Anda di halaman 1dari 49

MATERI 7

KEPUTUSAN INVESTASI MODAL

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 1 1


Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 2 2
Pengertian

Capital investment decisions:


• Keputusan yang melibatkan pengeluaran kas
dalam jumlah besar dan kas tersebut terikat
dalam jangka panjang.
• Berhubungan dengan proses perencanaan,
penetapan tujuan dan prioritas, kalkulasi keuangan,
dan penggunaan kriteria tertentu untuk memilih
aktiva jangka panjang.

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 3 3


Jenis-jenis keputusan investasi modal
(menurut tujuannya):

1. Keputusan pengurangan biaya.


2. Keputusan perluasan pabrik dan fasilitas
penggudangan.
3. Keputusan pemilihan mesin.
4. Keputusan untuk membeli atau menyewa.
5. Keputusan penggantian peralatan.

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 4 4


Jenis-jenis Investasi Modal
(menurut karakteristiknya):
1. Screening decision
2. Preference decision
• Model-model Analisis Investasi Modal:
1. Discounting Model
NPV
IRR
2. Nondiscounting Model
o Payback
o ARR

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 5 5


Tabel Nilai Tunai untuk Angka Tunggal
Th 2% 4% 6% 8% 10% 12% 14% 16% 18% 20% 22%
1 0.980 0.962 0.943 0.926 0.909 0.893 0.877 0.862 0.847 0.833 0.820
2 0.961 0.925 0.890 0.857 0.826 0.797 0.769 0.743 0.718 0.694 0.672
3 0.942 0.889 0.840 0.794 0.751 0.712 0.675 0.641 0.609 0.579 0.551
4 0.924 0.855 0.792 0.735 0.683 0.636 0.592 0.552 0.516 0.482 0.451
5 0.906 0.822 0.747 0.681 0.621 0.567 0.519 0.476 0.437 0.402 0.370
6 0.888 0.790 0.705 0.630 0.564 0.507 0.456 0.410 0.370 0.335 0.303
7 0.871 0.760 0.665 0.583 0.513 0.452 0.400 0.354 0.314 0.279 0.249
8 0.853 0.731 0.627 0.540 0.467 0.404 0.351 0.305 0.266 0.233 0.204
9 0.837 0.703 0.592 0.500 0.424 0.361 0.308 0.263 0.225 0.194 0.167
10 0.820 0.676 0.558 0.463 0.386 0.322 0.270 0.227 0.191 0.162 0.137
11 0.804 0.650 0.527 0.429 0.350 0.287 0.237 0.195 0.162 0.135 0.112
12 0.788 0.625 0.497 0.397 0.319 0.257 0.208 0.168 0.137 0.112 0.092
13 0.773 0.601 0.469 0.368 0.290 0.229 0.182 0.145 0.116 0.093 0.075
14 0.758 0.577 0.442 0.340 0.263 0.205 0.160 0.125 0.099 0.078 0.062
15 0.743 0.555 0.417 0.315 0.239 0.183 0.140 0.108 0.084 0.065 0.051
Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 6 6
Tabel Nilai Tunai untuk Seri Angka Akhir Tahun
Tahun 2% 4% 6% 8% 10% 12% 14% 16% 18% 20% 22%
1 0.980 0.962 0.943 0.926 0.909 0.893 0.877 0.862 0.847 0.833 0.820
2 1.942 1.886 1.833 1.783 1.736 1.690 1.647 1.605 1.566 1.528 1.492
3 2.884 2.775 2.673 2.577 2.487 2.402 2.322 2.246 2.174 2.106 2.042
4 3.808 3.630 3.465 3.312 3.170 3.037 2.914 2.798 2.690 2.589 2.494
5 4.713 4.452 4.212 3.993 3.791 3.605 3.433 3.274 3.127 2.991 2.864
6 5.601 5.242 4.917 4.623 4.355 4.111 3.889 3.685 3.498 3.326 3.167
7 6.472 6.002 5.582 5.206 4.868 4.564 4.288 4.039 3.812 3.605 3.416
8 7.325 6.733 6.210 5.747 5.335 4.968 4.639 4.344 4.078 3.837 3.619
9 8.162 7.435 6.802 6.247 5.759 5.328 4.946 4.607 4.303 4.031 3.786
10 8.983 8.111 7.360 6.710 6.145 5.650 5.216 4.833 4.494 4.192 3.923
11 9.787 8.760 7.887 7.139 6.495 5.938 5.453 5.029 4.656 4.327 4.035
12 10.575 9.385 8.384 7.536 6.814 6.194 5.660 5.197 4.793 4.439 4.127
13 11.348 9.986 8.853 7.904 7.103 6.424 5.842 5.342 4.910 4.533 4.203
14 12.106 10.563 9.295 8.244 7.367 6.628 6.002 5.468 5.008 4.611 4.265
15 12.849 11.118 9.712 8.559 7.606 6.811 6.142 5.575 5.092 4.675 4.315
Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 7 7
METODA NPV

