Anda di halaman 1dari 34

MANAJEMEN

PERGELARAN
KARYA SENI
TARI
PETA MATERI
Pengertian Manajemen Pergelaran
Tari

Prinsip- prinsip Manajemen


Management Pergelaran
Pergelaran Tari
Fungsi Manajemen Pergelaran Tari

Pembentukam Panitia Pergelaran Tari


• Keberhasilan dan kesuksesan pelaksanaan
pagelaran tari tidak hanya di pengaruhi
oleh faktor karya tari dan artis
pendukung saja namun ada faktor lain
yang mempengaruhi hasil dan kesuksesan
yaitu faktor manajemen yang baik dan
terencana
A. Pengertian Manajemen

 Secara etimologi, Hasibuan (2007:1)


menndefinisikan bahwa manajemen berasal dari
kata to manage yang berarti mengatur
(merencanakan).

 Kata manajemen dalam bahasa inggris


“management” (dan kata kerja to manage) berasal
dari bahasa latin managiare/ dalam bahasa itali
Maneggio yang artinya mengurusi,
mengendalikan/ menangani.
Menurut Mary Parker Follet,
Manajemen dalah seni suatu pekerjaan melalui
orang-orang atau sebagai pengaturan pengelolaan
sumber daya yang ada sehingga hasilnya
maksimal.
Pendapat para ahli manajemen adalah sebuah seni
perencanaan, pengorganisasian, penyusunan,
pengarahan serta pengendalian dari sumber daya
perusahaan guna mencapai gol/ tujuan yang telah
diputuskan

Sumber daya ( manusia, uang, dan


material/ alat)
Tim Artistik ( Penata
panggung, penata cahaya,
crew dll
Penari/ Pemusik

Seniman Panitia Pelaksana

Karya Tari

Tempat/ peristiwa
pertujukan

Penonton/
Apresiator
Untuk mencapai tujuan perlu dipahami
dahulu beberapa prinsip-prinsip
management yang pada akhirnya akan
diterapkan dalam kegiatan pagelaran tari.
Adapun prinsip-prinsip management
sebagai berikut :
B. Prinsip- prinsip Manajemen
Pergelaran Tari
Prinsip Pembagian Kerja

Prinsip Wewenang dan Tanggung


Jawab
Prinsip- prinsip
Manajemen
Prinsip Tertib dan Disiplin

Prinsip Kesatuan Komando

Semangat Kesatuan

Prinsip Keadilan dan Kejujuran


Prinsip Pembagian Kerja

sebuah kegiatan Manajemen pergelaran tari dibutuhkan


orang-orang yang secara potensi pengetahuan dan
ketrampilan memiliki keahlian sesuai dengan bidang-
bidang yang dibutuhkan dalam manajemen.

Prinsip penempatan dan pembagian kerja ( orang) sesuai


dengan keahlian dan minatnya dan dilakukan dengan tepat

Jangan salah pilih orang


Prinsip Wewenang dan Tanggung
Jawab

Setiap orang memiliki wewenang dan tanggung jawab


untuk melaksanakan tugas masing-masing sesuai
bidangnya.
Diupayakan jangan mengambil wewenang dan tanggung
jawab yang bukan ranah dalam pekerjaannya.
Prinsip Tertib dan Disiplin

Membangun prinsip kerja tertib administrasi, penuh kehati-


hatian dalam mengambil sikap, tepat waktu dalam
menyelesaikan pekerjaannya,memiliki kepatuhan dan
ketaatan dalam melaksanakan tugas dan perannya.
Prinsip Kesatuan Komando

Dalam suatu kegiatan perlu adanya satu komando agar


setiap anggota dapat mengetahui kepada siapa ia mesti
bertanggung jawab dalam melaporkan hasil pekerjaannya.

