Anda di halaman 1dari 48

PENELITIAN

DI BIDANG KESEHATAN

Hibsah Ridwan
Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas dan
Kedokteran Keluarga (IK2K)
FKUMP
POHON ILMU
2

Imu Politik Sosiologi Antrropologi

Ilmu ekonomi

Ilmu-Ilmu sosial Filsafat

Hukum

Kesusasteraan
Fisika Kedokteran
Filsafat
Kimia Pengetahuan Budaya
Ilmu-ilmu Alamiah
Pengetahuan Agama

20/09/2019
KONSEP DASAR PENELITIAN
3

 Penelitian  pencarian teori, pengujian teori, atau pemecahan


masalahberarti bahwa masalah itu ada dan telah diketahui, oleh
karenanya memerlukan pemecahan.

 Kerlinger (1973) mendefiniskan penelitian ilmiah sebagai penelitian


yang sistematis, terkontrol, empiris, dan penyelidikan kritis dari
proposisi-proposisi hipotesis tentang hubungan yang diperkirakan
antara gejala alam.
 Penelitian disebut sistematis karena mengikuti langkah-langkah
mulai dengan identifikasi masalah, menghubungkan masalah dengan
teori, mengumpulkan data, analisis dan interpretasi data, menarik
kesimpulan dan menggabungkan kesimpulan dalam khasanah
pengetahuan.

20/09/2019
4

Penelitian kesehatan/kedokteran adalah penelitian yang


diterapkan dalam bidang
kesehatan/kedokteranSehingga prinsip prinsip dan sistem
yang berlaku tidak jauh berbeda dengan penelitian di
bidang lainnya.Perbedaannya hanya pada area
penelitian dengan pendekatan teori yang bersumber dari
keilmuan kesehatan.
Salah satu yang membedakan dengan penelitian
kesehatan adalah obyek penelitian yang berupa manusia ,
baik secara individual maupun kelompok ( komunitas )
sehingga etika dan norma harus diperhatikan, karena
manusia terlibat langsung baik sebagai obyek maupun
subyek penelitian.

20/09/2019
RESEARCH MODEL
5

Theory concept

Explain Identify Classify

Problems Hypothesis Variables


Predict Operational Def

Findings Construct
Choice
Accept Reject

Instrument Design
Report

Apply Draw
Write
Sample

Discuss Organize present


Findings Results Data
20/09/2019
Interpret Compute Analysis
STATISTIC

6
Public
Health/Comm
MANAGEMENT unity Medicine HUMANITIES

Basic SSta Clinical


Medical Science
Science
ECONOMICS BIOETHICS

HEALTH SCIENCE

BIOMOLLECULAR
MEDICAL STATISTIC EPIDEMIOLOGY
HEALTH ANTROPH
CLINICAL EPIDEMIOLOGY HEALTH MANAGEMENT
MEDICAL ETHICS
OCIAL MEDICINE HUMAN REPRODUCTIVE
HEALTH
MEDICAL ECONOMIC HOSPITAL MANAGEMENT
MEDICAL ANTROPOLOGY 20/09/2019
CLINICAL NUTRICIOUS
ETC
MENGGALI PERMASALAHAN
7

 Dalam penelitian kesehatanpun selalu diawali dengan masalah


kesehatan yang harus dipecahkan. Penelitian Kesehatan ini
diharapkan mampu memberikan manfaat bagi perbaikan dan
pengembangan program kesehatan untuk mencapai status
kesehatan yang optimal.
 Masalah kesenjangan antara harapan dengan realita.
Masalah sebaiknya hanya terbatas untuk dilakukan
pemecahan masalah

20/09/2019
8

 Pada umumnya keadaan berikut bisa dijadikan masalah (Mc


Guigan, 1978) :
1. Bila ada informasi yang mengakibatkan munculnya
kesenjangan dalam pengetahuan kita.
2. Bila ada hasil-hasil yang bertentangan
3. Bila ada suatu kenyataan dan kita bermaksud
menjelaskan melalui penelitian

