Anda di halaman 1dari 13

GENETIKA

“REKOMBINASI”
OLEH KOLOMPOK 5
RENI
VENDA L KAIRUPAN
IRVANTI BATU BARA
TOAR RUNTURAMBI
• Rekombinasi genetik adalah proses pertukaran elemen genetik yang dapat terjadi antara
untaian DNA yang berlainan (interstrand), atau antara bagian-bagian gen yang terletak
dalam satu untaian DNA (intrastrand).

• Beberapa Fungsi Rekombinasi Genetik Adalah


 Memelihara Perbedaan Genetik,
 Sistem Perbaikan DNA Khusus,
 Regulasi Ekspresi Gen Tertentu,
 Dan Penyusunan Kembali Genetik Yang Diprogram Selama Perkembangan
• Secara garis besar ada tiga tipe rekombinasi genetik yang sudah banyak diketahui,
yaitu:
Rekombinasi Homolog
Rekombinasi homolog menyebabkan terjadinya pertukaran antarmolekul DNA yang
merupakan homologi urutan nukleotida cukup besar. Ciri khusus rekombinasi homolog
adalah bahwa proses tersebut dapat terjadi setiap titik di daerah homologi.
Rekombinasi Khusus
Berbeda dari proses rekombinasi homolog, rekombinasi khusus hanya terjadi pada
tempat khusus di dalam segmen molekul DNA. Pertukaran materi genetik dilakukan oleh
protein khusus yang mengkatalisis pemotongan dan penggabungan molekul DNA sekara
tepat pada tempat terjadinya rekombinasi.
• Rekombinasi khusus mempunyai beberapa tahap, yaitu:
proses rekombinasi terjadi di tempat khusus pada kedua fragmen DNA,
rekombinasi berlangsung timbal balik (reciprocal), artinya kedua hasil pertukaran genetik
tersebut dapat diperoleh kembali,
rekombinasi terjadi sekara konservatif, artinya proses pertukaran genetik tersebut
dilakukan melalui pemotongan dan penyambungan kembali bagian DNA yang
berekombinasi tanpa ada sintesis nukleotida baru, dan
bagian yang mengalami rekombinasi tersebut mempunyai homologi dalam hal urutan
nukleotida. Proses rekombinasi khusus dimulai dengan terjadinya pemotongan bagian
DNA yang akan berekombinasi pada daerah yang mempunyai homologi sehingga
dihasilkan ujung lekat (sticky end).
• Rekombinasi Meiotik
Rekombinasi meiotik adalah proses rekombinasi yang terjadi pada jasad eukaryotik pada
saat terjadi proses meiosis. Rekombinasi genetik yang terjadi pada bakteri dan kapang
dapat terjadi melalui proses berikut
Rekombinasi pada bakteri
• Transformasi, yaitu pemutusan fragmen kromosom maupun plasmid dari sel donor dan bergabung
dengan fragmen kromosom maupun plasmid dari sel penerima.
• Transduksi, yaitu pemindahan DNA dari satu bakteri ke bakteri lain melalui pertolongan virus yang
menginfeksi bakteri (bakteriofage) dan DNAnya terintegrasi dengan kromosom bakteri (fage
temperate).
• Lisogeni, yaitu bergabungnya DNA (pada jenis fage tertentu) ke dalam kromosom melingkar sel
inang secara kovalen.
• Konjugasi, yaitu pemindahan episoma (molekul DNA mirip plasmid) melalui factor F (fertilitas)
dari sel donor (F+) ke sel penerima (F-).
• Rekombinasi pada kapang
Siklus seksual, yaitu penggabungan nukleus yang terjadi setelah penggabungan hifa
membentuk heterokariotik, kemudian pada proses meiosis selanjutnya terjadi rekombinasi.
Siklus paraseksual yang terjadi pada kapang yang tidak mempunyai siklus seksual.
• DNA rekombinan (rDNA) adalah bentuk DNA buatan yang dibuat dengan
menggabungkan dua atau lebih sekuens yang tidak akan biasanya terjadi bersama-sama.
DNA rekombinan, atau lebih dikenal dengan istilah ‘kloning DNA’ Kloning pertama kali
dilakukan adalah domba Dolly di Skotlandia pada tahun 1997 yang menghasilkan domba
yang identik dengan induknya.

• Rekayasa genetika dapat diartikan memanipulasikan gen untuk mendapatkan jalur baru
dengan cara penyisipan bagian gen. Rekayasa genetika juga dinamakan “pencangkokan
gen” atau “DNA rekombinan”. Penelitian rekayasa telah dimulai awal tahun 1950-an,
oleh Dr. Paul Berg dan Stanford University of California (USA)
• Tahap-tahap pembuatan DNA rekombinan:
1. Pemilihan vektor
2. Pemotongan DNA target dan vektor
3. Penyisipan DNA target pada vektor
4. Transformasi
5. Seleksi hasil transformasi

Teknologi DNA rekombinan melibatkan bakteri atau virus sebagai perantara. Tahapannya
sebagai berikut
1. Mengisolasi DNA
2. Transplantasi Gen/ DNA
3. Memasukkan DNA ke dalam sel hidup
Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam rekayasa genetika secara
sederhana urutannya sebagai berikut :
• Mengindetifikasikan gen dan mengisolasi gen yang diinginkan.
• Membuat DNA/AND salinan dari ARN Duta.
• Pemasangan cDNA pada cincin plasmid
• Penyisipan DNA rekombinan kedalam tubuh/sel bakteri.
• Membuat klon bakteri yang mengandung DNA rekombinan
•Pemanenan produk.
Gambar Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen
Hasil Rekayasa Genetika
• Rekayasa Genetika dalam Aspek Pertanian
• Pemuliaan tanaman
• Rekayasa Genetika dalam Aspek Kesehatan
• Mempercepat Produksi Zat anti Kanker
• Menghasilkan Anti bodi
• Pengembangan Antibiotik
• Penyediaan Vaksin
TERIMA KASIH