Anda di halaman 1dari 16

Manusia sebagai makhluk individu diartikan

sebagai person atau perseorangan atau sebagai


diri pribadi. Manusia sebagai diri pribadi
merupakan makhluk yang diciptakan secara
sempurna oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia
sebagai warga masyarakat. Dalam kehidupan
sehari-hari manusia tidak dapat hidup sendiri atau
mencukupi kebutuhan sendiri. Meskipun dia
mempunyai kedudukan dan kekayaan, dia selalu
membutuhkan manusia lain. Setiap manusia
cenderung untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan
bersosialisasi dengan manusia lainnya. Dapat
dikatakan bahwa sejak lahir, dia sudah disebut
sebagai makhluk sosial.
Bangsa adalah sekelompok orang yang memiliki kehendak untuk
bersatu yang memiliki persatuan senasib dan tinggal di wilayah
tertentu, beberapa budaya yang sama, mitos leluhur bersama.
Pengertian bangsa menurut para ahli :
a) Ernest Renant, bangsa adalah suatu nyawa, suatu akal yang
terjadi dari dua hal yaitu rakyat yang harus menjalankan satu
riwayat, dan rakyat yang kemudian harus memilikim kemauan,
keinginan untuk hidup menjadi satu.
 Otto Bauer, bangsa adalah kelompok manusia yang memiliki
kesamaan karakter yang tumbuh karena kesamaan nasib.
 Bangsa dalam arti etnis dapat disamakan dengan bangsa dalam
arti rasial atau keturunan. Dalam arti kultural, bangsa merupakan
sekelompok manusia yang menganut kebudayaan yang sama
Dalam arti politis , bangsa merupakan kelompok manusia yang
mendukung suatu organisasi kekuasaan yang disebut negara,
tanpa menyelidiki asal usul keturunannya
Menurut Hans Kohn, kebanyakan bangsa terbentuk karena
unsur atau faktor objektif tertentu yang membedakannya
dengan bangsa lain, seperti:
 Unsur nasionalisme yaitu kesamaan keturunan.
 Wilayah.
 Bahasa.
 Adat-istiadat
 Kesamaan politik.
 Perasaan.
 Agama.
Menurut Joseph Stalin, unsur terbentuknya bangsa adalah
adanya:
 Persamaan sejarah.
 Persamaan cita-cita.
 Kondisi objektif seperti bahasa, ras, agama, dan adat-
istiadat.
 Istilah "Negara" berasal dari kata "state" (bahasa Inggris), "staat" dari
bahasa Belanda, atau "lo stato' dari bahasa Itali, dan "polis' (bahasa
Yunani).Istilah negara yang muncul mulai dari negara Eropa tersebut
meskipun berbeda-beda, namun secara garis besar pengertian negara
adalah wadah organisasi dari sekelompok orang dalam suatu wilayah
yang diatur oleh pemerintah secara sah.
 Kata Negara yang dipakai di Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta
yanitu Negara atau nagari yang artinya wilayah, kota, atau penguasa.
 Pengertian negara menurut Max Weber adalah sebuah masyarakat yang
bertujuan memonopoli penggunaan dalam kekerasan fisik yang sah
dalam wilayah tertentu.
 Pengertian negara menurut Karl Marx adalah suatu alat kekuasaan bagi
manusia untuk dijadikan sebagai alat penindas kelas terhadap manusia
lainnya.
 Menurut R. Djokosoentono, Negara adalah organisasi manusia atau
kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang
sama.
 Fungsi Pertahanan dan Keamanan. Negara wajib melindungi unsur
negara(rakyat, wilayah, dan pemerintahan) dari segala ancaman,
hambatan, dan gangguan, serta tantangan lain yang berasal dari
internal atau eksternal. Contoh: TNI menjaga perbatasan negara
 Fungsi Keadilan. Negara wajib berlaku adil dimuka hukum tanpa
ada diskriminasi atau kepentingan tertentu. Contoh: Setiap orang
yang melakukan tinfakan kriminal dihukum tanpa melihat
kedudukan dan jabatan.
 Fungsi Pengaturan dan Keadilan. Negara membuat peraturan-
perundang-undangan untuk melaksanakan kebijakan dengan ada
landasan yang kuat untuk membentuk tatanan kehidupan
bermasyarakat, berbangsan dan juga bernegara.
 Fungsi Kesejahteraan dan Kemakmuran. Negara bisa
mengeksplorasi sumber daya alam yang dimiliki untuk
meningkatkan kehidupan masyarakat agar lebih makmur dan
sejahtera.
 Negara bersifat memaksa yang berarti negara memiliki kekuasaan dalam
memaksa menggunakan kekerasan fisik secara sah dengan bertujuan supaya
aturan atau undang-undang dapat ditaati agar ketertiban dalam suatu masyarakat
dapat tercapai, serta tindakan anarkis yang terjadi dimasyarakat dapat dicegah.
Adapun alat kekuasaan yang digunakan untuk memaksa oleh negara yaitu tentara,
polisi dan persenjataan lainnya. Kemudian pemaksaannya berupa wajib membayar
pajak, dan jika tidak maka harta miliknya akan disita bahkan dapat terjerumus
dalam penjara.
 Negara bersifat monopoli dimana negara dalam melaksanakan sesuatu maka mesti
disepakati karena berdasar untuk mencapai tujuan bersama, semisal penjatuhan
hukuman kepada warga negara yang terbukti melanggar peraturan, menjatuhkan
hukuman mati, negara mewajibkan warganya agar ikut berperang jika negaranya
diserang oleh musuh, negara memungut pajak, negara berhak menentukan mata
uang yang akan berlaku dalam teritorial, dan melarang praktek kepercayaan sesat
atau aliran politik yang dianggap bertentangan dengan tujuan masyarakat seperti
komunis.
 Negara bersifat mencakup semua yang berarti bahwa semua aturan undang-
undang semisal keharusan membayar pajak berlaku kepada semua tanpa ada
pengecualian. Hal ini sangat diperlukan agar setiap warga negara berada dalam
lingkup aktivitas negara dan akan mewujudkan cita-cita negara.
 Unsur konstitutif adalah unsur yang