20/09/2019
9

 Karakteristik Masalah yang Baik


1. Masalah yang diambil benar-benar menarik
2. Pemecahan masalah harus bermanfaat bagi orang-orang
yang berkepentingan di dalam bidangnya
3. Masalah tersebut merupakan sesuatu yang baru
4. Masalah yang baik mengundang rancangan yang lebih
komplek
5. Masalah tersebut dapat diselesaikan dalam suatu
penelitian sesuai dengan waktu yang diinginkan
6. Masalah tidak bertentangan dengan moral

20/09/2019
10

 Cara mendapatkan suatu masalah :


1. Banyak melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan &
fenomena kesehatan dengan cermat dan jeli
2. Membangun sikap kritis dan skeptis yang sehat sehingga
selalu mengajukan pertanyaan mengapa, kenapa, apa
sebabnya, dan sebagainya
3. Membaca publikasi ilmiah dibidang kesehatan baik jurnal,
laporan berkala yang terbitan atau di internet
4. Memaparkan diri pada stimulasi dan iklim ilmiah misalnya
hadir dalam diskusi, sarasehan kesehatan

20/09/2019
11

 Langkah-langkah untuk Identifikasi Masalah :


1. Memilih tema berdasarkan pengamatan selama ini, dalam pemilihan tema ini
diperlukan kepekaan serta dipikirkan implikasinya terhadap pengembangan
dan perbaikan di bidang kesehatan.
2. Didalam memilih tema pertimbangkanlah minat, kapasitas, ketersediaan
waktu, tenaga dan dana
3. Menyempatkan diri mengamat secara langsung untuk mengamati dan
mempelajari masalah yang mungkin akan menjadi tema
4. Gunakan metode kuantitif sederhana misalnya kuesioner tertutup sederhana
atau metode kualitatif misalnya Wawancara, FGD, dan Observasi.
5. Pelajari literature yang berhubungan denga tema tersebut atau bacaan-
bacaan yang mendukung ( majalah atau koran )
6. Diskusi dengan teman sejawat ataupun orang-orang yang berhubungan
dengan tema masalah tersebut
7. Diseminarkan dengan teman sejawat untuk umpan balik atau penetapan
masalah dan perencanaan penelitiannya

20/09/2019
12

Masalah cukup bermakna atau signifikan :

1. Bila ada waktu tertentu (kejadian atau fenomena terjadi dalam batas waktu
tertentu)
2. Berhubungan dengan masalah yang praktis
3. Berhubungan dengan populasi yang secara luas
4. Dapat mengisi kesenjangan yang terjadi sehingga menjawab atau
memecahkan persoalan yang ada
5. Dapat digeneralisasikan dan dimanfaatkan hasilnya
6. Mempertajam definisi suatu konsep atau hubungan
7. Mempunyai banyak implikasi pada masalah praktis yang luas
8. Dapat memberikan kreasi untuk menyusun instrumen untuk observasi dan
analisis
9. Memberikan kesempatan untuk pengumpulan data memberikan kemungkinan
untuk eksplorasi

20/09/2019
13

Rumusan masalah yang baik sebaiknya ditulis dengan :


1. Kata-kata sederhana, jelas , konkrit dan lugas
2. Mengungkapkan kedudukan masalah dan kaitan
dengan teori
3. Mengungkapkan kekhususan masalah disbanding
denga teori yang ada
4. Mengungkapkan hubungan fungsional antara
variable-variabel yang terdapat didalam masalah
5. Menggambarkan latar belakang penelitian, teori
yang mendasari dan asuimsi yang melatarbelakangi
analisis masalah

