Anda di halaman 1dari 30

Transfusi Darah

Haris
SEJARAH

• 1666 : Richard Lower →Animal to animal


• 1667 : Jean Denys →Animal to human
• 1818 : James Blundell →Human to human
• 1900 : Landsteiner →Penggolongan darah ABO
• 1913 : Ottenberg →X-Match test
• 1939 : Sistem Rh1 unit darah →Hb 1 gr %Sebelum
operasi besar: Hb > 10 gr %
Pengertian Transfusi
• adalah tindakan medik yang bertujuan mengganti
komponen darah yang berkurang atau proses
pemindahan darah dari donor ke resipien

Transfusi Masif
• Penggantian volume darah total (≥10 units PRC pada
orang dewasa) dalam periode 24 jam.
• Indikasi : syok haemorrhagic / syok hypovolaemic karena
perdarahan hebat
Tujuan Transfusi

• meningkatkan kemampuan darah dalam mengangkut O2


• memperbaiki volume darah tubuh
• memperbaiki kekebalan
• memperbaiki masalah pembekuan
• mningkatkan pksigenasi jarinagn
• memperbaiki fungsi hemostasis
• tindakan terapi kasus tertentu
Indikasi Transfusi Darah

• 1.Anemia pada perdarahan akut setelah didahului


penggantian volume dengan cairan.
• 2.Anemia kronis jika Hb tidak dapat ditingkatkan dengan
cara lain.
• 3.Gangguan pembekuan darah karena defisiensi
komponen.
• 4.Plasma loss atau hipoalbuminemia jika tidak dapat lagi
diberikan plasma substitute atau larutan albumin.
Indikasi (lanjutan)

Pada pedoman WHO (Sibinga, 1995) disebutkan:


• 1.Transfusi tidak boleh diberikan tanpa indikasi yang
kuat
• 2.Transfusi hanya diberikan berupa komponen darah
pengganti yang hilang/kurang.
SYARAT MENJADI DONOR

• Usia 18 – 65 tahun
• Berat > 50 kg
• Sehat jasmani
• Tidak ada penyakit spesifik / infeksi
Laboratory Screening
• HIV 1 +2,
• HTLV 1+2
• HCV
• HBsAg + anti Hb core antibody
• TPHA
• NAT testing
• Malaria (Pernah ke daerah endemis )
Komponen Darah
Macam Komponen Darah

•DARAH UTUH ( WB)


•DARAH ENDAP ( PRC)
•DARAH MERAH CUCI ( WASHED RED CELLS)
•TROMBOSIT KONSENTRAT (TC)
•FRESH FROZEN PLASMA (FFP)
•CRYOPRECIPITATE
Darah Utuh (Whole Blood)
Deskripsi :
Volume 350 ml WB mengandung :
• 350 ml darah donor
• 63 ml larutan pengawet antikoagulan
• Hb ± 12 g/dl; Hct 35-45%
• Tidak terdapat faktor koagulasi labil (f. V dan VIII)

Indikasi :
• Perdarahan akut dengan hipovolemia
• Transfusi Tukar (Exchange transfusion)
• Pengganti darah merah endap (packed red cell) saat memerlukan transfusi sel darah
merah

Kontraindikasi :
• Resiko overload cairan misalnya pada anemia kronik & gagal jantung
Packed Red Cells
Deskripsi
• volume 150-250 ml eritrosit dengan jml plasma minimal
• Hb ±20g/100gl (>45g/unit)
• Hct 55-75 %

Indikasi
• pengganti sel darah merah manusia
• anemia karena perdaarahan akut (post resusitasi
kristaloid)
Washed erytrocyte

Deskripsi
• volume 260 ml, Hct 0,57 L/L, leukosit <1x108, plasma <0,2
ml

Indikasi
• Transfusi masif pada neonatus <1th
• Transfusi intrauterin
• Riwayat reaksi transfusi berat yg tidak membaik dengan
premed
Trombocyte Concentrates
Deskripsi
Setiap 50-60 ml plasma yang dipisahkan dari WB
mengandung :
• Trombosit minimal 55x109
• Eritrosit < 1,2x109
• Leukosit < 0,12x109

Indikasi
• perdarahan akibat trombositopenia/ggn fungsi trombosit
• pencegahan perdarahan krn trombositopenia
• profilaksis perdarahan preoperatif

Kontraindikasi
• ITP tanpa perdarahan
• TTP tanpa perdarahan
• DIC yang tidak diterapi
• Trombositopenia akibat sepsis
FFP (Fresh Frozen Plasma)

Deskripsi
• plasma dipisahkan dari sastu kantung WB (maks 6jam)
• dibekukan pd 25℃atau lebih
• terdiri dari faktor pembekuan stabil, albumin dan
imunoglobulin
• volume 60 - 180 ml
Indikasi
• defisiensi faktor koagulasi
• DIC
• TTP
Quick Correction

• WHOLE BLOOD
• 6x Hb (Hb normal - Hb pasien) x BB
• PRC
• 4x Hb (Hb normal - Hb pasien) x BB
• TC
• 1 unit of TC/10 kgBB; pada dewasa 60kg / 70 kg, 1
unit platelet mengandung 240x109 trombosit
• FFP
• 15ml/Kg BB satu jam pertama, dilanjutkan 1cc/KgBB
per jam sampai nilai PT/APTT mencapai nilai normal

• The clinical use of blood handbook. WHO


Tanda Reaksi Transfusi
KATEGORI I KATEGORI II KATEGORI III

• Reaksi pada • Flushing (kulit • Kaku /Rigor


kulit yang menjadi merah) • Gelisah
terlokalisasi • Urtikaria • Hipotensi (Tekanan Darah
- Urtikaria • Kaku/Rigor Sistolik turun ≥ 20%)
- Bercak merah • Demam • Takikardi (frekuensi denyut
/Rash • Gelisah jantung meningkat ≥ 20%)
• Takikardi • Haemoglobinuri (air seni
berwarna merah)
• Perdarahan yang tidak
diketahui alasannya (DIC)