Illustrasi 1: PT Gladiool merencanakan membeli sebuah


mesin untuk melaksanakan aktivitas yang sekarang
dikerjakan secara manual. Harga beli mesin Rp50.000.000
dan mesin ini memiliki umur ekonomis 5 tahun tanpa nilai
residu. Penggunaan mesin ini diharapkan akan mengurangi
biaya tenaga kerja per tahun sebanyak Rp18.000.000.
Perusahaan mengharapkan tingkat kembalian investasi
minimum 20% (sebelum pajak) selama umur investasi.
Apakah usulan proyek investasi tersebut diterima atau
ditolak?
Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 8 8
ANALISIS USULAN PROYEK INVESTASI

Nilai investasi (initial investment), Rp50.000.000,00


Umur proyek, 5 tahun, Nilai residu Rp0,00
Penghematan biaya tahunan (annual cost savings), Rp18.000.000,00
Tingkat kembalian investasi (required rate of return), 20%
Keterangan Tahun ke Arus Kas Faktor Nilai Tunai
(20%)
Penghematan tahunan 1-5 Rp18.000.000 2,991 Rp53.838.000
Investasi awal 0 (50.000.000) 1,000 (50.000.000)
Net Present Value Rp 3.838.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 9 9


NPV Maka Usulan Investasi akan
Positif Diterima, karena investasi tersebut menjanjikan
kembalian lebih besar dibanding tingkat kembalian
yang diharapkan
Nol Diterima, karena investasi tersebut menjanjikan
kembalian sama dengan dibanding tingkat kembalian
yang diharapkan
Negatif Ditolak, karena investasi tersebut menjanjikan
kembalian lebih kecil dibanding tingkat kembalian
yang diharapkan

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 10 10


Mengapa Analisis Menekankan pada Arus Kas?

 Alasan utamanya adalah bahwa laba akuntansi dihitung


berdasarkan konsep accrual yang mengabaikan timing arus
masuk dan arus keluar kas.
 Jenis-jenis arus kas

Arus Kas Keluar Arus Kas Masuk


Investasi awal Kenaikan pendapatan
Kenaikan modal kerja Penurunan biaya
Reparasi dan pemeliharaan Nilai sisa/residu
Kenaikan biaya operasi Pembebasan modal kerja

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 11 11


Penyederhanaan Asumsi

1. Seluruh arus kas selain investasi awal dianggap terjadi


pada akhir tahun.
2. Seluruh arus kas yang dihasilkan oleh sebuah proyek
investasi segera di investasikan kembali dengan tingkat
kembalian sama dengan tingkat bunga.

Pemilihan Tingkat Bunga (Discount Rate)

1. Biaya modal (cost of capital) perusahaan.


2. hurdle rate, cut-off rate, required rate of return.

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 12 12


Illustrasi 3. PT Lembah Tidar memperoleh lisensi untuk
jangka waktu 5 tahun. Produk yang akan dipasarkan dibeli
dari produsen dan PT Lembah Tidar akan mengeluarkan
seluruh biaya promosi dan distribusi. Estimasi besarnya
biaya dan pendapatan adalah:

Harga beli peralatan yang diperlukan Rp 600.000.000


Modal kerja yang diperlukan 1.000.000.000
Nilai residu peralatan 100.000.000
Biaya reparasi peralatan tahun ke 4 50.000.000
Pendapatan dan biaya per tahun:
Pendapatan penjualan Rp2.000.000.000
Harga pokok penjualan 1.250.000.000
Biaya operasi tunai 350.000.000

Pada akhir tahun ke lima, modal kerja sebesar 1 milyar


dibebaskan. Apabila tingkat bunga 20%, rekomendasi
apakah yang dapat diberikan kepada manajemen?

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 13 13


ANALISIS USULAN PROYEK INVESTASI

Pendapatan Penjualan Rp2.000.000.000,00


Dikurang: harga pokok penjualan 1.250.000.000,00
Dikurang: biaya-biaya operasi tunai 350.000.000,00
Arus kas masuk tahunan Rp 400.000.000,00
Keterangan Tahun ke Arus Kas Faktor Nilai Tunai
(20%)
Pembelian Peralatan 0 Rp(600.000.000) 1,000 Rp (600.000.000)
Kebutuhan modal kerja 0 (1.000.000.000) 1,000 (1.000.000.000)
Reparasi peralatan 4 (50.000.000) 0,482 (24.100.000)
Arus kas masuk 1-5 400.000.000. 2,991 1.196.400.000.
Nilai residu peralatan 5 100.000.000 0,402 40.200.000.
Pelepasan modal kerja 5 1.000.000.000. 0,402 402.000.000.
Net Present Value Rp 14.500.000.

