Anda di halaman 1dari 10

KEJANG

Yusi Rizky N
1610211051
Definisi
 Lonjakan tiba2 aktivitas listrik di otak yg
memengaruhi bagaimana seseorang utk merasakan
atau bertindak dalam tempo segera.
 Kejang adalah simptom dari gangguan yg
memengaruhi otak.
 Kejang pd epilepsi terkait dg adanya cedera otak
atau fx keturunan
Apa yg terjadi di otak pada saat
kejang?
 Saat sedang mengalami kejang, akan ada banyak
neuron yg menyala bersama-sama dalam cara yg
tak terkendali. Neuron tetangga yg tidak ikut ambil
bagian pun akan turut serta mendapat sinyal
sehingga akan timbul sebuah badai listrik kecil di
dalam otak
 Kejang terjadi ketika jika banyak sinyal neuron yg
sekaligus memancar dan tidak terkendali.
 Hal ini terjadi kibat kombinasi faktor2 yg
mengganggu cara kerja normal fx otak
Tahapan terjadinya kejang:

 Eksitasi dan inhibisi neuron menjadi tidak seimbang


(eksitasi >> or inhibisi <<)
 Sekelompok kecil neuron mulai mneirim sinyal scra
bersamaan’
 Neuron lain yg didekatnya atau yg ada diseluruh
otak juga mulai menembakkan sinyal scra
bersamaan karena adanya koneksi abnormal
antara neuron atau kel. Neuron (hypersynchrony)
Klasifikasi kejang
 Parsial
Parsial sederhana : <1 menit
Parsial kompleks : dimulai sbg parsial sederhana,
berkembang menjadi perubahan kesadaran. Berlangsung
1-3 menit
 Generalisata

Tonik-klonik
absence
moklonik
atonik
klonik
tonik
Patofisiologi
 Kejang terjadi akibat lepas muatan paroksismal yg
berlebihan dari suatu fokus kejang / dr jaringan
normal yg trgnggu akibat suatu keadaan patologik
(spt perubahan keseimbangan asam basa/
elektrolit.
 Aktivitas kejang bergantung pd lokasi lepas muatan
yg belebihan tsb .
 Ditingkat membran sel, fokus kejang mempunyai bbrp
fenomena biokimiawi :
 Instabilitas membran sel saraf  mdh mengalami
pengaktifan
 Neuron2 hipersensitif dg ambang utk melepaskan
muatan menurun & apbl terpicu akn melepaskan
muatan scra berlebihan
 Kelainan polarisasi  polarisasi berlebihan,
hipopolarisasi, selang waktu repolarisasi) yg
disebabkan oleh kelebihan asetilkolin / defisiensi GABA
 Ketidakseimbangan ion yg mengubah
keseimbangan asam basa/ elektrolit yg
menggangggu homeostatis kimiawi neuron shgg
trjdi kelainan pd depolarisasi neuron. Ggn
keseimbangan ini menyebabkan peningkatan
berlebihan neurotransmitter eksitatorik/ deplesi
neurotrasmitter inhibitorik
All about kejang
 Kejang dpt merupakan manifestasi dr suatu
penyakit mendasar  ggn metabolisme, infeksi
intrakranium, gejala putus obat, intoksikasi obat,
enselopati hipertensi.
 Kejang dapat terjadi sekali atau berulang
 Kejang spotan, rekuren, dan tdk disebabkan oleh
kelainan metabolisme dan terjadi bertahun2 
epilepsi
Efek fisiologik kejang
 Awal (<15 min)
Meningkatnya kecepatan denyut jantung, TD, kadar
glukosa, suhu, leukosit
 Lanjut ( 15-30min)

Menurunnya TD, gula darah, disritmia, edema paru


nonjantung
 Berkepanjangan (>1 jam)

Hipotensi disertai berkurangnya aliran darah serebrum


shgg trjd hipotensi serebrum.
Gangguan sawar darah otak yg menyebabkan edema
serebrum