20/09/2019
14

TEORI DAN FAKTA


HARAPAN
EMPIRIS

MASALAH

PERUMUSAN MASALAH

KERANGKA TEORI & KONSEP

HIPOTESIS

METODE PENELITIAN

GENERALISASI HASIL/KESIMPULAN 20/09/2019


PENEMUAN MASALAH :
15

1. Pengalaman dan pengamatan


2. Kepustakaan
3. Mata kuliah yang pernah diikuti
4. Jurnal, buku, majalah dan abstrak penelitian
5. Skripsi, tesis dan disertasi
6. Dosen, praktisi atau teman-teman sejawat

20/09/2019
16

 Contoh rumusan masalah :


“Apakah ada perbedaan antara siswa SMTA se-
Palembang yang merokok dan yang tidak merokok
dalam prestasi akademiknya pada tahun 2013”

20/09/2019
SUMBER MASALAH :
17

1. Perilaku masyarakat :
Pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang
Pengetahuan masyarakat tentang HIV
Pengetahuan masyarakat tentang pentingnya
pengelolaan sampah
Pengetahuan masyarakat tentang Immunisasi
dll

20/09/2019
18

2. Lingkungan :
Kondisi perumahan
Kondisi lingkungan kerja dan alat kerja
Kebersihan lingkungan dan persampahan
Manajemen lingkungan perkotaan
Pencemaran lingkungan
Kesehatan veteriner
dll

20/09/2019
19

3. Sarana kesehatan :
Kebijakan dan program kesehatan
Manajemen sarana kesehatan
Konsumen kesehatan
Pelayanan kesehatan
Metode dan teknologi kesehatan
Institusi pendukung dalam sistem kesehatan
dll

20/09/2019
20

4. Genetika :
Teknologi rekayasa genetika
Aspek etik dan hukum genetika kesehatan
Faktor genetika dalam perkembangan penyakit

20/09/2019
METODE PENELITIAN
21

 Metode penelitian merupakan cara ilmiah yang


digunakan untuk mendapatkan data dengan tujuan
tertentu.
 Cara ilmiah berarti kegiatan itu dilandasi oleh
metode keilmuan.

20/09/2019
PENULISAN JUDUL PENELITIAN
22

Penulisan judul untuk menggambarkan seluruh kegiatan


penelitian, umumnya rumusan masalah dan judul penelitian
hampir sama
Fungsi judul :
1. Merupakan format kesimpulan (summary form)
2. Merupakan kerangka referensi (frame of reference)
3. Milik peneliti  dapat di klaim
4. Sebagai referensi.

20/09/2019
JENIS PENELITIAN
23

1. Menurut Penggunaannya
2. Menurut Metodenya
3. Menurut Sifat Permasalahannya
4. Menurut Bidang Ilmu

20/09/2019
Menurut Penggunaannya
24

 Penelitian dasar atau penelitian murni ( pure


research ).
 Penelitian terapan ( applied reaserch )

20/09/2019
Menurut Penggunaannya
25

1. Penelitian dasar atau penelitian murni ( pure


research ) adalah setiap penelitian yang bertujuan
untuk meningkatkan pengetahuan ilmiah atau untuk
menemukan bidang penelitian baru tanpa suatu
tujuan praktis tertentu. Artinya kegunaan hasil
penelitian itu tidak segera dipakai namun dalam
waktu jangka panjang juga akan terpakai.
2. Penelitian terapan ( applied research )

20/09/2019
Menurut Penggunaannya
26

– setiap penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan


pengetahuan ilmiah dengan suatu tujuan praktis. Berarti
hasilnya diharapkan segera dapat dipakai untuk
keperluan praktis. Misalnya penelitian untuk menunjang
kegiatan pembangunan yang sedang berjalan,
penelitian untuk melandasi kebijakan pengambilan
keputusan atau administrator.
– Dilihat dari segi tujuannya, penelitian terapan
berkepentingan dengan penemuan-penemuan yang
berkenan dengan aplikasi dan sesuatu konsep-konsep
teoritis tertentu.

