Anda di halaman 1dari 46

KEPEMIMPINAN

PUSKESMAS

Pelatihan Manajemen Puskesmas ( Angkatan IV)


Bapekes Batam , 5 November 2016
Pemahaman Kepemimpinan
• Apa yang dimaksud dengan Kepemimpinan?
• Mengapa kita mementingkan pemimpin?
berapa jauh jalan yang akan
anda tempuh ?
Tujuan UMUM

Setelah mengikuti penjelasan materi ini peserta


diharapkan mampu melakukan kepemimpinan
Tujuan KHUSUS: setelah mempelajari materi ini
peserta mampu

Mengidentifikasi Model-model / Konsep Kepemimpinan

Menjelaskan peran pemimpin dalam pembuatan


keputusan

Menyusun langkah-langkah peningkatan kapasitas


kepemimpinan
PENGERTIAN KEPEMIMPINAN

 Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003) adalah kegiatan atau seni
mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada
kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam
mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.
 Young (dalam Kartono, 2003) adalah bentuk dominasi yang didasari
atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak
orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan
oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi
situasi yang khusus.
Ketrampilan Kepemimpinan

Leadership is a function of knowing yourself, having a vision that is


"
well communicated, building trust among colleagues, and taking
effective action to realize your own leadership potential."
Prof. Warren Bennis

“Kepemimpinan adalah fungsi untuk mengenal diri seseorang


,memiliki visi yang dikomunikasikan dengan baik, membangun
kepercayaan diantara kolega, dan melakukan tindakan efektif
untuk merealisasikan potensi kepemimpinan seseorang
Prof.Warren Bennis
Siapa pemimpin yang sukses ?

M Ghandi: “…we must be the change we wish to see in the


world.”(Kita harus berubah seperti apa yang kita inginkan di
dunia)
W. Churchill: “The price of greatness is responsibility.” (“ Harga
yang paling berharga adalah tanggung jawab”)
MaMartin Luther King, Jr.: “A genuine leader is not a searcher for
consensus, but a molder of consensus.”(“Pemimpin yang sejati
tidak mencari konsensus, tetapi menghasilkan konsensus”)
Latihan !

 Diskusikan contoh-contoh yang Anda miliki tentang


kekuatan dan kelemahan kepemimpinan

 Anda bisa menggunakan contoh-contoh dari


organisasi yang Anda kenal bisa dari internal atau
eksternal.
Manajemen dan Kepemimpinan

 Manager tentara klasik yang benar.


 Pemimpin adalah apa yang dimiliki seseorang.
 Manajer mengerjakan sesuatu dengan benar.
 Pemimpin melakukan hal yang benar.
 Manajer menanyakan bagaimana dan kapan.
 Pemimpin menanyakan apa dan mengapa.
 (W. Bennis)
(Management Notes, 1998)
Peran pemimpin (1)

 Peran Figurehead : Sebagai simbol dari organisasi

 Leader: Berinteraksi dengan bawahan, memotivasi dan


mengembangkannya

 Liaison : Menjalin suatu hubungan kerja dan menangkap informasi untuk


kepentingan organisasi.
Peran pemimpin (2)

 Monitor: Memimpin rapat dengan bawahan, mengawasi publikasi


organisasi, atau berpartisipasi dalam suatu kepanitiaan. Peran
sebagai monitor (pencatat); karena jaringan kontak pribadinya
demikian luas, pemimpin dapat mengumpulkan informasi dari
berbagai pihak.

 Disseminator: Menyampaikan informasi, nilai – nilai baru dan fakta


kepada bawahan.

 Spokeman: Juru bicara atau memberikan informasi kepada orang –


orang di luar organisasinya.
Peran pemimpin (3)
 Enterpreneur : Mendesain perubahan dan pengembangan
dalam organisasi.
 Disturbance Handler : Mampu mengatasi masalah terutama
ketika organisasi sedang dalam keadaan menurun.
 Resources Allocator : Mengawasi alokasi sumber daya
manusia, materi, uang dan waktu dengan melakukan
penjadwalan, memprogram tugas – tugas bawahan, dan
mengesahkan setiap keputusan.
 Negotiator : Melakukan perundingan dan tawar – menawar.
SEPERTI APA SUASANA KERJA
DILINGKUNGAN ANDA ?

