Anda di halaman 1dari 24

JENIS BENANG

DAN JARUM
BEDAH
Definisi

Benang bedah atau benang operasi (suture) adalah materi berbentuk


benang yang berfungsi untuk ligasi (Mengikat) pembuluh darah atau
aproksimasi (mengikat/menyatukan jaringan).
Bahan benang jahit harus memenuhi syarat-syarat ideal

 Harus memiliki tensile strength yang tinggi untuk menahan luka dengan baik
hingga proses penyembuhan selesai;
 Diketahui massa penyerapan (absorption rate) yaitu lamanya benang habis
diserap tubuh;
 Diameter benang bedah ukuran terkecil yang paling aman untuk setiap jenis
jaringan yang dijahit;
 Tidak menyebabkan alergi atau menyebabkan inflamasi pada jaringan;
 Memiliki daya simpul yang baik;
 Harus memiliki daya kapilaritas yang minimum sehingga bahan material jahitan
tidak menyerap banyak cairan jaringan yang sedang meradang di sekitar luka dan
menyebabkan infeksi;
 Mudah disterilisasi dan Murah.
PLAIN CATGUT (DARI USUS DOMBA)

• Diserap tubuh dalam waktu 7-10 hari


• Warna : putih dan kekuningan
• Ukuran :5,0-3
• Kegunaan:
Untuk mengikat sumber perdarahan kecil, menjahit subkutis dan untuk
menjahit kulit terutama daerah longgar (perut, wajah) yang tak banyak
bergerak dan luas lukanya kecil.
KROMIK CATGUT

• Berbeda dengan plain catgut, ditambahkan asam kromat, sehingga


menjadi lebih keras dan diserap lebih lama 20-40 hari
• Warna : coklat dan kebiruan
• Ukuran : 3,0 - 3
• Kegunaan :
Penjahitan luka yang dianggap belum merapat dalam waktu 10 hari,
untuk menjahit tendo pada penderita yang tidak kooperatif bila
mobilisasi harus segera dilakukan
CATGUT& PLAIN CATGUT
SINTESIS DAPAT DISERAP

VICRYL
• Benang sintesis kemasan atraumatik
• Diserap tubuh, tidak menimbulkan reaksi jaringan. Dalam subkutis
bertahan 3 minggu, dalam otot bertahan 3 bulan
• Ukuran ; 10, 0,1
• Penggunaan :
Bedah mata, ortopedi, urologi dan bedah plastik
TIDAK DAPAT DISERAP

Alami (pilihan)
• Contohnya : sutera (silk), linon, kapas (cotton)
• Untuk jahitan terputus
• Daya tegang cukup dan dapat diperkuat dengan dibasahi larutan garam
sebelum digunakan
SEIDE (SILK/SUTERA)

• Bersifat tidak licin seperti sutera biasa karena sudah dikombinasi


dengan perekat, tidak diserap tubuh
• Pada penggunaan disebelah luar maka benang harus dibuka kembali
• Warna : hitam dan putih
• Ukuran 5,0 – 3
• Kegunaan :
• Menjahit luka, mengikat pembuluh arteri besar, dan sebagai teugel
(kendali)
SINTESIS (MONOFILAMEN)

• Contoh : nilon, polipropamid yang dilapisi telfon atau dakron, poliester


• Untuk jahitan kontinyu
• Daya tegang tinggi
• Benang tidak bisa diserap, biasa digunakan pada jaringan yang sukar
sembuh
CONTOH SINTESIS

Ethilon
• Benang sintesis dalam kemasan atraumatis (benang langsung bersatu
dengan jarum jahit) dan terbuat dari nilon lebih kuat dari seide atau
catgut, tidak diserap tubuh dan tidak menimbulkan pada kulit dan
jaringan tubuh lain
• Warna : biru dan hitam
• Ukran : 10,0 – 1,0
• Penggunaan:
• Bedah plastik, ukuran yang lebih besar sering digunakan pada kulit,
nomor yang kecil digunakan pada bedah mata
ETHIBOND

• Benang sintesis (polyetra methyene adipate). Kemasan atraumatic,


bersifat lembut, kuat, reaksi terhadap tubuh minimum, tidak diserap.
• Warna : hijau dan putih
• Ukuran : 7,0 – 2
• Penggunaan ;
• Kardiovaskuler dan urologi
VITALENE

• Benang sintesis (polimer, profilen, sangat kuat, lembut, tidak diserap.


Kemasan traumatis
• Warna : biru
• Ukuran ; 10,0 – 1
• Kegunaan : bedah mikro terutama untuk pembuluh darah dan jantung,
bedah mata, plastik, menjahit kulit
LINEN

• Dari serat kapas alam, cukup kuat, mudah disimpul, tidak diserap, reaksi
tubuh minimm
• Warna : putih
• Ukuran 4,0 – 0
• Kegunaan :
• Menjahit usus halus dan kulit, terutama kulit wajah
STEEL WIRE

• Merupakan benang logam terbuat dari polifilamen baja tahan karat,


sangat kuat diak korosif, dan reaksi terhadap tubuh minimum, mudah
disimpul
• Warna : putih metalik
• Kemasan atraumatik
• Ukuran 6 – 0,2
• Kegunaan : menjahit tendo
UKURAN BENANG

• Benang dinyatakan dalam satuan baku eropa/satuan metrik


• Ukurang benang -> menentukan kekuatan jahitan
• Pemilihan ukuran benang -> jaringan apa yang dijahit dan
mempertimbangkan faktor kosmetik
• Kekuatan jahitan -> jumlah jahitan, jarak jahitan dan jenis benang
UKURAN DAN JENIS BENANG
UNTUK BERBAGAI JARINGAN
JARUM JAHIT BEDAH

A. Berdasarkan bentuk ujung/ekor jarum


1. Traumatik : berlubang sebagai tempat memasukan benang jahit, akan
menghasilkan lubang tusukan yang lebih besar, jarum dapat
digunakan berulang kali
2. Atraumatik : langsung menyambung dengan benang jahit,
menghasilkan lubang yang lebih halus, jarum sekali pakai
B. BERDASARKAN KELENGKUNGAN JARUM
C. PANJANG JARUM

-> antara 2 sampai 60 mm


D. DAYA TEMBUS

1. Bulat (rounded bodies) : untuk menjahit otot dan jaringan yang halus
dan empuk
2. Trokar (trochar point) : untuk jaringan cukup liat
3. Tajam (cuttting) : untuk jaringan yang liat seperti kulit

Anda mungkin juga menyukai