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 14 14


METODA IRR

Illustrasi 4: The Lost World Corporation ingin membeli


sebuah alat seharga Rp565.000.000 yang ditaksir memiliki
masa manfaat 10 tahun. dengan alat ini, perusahaan akan
menghemat BTK per tahun sebanyak Rp100.000.000,00.
1. Berapa IRR yang dihasilkan dari investasi tersebut?
2. Apakah usulan investasi ini diterima?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada 2 langkah yang


harus dilakukan, yaitu:
1. Menghitung discount factor (angka dalam tabel bunga)
2. Mencari lokasi kolom tempat beradanya discount factor
yang telah dihitung dalam butir 1.

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 15 15


METODA IRR

Illustrasi 4:
1. Menghitung faktor bunga:
Faktor Bunga = Investasi proyek : arus kas masuk
= Rp565.000.000 : Rp100.000.000
= 5,650
2. Mencari IRR pada tabel Present Value of Ordinary
Annuity, dengan mengacu pada baris 10 (karena jangka
waktu investasi 10 tahun), dan diperoleh pada kolom
12%.

Apa arti angka 12%?

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 16 16


Tabel Nilai Tunai untuk Seri Angka Akhir Tahun
Tahun 2% 4% 6% 8% 10% 12% 14% 16% 18% 20% 22%
1 0.980 0.962 0.943 0.926 0.909 0.893 0.877 0.862 0.847 0.833 0.820
2 1.942 1.886 1.833 1.783 1.736 1.690 1.647 1.605 1.566 1.528 1.492
3 2.884 2.775 2.673 2.577 2.487 2.402 2.322 2.246 2.174 2.106 2.042
4 3.808 3.630 3.465 3.312 3.170 3.037 2.914 2.798 2.690 2.589 2.494
5 4.713 4.452 4.212 3.993 3.791 3.605 3.433 3.274 3.127 2.991 2.864
6 5.601 5.242 4.917 4.623 4.355 4.111 3.889 3.685 3.498 3.326 3.167
7 6.472 6.002 5.582 5.206 4.868 4.564 4.288 4.039 3.812 3.605 3.416
8 7.325 6.733 6.210 5.747 5.335 4.968 4.639 4.344 4.078 3.837 3.619
9 8.162 7.435 6.802 6.247 5.759 5.328 4.946 4.607 4.303 4.031 3.786
10 8.983 8.111 7.360 6.710 6.145 5.650 5.216 4.833 4.494 4.192 3.923
11 9.787 8.760 7.887 7.139 6.495 5.938 5.453 5.029 4.656 4.327 4.035
12 10.575 9.385 8.384 7.536 6.814 6.194 5.660 5.197 4.793 4.439 4.127
13 11.348 9.986 8.853 7.904 7.103 6.424 5.842 5.342 4.910 4.533 4.203
14 12.106 10.563 9.295 8.244 7.367 6.628 6.002 5.468 5.008 4.611 4.265
15 12.849 11.118 9.712 8.559 7.606 6.811 6.142 5.575 5.092 4.675 4.315

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 17 17


ANALISIS USULAN PROYEK INVESTASI

Nilai investasi (initial investment), Rp565.000.000,00


Umur proyek, 10 tahun
Nilai residu Rp0,00
Penghematan biaya tahunan (annual cost savings), Rp100.000.000,00
Keterangan Tahun Arus Kas Faktor Nilai Tunai
ke (12%)
Penghematan/tahun 1-10 Rp100.000.000 5,650 Rp565.000.000
Investasi awal 0 (565.000.000) 1,000 (565.000.000)
Net Present Value Rp 0

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 18 18


Teknik interpolasi
1. Merupakan teknik dalam penghitungan IRR, jika angka
discount factor tidak ditemukan dalam tabel bunga.
2. Langkah-langkah yang dilakukan adalah;
a. Menghitung discount factor
b. Mencari lokasi kolom yang menunjukkan angka
discount factor yang terdekat ke atas dan terdekat
ke bawah dengan discount factor yang telah
dihitung pada poin a.
c. Melakukan interpolasi untuk menemukan angka
IRR yang sesuai dengan discount factor proyek
investasi (true factor)
3. Jumlah investasi yang diperlukan Rp60.000.000,00
Penghematan biaya per tahun .................. 15.000.000,00
Umur proyek ....................................................... 10 tahun

