Anda di halaman 1dari 19

DAFTAR PUSTAKA &

CATATAN KAKI
Oleh
Ardy Wiratama
D-III Keperawatan Tk. 1B
A. Pengertian Daftar
Pustaka
Daftar Pustaka adalah suatu susunan
tulisan di akhir sebuah karya ilmiah
yang isinya berupa nama penulis, judul
tulisan, penerbit, identitas penerbit
dan tahun terbit. Daftar pustaka ini
digunakan sebagai sumber atau
rujukan seorang penulis dalam
berkarya.
B. Tujuan Penulisan Daftar Pustaka
• Menghindari tuduhan atas penjiplakan
karya seseorang
• Menghargai penulis sebelumnya
• Membantu pembaca agar mudah
menemukan sumber kutipan
• Memberikan apresiasi terhadap penulis
yang telah membantu dalam penulisan
suatu karya
C. Unsur Daftar Pustaka
Nama penulis (dibalik). Tahun terbit. Judul buku. Kota terbit: Penerbit.
Penulisan Daftar Pustaka :
• Daftar pustaka diletakkan pada halaman tersendiri setelah bab kesimpulan dalam karangan ilmiah
• Judul “Daftar Pustaka” ditulis di tengah-tengah halaman dengan huruf awal menggunakan huruf
kapital. Jarak judul tersebut adalah 7 cm, (1/4) bagian halaman dari pinggir atas halaman. Seluruh
pustaka acuan disusun alfabetis menurut abjad nama pengarang atau lembaga yang menerbitkan, dan
tidak diberi nomor urut
• Urutan penyebutan unsur pustaka acuan adalah: (a) nama penulis atau nama lembaga yang
menerbitkan, (b) tahun terbit, (c) judul pustaka (buku/artikel) beserta keterangannya, (d) tempat terbit
(kota), dan (e) nama penerbit
• Setiap sumber diketik dengan jarak satu spasi. Baris pertama diletakkan di tepi margin kiri dan baris
berikutnya menggunakan indensi empat ketukan
• Jarak antar sumber dua spasi
• Setiap unsur pustaka diikuti tanda titik, kecuali unsur nama yang terdiri atas dua unsur atau lebih
dipisahkan dengan tanda koma (,). Adapun setelah penulisan nama kota diberi tanda titik dua (:)
D. Cara Penulisan Daftar Pustaka Yang Berasal Dari
Berbagai Sumber Informasi
1. Buku Berjilid/Berseri:
Suhardi, Sigit.(1968). Azas-Azas Accounting. Bagian Pertama. Yogyakarta:
Sajarna.
2. Buku Terjemahan/Saduran/Suntingan:
Conant, James B.(1978). Teori dan Soal-Soal Ekonomi Makro. Terjemahan.
Faried Wijaya. Yogyakarta: Bagian Penerbitan Falkutas Ekonomi
Universitas Gadjah Mada.
3. Buku dengan Edisi Bukan Edisi Pertama:
Sheperd, William R. (1956). Historical Atlas. Edisi 8. New York: Barnes &
Noble.
4. Jurnal/Penerbitan Berkala:
Dharmawan, Johan. (1982). “Urea dan TPS di Indonesia dalam Analisis
Permintaan Kuantitatif ”. Dalam Jurnal Argo Ekonomi. Hlm. 1-27.

5. Website atau Sumber Online


Fathoni, Arthur. (2016). “Catatan Kaki: Pengertian, Cara Penulisan &
Contoh, Lengkap”. Diakses dari www.zonasiswa.com. 18 September
2019.
E. Contoh Penulisan Daftar Pustaka dalam Word
Format APA (American Psychology Association)
1. Penulisan nama pada format ini dituliskan dengan diawali nama belakang
penulis lalu diberi tanda koma (,) dilanjutkan dengan inisial nama depan penulis
Contoh : Wiratama, A. (2019)…..

