Anda di halaman 1dari 13

Syahril Ali - PPAk FEUA 1

PENILAIAN RISIKO
SALAH SAJI MATERIAL

Syahril Ali
Departemen Akuntansi
Fakultas Ekonomi Universitas Andalas

20/09/2019
Risiko Salah Saji Material
2

 Risiko kesalahan penyajian material (KPM) merupakan


kesalahan penyajian dalam laporan keuangan (baik
satu akun atau beberapa akun, termasuk kesalahan
pengungkapan) sehingga keputusan yang diambil
pengguna laporan akan berbeda dengan seandainya
tidak terdapat KPM .
 ISA 315.5 berbunyi:
Auditor wajib melakukan prosedur penilaian risiko untuk
mengindentifikasi dan menilai KPM pada tingkat
laporan keuangan dan pada tingkat asersi (pada
tingkat akun, disclosures). Prosedur penilaian risiko itu
sendiri tidak memberikan bukti audit yang cukup dan
tepat sebagai dasar pemberian opini audit.
Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019
Tujuan penilaian risiko
3

 Penilaian risiko yang dimaksudkan disini mencakup


indentifikasi dan menilai risiko.
 Penilaian risiko bertujuan untuk menentukan ada
tidaknya risiko kesalahan penyajian material dalam
laporan keuangan, serta untuk tujuan menentukan
prosedur audit yang harus dilakukan, dan/atau
untuk tujuan menerima, menolak atau menerima
klien.

Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019


Tujuang penilaian risiko
4

 Tujuan penilaian risiko kesalahan penyajian material


dapat dicapai melalui:
- pemahaman terhadap entitas dan lingkungannya
- pemahaman terhadap pengendalian internal

 Pemahaman tersebut harus bersifat dinamis, misalnya


untuk klien berulang, pemahaman atas klien tersebut
harus diperbaharui dengan melakukan penilaian risiko
sebelum keputusan melanjutkan atau tidak melanjutkan.
-

Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019


Penilaian Risiko
5

 Auditor berkewajiban melaksanakan prosedur


penilaian risiko dan kegiatan terkait untuk
memperoleh pemahaman mengenai entitas dan
lingkungannya, termasuk pengendalian internal
sesuai dengan ketentuan ISA 315 (ISA 240.16).
 Auditor wajib melaksanakan prosedur untuk
memperoleh informasi yang akan digunakan untuk
mengidentifikasi risiko kesalahan penayajian
material karena kecurangan.

Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019


Prosedur Penilaian Risiko (ISA 315.6)
6

a. Menanyakan kepada manajemen atau pihak lain


dalam entitas yang menurut auditor mungkin
memiliki informasi dan dapat membantu
mengindentifikasi KPM, baik yang disebabkan
oleh kesalahan maupun kecurangan.
b. Melakukan prosedur analitik,
c. Melakukan pengamatan dan inspeksi.

Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019


Menanyakan kepada Manajemen dan
7
Pihak lain di dalam Entitas
ISA 240.17 menyatakan auditor wajib menanyakan
kepada manajemen tentang:
a. Penilaian oleh manajemen mengenai risiko KPM dalam
laporan keuangan karena kecurangan, termasuk
tentang sifat, luas dan berapa sering penilaian
tersebut dilakukan;
b. Proses yang dilakukan manajemen untuk
mengidentifikasi dan menanggapi risiko kecurangan,
termasuk risiko kecurangan yang diidentifikasi oleh
manajemen atau yang dilaporkan kepada
manajemen, atau risiko kecurangan mungkin terjadi
dalam jenis transaksi, saldo akun atau pengungkapan.

Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019


Menanyakan kepada Manajemen dan
8
Pihak lain di dalam Entitas
c. Komunikasi manajemen dengan TCWG mengenai
proses yang dilakukan manajemen dalam
mengidentifikasi dan menanggapi risiko
kecurangan,
d. Komunikasi manajemen dengan karyawan, jika
ada, tentang pandangan manajemen mengenaik
praktik-praktik bisnis dan perilaku etis.

Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019


Menanyakan kepada Manajemen dan
9
Pihak lain di dalam Entitas
e. ISA 240.18, menyatakan:
Auditor wajib menanyakan kepada manajemen dan
pihak lain dalam entitas, jika perlu, untuk menentukan
apakah mereka mengetahui kecurangan yang terjadi,
atau yang disangkakan terjadi, atau yang dituduhkan,
yang mempunyai dampak pada entitas.
f. ISA 240.21 juga menyatakan:
pertanyaan yang sama juga diajukan kepada TCWG
untuk memperkuat tanggapan atas pertanyaan yang
diajukan kepada manajemen (ISA 240.18)
Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019
Prosedur Analitik
10

 Prosedur analitik membantu mengidentifikasi hal-hal


yang mempunyai implikasi terhadap laporan keuangan
dan audit. Misalnya, segala sesuatu yang bersifat luar
biasa seperti transaksi yang tidak biasa, angka-angka
yang terlalu tinggi, rasio-rasio yang melenceng, dsb.
 Prosedur analitik tidak terlalu detail dan tidak rumit,
dan umumnya menggunakan data agregatif. Ini berarti
bahwa hasil prosedur analitik hanya memberi indikasi
awal yang sangat luas/umum mengenai terjadinya
salah saji material di dalam laporan keuangan.

Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019


Observasi dan Inspeksi
11

Observasi dan inspeksi mempunyai dua fungsi:


 Mendukung prosedur bertanya yang dilakukan kepada
manajemen dan pihak lain dalam entitas. Misalnya
dalam wawancara dengan manajemen didapatkan
informasi bahwa barang sering rusak diperjalanan,
kondisi ini dapat dibuktikan dari observasi.
 Menyediakan informasi tambahan mengenai entitas
dan lingkungannya, yang mungkin tidak teridentifikasi
sebelumnya, yang berdampak pada RSSM. Misalnya
ditemukan kecenderungan pengiriman barang ke
pelanggan lebih banyak pada hari-hari terakhir bulan
Desember untuk meningkatkan penjualan.

Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019


Observasi dan Inspeksi
12

PROSEDUR POTENSI PENERAPANNYA


Observasi Pertimbangkan untuk mengamati (observasi):
- Bagaimana entitas beroperasi dan dikelola,
- Bangunan, pabrik, mesin dan fasilitas lain yang digunakan dan
dimiliki entitas,
- Gaya kepemimpinan manajemen, dan sikap terhadap pengendalian
internal,
- Pelaksanaan berbagai prosedur pengendalian internal, dan
- Kepatuhan terhadap kebijakan utama.
Inspeksi Pertimbangan untuk menginspeksi dokumen-dokumen:
- Rencana bisnis, strategi dan proposal bisnis,
- Kajian industri dan laporan media mengenai entitas,
- Kontrak dan komitmen besar,
- Ketentuan perundang-undangan dan komunikasi dengan regulator,
- Komunikasi dengan pengacara,
- Kebijakan dan catatan akuntansi, manual pengendalian internal
- Laporan manajemen, dan laporan
Syahril keuangan,
Ali - PPAk serta risalah rapat mjn
FEUA 20/09/2019
13

Terima Kasih

Syahril Ali - PPAk FEUA 20/09/2019