 Bagaimana Anda mengetahui hal tersebut ?


 Bagaimana Anda mengelola ketegangan tersebut?
 Apa yang Anda lakukan untuk menggerakkan sesuatu menuju
tingkat ketegangan yang mendukung produktifitas kerja
sehingga kemajuan dapat dicapai ?
 Apa yang Anda lakukan untuk mendorong manusia di organisasi
agar bergerak maju kearah level produktif
Jenis Gaya Kepemimpinan

 Otokrat:
 Pemimpin membuat keputusan tanpa melibatkan siapapun
 Tingkat ketergantungan pada pemimpin menjadi tinggi
 Dapat menciptakan demotivasi dan merusak hubungan dg staf
 Dibutuhkan untuk keadaan yang membutuhkan keputusan yang
cepat dan mendesak
Jenis Gaya Kepemimpinan

 Demokratis:
 Bisa membantu mendorong motivasi dan
keterlibatan
 Pegawai memiliki rasa kepemilikan organisasi dan
ide-ide
 Meningkatkan berbagi ide-ide dan pengalaman
didalam berbagai kegiatan
 Dapat menghasilkan proses pembuatan keputusan
yang panjang
Jenis Gaya Kepemimpinan

 Laissez-Faire:
 ‘Let it be’ – saling berbagi tanggung jawab kepemimpinan;
 Dapat menjadi sangat berguna didalam kegiatan dimana ide ide
kreatif penting;
 Dapat meningkatkan motivasi kerja jika orang bisa mengendalikan
kesibukan sehari-hari;
 Dapatmenimbulkan jangka waktu panjang untuk berkoordinasi dan
pembuatan keputusan diberbagai organisasi;
 Percaya pada kerja tim yang baik;
 Percaya akan adanya relasi interpersonal yang baik;
Jenis Gaya Kepemimpinan

 Paternalistik:
 Leader bertindak sebagai ‘figure ayah’;
 Pemimpin Paternalistik membuat keputusan tetapi bisa
melalui konsultasi;
 Percaya bahwa gaya ini dibutuhkan untuk menunjang
staf;
Studi kepemimpinan.. Bagaimana
pendapat Anda tentang kasus ini ?
 Saya akhirnya membuat perusahaan ini
sebagai sebuah keluarga dengan saya
sebagai kepala keluarganya.Setahun
sekali saya ajak jalan-jalan …. Mereka
nggak boleh nipu. Anda harus menjaga
kepercayaan. Nggak boleh menipu saya
dalam hal apa saja. Absensi tidak perlu
nitip sama teman, karena : satu, Anda
bisa SMS saya atau ke sekretaris saya. Itu
saja kuncinya.“
MODEL KEPEMIMPINAN
a) Model Watak Kepemimpinan (Traits Model of
Leadership)
 Studi kepemimpinan pada tahap awal mencoba meneliti
tentang watak individu yang melekat pada diri para
pemimpin, seperti misalnya: kecerdasan, kejujuran,
kematangan, ketegasan, kecakapan berbicara,
kesupelan dalam bergaul, status sosial ekonomi mereka
dan lain-lain (Bass 1960, Stogdill 1974).
 b) Model Kepemimpinan Situasional (Model of
Situasional Leadership)
Model kepemimpinan situasional merupakan
pengembangan model watak kepemimpinan dengan
fokus utama faktor situasi sebagai variabel penentu
kemampuan kepemimpinan.
 (c) Model Pemimpin yang Efektif (Model of
Effective Leaders)
Model kajian kepemimpinan ini memberikan informasi
tentang tipe-tipe tingkah laku (types of behaviours)
para pemimpin yang efektif.
(d) Model Kepemimpinan Kontingensi (Contingency Model)
 Studi kepemimpinan jenis ini memfokuskan perhatiannya pada
kecocokan antara karakteristik watak pribadi pemimpin, tingkah
lakunya dan variabel-variabel situasional.