Apabila terlalu banyak komando dalam sebuah kegiatan


manajemen akan menimbulkan konflik.
Semangat Kesatuan

Semangat kesatuan dalam bekerja perlu dibangun sehingga


dalam melakukan tugas dan perannya setiap bidang akan
bekerja saling membantu dan bahu- membahu untuk
mewujudkan mencapai tujuan kegiatan dan mencapai hasil
yang maksimal.
Prinsip Keadilan dan Kejujuran

Perlu adanya keterbukaan secara bersama- sama dari


ketercapian hasil pekerjaan yang sudah dilakukannya.
Untuk membina motivasi yang sungguh- sungguh yang
setia serta jujur perlu dikembangkan reward sesuai dengan
perannya (dalam bentuk apapun).
• 1. Fungsi Perencanaan (Planing)

• 2. Fungsi Pengorganisasian
(Organizing)
C. Fungsi Manajemen
• 3. Fungsi Pergerakan (Actuating)

• 4. Fungsi Pengawasan (
Controlling)
• 1. Fungsi Perencanaan (Planing)

Untuk mencapai tujuan yang diharapkan perlu disusun


rencana strategis sehingga proses kerja tiap bidang dapat
berjalan dengan baik dan maksimal. Konsep 5 W + 1 H,
(what, why, where, when, who dan how) menjadi dasar pijakan
untuk membuat konsep manajemen kegiatan pergelaran tari.
a. Apa tema dan jenis kegiatan pergelaran tari yang akan
dilaksanakan?
b. Kenapa tema dan jenis kegiatan pergelaran tari tersebut
dikembangkan?
c. Diaman kegiatan pergelaran tari itu akan dilaksanakan?
d. Kapan kegiatan pergelaran tari itu akan dilaksanakan?
e. Siapa pelaku seninya?
f. Bagaimana cara pelaksanannya?
• 2. Fungsi Pengorganisasian
(Organizing)

Manajemen memiliki fungsi pengorganisasian sebagai suatu


proses pengaturan, proses penetapan susunan organisasi,
tugas dan tanggung jawab serta wewenang seseorang dalam
kegiatan pagelaran tari.
Untuk mewujudkan hasil yang maksimal dibutuhkan orang
yang memiliki kualifikasi kemampuan sesuai bidang yang
dibutuhkan
• 3. Fungsi Pergerakan (Actuating)

Usaha dan tindakan dari pimpinan dalam rangka


menimbulkan kemauan dan membuat bawahan mengetahui
tugas dan tanggung jawabnya.

Seorang pemimpin mempunyai multi fungsi yaitu seorang


pemimpin harus menjadi seorang motivator, leading
(pemimpin yang dapat menjadi panutan bagi bawahannya)
dan directing ( memiliki kemampuan mengarahkan setiap
pekerjaan anggotannya).
• 4. Fungsi Pengawasan ( Controlling)

Pimpinan harus selalu mengawasi sampai dimanakah


program atau rencana yang telah ditetapkan dilaksanakan.
Dalam pelaksanaan manajemen pergelaran tari prosesnya
akan selalu dihadapkan dengan beberapa persoalan yang
memerlukan solusi penyelesaiannya.
D. Pembentukan Panitia Pagelaran

Pagelaran adalah suatu kegiatan dalam rangka


mempertunjukkan karya seni kepada orang lain (masyarakat
umum) agar mendapat tanggapan dan penilaian. Pergelaran
adalah bentuk komunikasi antara pencipta seni (apresian)
dan penikmat seni (apresiator). Dalam arti bahwa, para
seniman menciptakan karya seni bertujuan untuk
mengaktualisasi seni yang diciptakan, sedangkan bagi
penikmat seni dapat menjadi bahan apresiasi.
Pergelaran Seni Tari

Kesuksesan sebuah pertunjukan tidak lepas


dari sebuah kepanitiaan (Penari dan pemain musik serta
panitia sama pentingnya).
PROSES SEBELUM
PEMENTASAN
PEMBENTUKAN KEPANITIAAN

Panitia adalah sekelompok orang yang


ditunjuk atau dipilih untuk
mempertimbangkan dan mengurus hal-hal
yang ditugaskan kepadanya.

