Anda di halaman 1dari 13

PD Operator D

Oleh :
Azirokh Nabila Zahra 40040118650054
Ektanisa Salsabila 40040118650085
PD Operator D
• Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk memperoleh solusi dari
persamaan diferensial, salah satu metode yang relatif mudah digunakan
untuk menggunalan operator diferensial, biasa disebut juga operator D.
Teknik yang digunakan dalam metode ini adalah yang tersedia diferensial
dengan alat operator yang diwakili dengan huruf D

• Perhatikan persamaan berikut


• Operator lengkap D (F (D)) ada beberapa sifat yang bisa digunakan,
antara lain:
Sifat 1
• Sifat 2
• Sifat 3

Contoh :
Solusi persamaan diferensial non-homogen
orde-kedua dengan operator D
• Secara umum bentuk persamaan diferensial linier non-homogen orde
kedua adalah

dimana a, b, dan e adalah konstanta. Solusi persamaan diferensial non-


homogen dapat dicari salah satunya dengan menggunakan operator D.
Dalam operasi pencarian solusi persamaan diferensial dengan
menggunakan operator D akan diperoleh dua macam solusi yaitu solusi
komplementer dan solusi partikuler.
• Solusi komplementer diperoleh dengan mengubah persamaan
diferensial non-homogen menjadi persaman diferensial homogen.

dan menyelesaikannya dengan menggunakan metode yang sama


dengan cara mencari solusi persamaan diferensial homogen.
Persamaan karakteristik dari persamaan (27) adalah

akar-akar persamaan karakteristik dapat diperoleh dengan cara yag


sama sub-bab 2, begitu pula solusi persamaan diferensialnya
• Solusi partikuler diperoleh dengan menggunakan persamaan
diferensial non-homogen apa adanya untuk kemudian diubah
menjadi fungsi operator D kemudian menyelesaikannya

• Solusi umum persamaan diferensial non-homogen adalah gabungan


antara solusi komplementer dan solusi partikuler.
Contoh soal 1
1. Faktorkan P(D) = D2 + D – 6. kemudian pecahkan P(D)y = 0!
Jawab:
• Solusi komplementer
D2 + D – 6 = 0
(D+3) (D – 2) = 0
D1 = –3 D2 = 2

yk = c1y1 + c2y2
yk = c1e-3x + c2e2x
Maka, masing-masing y1 = e-3x dan y2 = e2x merupakan suatu basis
bagi P(D)y = 0.
Contoh soal 2
1. Tentukan solusi umum persamaan differensial orde kedua
𝑑2 𝑦 𝑑𝑦 2𝑥
+ 5 + 6𝑦 = 20𝑒
𝑑𝑥 2 𝑑𝑥

Jawab:
(D2 + 5D + 6)y = 20𝑒 2𝑥
• Solusi komplementer
D2 + 5D + 6 = 0
(D+3) (D + 2) = 0
D1 = –3 D2 = – 2

yk = c1y1 + c2y2
yk = c1e-3x + c2e-2x
Contoh soal 2
• Solusi Partikuler
1
𝑦𝑝 = 2 20𝑒 2𝑥
𝐷 + 5𝐷 + 6
1
= 2 20𝑒 2𝑥
2 + 5(2) + 6
= 𝑒 2𝑥
• Solusi Umum
y = yk + yp
= c1e-3x + c2e-2x + e2x
Referensi
http://www.authorstream.com/Presentation/dhifaft-1773860-modul-pd-linier-orde/
https://paulusharsono.wordpress.com/2009/07/28/persamaan-diferensial/
http://share.its.ac.id/mod/page/view.php?id=1742
https://www.slideshare.net/dwiprananto/persamaan-diferensial-biasa2-49017030
http://kependidikan07.blogspot.com/2017/11/persamaan-diferensial-orde-2.html

E. Kreyszig, Advanced engineering mathematics, (John Willey & Sons, Inc., USA, 2011)