Anda di halaman 1dari 85

ANTI KORUPSI

PELATIHAN DASAR CALON PNS

LUH PANI
HASIL BELAJAR
Setelah mengikuti pembelajaran
ini peserta diharapkan mampu
mewujudkan perilaku yang
amanah dan jujur dalam
mencegah korupsi di
lingkungannya.
HASIL BELAJAR
1. Menyadari dampak perilaku dan tindak pidana
korupsi bagi kehidupan diri pribadi,
keluarga, masyarakat, dan bangsa;
2. Menjelaskan cara-cara menghindari
perilaku dan tindak pidana korupsi;
3. Menjelaskan pembangunan sistem
integritas untuk mencegah terjadinya
korupsi di lingkungannya;
4. Membiasakan nilai dasar anti korupsi bagi
kehidupan diri pribadi, keluarga,
masyarakat, dan bangsa; dan
5. Menganalisis kasus nilai anti korupsi.
MATERI POKOK

II. Semakin Jauh Dari Korupsi


Ketika seseorang paham dengan
pengetahuan korupsi dan sadar akan
bahaya yang ditimbulkan, mempunyai
Kapan niat melakukan perbaikan dan komit
seseorang dalam perilaku anti korupsi
sadar Anti kesehariannya
A. Pengertian
Korupsi B. Dampak Perilaku dan Tindak
Pidana Korupsi
C. Tindak Pidana Korupsi
D. Niat, Semangat, Komitmen Anti
Korupsi
DISAIN WL
E. Indonesia Bebas
30/09/20 Dari Korupsi
5
19
Ketika seseorang telah mampu
menginternalisasikan nilai nilai anti
korupsi yang ditunjukkan dalam prilaku
integritas

Kapan A. Menjelaskan peran tunas integritas


dalam pemberantasan Korupsi
seseorang
B. Menentukan nilai nilai dasar anti
merasa jauh Korupsi
dari korupsi C. Melakukan teknik sederhana dalam
internalisasi integritas
D. Melakukan re-framing untuk
memudahkan proses internalisasi

30/09/20
DISAIN WL 6
19
KAPAN SESEORANG menunjukkan
dalam perilaku Berintegritas?
1. Re-Framing Culture
2. Seeding Of Integrity
3. Peran Sistem Integritas Organisasi
Bangun a. Leadership Risk
sistem
b. Pengendalian dan Penyelarasan
integritas Organisasi

c. Komponen Sistem integritas

d. Kematangan Praktek Sistem Integritas

30/09/20
DISAIN WL 7
19
Ketika seseorang telah mampu
merubah pola pikir negatif ke
positif

AKTUALISASI 1. Simbolisasi
NILAI 2. Disasosiasi
3. Multi Protection
of Integrity
4. Tujuh kompetensi dasar
internalisasi (MAS AURA)
30/09/20
DISAIN WL 8
19
PENGERTIAN KORUPSI
Corruptio / Corruptus  Latin corrumpere
Corruption  Inggris
Corrupt  Perancis/Belanda
ke Indonesia  Korupsi
Berarti : kebusukan, keburukan, kebejatan,
ketidakjujuran, dapat disuap, tidak
bermoral
Korupsi adalah perbuatan yang buruk
seperti penggelapan uang, penerimaan
uang sogok dsb (Purwadarminta,
Kamus)
PENGERTIAN KORUPSI DAN TINDAK PIDANA KORUPSI

1. Harpiah

2 Rumus Robert Klitgard


K=D+M–A
K = KORUPSI
APAKAH D = DISKRESI
KORUPSI ITU M = MONOPOLI
DAN APA A = AKUNTABILITAS
PENGERTIAN
TINDAK Korupsi adalah diskresi atau
PIDANA
monopoli tanpa akuntabilitas
KORUPSI

3 Undang undang 31/1999 jo undang


undang 20/2001
Pengertian Kamus Hukum

 Penyelewengan atau penggelapan uang


negara atau perusahaan sebagai tempat
seseorang bekerja untuk kepentingan
pribadi atau orang lain.