(e) Model Kepemimpinan Transformasional (Model of


Transformational Leadership)
Teori Transformasi (Bass and Avolio, 1994)
 Pemimpin menginspirasi individu, membangun kepercayaan,dan
mendorong kreatifitas dan pengembangan pribadi.
Kepemimpinan Situasional/contingency (Hersey-Blanchard, 1970/80)
Gaya Kepemimpinan berubah tergantung kepada 'situasi’ dan keadaan
individu – kompetensi dan motivasi mereka

Kompetensi Kompeten rendah Beberapa bisa Kompeten tinggi Kompeten tinggi


kompeten

Komitmen Komitmen Komitmen Komitmen tinggi


Motivasi rendah/ bervariasi/ bervariasi/ /Mampu dan
Tidak mampu dan Tidak mampu mampu tetapi bersedia atau
tidak bersedia tetapi bersedia tidak bersedia atau termotivasi
atau tidak aman atau bermotivasi tidak aman

Gaya DIRECTIF COACHING SUPPORTIVE DELEGATORY


Kepemimpinan (Telling) (Selling) (Participating) (Observing)
Peran Pimpinan didalam pengelolaan konflik

 Disiplin : Mempertahankan disiplin . Pemimpin harus


mengetahui dan memahami peraturan-peraturan yang ada
dalam organisasi.
 Pertimbangan Pengalaman dalam Tahapan Kehidupan :
Konflik dapat dikelola dengan mendukung seseorang untuk
mencapai tujuan sesuai dengan pengalaman dan tahapan
hidupnya.
Peran Pimpinan didalam pengelolaan konflik

 Komunikasi : Suatu Komunikasi yang baik akan


menciptakan lingkungan yang kondusif.
 Mendengarkan secara aktif : Mendengarkan secara aktif
merupakan hal penting untuk mengelola konflik.
Strategi Dalam Menyiasati Konflik
a) Menghindar
- dilakukan jika isu atau masalah yang memicu konflik tidak terlalu
penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan
akibat yang akan ditimbulkannya.
b) Mengakomodasi
- mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila
isu tersebut penting bagi orang lain
c) Kompetisi
- Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki
lebih banyak informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang
lainnya
Strategi Dalam Menyiasati Konflik

d) Kompromi atau Negosiasi


Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada
waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima,
serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat
menguntungkan semua pihak.
e) Memecahkan Masalah atau Kolaborasi
Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang
terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.
Perlu adanya satu komitmen dari semua pihak yang
terlibat untuk saling mendukung dan saling
memperhatikan satu sama lainnya.
3 Prinsip logis untuk mengelola konflik

 Pertama either or; Meyakini adanya kebenaran


 Kedua as well as; Kebenaran yang harus dipilih sesuai
dengan kriteria kebenaran;
 Ketiga neither nor; Bukan ini , bukan itu.mengatur
batas batas kerja sama antar budaya, hal hal apa yang
tidak bisa bekerja sama.
Pembuatan keputusan

 Dasar Pengambilan Keputusan

1. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Intuisi


2. Pengambilan Keputusan Rasional
3. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Fakta
4. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Pengalaman
5. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Kewenangan
Pendekatan kepemimpinan Kolaboratif
1. Kekuasaan
2. Informasi
3. Menguraikan ide
4. Pemecahan masalah
5. Alokasi sumber daya
6. Aturan dan tanggung jawab
7. Menyelesaikan masalah
8. Kinerja dan umpan balik
Kepemimpinan Tradisional >< Kepemimpinan kolaboratif
Kepemimpinan Tradisional VS Kepemimpinan Kolaboratif
Percaya bahwa kekuasaan berasal dari posisi kewenangan Percaya bahwa kekuasaan berasal dari kolektivitas
mereka tim
Mempertahankan informasi yang dimiliki Keterbukaan dalam berbagi informasi dan
pengetahuan

Kadang-kadang mendengarkan saran dan ide dari tim Mendorong saran-saran dan ide-ide dari anggota
tim mereka

