Anda di halaman 1dari 14

Fenomena Terjadinya 4 Musim

Kelompok 2 :
1. Farah Yaquta Yamaniar (195040207111018)
2. Anisa Amalia E. (195040207111021)
3. M. Dzikry Z. H. (195040207111027)
4. M. Zainul Muttaqin (195040207111041)
5. Vara Oktavia A. (195040207111046)
Fenomena

• Fenomena adalah gejala yang berarti hal atau keadaan,


peristiwa yang tidak biasa dan patut diperhatikan dan ada
kalanya menandakan akan terjadi sesuatu (Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan (1990:227))
Musim

Musim merupakan bentuk pembagian iklim secara luas dalam


satu tahun

Pada daerah Sub Tropis, dalam satu tahun terbagi menjadi 4


musim yaitu musim dingin, musim semi, musim panas, dan
musim gugur

Pada daerah Tropis, dalam satu tahunnya terbagi menjadi 2


musim yaitu musim hujan, dan musim kemarau
Sub Tropis : Musim Panas

• Pada belahan bumi bagian utara, musim panas terjadi sekitar


tanggal 21 Juni - 23 September
• Pada belahan bumi bagian selatan, musim panas terjadi sekitar
tanggal 21 Desember - 21 Maret

• Ciri-ciri Musim Panas :


1. Pepohonan menjadi kering
2. Meningkatnya pencemaran udara
3. Sulit mendapatkan air bersih
Sub Tropis : Musim Dingin
• Musim dingin atau musim salju merupakan musim yang paling dingin di bumi
• Di belahan bumi bagian utara, musim dingin terjadi sekitar tanggal 21 Desember –
21 Maret
• Di belahan bumi bagian selatan, musim dingin terjadi sekitar tanggal 21 Juni – 23
September

• Ciri-ciri Musim Dingin :


1. Udara dingin lebih mendominasi
2. Sering terjadi fenomena alam yang menyerupai pancaran cahaya yang menyala-
nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi
antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan
yang dipancarkan oleh Matahari (angin surya) yang disebut dengan Aurora
Sub Tropis : Musim Gugur
• Musim gugur merupakan peralihan antara musim panas dengan musim dingin.
• Pada belahan bumi bagian utara, musim gugur terjadi sekitar tanggal 1
September - 30 November
• Pada belahan bumi bagian selatan, musim gugur terjadi sekitar tanggal 1 Maret
– 31 Mei

• Ciri-ciri Musim Gugur :


1. Daun-daun berguguran
2. Siang hari menjadi lebih pendek daripada malam hari
Sub Tropis : Musim Semi

• Di belahan bumi bagian utara terjadi sekitar tanggal 21 Maret - 21


Juni
• Di belahan bumi bagian selatan terjadi sekitar tanggal 23
September - 21 Desember

• Ciri-ciri Musim Semi :


1. Tumbuh-tumbuhan mengalami produksi yang meningkat
2. Siang hari lebih panjang daripada malam hari
3. Hawa pada musim semi terasa agak panas
Tropis : Musim Kemarau

• Musim kemarau terjadi sekitar bulan April – September

Ciri-ciri musim kemarau :


1. curah hujan menurun
2. suhu berbeda, cenderung panas

Musim kemarau dapat berdampak negatif dalam bidang pertanian


karena musim kemarau sendiri akan identik dengan kekeringan. Hal
tersebut dapat mengakibatkan turunnya hasil jumlah produksi.
Tropis : Musim Hujan

• Musim penghujan terjadi mulai bulan Oktober – Maret

• Ciri-ciri Musim Hujan :


1. Curah hujan meningkat (melebihi 100mm/m2)
2. Perubahan suhu menjadi dingin
Dampak Positif dan Negatiif Musim Hujan

Dampak Positif Musim Hujan :


1. Dalam bidang pertanian, hujan akan mendatangkan kemudahan
bagi para petani untuk pengairan dalam proses penanaman padi
di sawah,
2. Memberi manfaat pada kebutuhan air masyarakat dimana
ketersediaan air tanah akan meningkat untuk memenuhi
kebutuhan sehari-hari

Dampak negatif yang kemungkinan terjadi saat datangnya musim


hujan adalah bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor/
Karakteristik Terjadinya 4 Musim

• Tumbuhan mulai memunculkan tunas – tunas daunnya yang sebelumnya rontok saat
musim gugur.
• Suhu saat musim semi sekitar 60% panas dan 40% terasa dingin.
• Banyak hewan keluar dari tempat persembunyiannya dan mulai melakukan aktivitas
seperti beruang. Beberapa di antaranya banyak yang berkembang biak dan akan muncul
anak bebek, ayam, burung, tupai, kelinci hingga sapi.
• Sering terjadi hujan pada musim semi terutama pada bulan April. Terkadang dapat
menyebabkan banjir akibat dari melelehnya es hingga tornado yang biasanya terjadi di
Amerika Serikat sebagai akibat perbedaan suhu.
• Selama musim semi, sumbu aksis bumi berada dekat dengan matahari.
• Pada bulan Mei, bunga – bunga banyak yang bermekaran.
• Hari pertama saat musim semi, lamanya waktu matahari terbit dan matahari terbenam
adalah sama yaitu 12 jam. Begitupun durasi malam hari dan siang hari juga sama. Seiring
berjalannya waktu, siang hari akan terasa lebih lama dibandingkan dengan malam hari.
Proses Terjadinya 4 Musim

• Mungkin sebagian dari kita bertanya-tanya “kok bisa ada negara-


negara yang mengalami 4 musim dan tidak?” Jawabnya mudah saja
karena posisi bumi dengan matahari dan posisi bumi ketika
berotasi. Fenomena ini juga yang menyebabkan kenapa pada
kutub utara dan selatan ada hari yang tidak menerima matahari
artinya sepanjang hari selalu malam atau selalu siang.

• Dalam revolusinya terhadap matahari, bumi memiliki 4 tahap yaitu


winter solstice, spring equinox, summer solstice, autumn equinox.
Keempat posisi inilah yang menyebabkan terdapat negara-negara
yang memiliki 4 musim dan tidak.
• Pada kondisi seperti pada gambar di atas, posisi bumi memiliki 23.5
derajat menjauhi matahari dari poros orbitnya sehingga terlihat agak
miring. Pada kondisi ini, daerah di sebelah utara garis
khatulistiwa menjauhi matahari sehingga pada daerah-daerah tersebut
malam menjadi lebih panjang dari siang, dan memiliki musim dingin
(winter), juga di kutub utara sepanjang hari merupakan malam (tidak ada
siang). Sehingga dalam kondisi ini wilayah sebelah utara khatulistiwa
dinamai winter solstice. Sebaliknya, pada sisi sebelah selatan dari
khatulistiwa berada pada summer solstice dimana wilayah tersebut
mendekati matahari dan memiliki musim panas (summer) yang
menyebabkan siang lebih panjang dari malam, dan kutub selatan
merupakan siang sepanjang hari (tidak ada malam).