Apakah pengertian berdasarkan


ketentuan Undang-Undang??
KIAT MEMAHAMI TINDAK PIDANA
KORUPSI

PENCURIAN (Pasal 362 KUHP)


Rumusnya mengambil barang/hak orang lain + dimiliki

PENGGELAPAN (Pasal 372 KUHP)


Rumusnya : Pencurian + Penyalahgunaan Wewenang

KORUPSI
Rumusnya : Penggelapan + Kerugian Negara
Mengapa Anti Korupsi??

 3 periode pemerintahan
penindakan telah gagal
 Dampak luar biasa, kemiskinan
dan kemelaratan
 Strategi anti korupsi
(pencegahan) : moral , spiritual
 Revolusi mental  niat pelaku..
INDEKS PERSEPSI KORUPSI

 Indeks Persepsi Korupsi Indonesia


tahun 2018 naik ke peringkat IV di
ASEAN (hasil survey Transparency
Internasional).
 Indeks Persepsi Korupsi Indonesia
tahun 2018 naik satu point menjadi
38 dari skala 0-100
 Peringkat I Singapura, peringkat II
Brunei, dan peringkat III Malaysia
Dampak KORUPSI : renungkan
KORUPSI
MENYENG-
SARAKAN
RAKYAT,
MELANGGAR
HAK SOSIAL
DAN EKONOMI
MASYARAKAT
CARA MELAWAN DIRI:
SERINGLAH MELIHAT KEADAAN
MEREKA
POTRET INDONESIA : HUTANG INDONESIA
Bank Indonesia mencatat Utang
Luar Negeri Indonesia pada kuartal
pertama 2018 mencapai US $
387,5 miliar atau sekitar Rp. 5.425
triliun kurs Rp. 14.000,- per dollar
(CNN Jakarta, 15 Mei 2018).
Tingkat korupsi tinggi
meningkatkan ketimpangan
pendapatan dan kemiskinan
(Gupta Davoodi dan Alonso Terme,
2002)
Korupsi menurunkan investasi
(Paulo Mauro, 1995)
6
POTRET INDONESIA : KEMISKINAN

 Angka kemiskinan:
Angka kemiskinan di Indonesia
25,95 juta orang (9,82 persen)
berkurang sebesar 633,2 ribu
orang dibandingkan kondisi
September 2017 yang sebesar
26,58 juta orang (10,12 persen)
(https:www.go.id) per 16 Juli
2018 :

7
DAMPAK KORUPSI

1.Menyengsarakan Rakyat
- Harga barang (meningkat)
- Rakyat miskin (meningkat)
- Kesehatan (mahal)
2. Masalah Sosial & Ekonomi
- Lapangan kerja
- Pengangguran
- Investasi
- Pendidikan dan daya saing
- Kesenjangan
3. Pelayanan Publik
- Kualitas menurun
- Kuantitas menurun

30/09/20
19
20 DESIGNE BY RAVI
Dampak Korupsi
 Teori Lord Acton
Power tends to corrupt,
absolut power will corrupt
absolutely
 Bukan saja oleh pejabat
tinggi, tetapi oleh petugas di
front office, di lapas oleh
sipir!!
EXERCISE : Membuat dampak korupsi
dari kartun
1. Siapkan kertas satu
lembar dan alat tulis,
buatlah tulisan, gambar
atau kartun yang
memberikan
c o n t o h fenomena
dampak yang akan
terjadi

2. Tempelkan di dinding
kelas,
KONTEMPLASI
 Renungkan fenomena akibat korupsi
dalam waktu sekejap Anda mulai
menguatkan kesadaran Anda
untuk menjauhkan diri dari korupsi
 Tarik nafas yang dalam, semakin
dalam tarikan nafas Anda, maka
kesadaran tersebut semakin kuat
dan terkunci dalam hati terdalam
Anda.
Ciri-Ciri Korupsi

