Anda di halaman 1dari 28

• UU No.

36 Tahun 2009 Bag II tt Fasilitas Pelayanan


Kesehatan & Bag X tt Pelayanan Kesehatan Pada
Bencana
• UU No. 44 Tahun 2009 Bab VIII tt Kewajiban & Hak
• PP No. 47 Tahun 2016 tt Fasilitas Pelayanan Kesehatan
• Permenkes No. 19/2016 tt Sistem Penanggulangan
Gawat Darurat Terpadu
• Permenkes No. 11/2017 tt Keselamatan Pasien
• Permenkes No. 04/2018 tt Kewajiban RS & Kewajiban
Pasien
• Permenkes No. 47/2018 tt Pelayanan
Kegawatdaruratan
RUMAH SAKIT

KONDISI
NORMAL
MENJAGA MUTU
PELAYANAN RS

PELAYANAN :
-RAWAT JALAN
-RAWAT INAP
-IGD/IRD
-PEM.PENUNJANG
-dll
UNTUK ITU DIPERLUKAN :
1. ORGANISASI
2. MEKANISME/TATA KERJA
3. URAIAN TUGAS WEWENANG
SDM 4. PEDOMAN KERJA / PELAYANAN
ORGANISASI 5. PEDOMAN PENGOBATAN/
ANGGARAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL
6. REGULASI , dll
DISASTER /
BENCANA

RUMAH
?
? SAKIT
?
1
TERTIMPA BENCANA /
RUMAH SAKIT RUSAK

? ? MAJOR INCIDENT
(KORBAN BENCANA)
2

MENGIRIM TIM MOBIL/


3 RUMAH SAKIT MOBIL
TERTIMPA BENCANA /
1 RUMAH SAKIT RUSAK
HDP
(Hospital Disaster
Plan) / KONTIJENSI

NON-
STRUKTURAL
STRUKTURAL

KOMANDO
ALUR EVAKUASI
LOKASI PENEMPATAN:
EVAKUASI & -Pasien
PENGAMANAN: -Korban
• PASIEN -Peralatan vital
• PERALATAN -Dokumen
VITAL & RS  PENGAMANAN
PARA PETUGAS
• KORBAN
LOGISTIK
BENCANA
• DOKUMEN
MAJOR INCIDENT
2 (KORBAN BENCANA)

RUMAH SAKIT UTUH :


 KORBAN DATANG
MELEBIHI KAPASITAS RS.
KEMAMPUAN RS MENGELOLA KEADAAN
BENCANA :
KESIAPAN RS  MENAMPUNG
KAPASITAS LEBIH
PERSEDIAAN OBAT, LOGISTIK
KEMAMPUAN MEDIK dan NON-MEDIK
INFRA STRUKTUR
& KESIAPAN ORGANISASI RAPI & MANTAP
STAF/ SUMBERDAYA MANUSIA
RUMAH SAKIT TERLATIH
RENCANA KONTINGENSI
atau HDP
MENGIRIM TIM MOBIL/
3 RUMAH SAKIT MOBIL
? DISASTER
PROGRAMME ???
 Suatu proses yg mana pasien digolongkan
menurut tipe & tingkat kegawatan
kondisinya
 Hal itu di atur utk mendapatkan:
 pasien yg benar ke
 tempat yg benar pada
 waktu yg benar dengan
 tersedianya perawatan yg
benar
 Non-disaster: Untuk menyediakan perawatan sebaik
mungkin bagi setiap individu pasien