Tujuan agar kegiatan terlaksana dengan baik


dan berjalan lancar,efektif dan efisien .apa
yang ingin dicapai dalam kepanitiaan bersifat
sementara dan jangka pendek, dalam artian
bahwa kepanitiaan akan berakhir jika
kegiatan/tugas selesai.
 Panitia terbagi menjadi dua yaitu :

1. Steering Comitee (panitia pengarah) sebagai


penasehat dan memberi petunjuk kepada
kelompok bawahannya dalam menjalankan
tugas.

2. Organizing Comitee (panitia pelaksana)


mempunyai tugas melaksanakan segala sesuatu
yang berhubungan dengan pelaksanaan di lapangan.
Tim Kerja
a. Tim produksi
Tugas dan tanggung jawab tim produksi lebih difokuskan pada
persoalan mengurus segala administrasi, rancangan dan
pembuatan surat menyurat, rancangan dan pembuatan
anggaran biaya kegiatan, rancangan dan pembuatan
publikasi(baliho,spanduk,undangan dan kemedia masa dan
mendokumentasikan kegiatan serta berpikir untuk mencari
dana sponsor kegiatan.
-Pimpinan produksi
- Sekretaris produksi
- Bendahara
- Seksi dokumentasi
- Seksi publikasi
- Seksi pendanaan
- Tiketing
b. House manager
Tugas dan tanggung jawab tim house manager
lebih difokuskan mengurus persoalan
keamanan kegiatan pergelaran tari, mengurus
akomodasi pemain dan pendukung lainnya,
mengurus kebutuhan konsumsi latihan dan
pelaksanaan pergelaran tari, mengurus
masalah transportasi (pemain,crew,barang
artistik pertj dan gedung).
- Keamanan
- Akomodasi
- Konsumsi
- Transportasi
- Seksi gedung
c. Tim Artistik
Tugas dan tanggung jawab tim artistik lebih
difokuskan pada racangan dan pembuatan materi
pergelaran tari serta unsur-unsur pertunjukan lainnya.
Memiliki tanggung jawab besar untuk
mengkondisikan agar kegiatan pergelaran tari
berjalan dengan lancar, seperti:
- Sutradara / Koreografer
- Pimpinana artistik / Art director
- Stage manager
- Penata panggung / Scenery
- Penata cahaya
- Penata rias dan busana
- Penata suara
- Penata musik / sound
NO. Struktur Panitia Tugas dan Fungsi

1. Pimpinan Produksi Orang yang ditunjuk untuk mengorganisir


pementasan suatu seni pertunjukan.
2. Sekretaris Produksi Orang yang bertanggung jawab dalam membukukan
dan mencatat semua kegiatan yang berhubungan
dengan produksi seni pertunjukan.
3. Bendahara Orang yang bertanggung jawab terhadap semua hal
yang berhubungan dengan keuangan
4. Seksi Dokumentasi Orang yang bertanggung jawab atas dokumentasi
kegiatan
5. Seksi Publikasi Orang yang bertanggung jawab terhadap segala
urusan promosi dari kegiatan pementasan
pertunjukan.
6. Seksi Pendanaan Orang yang bertanggung jawab terhadap penyediaan
dana yang dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan
pementasan seni pertunjukan
NO. Struktur Panitia Tugas dan Fungsi

7. Tiketing Orang yang bertanggung jawab atas penjualan dan


pembelian karcis pertunjukan.

8. House Manager Orang yang bertugas mengemban pelayanan publik


serta bertanggung jwab kepada pimpinan produksi
dalam layanan staf dan layanan publik.

9. Sutradara / Orang yang membuat konsep dari pertunjukan, dan


Koreografer mengatur alur atau laku dari sebuah pertunjukan
tari.
10. Pimpinan Artistik Penanggung jawab artistik karya, perfoma penyajian
hingga tata urut pementasan agar dapat menyajikan
urutan pementasan.