 Dilakukan lebih dari 1 orang


 Merahasiakan motif
 Ada keuntungan yang ingin diraih
 Berhubungan dengan kekuasaan/kewenangan
tertentu
 Melanggar kaidah dan norma hukum
 Menghianati kejujuran

(Alatas, 1983)

24
3 tingkatan KORUPSI
Material benefit
(Mendapatkan keuntungan material yang
bukan haknya melalui kekuasaan)

Abuse of power
(Penyalahgunaan kekuasaan)

Betrayal of trust
(Pengkhianatan kepercayaan)
Pengkhianatan Terhadap Kepercayaan
(betrayal of trust)
• Penghianatan merupakan bentuk
korupsi paling sederhana
• Semua orang yang berkhianat
atau mengkhianati kepercayaan
atau amanat yang diterimanya
adalah koruptor.
• Amanat dapat berupa apapun,
baik materi maupun non materi
(ex: pesan, aspirasi rakyat)
• Anggota DPR yang tidak
menyampaikan aspirasi
rakyat/menggunakan aspirasi
untuk kepentingan pribadi
merupakan bentuk korupsi
Penyalahgunaan Kekuasaan
(abuse of power)
• Abuse of power merupakan korupsi
tingkat menengah
• Merupakan segala bentuk
penyimpangan yang dilakukan
melalui struktur kekuasaan, baik
pada tingkat negara maupun
lembaga-lembaga struktural lainnya,
termasuk lembaga pendidikan,
tanpa mendapatkan keuntungan
materi.
Penyalahgunaan Kekuasaan untuk Mendapatkan
Keuntungan Material (material benefit)

• Penyimpangan kekuasaan untuk


mendapatkan keuntungan material
baik bagi dirinya sendiri maupun
orang lain.
• Korupsi pada level ini merupakan
tingkat paling membahayakan
karena melibatkan kekuasaan dan
keuntungan material.
• Ini merupakan bentuk korupsi yang
paling banyak terjadi di indonesia
7 JENIS KORUPSI (Syed Husein Alatas)
1
KORUPSI TRANSAKTIF

2 KORUPSI EKSTROAKTIF

3 KORUPSI INVESTIF

4
KORUPSI NEPOTISTIK

5 KORUPSI AUTOGENIK

6
KORUPSI SUPORTIF

7 KORUPSI DEFENSIF
TINDAK PIDANA KORUPSI Menurut
Perspektif Hukum

1. Definisi korupsi dijelaskan dlm 13 buah pasal


2. Dirumuskan ke dalam 7 pokok yg dirinci menjadi 30
bentuk / jenis TPK
3. Merinci perbuatan korupsi yg dpt dikenakan pidana
penjara.
1). Ps 2; 6). Ps 6 ayat (1) huruf a;
2). Ps 3; 7). Ps 6 ayat (1) huruf b
3). Ps 5 ayat (1) huruf a; 8). Ps 6 ayat (2);
4). Ps 5 ayat (1) huruf b; 9). Ps 7 ayat (1) huruf a;
5). Ps 5 ayat (2); 10). Ps 7 ayat (1) huruf b;
USKAR 30
11). Ps 7 ayat (1) huruf c; 21). Ps 12 huruf b
12). Ps 7 ayat (1) huruf d; 22). Ps 12 huruf c;
13). Ps 7 ayat (2); 23). Ps 12 huruf d;
14). Ps 8; 24). Ps 12 huruf e;
15). Ps 9; 25). Ps 12 huruf f
16). Ps 10 huruf a; 26). Ps 12 huruf g;
17). Ps 10 huruf b; 27). Ps 12 huruf h;
18). Ps 10 huruf c; 28). Ps 12 huruf i;
19). Ps 11; 29). Ps 12B jo. Ps 12c;
20). Ps 12 huruf a; 30). Ps 13;