20/09/2019
Menurut Metodenya
27

1. Penelitian Historis
2. Penelitian Filosofis
3. Penelitian Observasional
4. Penelitian Ekspremental

20/09/2019
Penelitian Historis
28

• Penelitian ditujukan kepada rekonstruksi masa lampau


sistematis dan objektif memahami peristiwa-peristiwa masa
lampau itu.
• Data yang dikumpulkan pada penelitian ini sukar
dikendalikan. Maka tingkat kepastian pemecahan
permasalahan dengan metode ini adalah paling rendah.
• Data yang dikumpulkan biasanya hasil pengamatan orang
lain seperti surat-surat arsip atau dokumen-dokumen masa
lalu. Penelitian seperti ini jika ditujukan kepada kehidupan
pribadi seseorang, maka penelitian disebut penelitian
biografis.

20/09/2019
Penelitian Ekspremental
29

• penelitian yang dilakukan dengan menciptakan


fenomena pada kondisi terkendali. Penelitian ini
bertujuan untuk menemukan hubungan sebab-akibat
dan pengaruh faktor-faktor pada kondisi tertentu.
• Dalam bentuk yang paling sederhana, pendekatan
eksperimental ini berusaha untuk menjelaskan,
mengendalikan dan meramalkan fenomena seteliti
mungkin. Dalam penelitian eksperimental banyak
digunakan model kuantitatif.

20/09/2019
Menurut Sifat Permasalahannya
30

1. Penelitian Historis
2. Penelitian Deskriptif
3. Penelitian Perkembangan
4. Penelitian kasus dan Penelitian lapangan
5. Penelitian Korelasional
6. Penelitian Kausal-Komparatif
7. Penelitian Ekspremental
8. Penelitian Tindakan

20/09/2019
Penelitian Deskriptif
31

• Penelitian deskripsi berusaha memberikan dengan


sistematis dan cermat fakta-fakta aktual dan sifat
populasi tertentu.
• Misalnya: penelitian yang dilakukan mahasiswa
untuk menyusun tesis memperoleh gelar sarjana
kependidikan di IKIP, biasanya adalah penelitian
deskriptif, seperti penelitian mengenai kemunduran
prestasi belajar siswa, kemunduran rasa tanggung
jawab.

20/09/2019
Penelitian Perkembangan
32

• Penelitian perkembangan menyelidiki pola dan proses


pertumbuhan atau perubahan sebagai fungsi dari
waktu.
• Kekhususan:
– Memusatkan perhatian pada ubahan-ubahan dan
perkembangannya selama jangka waktu tertentu. Meneliti
pola-pola pertumbuhan, laju, arah, dan urutan
perkembangan dalam beberapa fase.
– Penelitian ini umumnya memakai waktu yang panjang atau
bersifat longitudinal. Dan biasa dilakukan oleh peneliti ahli
dengan fasilitas cukup.

20/09/2019
Penelitian kasus dan Penelitian
33
lapangan
• Penelitian kasus memusatkan perhatian pada suatu kasus
secara intensif dan terperinci mengenai latar belakang
keadaan sekarang yang dipermasalahkan.
• kekhususan
– Subjek yang diteliti terdiri dari suatu kesatuan ( unit ) secara
mendalam, sehingga hasilnya merupakan gambaran lengkap
atau kasus pada unit itu. Kasus bisa terbatas pada satu orang
saja, satu keluarga, satu daerah, satu peristiwa atau suatu
kelompok terbatas lain.
– Selain penelitian hanya pada suatu unit, ubahan-ubahan yang
diteliti juga terbatas, dari ubahan-ubahan dan kondisi-kondisi
yang lebih besar jumlahnya, yang terpusat pada spek yang
menjadi kasus. Biasanya penelitian ini dengan cara longitudinal.

20/09/2019
Penelitian Korelasional
34

 Penelitian korelasional bertujuan melihat hubungan


antara dua gejala atau lebih.misalnya, apakah
ada hubungan antara status sosial orang tua siswa
dengan prestasi anak mereka.

