraniaga, gaji karyawan
pemasaran, biaya iklan, biaya pengiriman dan lain lain.
5. Biaya administrasi dan umum, digunakan untuk menampung keseluruhan biaya
oprasional kantor. Biaya ini mencakup gaji direktur,gaji sekretaris, biaya listrik, biaya
telepon, biaya penyusutan bangunan dan lain – lain.
Biaya – biaya yang dimiliki perusahaan manufaktur tersebut tidak dapat digabungkan
menjadi satu kelompok biaya. Kelima jenis biaya tersebut dikelompokan lagi ke dalam
2 kelompok besar biaya. Pengelompokan tersebut digunakan untuk memilah
dengan jelas biaya – biaya yang terakumulasi dan membentuk suatu produk serta
biaya - biaya yang berkaitan dengan aktivitas operasi. Biaya – biaya tersebut
dikelompokan ke dalam dua kelompok besar, yaitu:

A.Biaya Produksi
1.biaya bahan baku langsung
2. biaya tenaga kerja langsung
3. biaya overhead

B.Biaya Operasi
1. biaya pemasaran
2. biaya administrasi dan Umum
ARUS BIAYA
Gabungan dari biaya bahan baku biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead akan
membentuk biaya produksi. Jika ketiga koponen biaya tersebut masing – masing belum
mencakup 100% dari kebutuhan biaya produksi per unit output, maka gabungan
ketiganya membentuk persediaan barang dalam proses. Jika gabungan ketiga komponen
biaya tersebut masing – masing telah mencapai 100% , maka akan membentuk barang
jadi
BAHAN BAKU BARANG DALAM PROSES BARANG JADI

TENAGA KERJA

Itu berarti perbedaan antara barang jadi dan barang dalam proses terletak
OVERHEAD pada kandungan biaya pada setiap jenis persediaan tersebut. Di barang jadi
telah terkandung 100% komponen biaya yang dibutuhkan, sedangkan
kandungan biaya barang dalam proses kurang dari 100% dari keseluruhan
biaya yang di butuhkan.
PRILAKU BIAYA

1. Biaya variabele

2. Biaya tetap

3. Biaya semi variabel


Berdasarkan pengelompokan biaya tersebut, umumnya biaya –
biaya dalam perusahaan manufaktur dapat dikelompokan
dalam tabel berikut:

JENIS BIAYA PERILAKU BIAYA


BIAYA PRODUKSI
BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG VARIABEL
BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG VARIABEL
BIAYA OVERHEAD VARIABEL TETAP
BIAYA OPERASI
BIAYA PEMASARAN VARIABEL TETAP
BIAYA ADMINISTRASI & UMUM TETAP
TOTAL
ILUSTRASI
PT. Sumber Sedang adalah produsen kemeja pria yang berlokasi di bandung,
berkaitan dengan anggaran perusahaan umtuk tahun 2014, pada bulan Oktober 2013
bagian Akuntansi mengumpulkan data terkait dan diperlukan. Pada tahun 2014, perusahaan
berencana memproduksi 60.000 stel pakaian. Untuk menghasilkan satu stel pakaian
tersebut dibutuhkan kain panjang 2 meter. Diperkirakan harga kain yang menjadi bahan
baku pakaian tersebut sebesar Rp 10.000 per meter. Sedangkan upah yang dibayarkan
kepada tukang jahit sebesar Rp 5.000 per stel pakaian. Biaya overhead yang dibutuhkan
untuk volume produksi tersebut adalah Rp 400.000.000. diperkirakan sebesar 40% dari
biaya overhead merupakan biaya variabel dan sisanya merupakan biaya tetap. Biaya
pemasaran yang dianggarkan adalah Rp 600.000.000, di mana sebesar 20% diperkirakan
merupakan biaya variabel dan sisanya merupakan biaya tetap. Sedangkan biaya administasi
dan umum yang dianggarkan adalah Rp 300.000.000. yang semuanya merupakan biaya
tetap.
berdasarkan data tersebut dapat diketahui besarnya biaya variabel dan biaya tetap
yang dianggarkan PT. Sumber Sedang untuk tahun 2014.

•Biaya bahan baku =60.000 stel X 2m X Rp10.000 = Rp1.200.000.00


•Biaya tenaga kerja langsung =60.000 stel X Rp5.000 =Rp300.000.000
JENIS BIAYA PERILAKU BIAYA

BIAYA PRODUKSI

BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG 1.200.000.000


BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG 300.000.000
BIAYA OVERHEAD 160.000.000 240.000.000
BIAYA OPERASI
BIAYA PEMASARAN 120.000.000 480.000.000
BIAYA ADMINISTRASI & UMUM 300.000.000
TOTAL 1.780.000.000 1.020.000.000

Dari rincian biaya yang dianggarkan PT. Sumber Sandang, diketahui


bahwa jumlah biaya variabel yang dianggarkan adalah Rp
1.780.000.000 dan biaya tetap total yang dianggarkan adalah
Rp1.020.000.000. Itu berarti sekitar 63,5% dari total biaya sebesar
Rp2.800.000.000 merupakan biaya variabel dan sisanya merupakan
biaya tetap.
JENIS BIAYA PERILAKU BIAYA
BIAYA PRODUKSI
BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG VARIABEL
BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG VARIABEL
BIAYA OVERHEAD VARIABEL TETAP
BIAYA OPERASI
BIAYA PEMASARAN VARIABEL TETAP
BIAYA ADMINISTRASI & UMUM TETAP
TOTAL

JENIS BIAYA PERILAKU BIAYA

BIAYA PRODUKSI

BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG 1.200.000.000


BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG 300.000.000
BIAYA OVERHEAD 160.000.000 240.000.000
BIAYA OPERASI
BIAYA PEMASARAN 120.000.000 480.000.000
BIAYA ADMINISTRASI & UMUM 300.000.000
TOTAL 1.780.000.000 1.020.000.000
TERIMAKASIH