USKAR 31
7 JENIS TINDAK PIDANA KORUPSI
1
KERUGIAN KEUANGAN NEGARA (PS 2 & 3)

2 SUAP MENYUAP (PS 5, 6, 11, 12 & 13)

3 PENGGELAPAN DALAM JABATAN (PS 8, 9 & 10)

4
PEMERASAN (PS 12)

5 PERBUATAN CURANG (PS 7 & 12)

6
BENTURAN KEPENTINGAN DALAM PENGADAAN (PS 12)

7 GRATIFIKASI (PS 12)


 ..\My Videos\ETIKA PUBLIK 2015\Gratifikasi.mpg -
YouTube.MP4
Jenis Tindak Pidana Lain
(ps : 21; 22; 23 dan 24 Bab III UU No 31 Th. 1999
jo. UU No. 20 Th 2001) sbb:

1. Tidak memberi keterangan atau memberi keterangan


yg tidak benar: ps 22 jo ps 28.
2. Merintangi proses pemeriksaan perkara korupsi: ps 21.
3. Bank yg tidak memberikan keterangan rekening
tersangka : ps 22 jo. Ps 29.
4. Saksi atau ahli yg tidak memberi keterangan atau
memberi keterangan palsu: ps. 22 jo. Ps. 35.
5. Orang yg memegang rahasia jabatan tidak memberikan
keterangan atau memberi keterangan palsu : ps. 22
jo. Ps 36.
6. Saksi yg membuka identitas pelapor: ps. 24 jo. Ps. 31.
USKAR 34
Analisis Matrik (Pasal 13)
No Unsur Pidana Fakta Hukum Alat Bukti

1 Setiap orang Koesherawati Keterangan terdakwa


menyuap Ka Lapas Koesherawati
pada tanggal….. Keterangan saksi
Kalapas
2 Memberi hadiah

3 Kepada
pegawai
4 Mengingat
Kekuasaan……

Kesimpulan:……………………………………………….
.
Analisis Matrik Pasal : 11 UU
31/99 Jo 20/2001
No Unsur Pidana Fakta Hukum Alat Bukti

1 Pegawai Negeri/ Ka Lapas Keterangan Terdakwa Ka


Penyelenggara Sukamismiskin lapas
Keterangan saksi
Koesherawati

2 Menerima
Hadiah/janji

3 Patut di diduga….

4 Menurut Pikiran
…ada hub dengan

Kesimpulan:……………………………………………….
.
Niat, Semangat dan Komitmen

 Niat adalah keinginan kuat yang


mendorong seseorang untuk melakukan
sesuatu
 Thomas Licona menyebut niat timbul
setelah orang tahu dan sadar bahwa dia
kurang kompeten atau lemah sehingga dia
mau belajar dengan semangat
 Apa yang diketahuinya dilaksanakan
berulang-ulang sehingga timbul komitmen
 Thomas Licona menyebutkan dengan
Karakter
Kecerdasan ESQ

IQ

EQ

SQ

38 uskar
Spiritual quotion niat

Karakter

Spiritual
accountability Visi, misi
terbaik

Sifat dewata
(suri sampad) di Usaha dan
Islam disebut hasil terbaik
AHVS : 33 sifat
33 Spiritual Capital
1. Pengasih 14, Mensyukuri
2. Mampu menguasai 15. Berpikiran maju 25. Suka mendukung
diri 26. Kooperatif
16. Luas hati
3. Berhati jernih 27. Dermawan
17. Bertanggung 28. Pemberi manfaat
4. Cinta damai jawab
29. Inspirator
5. Jujur Dipercaya 18. Komitmen tinggi 30. Estetis
6. Kreatif 19. Kokoh 31. Pendelegasi
7. Pemaaf 20. Mandiri 32. Waspada
8. Murah hati 21. Kompeten 33. Sabar
9. Terbuka 22. Cerdas
10.Disiplin 23. Berani
11.Peduli 24. Energik
12.Obyektif
13.Adil
Bahagia berkarya (6)
Komitmen sepenuh
hati (5)
Ceria berkontribusi (4)
TINGKAT
Ikut dengan terpaksa 3)
KOMITMEN
Menggerutu
di belakang (2)
Berontak (1)
APAKAH KARAKTER
When you are looking at the characteristics on how to
build your personal life, first comes integrity; second,
motivation; third, capacity; fourth, understanding; fifth,
knowledge; and last and least, experience.