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 19 19


Teknik interpolasi

Faktor Bunga = Investasi proyek : arus kas


= Rp60.000.000 : Rp15.000.000
= 4,000

Faktor Nilai Tunai


Faktor 20% 4,192 4,192
Faktor Bunga 4,000
Faktor 22% 3,923
Selisih 0,192 0,269

IRR = 20% + [(0,192/0,269) x 2%]


= 20% + 1,4% = 21,4%

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 20 20


Tabel Nilai Tunai untuk Seri Angka Akhir Tahun
Tahun 2% 4% 6% 8% 10% 12% 14% 16% 18% 20% 22%
1 0.980 0.962 0.943 0.926 0.909 0.893 0.877 0.862 0.847 0.833 0.820
2 1.942 1.886 1.833 1.783 1.736 1.690 1.647 1.605 1.566 1.528 1.492
3 2.884 2.775 2.673 2.577 2.487 2.402 2.322 2.246 2.174 2.106 2.042
4 3.808 3.630 3.465 3.312 3.170 3.037 2.914 2.798 2.690 2.589 2.494
5 4.713 4.452 4.212 3.993 3.791 3.605 3.433 3.274 3.127 2.991 2.864
6 5.601 5.242 4.917 4.623 4.355 4.111 3.889 3.685 3.498 3.326 3.167
7 6.472 6.002 5.582 5.206 4.868 4.564 4.288 4.039 3.812 3.605 3.416
8 7.325 6.733 6.210 5.747 5.335 4.968 4.639 4.344 4.078 3.837 3.619
9 8.162 7.435 6.802 6.247 5.759 5.328 4.946 4.607 4.303 4.031 3.786
10 8.983 8.111 7.360 6.710 6.145 5.650 5.216 4.833 4.494 4.192 3.923
11 9.787 8.760 7.887 7.139 6.495 5.938 5.453 5.029 4.656 4.327 4.035
12 10.575 9.385 8.384 7.536 6.814 6.194 5.660 5.197 4.793 4.439 4.127
13 11.348 9.986 8.853 7.904 7.103 6.424 5.842 5.342 4.910 4.533 4.203
14 12.106 10.563 9.295 8.244 7.367 6.628 6.002 5.468 5.008 4.611 4.265
15 12.849 11.118 9.712 8.559 7.606 6.811 6.142 5.575 5.092 4.675 4.315

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 21 21


ANALISIS PREFERENSI PROYEK
INVESTASI DENGAN METODA NPV
 Merupakan analisis yang melibatkan lebih dari satu
alterlatif investasi dimana alternatif yang dapat dipilih
hanya satu alternatif terbaik.
 Ilustrasi: PT Suramadu adalah sebuah perusahaan
pengangkutan antar pulau dengan armada angkut
berupa kapal feri. Saat ini salah satu kapal feri yang
dimiliki perusahaan tidak layak dioperasikan. Ada 2
alternatif investasi yang dihadapi perusahaan yaitu:
(1) merenovasi feri lama, dan (2) membeli feri baru.

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 22 22


ANALISIS PREFERENSI PROYEK
INVESTASI DENGAN METODA NPV
Alternatif I (merenovasi ferry lama). Ferry ini memerlukan
biaya renovasi sebesar Rp40.000.000 dan pada tahun ke 5
memerlukan biaya pemeliharaan sebesar Rp16.000.000.
Setelah direnovasi, ferry dapat digunakan selama 10 tahun.
Pada akhir tahun ke 10, ferry memiliki nilai residu sebesar
Rp10.000.000. Nilai residu ferry tersebut saat ini adalah
Rp14.000.000. Biaya operasi ferry per tahun sebesar
Rp32.000.000 dan menghasilkan pendapatan per tahun
Rp50.000.000.

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 23 23


Alternatif II: Membeli ferry baru dengan harga
Rp72.000.000. Umur ekonomis ferry baru adalah 10 tahun,
dan pada akhir tahun ke 5 memerlukan beberapa perbaikan
dengan biaya Rp5.000.000. Pada akhir tahun ke 10, ferry ini
memiliki nilai residu sebesar Rp10.000.000. Biaya untuk
mengoperasikan ferry adalah Rp24.000.000 per tahun, dan
menghasilkan pendapatan sebesar Rp50.000.000 per tahun.

Perusahaan menghendaki tingkat kembalian minimum 18%


sebelum pajak untuk seluruh jenis investasi.