 Disaster: Untuk menyediakan perawatan yg lebih efektif


untuk pasien dalam jumlah banyak
Type 1: Traffic Director or Non-Medic Triage
 Hampir sebagian besar berdasarkan sistem
triage
 Dilakukan oleh petugas P3K berlisensi
 Pengkajian minimal terbatas pada keluhan
utama & seberapa sakitnya
 Tdk ada dokumentasi
 Tdk menggunakan protokol
Type 2: Fast Triage
 Pengkajian cepat dgn melihat yg dilakukan perawat
atau dokter
 Termasuk riwayat kesehatan yg berhubungan dg
keluhan utama
 Evaluasi terbatas
 Tujuan utk meyakinkan bahwa pasien yg lebih serius
atau cedera mendapat perawatan pertama
Type 3: Comprehensive Triage
 Dilakukan oleh dokter/perawat dg
pendidikan yg sesuai & berpengalaman
 Sesuai protokol
 Tujuan utama adalah utk mengidentifikasi kondisi
mengancam nyawa
 Tujuan kedua adalah utk memprioritaskan pasien
menurut keakutannya
 Hitam – Priority 0
(Meninggal)
 Merah – Priority 1
(Segera, berat)
 Kuning – Priority 2
(Sekunder, sedang)
 Hijau – Priority 3
(dpt ditunda, ringan)
 Tdk ada respon pada semua rangsangan
 Tdk ada respirasi spontan
 Tdk ada bukti aktivitas jantung
 Tdk ada respon pupil terhadap cahaya
 Perdarahan berat
 asfiksia, cervikal, cedera pada maxilla
 Trauma kepala dgn koma dan proses
shock yg cepat
 Fr. Terbuka & Fr. Compound
 Luka bakar > 30 % / Extensive burn
 Crush injury
 Shock tipe apapun
 ACS, ALO, Kejang
 Trauma thorax Non asfiksia
 Fr. Tertutup pada tulang panjang
 Luka bakar terbatas ( < 30 % dari TBW )
 Cedera pada bagian / jaringan lunak
 Minor injuries
 Seluruh kasus - kasus ambulant
/ jalan
Simple Triage And Rapid Treatment

- Penilaian pertama tidak lebih


dari 30 detik / orang.
- Konsentrasi utk laksanakan
Triage, tidak lakukan
pengobatan
Anak 1-8th: Bisa RINGAN
<15/min atau >40/min berjalan
atau pernapasan tidak
stabil dianggap PARAH. Pernapasan
Anak 1-8th:
Yes No
Jika pernapasannya 15~
40/min & Stabil, cek Bebaskan jalan napas
> 30/min < 30/min peredaran darah.

check Peredaran Bernapas Tdk Bernapas


PARAH
PARAH MATI
Tdk ada denyut CRT Ada denyut nadi
nadi radialis radialis Anak: diagnosa dg
respons terhadap
>2detik <2detik kesadaran rasa sakit
PARAH
Ada respons perintah
Tidak ada Respons sederhana

PARAH SEDANG
• Cek pernapasan
• Cek pernapasan lagi sesudah menjaga arus
pernapasan
• Cek Peredaran (denyut nadi & Branch test)
• Cek kesadaran/respon

Yang penting adalah LATIHAN supaya PENILAIAN


tersebut bisa dilaksanakan dengan TEPAT & BENAR.
 Label Triage
 Pena
 1 kotak perban (elastis/kassa)
 Peralatan bantu pernapasan
(Oropharyngeal atau nasopharyngeal)
Tipe:
• Mudah dilihat
 Single Label
• Standar
 Met Tag Label
• Mudah & cukup aman
• Mudah dirubah dg  Cruciform Label
perbaikan/perburukan  Non-Card Based
kondisi pasien System (tanda di
• Dpt dipakai untuk dahi)
catatan medis
 Biasanya diikat pada kaki penderita
 Pergantian label prioritas sulit.
 Bila terdapat perubahan prioritas,
catatan medisnya pun harus
dipindahkan
 Tidak ideal utk dynamic triage.
 Dipilih kode warna
sesuai tingkat
keparahan & prioritas
utk tujuan terapi
 Dasar dari kartu dapat
dirobek untuk
menunjukkan kategori
pasien

Field Triage
Keuntungan :
Dapat dilipat sesuai prioritas yg
diperlukan, cocok untuk triage yg
dinamis

Kerugian
Lipatan harus rapi sehingga tidak
membingungkan pengguna ,
tidak memungkinkan untuk
pemantauan pesan yang gerak
Tujuan
 untuk mendukung keputusan triage
 untuk komunikasi informasi dasar untuk
petugas lain
 untuk kebutuhan medikal legal
 Waktu triage
 keluhan utama & gejala yang menyertai
 riwayat medis yang lalu
 riwayat alergi
 tanda vital
 pengkajian subyektif & obyektif
 kategori keakutan
 Tes diagnostik yang dilakukan
 intervensi yang telah diberikan
 re- evaluasi dan perubahan kondisi pasien