Without integrity, motivation is dangerous; without


motivation, capacity is impotent; without capacity,
understanding is limited; without understanding,
knowledge is meaningless; without knowledge,
experience is blind. Experience is easy to provide and
quickly put to good use by people with all other qualities.
Tanpa integritas , motivasi menjadi berbahaya;
Tanpa motivasi, kapasitas menjadi tak berdaya;
Tanpa kapasitas, pemahaman menjadi terbatas;
Tanpa pemahaman pengetahuan tidak ada artinya;
Tanpa pengetahuan, pengalaman menjadi buta.

Integritas adalah kompas yang


mengarahkan perilaku seseorang.
Integritas adalah gambaran keseluruhan
pribadi seseorang
(integrity is who you are).
Karakteristik Integritas

• Ketulusan
1

• Konsistensi
2

• Keteguhan Hati
3

• Menjadi seorang yang mampu bertahan


4 sampai akhir
Bagaimana pendapat anda?
EXERCISE : IDENTIFIKASI NILAI DASAR ANTI
KORUPSI
LIMA MACAM KATAGORI NILAI
Ketuhanan
Diri sendiri ( jujur, peduli, mandiri,
disiplin, tanggung jawab, kerja
keras, sederhana, berani dan adil)
Sesama
Lingkungan
Kebangsaan

7
Tunas Integritas

Pribadi-pribadi yang
memiliki komitmen
integritas yang tinggi, dan
bersedia membangun
sistem integritas bangsa.

Integritas adalah suatu


konsep yang menunjuk
konsistensi antara tindakan
dengan nilai dan prinsip
Peran Tunas Integritas
 Jembatan masa depan untuk tujuan organisasi
 Membangun sistem integritas (sistem waskat)
 Mempengaruhi orang lain ( stakeholders )

Budaya Kerja

Reframing Kultur atau Budaya


Utilisasi fenomena perilaku otomatis untuk
peradaban
Peran Tunas Integritas

Dalam kondisi integritas apapun, sedang,


tinggi maupun rendah, pembahasaan tunas
integritas menjadikan Anda mudah untuk
menjadi bagiannya, karena tunas sebagai
simbol kesadaran dan pencerahan, yang
bisa saja tumbuh dari sejak awal, muda
maupun tua.
LATIHAN : Penyelarasan Nilai Organisasi
dengan Nilai Anti Korupsi

Tulis nilai nilai organisasi anda :

Selaraskan nilai anti korupsi dengan


nilai organisasi

Lakukan pengecekan apakah


selaras dengan visi misi organisasi
PENANAMAN NILAI DAN INTEGRITAS
PROSES PENANAMAN NILAI INTEGRITAS
Kesediaan
Kesediaan terhadap integritas (Integrity
Compliance) adalah ketika individu bersedia
menerima pengaruh untuk berintegritas dari
orang lain atau dari kelompok lain,
dikarenakan ia berharap untuk memperoleh
reaksi atau tanggapan positif dari pihak lain
tersebut
Perubahan perilaku terkait integritas dengan
proses "kesediaan" ini tidak akan dapat
bertahan lama dan biasanya hanya tampak
selama tersedia reaksi positif dari perilaku
integritas.
PROSES PENANAMAN NILAI INTEGRITAS

Identifikasi
Identifikasi integritas terjadi apabila
individu meniru integritas
seseorang atau kelompok lain
dikarenakan integritas sudah
sesuai dengan apa yang
dianggapnya sebagai bentuk
hubungan yang menyenangkan
antara dia dengan yang
memberikan pengaruh terkait
integritas.
PROSES PENANAMAN NILAI INTEGRITAS