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 24 24


Pendekatan Total Cost
Ferry Baru Ferry Lama
Pendapatan tahunan Rp50.000.000 Rp50.000.000
Beban tunai operasi tahunan 24.000.000 32.000.000
Arus kas masuk bersih tahunan Rp26.000.000 Rp18.000.000
Keterangan Tahun Arus Kas Faktor Bunga Nilai Tunai
(18%) Arus Kas
Beli Ferry Baru
 Investasi awal 0 (72.000.000) 1,000 (72.000.000)
 Biaya perbaikan 5 (5.000.000) 0,437 (2.185.000)
 Cashflow 1-10 26.000.000 4,494 116.844.000
 Nilai Residu FL 0 14.000.000 1,000 14.000.000
 NR Ferry Baru 10 10.000.000 0,191 1.910.000
Net Present Value 58.569.000

Pakai Ferry Lama


 Investasi awal 0 (40.000.000) 1,000 (40.000.000)
 Biaya perbaikan 5 (16.000.000) 0,437 (6.992.000)
 Cashflow 1-10 18.000.000 4,494 80.892.000
 Nilai Residu 10 10.000.000 0,191 1.910.000
Net Present Value 35.810.000
Selisih 22.759.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 25 25


Pendekatan incremental
Ferry Baru Ferry Lama
Pendapatan tahunan Rp50.000.000 Rp50.000.000
Beban tunai operasi tahunan 24.000.000 32.000.000
Arus kas masuk bersih tahunan Rp26.000.000 Rp18.000.000
Keterangan Tahun Arus Kas Faktor Bunga Nilai Tunai
(18%) Arus Kas
Kenaikan Investasi 0 (32.000.000) 1.000 (32.000.000)
Penghematan Biaya 5 11.000.000 0,437 4.807.000
Kenaikan Arus Kas 1-10 8.000.000 4,494 35.952.000
NR Ferry Lama 0 14.000.000 1,000 14.000.000
Net Present Value 22.759.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 26 26


Keputusan Biaya Terendah (Least Cost Decision)

Ilustrasi 7: PT Potrobangsan mempertimbangkan investasi


sebagai berikut:
Mesin Lama Mesin Baru
Harga Perolehan 400.000.000 500.000.000
Nilai sisa (saat ini) 60.000.000 ---
Beban operasi tahunan 300.000.000 180.000.000
Biaya perbaikan (saat ini) 80.000.000 --
Nilai sisa akhir tahun ke 6 0 100.000.000
Sisa umur ekonomis 6 tahun 6 tahun

Jika tingkat bunga pasar yang berlaku saat itu adalah 10%,
apa rekomendasi yang diberikan kepada manajemen?
Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 27 27
Analisis dengan pendekatan Total Cost:

Arus Faktor Nilai Tunai


Keterangan Tahun Kas Masuk Bunga Arus Kas
(10%)
Beli Mesin:
- Investasi 0 (500.000.000) 1,000 (500.000.000)
- Ninai residu mesin lama 0 60.000.000 1,000 60.000.000
- Biaya Operasi 1-6 (180.000.000) 4,355 (783.900.000)
- Nilai residu 6 100.000.000 0,564 56.400.000
Nilai Tunai Bersih (1.167.500.000)

Mesin Lama:
- Biaya Perbaikan 0 (80.000.000) 1,000 (80.000.000)
- Biaya Operasi 1-6 (300.000.000) 4,355 (1.306.500.000)
Nilai Tunai Bersih (1.386.500.000)

Selisih 219.000.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 28 28


Analisis dengan pendekatan incremental cost:

Arus Faktor Nilai Tunai


Keterangan Tahun Kas Masuk Bunga Arus Kas
(10%)
Tambahan Investasi 0 (420.000.000) 1,000 (420.000.000)
NR Mesin Lama 0 60.000.000 1,000 60.000.000
Penghematan Biaya 1-6 120.000.000 4,355 522.600.000
Selisih Nilai Residu 6 100.000.000 0,564 56.400.000
NPV dengan membeli mesin baru 219.000.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 29 29


CAPITAL RATIONING

 Pengertian
 Constraints: sifat proyek (parsial/non-parsial) dan dana
 Tahap analisis:
o Hitung indeks NPV dengan rumus
Indeks NPV = NPV/Investasi awal
o Merangking seluruh proyek urut indeks NPV
o Mengalokasikan dana yang tersedia ke dalam
proyek-proyek

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 30 30


Jika dana untuk investasi sebesar Rp600.000.000,00 dan
peluang investasi tersedia untuk lima proyek dengan
masing-masing nilai investasi dan NPV sebagai berikut:

Proyek Nilai Investasi NPV


A Rp200.000.000,00 Rp40.000.000,00
B 400.000.000,00 112.000.000,00
C 160.000.000,00 48.000.000,00
D 100.000.000,00 10.000.000,00
E 40.000.000,00 20.000.000,00
Rp900.000.000,00