Memberikan solusi agar disetujui tim mereka Memfasilitasi brainstorming dengan tim mereka
Mengalokasikan waktu dan sumber daya hanya ketika Menyediakan tim mereka dengan sumber daya dan
pembuktian diperlukan waktu sesegera mungkin
Meminta peran dan tanggung jawab yang khusus Mengizinkan peran dan tanggung jawab muncul
dan berfluktuasi
Menjadi pemadam kebakaran dan berfokus pada gejala Menemukan akar penyebab masalah

Mereview kinerja staf setiap tahun berbasis pada kebijakan Menawarkan umpan balik segera dan langsung
perusahaan dengan coaching personal
Kepemimpinan Holistik

 Kepemimpinan holistik adalah salah satu strategi kepemimpinan


yang antisipatif dalam menghadapi masalah yang kompleks
secara terintegrasi (holistik) dan inovatif di era
persaingan.Bukan menyelesaikan masalah secara sepotong
sepotong.
 Terdiri dari enam elemen yaitu elemen kepemimpinan
pelanggan, kepemimpinan strategi bisnis, kepemimpinan budaya
dan kepemimpinan nilai, kepemimpinan kerja tim,
kepemimpinan organisasi, kepemimpinan personal.
Enam elemen Kepemimpinan Holistik
 Kepemimpinan pelanggan—menyampaikan nilai pada
pelanggan eksternal
 Kepemimpinan strategi bisnis—menciptakan dan
melaksanakan strategi bisnis yang memberikan
keuntungan kompetitif
 Kepemimpinan berbudaya dan bernilai—mengangkat
peran budaya dan nilai-nilai untuk mewujudkan
kesuksesan di organisas
Enam elemen Kepemimpinan Holistik

 Kepemimpinan organisasi—menembus batas-batas


fungsional untuk memberdayakan sumber daya secara
bersama-sama di organisasi
 Kepemimpinan tim—membangun tim yang kuat
memberikan kekuatan yang lebih besar dari
penjumlahan masing masing bagian.
 Kepemimpinan personal—mengupayakan
kepemimpinan personal yang efektif dan memodel
nilai organisasi mereka.
Tanggung Jawab Pemimpin yang penting!
1. Memandu / mengkoordinasikan anggota tim – mendorong tim
kerja dan memotivasi individu

2. Memberikan struktur tim – menetapkan misi dan tujuan,


mengklarifikasi peran dan tanggung jawab, mengalokasikan
tugas dan menetapkan tujuan

3. Mengklarifikasi metode kerja, praktik dan protokol

4. Memfokuskan pada kinerja – mengantisipasi tantangan ,


memonitor kinerja, mendelegasikan dan memberikan
dukungan
Karakter pemimpin yang sukses

 Drive (Mengendalikan)
 Honesty and integrity (Kejujuran dan integritas)
 Leadership motivation (Motivasi Kepemimpinan)
 Self-confidence (Percaya diri)
 Cognitive ability/intelligence (Kemampuan
kognitif/inteligensia)
 Knowledge of the business (Pengetahuan bisnis)
 Emotional intelligence (Kecerdasan Emosi)
 Flexibility (Fleksibilitas)
Burung Irian
Burung Cenderawasih
Cukup sekian
dan
Terimakasih
Bakat dan Ketrampilan Kepemimpinan
Traits (Bakat)
 Adaptasi terhadap situasi Ketrampilan
 Tanggap terhadap lingkungan sosial • Cerdas (intelligent)
 Berorientasi pada ambisi dan • Trampil konsep
pencapaian • Kreatif
 Asertif • Diplomatis dan tactful
 Kooperatif • Lancar berbicara
 Menentukan (desicive) • Berpengetahuan tentang tugas
 Ketergantungan kelompok
 Dominant (berhasyrat untuk • Terorganisir (kemampuan
mempengaruhi orang lain) administrasi)
 Energik • Persuasif
 Gigih
• Ketrampilan social.
 Percaya - diri
 Toleran terhadap stress Pemimpin juga akan menggunakan:
 Bersedia mengasumsi tg jawab Integritas, Kejujuran, Kasihan,
rendah hati Stogdill, 1974
berapa jauh jalan yang akan
anda tempuh ?
Teori Kepemimpinan Baru