mutlak harus ada di saat Negara tersebut
didirikan seperti rakyat, wilayah, dan
pemerintahan yang berdaulat.
 Unsur deklaratif adalah unsur yang tidak
harus ada di saat Negara tersebut berdiri
tetapi boleh dipenuhi setelah Negara
tersebut berdiri, seperti: Rakyat, wilayah,
dan pengakuan dari Negara lain.
1. Miriam Budiharjo(2010) menyatakan bahwa Negara
dapat dipandang sebagai asosiasi manusia yang
hidup dan bekerjasama untuk mengejar beberapa
tujuan bersama. Dapat dikatakan bahwa tujuan
akhir setiap negara adalah menciptaka
kebahagiaan bagi rakyatnya.
2. Sedangkan tujuan Negara Indonesia adalah yang
tertulis dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke
empat;
Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah
darah Indonesia
Memajukan kesejahteraan umum
Mencerdaskan kehidupan bangsa
Ikut melaksanakan ketertiban dunia
1. Menurut Bahasa,Pengertian Warga mengandung arti anggota, peserta atau
warga dari suatu perkumpulan organisasi. Jadi dapat disimpulkan
bahwa Pengertian Warga Negara adalah warga atau anggota dari suatu negara.
Kata-kata seperti warga desa, warga kota, warga bangsa, warga dunia dan warga
masyarakat, sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini
Warga diartikan sebagai anggota atau peserta.Jadi warga negara dapat diartikan
secara sederhana sebagai anggota dari suatu negara.
2. Menurut UUD 1945 pasal 26 yang dikatakan menjadi warga negara adalah
sebagai berikut :
 Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan
orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai
warga negara.
 Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat
tinggal di Indonesia.
 Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang-
undang. Jelas dikatakan
3. Pengertian Kewarganegaraan adalah keanggotaan yang menunjukkan
hubungan atau ikatan antara negara dengan warga negara. Menurut Undang-
unadang No.62 Tahun 1958 Tentang Kewarganegaraan RI, Pengertian
Kewarganegaraan adalah segala jenis hubungan dengan suatu negara yang
mengakibatkan adanya kewajiban negara itu untuk melindungi orang yang
bersangkutan
1. Warga Negara adalah penduduk sebuah negara atau bangsa
berdasarkan keturunan, tempat kelahiran, dan sebagainya, yang
mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai warga negara
itu.memiliki domisili atau tempat tinggal tetap di suatu wilayah
negara, yang dapat dibedakan menjadi warga negara asli dan
warga negara asing (WNA).
2. Menurut pasal 26 UUD 1945:
 Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa
Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan
dengan undang-undang sebagai warga negara.
 Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing
yang bertempat tinggal di Indonesia.
 Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan
undang-undang. Menurut pasal 26 ayat (2) UUD 1945,
 Setiap orang bebas memeluk agama dan
beribadat menurut agamanya, memilih
pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan,
memilih kewarganegaraan, memilih tempat
tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya,
serta berhak kembali.
 Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini
kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap,
sesuai dengan hati nuraninya.
 Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat,
berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
 Segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan
pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu
dengan tidak ada kecualinya (Pasal 27 ayat 1).
 Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain
dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
(Pasal 28J ayat 1).
 Di dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib
tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-
undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan
serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk
memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral,
nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu
masyarakat demokratis (pasal 28J ayat 2).
 Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha
pembelaan negara (pasal 30 ayat 1).
 Undang-Undang no. 12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan
Republik Indonesia
 Peraturan Pemerintah no. 2 tahun 2007 tentang tata cara
memperoleh, kehilangan, pembatalan dan memperoleh kembali
kewarganegaraan Republik Indonesia
 Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia no m.01-
hl.03.01 tahun 2006 tentang tata cara pendaftaran untuk
memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia berdasarkan
pasal 41 dan memperoleh kembali kewarganegaraan Republik
Indonesia berdasarkan pasal 42 undang-undang nomor 12 tahun
2006 tentang kewarganegaraan Republik Indonesia
 Peraturan Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia no m.02-
hl.05.06 tahun 2006 tentang tata cara menyampaikan pernyataan
untuk menjadi warga negara Republik Indonesia
 Peraturan Pemerintah no m.80-hl.04.01 tahun 2007 tentang tata
cara pendaftaran, pencatatan, dan pemberian fasilitas
keimigrasian sebagai warga negara Indonesia yang
berkewarganegaraan ganda
 28081-Apa
kah mahasiswa dpt turut serta
mewujudkan cita2 RI?

 Pasal26 ayat keberapa yg menjelaskan


tentang warga yg bertempat tinggal di
indonesia?