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 31 31


Proyek Nilai Investasi NPV Indeks NPV
A Rp200.000.000 Rp40.000.000 0,20
B 400.000.000 112.000.000 0,28
C 160.000.000 48.000.000 0,30
D 100.000.000 10.000.000 0,10
E 40.000.000 20.000.000 0,50
Rp900.000.000

Proyek Investasi yang Dana yang Pendanaan


Dibutuhkan Dialokasikan Kumulatif
E Rp 40.000.000 Rp 40.000.000 Rp 40.000.000
C 160.000.000 160.000.000 200.000.000
B 400.000.000 400.000.000 600.000.000
A 200.000.000 600.000.000
D 100.000.000 600.000.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 32 32


Investasi yang Dapat Dipecah (Divisible Investment)

Jika dana yang tersedia Rp400.000.000,00. Namun proyek dapat


dipecah

Proyek Investasi yang Dana yang Pendanaan


Dibutuhkan Dialokasikan Kumulatif
E Rp 40.000.000 Rp 40.000.000 Rp 40.000.000
C 160.000.000 160.000.000 200.000.000
B 400.000.000 200.000.000 400.000.000

Sedangkan jumlah NPV yang diperoleh adalah sebagai berikut:

Proyek Nilai Investasi NPV Total NPV


E Rp 40.000.000 Rp 20.000.000
C 160.000.000 48.000.000
B 200.000.000 56.000.000 Rp124.000.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 33 33


Investasi Tidak Dapat Dipecah (Indivisible Investment)
Alokasi 1

Proyek Alokasi Index NPV


E Rp 40.000.000 0,50 Rp 20.000.000
C 160.000.000 0,30 48.000.000
A 200.000.000 0,20 40.000.000
Rp400.000.000 Rp108.000.000

Alokasi 2

Proyek Alokasi Index NPV


B Rp400.000.000 0,28 Rp112.000.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 34 34


PENDEKATAN LAIN DALAM ANALISIS INVESTASI

1. Periode kembalian investasi (payback period)


2. Metoda tingkat kembalian sederhana (simple rate of
return).

Metoda Periode Kembalian Investasi (Payback Method)

Investasi Awal
Periode Kembalian =
Arus Kas Masuk Bersih Tahunan

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 35 35


Ilustrasi 8: PT Wulandari saat ini memerlukan sebuah
mesin. Perusahaan mempertimbangkan 2 alternatif, yaitu
mesin A, dengan harga Rp90.000.000 dan akan menghemat
biaya operasi sebesar Rp30.000.000 per tahun; dan mesin
B, dengan harga sebesar Rp72.000.000 dan akan
menghemat biaya operasi sebesar Rp30.000.000 per tahun.
Mesin manakah yang harus dibeli?

90.000.000
Periode Kembalian (A) = = 3 tahun
30.000.000

72.000.000
Periode Kembalian (B) = = 2,4 tahun
30.000.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 36 36


Kelemahan:
 Metoda ini bukan merupakan pengukur kemampulabaan
sebuah investasi yang sesungguhnya, namun hanya
mengukur waktu yang diperlukan untuk menutup
investasi awal.
 Jika ada tambahan informasi yaitu informasi tentang
umur ekonomis. Umur ekonomis untuk mesin A adalah
10 tahun dan umur ekonomis untuk mesin B adalah 5
tahun. Dengan tambahan informasi tersebut , alternatif
manakah yang akan dipilih?

Kelebihan:
 Membantu manajer melakukan penyaringan
 Bermanfaat bagi perusahaan yang baru yang kondisinya
kekurangan kas.
 Bermanfaat bagi industri yang produknya cepat usang.
Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 37 37
Ilustrasi 9: CV Padang Arofah ingin mengganti mesin lama
mesin baru. Mesin baru memiliki harga Rp480.000.000 dan
memiliki umur ekonomis 8 tahun. Tambahan pendapatan per
tahun dan biaya yang berhubungan dengan mesin baru adalah:

Penjualan Rp900.000.000
Biaya variabel 540.000.000
Marjin kontribusi Rp360.000.000
Biaya-biaya tetap:
- Gaji Rp162.000.000
- Pemeliharaan 18.000.000
- Depresiasi 60.000.000
Total biaya tetap 240.000.000
Laba bersih Rp120.000.000

Mesin lama dijual dengan harga Rp30.000.000. Perusahaan


akan mengganti mesin jika periode kembalian investasi kurang
dari 3 tahun. Keputusan apa yang akan dibuat oleh
manajemen?