2. Hanya huruf pertama dari judul karya atau judul tambahan ditulis
menggunakan huruf kapital.

3. Pada sumber online, tuliskan secara lengkap URL nya dengan cara menuliskan
kata “retrieved from” atau “diakses dari” sebelum URL dan tidak dituliskan tanggal
akses (tanggal unduh atau melihat web tersebut)
Format Dasar Pada Metode APA Style
• Format dasar
Nama Penulis/Pengarang. (tahun terbit/publikasi). Judul utama buku: Anak
judul buku.(edisi ke berapa, jika ada). Kota terbit, Negara atau Singkatan
Negara Bagian di Amerika: Penerbit.
• Contoh:
Manurung, S. (2011). Buku Ajar Maternitas Asuhan Keperawatan Antenatal.
Jakarta: Trans Info Media.
Format MLA (Modern Language Association)
• Format Dasar
Nama Belakang Penulis, Nama Depan. Judul Buku. Tempat Diterbitkan:
Penerbit, Tanggal/Tahun Diterbitkan.
• Contoh
Ali, Zaidin. Agama, Kesehatan, dan Keperawatan. Jakarta: Trans Info Media,
2010.
Fairus, Muhammad & Prasetyo. Buku Saku Gizi dan Kesehatan Reproduksi.
Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC, 2009.
CATATAN KAKI
A. Pengertian Catatan Kaki
Catatan kaki adalah daftar
keterangan khusus tertulis di bagian
paling bawah setiap lembaran di
akhir bab sebuah karya ilmiah baik
makalah, tesis, skripsi, maupun
lainnya. Catatan kaki juga termasuk
keterangan referensi yang berada
dikaki tulisan ataupun teks karya
ilmiah.
B. Fungsi Catatan
Kaki
• Memberikan keterangan dan penjelasan
tentang sumber dari kutipan penyusunan
daftar bacaan pada karya ilmiah supaya
dapat dimengerti oleh pembaca.
• Untuk menghargai sumber kutipan yang
dikutip.
• Menunjukan referensi lain supaya
pembaca karya ilmiah dapat mengetahui
ulasan yang lebih jelas mengenai istilah
yang digunakan.
C. Cara Penulisan Catatan Kaki
1. Catatan kaki dipisahkan tiga spasi dari naskah halaman
yang sama.
2. Antar catatan kaki dipisahkan dengan satu spasi.
3. Catatan kaki lebih dari dua baris diketik dengan satau spasi.
4. Catatan kaki diketik sejajar dengan margin.
5. Catatan kaki jenis karangan ilmiah formal, diberi nomor
urut mulai dari nomor satu untuk catatan kaki pertama
pada awal bab berlanjut sampai dengan akhir bab. Pada
setiap awal bab berikutnya catatan kaki dimulai dari nomor
satu. Laporan atau karangan tanpa bab, catatan kaki ditulis
pada akhir karangan.
6. Nomor urut angka arab dan tidak diberi tanda apapun.
7. Nomor urut ditulis lebih kecil dari huruf lainnya.
Dalam praktik tulis - menulis sering Anda jumpai pula penulisan
catatan kaki singkat. Tulisan itu dapat berupa: Ibid, op.cit. dan loc.cit.
1. Ibid
Ibid adalah singkatan dari Ibidium, artinya sama dengan di atas. Ibid hanya ditulis di bawah
catatan kaki yang mendahuluinya.
2. Op.Cit.
Op.Cit. adalah singkatan dari opere citato, menerangkan bahwa catatan tersebut diselingi oleh
catatan kaki yang lain.
3. Loc.Cit.
Loc.Cit. adalah singkatan dari loco citato, sebuah catatan kaki yang menerangkan bahwa catatan
tersebut menunjukkan halaman yang sama dari salah satu sumber yang telah disebutkan.
Contoh Penulisan Catatan Kaki
Contoh Catatan Kaki menggunakan Ibid.
Contoh Catatan Kaki menggunakan Op.Cit.

ontoh:
Contoh Catatan Kaki menggunakan Loc.Cit.
TERIMA KASIH
ATAS WAKTU DAN
PERHATIANNYA TEMAN 