20/09/2019
Penelitian Kausal-Komparatif
35

• Penelitian untuk menyelidiki kemungkinan hubungan sebab


akibat antara faktor tertentu yang mungkin menjadi
penyebab gejala yang diselidiki.
• Misalnya : sikap santai siswa dalam kegiatan belajar
mungkin disebabkan banyaknya lulusan pendidikan tertentu
yang tidak mendapat lapangan kerja.
• Kekhususan
– Pengumpulan data mengenai gejala yang diduga mempunyai
hubungan sebab akibat itu dilakukan setelah peristiwa yang
dipermasalahkan itu telah terjadi ( penelitian bersifat ex post
facto ).
– Suatu gejala yang diamati, diusut kembali dari suatu faktor atau
beberapa faktor pada masa lampau.

20/09/2019
Penelitian Ekspremental
36

• Penelitian dengan melakuakn percobaan terhadap


kelompok-kelompok ekspremen. Kepada tiap kelompok
ekspremen dikenakan perlakuan-perlakuan tertentu dengan
kondisi-kondisi yang dapat dikontrol.
• Data sebagai hasil pengaruh perlakuan terhadap kelompok
ekspremen diukur secara kuantitatif kemudian
dibandingkan.
• Misalnya, hendak meneliti keefektifan metode-metode
mengajar. Penerapan tiap metode dicobakan terhadap
kelompok-kelompok coba. Pada akhir percobaan prestasi
belajar tiap kelompok dievaluasi.

20/09/2019
Penelitian Tindakan
37

• Penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan baru


untuk mengatasi kebutuhan dalam dunia kerja atau kebutuhan
praktis lain. Misalnya, meneliti keterampilan kerja yang sesuai bagi
siswa putus sekolah di suatu daerah.
• Penelitian pengembangan keterampilan mengisi program B
kurikulum SMA 1984.
• Kekhususan
– Dipersiapkan untuk kebutuhan praktis yang berkaitan dengan dunia
kerja.
– Penelitian didasarkan pada pengamatan aktual dan data tingkah laku.
Menyiapkan program kerja untuk pemecahan masalah.
– Bersifat fleksibel, dapat diadakan perubahan selama proses penelitian
bila dianggap penting untuk pembaruan ( inovasi ).

20/09/2019
Menurut Bidang Ilmu
38

 Ragam penelitian ditinjau dari bidangnya adalah:


penelitian pendidikan (lebih lanjut lagi pendidikan
guru, pendidikan ekonomi, pendidikan kesenian),
ketekhnikan, ruang angkasa, pertanian, perbankan,
kedokteran, keolahragaan, dan sebagainya.

20/09/2019
Penelitian rekayasa
39

• Penelitian rekayasa (termasuk penelitian perangkat lunak) adalah


penelitian yang menerapkan ilmu pengetahuan menjadi suatu rancangan
guna mendapatkan kinerja sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.
• Rancangan tersebut merupakan sintesis unsur-unsur rancangan yang
dipadukan dengan metode ilmiah menjadi suatu model yang memenuhi
spesifikasi tertentu.
• Penelitian diarahkan untuk membuktikan bahwa rancangan tersebut
memenuhi spesifikasi yang ditentukan. Penelitian berawal dari menentukan
spesifikasi rancangan yang memenuhi spesifikasi yang ditentukan, memilih
alternatif yang terbaik, dan membuktikan bahwa rancangan yang dipilih
dapat memenuhi persyaratan yang ditentukan secara efisiensi, efektif dan
dengan biaya yang murah.
• Penelitian perangkat lunak komputer dapat digolongkan dalam penelitian
rekayasa.