11. Stage Manager Orang yang mengkoordinir seluruh bagian yang ada
di panggung.
NO. Struktur Panitia Tugas dan Fungsi

12. Penata Panggung Orang yang menjadi layanan pemenuhan kepada


penyaji karya seni dan tuntutan artistik garapan
berdasarkan prasaran dari pimpinan artistik.
13. Penata Cahaya Menjadi sumber sukses dan artistiknya pementasan
karya seni yang dipergelarkan yang berhubungan
dengan masalah cahaya, terang padamnya lampu.
Serta bagaimana cara mengatasi apabila terjadi
kecelakaan matinya lampu dari PLN.
14. Penata Rias / Orang yang mempunyai tugas atau tanggung jawab
Busana merias dan menata busana pemain.

15. Penata Suara Orang yang mempunyai tugas atau tanggung jawab
mengatur suara atau bunyi selama pertunjukan
berlangsung.

16. Penata Musik Orang yang menjadi sumber sukses dan kualitas
musik yang disajikan dalam pementasan.
PROSES SEBELUM
PEMENTASAN
PENUNJUKAN STAGE MANAGER DAN
PEMBUATAN RUN DOWN

STAGE MANAGER bertugas merumuskan atau


menetapkan secara lebih detail pelaksanaan acara pada
hari-H terutama pada konsep penampilan dan pengisi
acara, tata panggung dan tata lampu serta terjun
langsung ke lapangan pada hari-H dan turun tangan
langsung

. RUN DOWN adalah detail susunan acara dalam suatu


kegiatan pada hari-H. Dalam run down tercantum secara
detail person yang terlibat dan peralatan yang
dibutuhkan dalam setiap penampilan serta keterangan-
keterangan yang diperlukan.
NO WAKTU ACARA URAIAN KEGIA IRINGA PENAN
TAN N GGUNG
JAWAB
1 08.30- Pendahulu Kepala KS, Lagu Sugiyo
09.30 an Sekolah, tamu ditimur
Komite undang matahari
Sekolah, an &
Tamu guru
Undanga menuju
n, Bapak tempat
Ibu guru upacar
dan a
karyawan
SMA N 1
Ajibaran
g
memasuk
i tempat
upacara
PROSES SEBELUM
PEMENTASAN

PEMBUATAN TIME SCHEDULE


Dalamsuatukepanitiaanharusmembuatsusunanjadwalkerjaatau
yangbiasadisebuttime schedule.

Time
schedulesendiriberfungsiuntukmenertibkankinerjatia
pdivisidalamkepanitiaan.Dengantime
schedulediharapkankinerjapanitiasesuaidenganwaktu
yangtelahditentukan.
PEMENTASAN

PRA PEMENTASAN
Dalam tahap ini dilakukan gladi bersih sebagai persiapan
terakhir untuk menuju sebuah pementasan. Tujuan dari
tahap ini adalah sebagai simulasi pada hari-H agar seluruh
panitia yang terlibat siap untuk menghadapi kendala-
kendala yang mungkin akan terjadi saat melakukan sebuah
pementasan.

PEMENTASAN
Pada tahap ini seluruh panitia diharapkan fokus pada
pertunjukan sesuai dengan job description masing-masing
dan berkoordinasi dengan stage manager agar pementasan
berjalan sesuai dengan run down.
EVALUASI PEMENTASANAN
• LPJ
Ketika tugas telah selesai dilaksanakan, ketika acara telah
berakhir, kerja kepanitiaan belumlah berakhir. Karena masih
harus dilakukan pertanggungjawaban dari kepanitiaan
dalam bentuk LPJ. LPJ dimaksudkan untuk memastikan,
apakah planning yang dilakukan pada awal kepanitiaan
berjalan sebagaimana mestinya.