Anda di halaman 1dari 41

PRODUK KREATIF DAN

KEWIRAUSAHAAN

KD. 3
HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

KELAS : XI
KOMPETENSI DASAR

3.3 Memahami Hak Atas


Kekayaan Intelektual

3.4 Mempresentasikan hak atas


kekayaan intelektual
A. Pengertian HaKI

• HAK adalah benar, milik, kepunyaan,


kewenangan, kekuasaan untuk
berbuat sesuatu, atau wewenang
menurut hukum.

• KEKAYAAN adalah perihal yang


(bersifat, ciri) kaya, harta yang
menjadi milik orang, kekuasaan.
• INTELEKTUAL adalah cerdas,
berakal dan berpikiran jernih
berdasarkan ilmu pengetahuan, atau
mempunyai kecerdasan tinggi,
cendikiawan, atau kesadaran terutama
yang menyangkut pemikiran dan
pemahaman
Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI)
adalah hak eksklusif yang diberikan
suatu hukum atau peraturan kepada
seseorang atau sekelompok orang
atas karya ciptanya
B. Prinsip - Prinsip HaKI

Prinsip Prinsip
Ekonomi Keadilan

Prinsip Prinsip
Kebudayaan Sosial
1. Prinsip Ekonomi
Dalam prinsip ekonomi, hak
intelektual berasal dari kegiatan
kreatif dari daya pikir manusia yang
memiliki manfaat serta nilai ekonomi
yang akan member keuntungan
kepada pemilik hak cipta.
2. Prinsip Keadilan
Prinsip keadilan merupakan suatu
perlindungan hukum bagi pemilik
suatu hasil dari kemampuan
intelektual, sehingga memiliki
kekuasaan dalam penggunaan hak
atas kekayaan intelektual terhadap
karyanya.
3.Prinsip Kebudayaan
Prinsip kebudayaan merupakan
pengembangan dari ilmu
pengetahuan, sastra dan seni guna
meningkatkan taraf kehidupan serta
akan memberikan keuntungan bagi
masyarakat, bangsa dan Negara.
4. Prinsip Sosial
Prinsip sosial mengatur kepentingan
manusia sebagai warga Negara,
sehingga hak yang telah diberikan
oleh hukum atas suatu karya
merupakan satu kesatuan yang
diberikan perlindungan berdasarkan
keseimbangan antara kepentingan
individu dan masyarakat/ lingkungan.
C. Dasar Hukum HaKI di Indonesia
• UU No. 7/1994 tentang Pengesahan
Agreement Establishing the World Trade
Organization (WTO)
• UU No. 10/1995 tentang Kepabeanan
• UU No. 12/1997 tentang Hak Cipta
• UU No. 14/1997 tentang Merek
• UU No. 13/1997 tentang Hak Paten
• Kepres No. 15/1997 tentang Pengesahan
Paris Convention for the Protection of
Industrial Property dan Convention
Establishing the World Intellectual
Property Organization
• Kepres No. 17/1997 tentang Pengesahan
Trademark Law Treaty
• Kepres No. 18/1997 tentang Pengesahan
Berne Convention for the Protection of
Literary and Artistic Works
• Kepres No. 19/1997 tentang Pengesahan
WIPO Copyrights Treaty
D. Manfaat HaKI
1. Bagi Dunia Usaha
• adanya perlindungan terhadap
penyalahgunaan atau pemalsuan karya
intelektual yang dimilikinya oleh pihak
lain di dalam negeri maupun di luar
negeri.
• Perusahaan mendapat citra yang positif
dalam persaingan apabila memiliki
perlindungan hukum di bidang HaKI.
2. Bagi Inventor
dapat menjamin kepastian hukum baik
individu maupun kelompok serta
terhindar dari kerugian akibat pemalsuan
dan perbuatan curang pihak lain.