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 38 38


Langkah 1: menghitung arus kas masuk bersih per tahun
Laba bersih Rp120.000.000,00
Ditambah: depresiasi 60.000.000,00
Arus kas masuk bersih Rp180.000.000,00

Langkah 2: menghitung investasi yang diperlukan


Harga perolehan alat baru Rp480.000.000,00
Nilai jual mesin lama 30.000.000,00
Investasi yang diperlukan Rp450.000.000,00

Langkah 3: menghitung periode kembalian investasi

450.000.000
Periode Kembalian = = 2,5 tahun
180.000.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 39 39


Ilustrasi 10A: PT Ar-Raudhah sedang mempertimbangkan
sebuah usulan proyek investasi. Proyek tersebut
membutuhkan investasi awal sebesar Rp24.000.000,00 dan
arus kas masuk selama 8 tahun adalah sebagai berikut:

Tahun Investasi Arus Kas


1 Rp24.000.000 Rp6.000.000
2 0
3. 12.000.000
4 6.000.000
5 3.000.000
6 18.000.000
7 12.000.000
8 12.000.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 40 40


Saldo Saldo
Investasi Arus Kas Investasi
Th Awal Tahun Masuk Akhir Tahun
1 24.000.000 6.000.000 18.000.000
2 18.000.000 0 18.000.000
3 18.000.000 12.000.000 6.000.000
4 6.000.000 6.000.000 0

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 41 41


Ilustrasi 10B: PT Ar-Raudhah sedang mempertimbangkan
sebuah usulan proyek investasi. Proyek tersebut
membutuhkan investasi awal sebesar Rp24.000.000,00 dan
arus kas masuk selama 8 tahun adalah sebagai berikut:

Tahun Investasi Arus Kas


1 Rp24.000.000 Rp6.000.000
2 0
3. 12.000.000
4 Rp12.000.000 6.000.000
5 3.000.000
6 18.000.000
7 12.000.000
8 12.000.000

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 42 42


Saldo Saldo Investasi Saldo
Investasi Tambahan Setelah Ada Arus Kas Investasi
Th Awal Tahun Investasi Tambahan Masuk Akhir Tahun
1 24.000.000 24.000.000 6.000.000 18.000.000
2 18.000.000 18.000.000 0 18.000.000
3 18.000.000 18.000.000 12.000.000 6.000.000
4 6.000.000 12.000.000 18.000.000 6.000.000 12.000.000
5 12.000.000 12.000.000 3.000.000 9.000.000
6 9.000.000 9.000.000 18.000.000 0
7 0 0 12.000.000 0
8 0 0 12.000.000 0

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 43 43


Metoda Tingkat Kembalian Sederhana
(Simple Rate Of Return Method)

 Disebut juga metoda accounting rate of return (ARR);


unadjusted rate of return, dan financial statement.

Tambahan Pendapatan – Tambahan Biaya


TK (SRR) =
= Tambahan Laba
=
Investasi Awal
Atau
Laba Bersih
Tingkat Kembalian =
Investasi Awal
=
Atau
Penghematan Biaya – Depresiasi Alat Baru
Tingkat Kembalian =
Investasi Awal
=

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 44 44


Ilustrasi 11:

Perusahaan teh Jabal Nur adalah perusahaan pengolah teh


pelangsing tubuh. Saat ini perusahaan ingin membeli
tambahan mesin yang memiliki harga Rp1.080.000.000 dan
memiliki umur ekonomis 9 tahun tanpa nilai residu. Mesin
tersebut akan meningkatkan pendapatan sebesar
Rp540.000.000 per tahun. Tambahan biaya operasi untuk
mesin baru adalah Rp240.000.000 per tahun.

540.000.000 – (240.000.000 + 120.000.000)


ARR = = 16,7%
1.080.000.000
=

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 45 45


Ilustrasi 12: Mindanau Farm Inc. saat ini memiliki karyawan
yang akan bertugas khusus memilah (sortir) telur ayam.
Biaya yang dikeluarkan untuk menyortir tersebut adalah
Rp180.000.000 per tahun. Perusahaan mempertimbangkan
untuk membeli mesin penyortir baru seharga Rp540.000.000
dengan umur ekonomis 15 tahun dan biaya operasi sebesar
Rp60.000.000 per tahun. Alat sortir konvesional yang saat
ini dipakai, dapat dijual dengan harga Rp15.000.000

Penghematan Biaya – Depresiasi Alat Baru


Tingkat Kembalian =
Investasi Awal
=

120.000.000 – (540.000.000 : 15)