Internalisasi
Internalisasi integritas
terjadi apabila individu
menerima pengaruh dan
bersedia bersikap dan
berperilaku dengan penuh
integritas dikarenakan
integritas tersebut sesuai
dengan apa yang ia
percaya dan sesuai dengan
sistem nilai yang dianutnya.
Internalisasi
SADAR

BAWAH SADAR
CONSCIOUS, SUB CONSCIOUS DAN UNCONSCIOUS
MIND
 ..\My Videos\sujaya\Film Anti korupsi\Klandestin - Film
Pendek Anti Korupsi Kanwil DJP Jabar I - Juara I Film
Pendek Hakordia 2018 DJP.mp4
Diskusi Kelompok

 Jenis korupsi yang mana yang dilakukan


oleh Kinari?
 Apa yang Saudara akan lakukan jika
mengetahui ada teman Saudara yang
melakukan perbuatan korupsi?
 Apa yang akan Saudara lakukan untuk
menghindarkan diri dari perbuatan
korupsi?
Keberhasilan Internalisasi Integritas

 Lingkungan yang berintegritas : perbanyak


hidup dalam lingkungan yang positip
 Proteksi integritas : pastikan pengaruh
lingkungan yang negatif tidak masuk
dalam pikiran
 Perubahan sistem nilai : jika pengaruh
sudah masuk dalam pikiran segera
lakukan teknik perubahan sistem nilai
( learn, unlearn and relern )
 Learn = proses mengumpulkan informasi,
pengetahuan dan keterampilan, ilmu pengetahuan
serta berbagai nilai hidup yg baru.
 Unlearn = meninggalkan, melepaskan, mencopot,
atau membuang pelajaran-pelajaran yang tidak
benar, tidak baik, tidak berguna, tidak bermanfaat,
kurang komplit, kadaluwarsa dan ketinggalan jaman.
Meninggalkan kebiasaan lama yang tidak sehat
(dekontruksi)
 Relearn = memperbaiki pengetahuan yg salah,
meningkatkan ketrampilan yg kurang, meluruskan
pemahaman yg keliru, mengadopsin nilai-nilai baru yg
lebih dekat dengan kebenaran (rekontruksi). Proses
Relearning = proses rekontruksi setelah di unlearn (di
dekontruksi)
Teknik Dasar Internalisasi
 Simbolisasi dilengkapi dengan imajinasi, sugesti
dan asosiasi bahwa pengaruh tersebut hanya
ada diluar diri kita dan tidak pernah masuk ke
dalam diri.
 Dis-Asosiasi, yaitu keluar dari lingkaran
pengaruh negatif tersebut.
 Multi protection of integrity, dapat dilakukan
oleh manusia yang telah menghidupkan
nuraninya. Manusia-manusia yang selalu terjaga
dari pengaruh negatif dari luar serta manusia-
manusia yang mampu mengendalikan dirinya
dari berbagai dorongan penyimpangan.
Perilaku Otomatis
Perubahan pengaruh negatif melalui :
 Jalur Pengulangan
Panca indra menerima stimulus terus
menerus akan masuk ke alam bawah sadar
melalui area lupa dan ingat
 Jalur Effect WOW
kejadian luar biasa yang membuat orang kaget,
tidak percaya, otak kiri tidak berfungsi langsung
masuk ke otak kanan alam bawah sadar secara
otomatis.
Kompetensi Dasar yang dibutuhkan
untuk Change Beliefs
Kontemplasi
• Siapkan diri
• Berdoa
• Melakukan visualisasi ( perenungan ) :
– Evaluasi diri sejak kecil hingga saat ini
– Temukan kekurangan diri
– Temukan kesalahan yang telah dilakukan
– Berjanji untuk tidak mengulangi
– Mohon ampun pada Tuhan Yang Maha Esa
• Memperbaiki kesalahan dengan minta maaf
• Memperbaiki diri ( meningkatkan kemampuan dan
• memperbaiki tingkah laku )
• Melakukan pekerjaan yang bermanfaat

