Anda di halaman 1dari 8

AMERICAN HEART ASSOCIATION

FOCUSED UPDATE ON ADVANCED


CARDIOVASCULAR LIFE SUPPORT
USE OF ANTIARRHYTHMIC DRUGS
DURING AND IMMEDIATELY AFTER
CARDIAC ARREST
KELOMPOK 4
PEMBAHASAN
Tujuan utama terapi antiaritmia dalam shock – refractory VF/PVT adalah
untuk memfasilitasi defibritalasi yang berhasil dan untuk mengurangi resiko
aritmia berulang.
BebErapa obat antiaritmia telah dikaitkan dg tingkat pengembalian sirkulasi
spontan dan izin rumah sakit. Tetapi belum ada yg terbukti meningkatkan
kelangsungan hidup jangka panjang atau kelangsungsungan hidup dg hasil
neurologis yg baik. Dalam pemberian obat tidak boleh membahayakan
kinerja cpr atau defibrilasi tepat waktu, yang mana keduanya dikaitkan dg
peningkatan kelangsungan hidup setelah serangan jantung. Pemberian
antiaritmia obat selama resusuitasi serta waktu pemberian obat dalam
kaitannya dg pengiriman syok masih belum diketahui. Obat antiaritmia yg
berbeda diberikan dalam kombinasi untuk pasien yg tidak reponsif
terhadapa dosis terapi maksimum dari obat yg diberikan pertama kali.
Amidarone tersedia dalam 2 perizinan yang di setujui di amerika serikat
satu formulsi mengandung polisorbat pengencer yang merupakan pelarut
vasoaktif yg berpotensi menyebabkan hipotensi. Formulasi lain
mengandung captisol yg tidak memiliki efek vasoaktif.
PENGGUNAAN OBAT ANTIARITMIA PADA
ORANG DEWASA VF/PVT YG MENGALAMI
HENTI JANTUNG SELAMA RESUSITASI
Membandingkan amiodarone berbasis captisol dg lidokain atau placebo
untuk px VF/pVT serangan jantung refraktori setelah diberikan 1x syok
didapatakan hasil tidak ada perbedaan statistic yg signifikan dlm
pertahan hidup dg hasil neurologis yg baik / bertaahan hidup sampai
keluar rs
ROSC lebih tinggi pada mereka yg menerima lecucaine dari pada
mereka yg menerima placebo
LANJUTAN
Discussion
Kelompok penulis merekomendasikan agar amiodaron atau lidokan
dapat dipertimbangkan untuk VF/pVT yg tidak responsive terhadapa
defribrilasi. Meskipun belum ada obat antiaritmia yg terbukti
meningktakan kelangsungan hidup jangka panjang atau untuk
meningkatkan hasil neuroloagis setelah VF/pVT. Kelompok penulis juga
mempertimbangkan peningkatan kecil dalam hasil jangka pendek ROSC
pada mereka yg diobati dg amiodaron di studi ARRESt 1999 & pada
mereka diobati dg lidokain dlm percobaan ROC – ALPS terbaru
OBAT ANTIARITMIA YG SEGERA DIBERIKAN
STELAH KEMBALINYA SIRKULASI SPONTAN
AKIBAT HENTI JANTUNG
1. obat profilaksis diberikan setelah obat antiaritmia diberikan selama
resusitasi atau pemberian obat antiaritmia diawala setelah kembalinya
sirkulasi spontan yg dapat mempertahankan stabilitas irama jantung.
Pemberian obat ini juga dapat mengurangi resiko aritmia berulang
LANJUTAN

2. β – Adrenergic – Blockings Drugs


Obat ini dapat menghambat aktifitas katekolamin yg menyebabkan
aritmia. Obat ini jg dapat mengurangi cedera iskemik dan memiliki efek
menstabilkan membrane. Sebaliknya β blocker ini juga menyebabkan/
mempeburuk gagal jantung , menyebabkan bradiaritmia, dan dapat
berpotensi berbahaya. Penelitian menunjukan pemberian metroprolol /
bisoprolot selama rawata inap72jam pasaca kembalinya sirkulasi
spontan dapat meningkatkan kelangsungan hidup secara signifikan
LANJUTAN

3. Lidocaine
Penelitian menemkan tidak terdapat hubungan anatara pemberian
lidocaine terhadapa peningkatan kelnagsungan hidup pada px yg
diberikan profilaksis setelah kembalinya sirkulasi spontan dg
hentijantung. Teradapat bukti yg mendukaung peran lidocaine
profilaksisi setelah henti jantung relative lemah dan hanya terbatsa
pada hasil jangka pendek
TERIMA KASIH