Teori Transformasi (Bass and Avolio, 1994)


 Pemimpin menginspirasi individu, membangun
kepercayaan,dan mendorong kreatifitas dan pengembangan
pribadi
 Individuals mengembangkan rasa tujuan untuk
menguntungkan kelompok, organisasi atau masyarakat. Hal
ini berlangsung menurut kepentingan-pribadi dan
pertukaran reward atau pengakuan untuk berbagai upaya
atau loyalitas.
Teori Kepemimpinan
Teori Fungsional (John Adair, Action Centred Leadership, 1970)
Pemimpin sangat peduli dengan interaksi pada 3 area:
 Tugas – penetapan tujuan, metode dan proses
 Tim – interaksi efektif/komunikasi,
peran mengklarifikasi, moral tim
 Individu – perhatian pada perilaku, perasaan, coaching

Teori-terori Perilaku (Blake and Mouton, Managerial grid, 1964)


• Perilaku dan tindakan, lebih dari bakat dan ketrampilan misalnya
berorientasi pada produksi atau berorientasi pada manusia
• Perilaku kepemimpinan yang berbeda dikategorikan sebagai ‘gaya
kepemimpinan’ misalnya otokrat, persuasif, konsultatif, demokratis
• Tidak memberikan panduan untuk kepemimpinan yang efektif
didalam situasi yang berbeda.
Manajemen dan Kepemimpinan

 Manajer mampu melihat hanya digaris bawah.


 Pemimpin mampu melihat jauh kedepan
(cakrawala).
 Manajer adalah buatan bukan asli.
 Pemimpin adalah dilahirkan.
 (Management Notes, 1998)
Siapa Pemimpin yang sukses/Apakah Anda
termasuk didalam kategori tersebut ?

 Apakah saya memperoleh hasilnya ?


 Apakah Anda memberikan arahan dan pengertian
pada orang lain dengan cara mengingatkan
mereka tentang pentingnya hal tersebut?
 Apakah Anda menciptakan hubungan yang otentik
secara kemanusiaan?
 Apakah Anda menguraikan dan mempertahankan
kepercayaan?
(Management Notes, 1998)
Leadership Skills

Bakat dan Ketrampilan Leadership


Traits (Bakat)
 Adaptasi terhadap situasi Ketrampilan
 Tanggap terhadap lingkungan sosial • Cerdas (intelligent)
 Berorientasi pada ambisi dan • Trampil konsep
pencapaian • Creative
 Asertif • Diplomatis dan tactful
 Kooperatif • Lancar berbicara
 Decisive • Berpengetahuan tentang tugas
 Ketergantungan kelompok
 Dominant (berhasyrat untuk • Terorganisir (kemampuan
mempengaruhi orang lain) administrasi)
 Energik • Persuasif
 Persistent • Ketrampilan social. Stogdill, 1974
 Self-confident Leaders will also use:
 Toleran terhadap stress Integrity, Honesty, Compassion,
 Bersedia mengasumsi tg jawab Humility
Leadership Skills

Bakat dan Ketrampilan Leadership


Traits (Bakat)
 Adaptasi terhadap situasi Ketrampilan
 Tanggap terhadap lingkungan sosial • Cerdas (intelligent)
 Berorientasi pada ambisi dan • Trampil konsep
pencapaian • Creative
 Asertif • Diplomatis dan tactful
 Kooperatif • Lancar berbicara
 Decisive • Berpengetahuan tentang tugas
 Ketergantungan kelompok
 Dominant (berhasyrat untuk • Terorganisir (kemampuan
mempengaruhi orang lain) administrasi)
 Energik • Persuasif
 Persistent • Ketrampilan social. Stogdill, 1974
 Self-confident Leaders will also use:
 Toleran terhadap stress Integrity, Honesty, Compassion,
 Bersedia mengasumsi tg jawab Humility