Anda di halaman 1dari 5

ENZIM DAN HORMON PADA

SISTEM PENCERNAAN

Rr. Ariesna Muharany


1910211002
HORMON PENCERNAAN
1. Gastrin
 Adapun gastrin ini merupakan hormon yang diproduksi oleh sel yang
disebut dengan sel G, di dinding lambung. Ketika makanan memasuki
lambung, maka sel inilah yang berfungsi untuk melepaskan gastrin
tersebut kedalam darah. Sehingga hormon ini berfungsi untuk
mengatur pencernaan sebagai perangsang sekresi secara terus
menerus di dalam getah lambung.
2. Enterogastrone ( Sekterin )
 Sekretin ini distimulus untuk memproduksi bubur makan ( chime ) asam
dalam duodenum. Adapun fungsi hormon yang satu ini dalam
pencernaan merupakan sebagai hormon yang merangsang pankreas
untuk mengeluarkan bikarbonat, yang menetralkan bubur makanan
tersebut ( chime ) asam dalam duodenum.
3. Cholecystokinin ( CCK )
 Adapun hormon cholecystokin ( CCK ) ini merupakan hormon yang disekresi oleh sel
epitel mukosa dari duodenum. Cholecystokin ( CCK ) ini juga diproduksi oleh neuron
dalam sistem saraf enterik, dan secara luas serta berlimpah yang didistribusikan di
dalam otak. Hormon ini berfungsi untuk merangsang sistem empedu untuk
berkontraksi sehingga mengeluarkan empedu kedalam usus halus.
4. Ghrelin
 Hormon ghrelin ini disintesis sebagai prephohormon, lalu proteolytically diproses untuk
menghasilkan suatu peptida asam amino 28, yakni sebuah hormon yang di produksi
dalam lambung dan usus bagian atas , yang berfungsi untuk merangsang saluran
pencernaan dalam menamggapi makanan dalam sistem menghambat nafsu
makan.
5. Motilin
 Motilin berpartisipasi dalam mengendalikan pola kontraksi otot polos pada saluran
pencernaan atas. Motilin disekresi ke sirkulasi selama keadaan berpuasa pada
interval kira-kira 100 menit. Kontrol sekresi motilin sebagian besar tidak diketahui,
walaupun beberapa studi menunjukkan bahwa pH basa dalam duodenum
merangsang rilis.