3. Bagi Pemerintah
• adanya citra positif pemerintah yang
menerapkan HaKI di tingkat WTO
• adanya penerimaan devisa yang
diperoleh dari pendaftaran HaKI.
4. Bagi Pemegang Hak
• adanya kepastian hukum bagi
pemegang hak dalam melakukan
usahanya tanpa gangguan dari pihak
lain.
• Pemegang hak dapat melakukan upaya
hukum baik perdata maupun pidana
bila terjadi pelanggaran/peniruan.
• Pemegang hak dapat memberikan izin
atau lisensi kepada pihak lain.
E. Konsep HAKI
Setiap hak yang termasuk kekayaan
intelektual memiliki konsep yang bernama
konsep HAKI. Berikut ini merupakan
konsep HAKI:
• Haki kewenangan, kekuasaan untuk
berbuat sesuatu (UU & wewenang
menurut hukum).
• Kekayaan hal-hal yang bersifat ciri yang
menjadi milik orang.
• Kekayaan intelektual kekayaan yang
timbul dari kemampuan intelektual
manusia (karya di bidang teknologi, ilmu
pengetahuan, seni dan sastra) –
dihasilkan atas kemampuan intelektual
pemikiran, daya cipta dan rasa yang
memerlukan curahan tenaga, waktu dan
biaya untuk memperoleh “produk” baru
dengan landasan kegiatan penelitian
atau yang sejenisnya.
F. Macam-macam HaKI

Hak Cipta

Hak Kekayaan
Industri
1. Hak Cipta
Hak Cipta adalah hak khusus bagi
pencipta untuk mengumumkan atau
memperbanyak ciptaannya.

ciptaan yang dilindungi adalah ciptaan


dalam bidang ilmu pengetahuan, sastra
dan seni.
2. Hak kekayaan industri
Hak kekayaan industri adalah hak yang
mengatur segala sesuatu milik
perindustrian, terutama yang mengatur
perlindungan hukum.

Hak kekayaan industri berguna untuk


melindungi kegiatan industri perusahaan
Macam Hak Kekayaan Industri
Paten
Merk
Rahasia Dagang

Desain Industri

Desain Tata Letak


Sirkuit Terpadu
Varietas Tanaman
• Hak Paten

Hak Paten adalah hak eksklusif yang


diberikan oleh Negara kepada Inventor
atas hasil penemuannya di bidang
teknologi, yang untuk selama waktu
tertentu dalam melaksanakan sendiri
penemuannya tersebut atau dengan
membuat persetujuan kepada pihak lain
untuk melaksanakannya.
Paten hanya diberikan kepada penemu
yang telah menemukan suatu penemuan
(baru) di bidang teknologi.
• Hak Merk
Hak merk adalah tanda yang berupa
gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-
angka, susunan warna, atau kombinasi dari
unsur-unsur tersebut yang memiliki daya
pembeda dan digunakan dalam kegiatan
perdagangan barang atau jasa.

Merk merupakan tanda yang digunakan


untuk membedakan produk/jasa tertentu
dengan produk/jasa yg sejenis shg memiliki
nilai jual dari pemberian merek tersebut.
Merk memiliki beberapa istilah, antara lain :
• Merek Dagang
adalah merk yang digunakan pada barang
yang diperdagangkan untuk membedakan
dengan barang-barang sejenis lainnya.

• Merek Jasa
adalah merk yang digunakan pada jasa
yang diperdagangkan untuk membedakan
dengan jasa-jasa sejenis lainnya.
• Merk Kolektif
adalah merk yang digunakan pada barang
atau jasa dengan karakteristik yang sama
yang diperdagangkan oleh beberapa
orang atau badan hukum secara
bersama-sama untuk membedakan
dengan barang atau jasa sejenis lainnya.
• Rahasia Dagang