Tingkat Kembalian = = 16%
540.000.000 – 15.000.000
=

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 46 46


POSTAUDIT TERHADAP PROYEK INVESTASI TERPILIH

 Postaudit sebuah proyek investasi yang terpilih


merupakan tindak lanjut setelah sebuah usulan proyek
investasi dipilih dan diterapkan.
 Tujuan: untuk mengetahui apakah kinerja proyek
investasi yang diharapkan benar-benar dapat dicapai.
 Hasil postaudit ini dapat digunakan oleh manajemen
untuk melakukan tindakan koreksi guna memperbaiki
kinerja proyek atau bahkan menghentikan sama sekali
proyek tersebut guna menghindari kerugian yang lebih
besar di masa mendatang.
 Postaudit juga memberikan masukan kepada manajer
untuk membuat keputusan yang lebih bijaksana di masa
mendatang.
 Dalam postaudit, digunakan teknik yang sama dengan
teknik yang dipakai dalam proses memilih usulan proyek
investasi. Namun dengan menggunakan data yang
sesungguhnya (actual observed data).
Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 47 47
SOAL 3

PT Hisbullah saat ini memiliki sebuah mesin yang kondisinya tidak layak untuk dioperasikan. Ada
dua alternatif yang dihadapi oleh perusahaan, yaitu memperbaiki mesin tersebut dan membeli
mesin baru. Data selengkapnya adalah sebagai berikut.

Alternatif I (memperbaiki mesin lama). Biaya perbaikan yang diperlukan sebesar Rp10.000.000,00
dan pada tahun ke 4 dibutuhkan servis dengan biaya sebesar Rp4.000.000,00. Setelah diperbaiki,
mesin ini dapat digunakan selama 8 tahun. Pada akhir tahun ke 8, mesin ini akan memiliki nilai
residu sebesar Rp1.200.000,00. Nilai residu mesin tersebut saat ini adalah Rp1.100.000,00. Biaya
operasi per tahun sebesar Rp2.500.000,00 dan menghasilkan pendapatan per tahun
Rp4.500.000,00. Modal kerja yang diperlukan sebesar Rp6.000.000,00

Alternatif II: (membeli mesin baru). Mesin ini memiliki kos Rp25.000.000,00. Umur ekonomis
mesin baru adalah 10 tahun, dan pada akhir tahun ke 5 memerlukan perbaikan dengan biaya
sebesar Rp2.500.000,00. Pada akhir tahun ke 10, mesin ini memiliki nilai residu sebesar
Rp2.000.000,00. Biaya untuk mengoperasikan mesin adalah Rp2.000.000,00 per tahun, dan
menghasilkan pendapatan sebesar Rp4.500.000,00 per tahun. Modal kerja yang diperlukan
sebesar Rp5.000.000,00. Perusahaan menghendaki tingkat kembalian minimum 12% sebelum
pajak untuk seluruh jenis investasi.

Lakukan analisis dan berikan rekomendasi kepada manajemen jika dalam melakukan analisis
Saudara
Dr. menggunakan
Krismiaji, pendekatan
M.Sc. Ak., CA. incremental !48 48
PT Arafat memberikan keleluasaan pada kantor cabangnya di Yogyakarta untuk melakukan
investasi. Dana yang disediakan oleh kantor pusat sebesar Rp150.000.000,00. Saat ini kantor
cabang mempunyai beberapa alternatif investasi yang bersifat independen dan dapat melakukan
investasi secara sebagian (partial). Data setiap investasi adalah sebagai berikut:

No. Proyek Investasi NPV


1 A Rp10.000.000,00 Rp1.000.000,00
2 B 15.000.000,00 2.250.000,00
3 C 20.000.000,00 4.000.000,00
4 D 20.000.000,00 5.000.000,00
5 E 12.500.000,00 1.000.000,00
6 F 25.000.000,00 5.000.000,00
7 G 15.000.000,00 5.000.000,00
8 H 20.000.000,00 5.000.000,00

Instruksi:
1. Tentukan sebaiknya cabang melakukan investasi pada proyek apa saja, dan hitunglah NPV
maksimumnya!
2. Apabila proyek tidak dapat dipecah, tentukan cabang sebaiknya investasi pada proyek apa
saja, dan hitunglah NPVnya!
3. Jika dana yang tersedia sebesar Rp160.000.000,00 dan proyek tidak dapat dipecah, tentukan
cabang sebaiknya investasi pada proyek apa saja, dan hitunglah NPVnya!
4. Jika dana yang tersedia sebesar Rp160.000.000,00 dan investasi dapat dilakukan sebagian
(partial), tentukan cabang sebaiknya investasi pada proyek apa saja, dan hitunglah NPVnya!

Dr. Krismiaji, M.Sc. Ak., CA. 49 49