“ Proses penjernihan hati dilakukan setiap saat,


setiap hari …… “
• Psychological technique that consist of
identifying and then disputing irrasional or
maladaptive thoughts. A way of viewing and
experiencing events, ideas, concepts and
emotions to find more positive alternatives
(wikipedia )
• Reframing : identifiying our unhelpful
thoughhts and replacing them with more
positive or adaptive ones
• Metode Reframing adalah metode untuk
mengubah frame berpikir kita menjadi lebih
positif.
• Reframing itu mengganti label–menukar
perspektif kita saat melihat perilaku/kejadian.
Prinsip dasar ketika melakukan reframing

• Kondisi rapport yang baik, karena dengan begitu kita


dapat benar-benar memahami pusat permasalahan dari
frame orang lain.
• Mengenali cukup detail dari frame yang salah sehingga ketika
dapat membingkai ulang (reframing) pada tepat sasaran.
• Ketika melakukan reframing, tidak selalu harus memberikan
suatu saran, karena reframing yang baik adalah dari orang itu
sendiri.
• Ketika melakukan reframing, yang perlu diingat adalah
mengarahkan pada frame baru yang lebih baik dari
sebelumnya.
Tugas : 3 contoh perubahan
No Kontek sebelum Hasil Perbaikan
kontek
1 Konten kebersamaan dalam Konten gotong royong
konteks negatif (Kolusi) dalam konteks kebaikan

2 Konten malas dalam konteks Konten malas dalam


negatif konteks positif = malas
korupsi
3

4
 ..\My Videos\Peduli Bangsaku Indonesiaku.mp4
National Healing ( Yudi Latief )

1. Semangat ketakwaan pada Tuhan!


2. Semangat keikhlasan dan ketulusan!
3. Semangat pengabdian dan
tanggungjawab!
4. Semangat menghasilkan yang terbaik!
5. Kekeluargaan!
6. Semangat keadilan dan kemanusiaan!
7. Semangat perjuangan!
Apa itu seeding? Apa Integrity?

Seeding secara
harfiah diartikan
pembenihan,
pembibitan
Seeding Integrity

Upaya untuk menanamkan pengaruh


integritas pada bawah sadar hingga dapat
membentuk perilaku, kebiasaan dan
budaya integritas.

Upaya menanamkan nilai nilai integritas


pada alam bawah sadar menjadi perilaku
otomatis dan menyebarkan kepada orang
lain, organisasi dan masyarakat
Belajar ke dalam ( out site in ) :
Integritas VS Korupsi
1.Koruptor menggoda biasanya pada saat
seseorang sedang di luar sistem!
2. Koruptor menggoda biasanya pada saat
keadaan sepi dan rahasia!
3. Koruptor menggoda dengan beragam
cara dan menggunakan pengaruh yang
sebelumnya diluar perkiraan (WOW
effect).
 ..\My Videos\MOTIVASI DAN INTEGRITAS\Falsafah
Integritas (Low).mp4
2 model reframing

content dan context reframing


Content Reframing
“Saya paling tidak suka kerja kelompok dengan si A karena sulit
diajak kerja cepat
Content reframing : Bukankah artinya dia mengerjakan dengan
hati hati
 Context Reframing
“Ponakanku setiap hari main sepeda terus”. Context
reframingnya, “Bagus dong, berarti kalau ada lomba balap sepeda
kemungkinan besar bakal menang”.
7
Contoh Merubah Content
 Atasan yang sering marah-marah kepada saya membuat saya
kesal, buat dengan huruf kecil
 Kemudian dibawah nya buatlah kalimat yang sudah di
reframing dengan spidol dan ukuran huruf yang lebih besar
seperti dibawah ini :
 Atasan yang sering marah-marah kepada saya membuat saya
lebih teliti dalam bekerja.
 Atasan yang sering marah-marah kepada saya membuat saya
lebih sempurna menyelesaikan pekerjaan saya
(Kedua kalimat diatas adalah termasuk dalam reframing
content, yaitu mengubah kerangka berfikir dengan mengubah
content nya )
Contoh Merubah Context

