Anda di halaman 1dari 24

BAHASA INDONESIA

KELAS IV
TEMA 1
INDAHNYA KEBERSAMAAN
Gagasan pokok dan
pendukung
 Setiap bacaan biasanya terdiri atas beberapa paragraf.
 Setiap paragraf memiliki gagasan pokok yang diperkuat oleh
gagasan pendukung
 Gagasan pokok adalah ide utama yang dibahas dalam suatu
bacaan, bisa berupa kalimat inti atau pokok paragraf.
 Gagasan pokok dapat disampaikan melalui tersurat dan tersirat.
 Secara tersurat, gagasan pokok dapat ditemukan pada kalimat
utama yang terletak diawal, diakhir, atau diawal dan diakhir
paragraf.
 Secara tersirat, gagasan pokok dapat ditemukan dengan cara
membaca seluruh kalimat pada paragraf.
Gagasan pendukung

 Uraian atau tambahan informasi untuk gagasan


pokok
Berikut langkah-langkah menentukan
gagasan pokok setiap paragraf
• Bacalah paragraf dengan cermat
• Cermati kalimat pertama hingga terakhir pada
setiap paragraf.
• Temukan kalimat utama dan kalimat penjelas
dalam suatu paragraf.
Contoh gagasan pokok yang terletak
diawal paragraf/ kalimat pertama
Contoh gagasan poko yang terletak di
akhir paragraf/ kalimat terakhir
Contoh gagasan pokok yang terletak
diawal dan akhir paragraf
Contoh gagasan pokok yang terletak
diseluruh paragraf
Cara membuat ringkasan teks tertulis
1. Membaca naskah asli
2. Mencatat gagasan utama
3. Gunakan kaliamat baru
4. Ketentuan tambahan
1. Membaca naskah asli

• Baca naskah asli sekali atau dua kali, kalau


perlu berulang kali.
• Mengetahui kesan umum (inti) dari tulisan.
• Mengetahui maksud dan sudut pandangan
penulis naskah asli.
2. Mencatat gagasan utama
• Baca tulisan bagian demi bagian sambil
mencatat gagasan pokok.
• Gagasan pokok yang telah dicatat digunakan
untuk menyusun ringkasan.
3. Gunakan kalimat baru

 Gunakan kesan umum (inti) untuk membuat


ringkasan.
 Urutan isi disesuaikan dengan naskah asli.
 Kalimat dalam ringksan sebaiknya menggunakan
kalimat baru.
 Semua kalimat baru harus menggambarkan
tulisan asli.
4. Ketentuan tambahan
• Susun ringkasan dalam kalimat tunggal.
• Ringkas kalimat menjadi frasa, frasa menjadi
kata.
Cara membuat ringkasan teks lisan
• Mendengarkan teks yang dibacakan dengan
seksama.
• Menuliskan gagasan pokok dan gagasan
pendukung.
• Mengetahui kesan umum dari teks.
• Menuliskan kalimat baru berdasarkan kesan
umum dan gagasan pokok.
Kelebihan Model ARCS

 memberikan petunjuk, aktif dan memberi arahan


tentang apa yang harus dilakukan oleh siswa
 cara penyajian materi dengan model ARCS ini bukan
hanya dengan teori yang penerapannya kurang
menarik
 model motivasi yang diperkuat oleh rancangan
bentuk pembelajaran berpusat pada siswa
penerapan model ARCS meningkatkan motivasi
untuk mengulang kembali materi lainnya yang
pada hakekatnya kurang menarik
penilaian menyeluruh terhadap kemampuan-
kemampuan yang lebih dari karakteristik siswa-
siswa agar strategi pembelajaran lebih efektif.
Tingkat keberhasilan model ARCS

• Subjek Penelitian : Siswa kelas VII


MTs Al- Wathoniyyah Bugen
Tlogosari Kecamatan Pedurungan
Kabupaten Semarang.
• Materi : keanekaragaman hayati
• Terbagi atas 2 siklus :
I : Metode Ceramah + ARCS
II : Metode Diskusi + ARCS
Tabel 1. Nilai Tes Hasil Belajar Peserta
didik ( ranah kognitif )
No. Jenis Penilaian Siklus I Siklus II

1. Nilai tertinggi 75 85

2. Nilai terendah 45 55

3. Nilai rata-rata 62,56 69,42

4. Presentase 63 % 86 %
ketuntasan belajar
kelas
Tabel 2. Nilai aktivitas peserta didik
dalam kegiatan pembelajaran
No Keaktifan Peserta Siklus I Siklus II
Didik
1 Mengajukan 37,78 % 60 %
pertanyaan
2 Menjawab 31,11 % 60 %
pertanyaan guru
3 Mengemukakan 48,89 % 64,44 %
pendapat

4 Membuat laporan 66,67 % 75,55 %


5 Mempresentasikan 62,22 % 93,33 %
hasil kegiatan
Rata-rata 49,33 % 70,66 %
Perbedaan model pembelajaran ARCS
dengan model yang lain:
Model CTL ARCS

•Menekankan pada keterkaitan Menekankan 4 komponen


antara materi yang diajarkan utama, salah satunya
dengan situasi dunia nyata satisfication (kepuasan) dan
siswa Confident (percaya diri)
peserta didik .
• Kekurangan model ini yaitu
tidak terbentuknya
kepercayaan diri dan kepuasan
pada peserta didik.
b. Model Picture and Picture
Model Picture and Picture ARCS

•Model ini menekankan kepada gambar • menekankan apersepsi pada


sebagai media penanaman suatu komponen atention (perhatian), selain
konsep pembelajaran yang itu media gambar kurang relevan
diekspresikan melalui gambar dan dengan keadaan yang sebenarnya. Hal
simbol ini akan menimbulkan masalah lain
pada siswa yaitu rasa ketidakpuasan
•gambar hanya menekankan persepsi
indera mata dan gambar yang terlalu
kecil kurang efektif dalam kegiatan
pengajaran
c. Model kooperatif
Model Kooperatif ARCS

• Model kooperatif menekankan siswa Menekankan 4 komponen


dituntut untuk
. aktif dalam belajar utama, salah satunya
melalui kegiatan kerjasama dalam
kelompok
satisfication (kepuasan) dan
attention (perhatian) peserta
• model kooperatif mempunyai didik . Sehingga akan
kekurangan pada sisi ketidakpuasan mempengaruhi motivasi dari
pada siswa karena didalam sebuah masing-masing peserta didik.
kelompok adanya perdebatan antar
sesama anggota. Selain itu, model
kooperatif dapat mempengaruhi
apersepsi masing-masing siswa.
KESIMPULAN
• Model ARCS dapat diterapkan dalam mata
pelajaran biologi karena dapat meningkatkan
perhatian dan memotivasi peserta didik yang
akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar
peserta didik melalui 4 komponen yaitu
Attention (perhatian), Relevance (relevan),
Confidence (percaya diri), Satisfaction
(kepuasan).