Rahasia Dagang adalah informasi yang


tidak diketahui oleh umum di bidang
teknologi dan/atau bisnis, mempunyai nilai
ekonomi karena berguna dalam kegiatan
usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh
pemilik Rahasia Dagang.
• Desain Industri
Desain industri adalah suatu kreasi
tentang bentuk, konfigurasi, atau
komposisi garis atau warna, atau garis dan
warna, atau gabungan dari padanya yang
berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi
yang memberikan kesan estetis dan dapat
diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau
dua dimensi serta dapat dipakai untuk
menghasilkan suatu produk, barang,
komoditas industri, atau kerajinan tangan.
• Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu

Sirkuit Terpadu adalah suatu produk


dalam bentuk jadi atau setengah jadi,
yang di dalamnya terdapat berbagai
elemen dan sekurang-kurangnya satu dari
elemen tersebut adalah elemen aktif, yang
sebagian atau seluruhnya saling berkaitan
serta dibentuk secara terpadu di dalam
sebuah bahan semikonduktor yang
dimaksudkan untuk menghasilkan fungsi
elektronik
• Perlindungan Varietas Tanaman

Perlindungan Varietas Tanaman (PVT)


adalah perlindungan khusus yang diberikan
Negara terhadap varietas tanaman yang
dihasilkan oleh pemulia tanaman melalui
kegiatan pemuliaan tanaman
G. Bentuk (Karya) Kekayaan Intelektual
Terdapat berbagai macam bentuk karya
intelektual yang dapat digolongkan ke
dalam bentuk HAKI. Berikut ini merupakan
bentuk (karya) kekayaan intelektual:
• Penemuan
• Desain Produk
• Literatur, Seni, Pengetahuan, Software
• Nama dan Merek Usaha
• Know-How & Informasi Rahasia
• Desain Tata Letak IC
• Varietas Baru Tanaman
H. Hal-Hal Yang Tidak Dianggap Sebagai
Pelanggaran Hak Cipta
Yang tidak dianggap sebagai pelanggaran
Hak Cipta, dengan syarat sumbernya harus
disebut atau dicantumkan, adalah :
1. Penggunaan ciptaan pihak lain untuk
keperluan pendidikan, penelitian,
penulisan karya ilmiah, penyusunan
laporan, penulisan kritik dan tinjauan
suatu masalah dengan ketentuan tidak
merugikan kepentingan yang wajar bagi
pencipta;
2. Pengambilan ciptaan pihak lain baik
seluruhnya maupun sebagian guna
keperluan pembelaan didalam dan
diluar pengadilan;
3. Pengambilan ciptaan pihak lain baik
seluruhnya maupun sebagian guna
keperluan :
a. Ceramah yang semata-mata untuk
tujuan pendidikan dan ilmu
pengetahuan;
b. Pertunjukan atau pementasan yang
tidak dipungut bayaran dengan
ketentuan tidak merugikan
kepentingan yang wajar bagi
pencipta;
4. Perbanyakan suatu ciptaan bidang ilmu
pengetahuan, seni dan sastra dalam
huruf braile guna keperluan para
tunanetra, kecuali jika perbanyakan itu
bersifat komersial;
5. Perbanyakan suatu ciptaan selain
program komputer, secara terbatas
dengan cara atau alat apapaun atau
proses yang serupa dengan
perpustakaan umum, lembaga ilmu
pengetahuan atau pendidikan dan pusat
dokumentasi yang non komersial,
semata-mata untuk keperluan
aktivitasnya;
6. Perubahan yang dilakukan atas karya
arsitektur seperti ciptaan bangunan
berdasarkan pertimbangan pelaksanaan
teknis;

7. Pembuatan salinan cadangan suatu


program komputer oleh pemilik program
komputer yang dilkukan semata-mata
untuk digunakan sendiri.
Kegiatan Praktikum : Studi Kasus HAKI
1. Bentuklah kelompok diskusi
beranggotakan maksimal 4 siswa.
2. Cari permasalahan sengketa atas HAKI
yang terjadi di Indonesia serta bagaimana
cara penyelesaian sengketa tersebut
3. Setiap kelompok memaparkan hasil
analisis studi kasus sengketa HAKI
tersebut