Anda di halaman 1dari 6

PENYAKIT KRONIS

PADA ANAK
OLEH
KELOMPOK 1
SRI ASTIA HARIS
ADE NOVIRA
SITTI AISYAH A
NURAENI USMAN
ARYANI FITRIA NUR
Definisi Penyakit Kronis pada Anak
dan Contohnya
• Menurut Trihono dkk (2014) penyakit kronik
merupakan kondisi yang menyebabkan anak menjalani
hospitalisasi minimal selama satu bulan dalam satu
tahun, dan umumnya mendapatkan pengobatan rutin
dalam jangka waktu yang lama.
• Penyakit kronis yang diderita di antaranya asma,
diabetes, kelainan jantung bawaan, kanker, epilepsi,
HIV/AIDS, aenemia, obesitas, penyakit mental dan
penyakit yang berhubungan dengan ketidakmampuan
seperti autis, hiperaktif dan kecacatan (Aritonang,
2009).
Trend Keberadaan Anak dengan Penyakit Kronis di
Dunia dan di Indonesia
• Trend anak dengan penyakit kronis di dunia
Data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan
sekitar 1,13 Miliar orang di dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3
orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Jumlah penyandang hipertensi terus
meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar
orang yang terkena hipertensi, dan diperkirakan setiap tahunnya 9,4 juta
orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya (Depkes, 2019).
• Trend anak dengan penyakit kronis di Indonesia
Dalam Widiyatno (2016), saat ini pada tahun 2016, terdapat 7.238
penyandang talasemia mayor yang tercatat dan dilaporkan oleh Yayasan
Talasemia Indonesia - Perhimpunan Orangtua Penderita Talasemia (YTI -
POPTI), dan 3.200 orang diantaranya (45%) berasal dari Provinsi Jawa Barat.
Provinsi Jawa barat memiliki jumlah penderita talasemia terbanyak di
Indonesia (Dahnil dkk, 2017).
Dampak Keberadaan Anak dengan Penyakit Kronis

Dampak terhadap anak itu


sendiri
• Dampak fisik
• Dampak psikologis
Dampak terhadap orangtua
• Dampak sosial
• Dampak ekonomi
• Dampak psikologis Dampak terhadap saudara
kandung (siblings)
• Perubahan kehidupan
• Perasaan yang kuat
• Kebutuhan yang belum
terpenuhi
Manajemen Asuhan Keperawatan yang Diberikan pada Anak
dengan Penyakit Kronik