20/09/2019
40

DESAIN PENELITIAN

OBSERVASIONAL INTERVENSIONAL

1. Laporan kasus 1. Uji klinis


2. Seri kasus 2. Studi intervensi
3. Studi cross sectional
4. Studi kasus kontrol
5. Studi kohort

20/09/2019
LAHAN PENELITIAN KEDOKTERAN
DAN KESEHATAN
41

• Kedokteran Dasar
 Deskriptif, eksplorasi fenomena kedokteran tanpa
mencari hubungan antara variabel fenomena tsb
 Analitik, disamping tsb juga mencari hubungan
antara variabel
• Kedokteran Klinis
• Kedokteran Komunitas

20/09/2019
LAPORAN PENELITIAN
42

 Format laporan ilmiah


Ada berbagai macam format.
Hal yang perlu diperhatikan adalah:
1. Pembaca dapat memahami dengan jelas bahwa penelitian
telah dilakukan tujuan dan hasilnya.
2. Langkah – langkah medannya jelas , agar jika pembaca
tertarik dapat mengulang kembali.
 Pada dasarnya ada dua bentuk sistematika penulisan ilmiah
,yaitu penulisan proposal penelitian dan laporan hasil
penelitian . Pada umumnya sistematika penulisan proposal
penelitian dan penulisan laporan penelitian sebagai berikut
:
20/09/2019
43

 1. Bagian awal
 Halaman judul
 Halaman persetujuan dan pengesahan (pada laporan
penelitian ,sebelum halaman kata pengantar
dicantumkan intisari /abstrak)
 Halaman kata pengantar atau prakata
 Daftar isi
 Daftar tabel (jika ada)
 Daftar gambar (jika ada)
 Daftar lampiran (jika ada)
20/09/2019
44

2. Bagian Utama
 BAB I PENDAHULUAN
 Latar Belakang Masalah
 Rumusan masalah
 Tujuan penelitian
 Ruang lingkup
 Manfaat penelitian
 TINJAUAN PUSTAKA
 Landasan teori/ tinjauan teoretis
 Kerangak teori
 Kerangka konsep
 Hipotesis atau pertamyaan penelitian (jika ada hipotesis)
20/09/2019
45

 BAB III METODE PENELITIAN ATAU CARA PENELITIAN


 Jenis penelitian
 Populasi sample (untuk penelitian disertai unit penelitian )
 Variabel penelitian (untuk penelitian laboratorium / eksperimental, sebelum
variabel penelitian dicantumkan bahan dan alat)
 Definisi operasioanal variabel atau istilah –istilah lain yang digunakan
untuk memberi batasan operasional agar jelas yang dimahsud dalam
penelitian itu.
 Desain / rancangan penelitian ( tidak harus , kecuali pada penelitian
eksperimental)
 Lokasi dan waktu penelitian
 Teknik pengumplan data.
 Instrumen penelitian yang digunakan
 Pengolahan dan Analisis data
 Khusus laporan penelitian dilanjutkan dengan bab IV -VI berikut ini :
20/09/2019
46

 BAB IV – HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


 BAB V – KESIMPULAN DAN SARAN
 BAB VI – RINGKASAN

3. Bagian Akhir
 1. Daftar pustaka
 2. Lampiran – lampiran
Instrumen penelitian
Berbagai data sekunder yang diperlukan
Anggaran penelitian
Jadwal penelitian

20/09/2019
DAFTAR PUSTAKA
47

1. Kerlinger , F. N. ( 1986 ) Asas asas Penelitian


Behavioral ( terj ) Yogyakarta : Gagjah Mada
University Press
2. Consuello, G. S. dkk ( 1993 ) Pengantar Metode
Penelitian ( terj ) Jakarta : Penerbit Universitas
Indonesia
3. Bordens KS (1996 ) Research Design and Methods – A
Process Approach London : Mayfield Publishing
Company
4. Prabandari, Y.S ( 2001 ) Menggali Permasalahan (
makalah pelatihan )Yogyakarta : CEHP –BPK FK
Universitas Gadjah Mada

20/09/2019
48

20/09/2019