Atasan yang sering marah-marah kepada saya bisa jadi


sedang memproyeksikan saya untuk menggantikan
posisinya

Atasan yang sering marah-marah kepada saya bisa jadi


sangat perhatian terhadap saya dan menginginkan yang
terbaik untuk saya.

( Kedua kalimat diatas adalah termasuk dalam reframing


context, yaitu mengubah kerangka berfikir dengan
mengubah context nya )
Reframing Culture

 Merubah hal negatif menjadi positif, contoh:


Kolusi  gotong royong, budaya yang sangat kuat di Indonesia.
 Upaya-upaya untuk mengembalikan kembali nilai-nilai dan
kebiasaan yang telah bergeser konteknya untuk dikembalikan lagi
menjadi konteks positif  National Healing
 Dapat juga dilakukan dalam konteks perubahan kompetensi yaitu
dengan cara sikap, perilaku dan kompetensi negatif digabungkan
dengan konteks negatif maka akan menghasilkan sikap, perilaku
atau kompetensi positif, contoh : pelit...gosip  pelit gosip
 Upaya mengembalikan konten pada konteksnya semula atau pada
orientasi sebelumnya
 ▶ Aku Peduli - YouTube [360p].mp4
Reframing culture

 Membuat list 5 budaya bangsa yang baik


terkait dengan anti korupsi
 Membuat list kategori berdasarkan daftar
yang mereka buat.
 Bermain game menggabungkan 2 kata
negatif menjadi arti yang positif,
misalnya: pelit gosip, anti kotor,...dsb.
Mereka bergiliran menyebutkan dengan
cepat bila lamban dihukum.
5 perubahan perilaku negatif
No Content Contect Re-Framing
Tunas Integritas
Pribadi-pribadi yang
memiliki komitmen
integritas yang tinggi,
dan bersedia
membangun sistem
integritas bangsa.

Integritas adalah suatu


konsep yang menunjuk
konsistensi antara tindakan
dengan nilai dan prinsip
Jenis/Bentuk Sistem Integritas

1) Kebijakan Perekrutan dan Promosi,


2) Pengukuran Kinerja,
3) Sistem dan Kebijakan Pengembangan SDM,
4) Pengadaan Barang dan Jasa,
5) Kode Etik dan Pedoman Perilaku,
6) Laporan Harta Kekayaan Penyelengara Negara,
7) Program Pengendalian Gratifikasi,
8) Dll
Leadership Risk

 Resiko yang akan dihadapi jika pemimpin


tidak memiliki integritas.
 Pemimpin berintegritas akan menjalankan
2 kata kunci :
1. Penyelarasan
2. Pengendalian : sumber daya,
keuangan, teknologi informasi dan
komunikasi
AKTUALISASI

 Susun rancangan kegiatan/tindakan yang


mencerminkan nilai-nilai anti korupsi
dalam tugas jabatan saudara secara
individu
 Susun ulang rancangan tersebut sehingga
menjadi kesepakatan setiap unit
 Dokumentasikan kesepakatan tersebut
sehingga menjadi komitmen bersama
untuk dilaksanakan dalam tugas jabatan
saudara.
Rangkuman

 Dampak korupsi tidak saja merugikan,


namun juga dapat menimbulkan
kerusakan kehidupan
 Membahas fenomena dampak dikaitkan
dengan tanggung jawab dapat menjadi
pemicu kesadaran diri
 Kesadaran diri dibangun melalui
pendekatan spiritual
 Tanggung jawab spiritual yang baik pasti
akan menghasilkan niat yang baik
30/09/20
DISAIN WL 85
19