Anda di halaman 1dari 8

DATA

BPJS
201
4 133,42 Juta

201
156,79 juta
Peserta 5

BPJS 201
6 171,93 Juta
https://www.cnnindonesia.co
m/ekonomi/2019031317181 201
1-81-376965/infografis-data- 7
187,98 Juta
peserta-bpjs-kesehatan-dari-
tahun-ke-tahun
201
8 208,05 Juta

201
9 Jan 216,15 Juta
Permasalah Mendasar
premi yang harus dibayarkan peserta belum
sesuai dengan hitungan para ahli atau belum
sesuai hitungan akturia yang lazim digunakan
dalam program seperti ini

www.bpjs-kesehatan.go.id
tainabilitas Finansial
Pengelolaan keuangan menjadi hal yang sangat substansial dalam
penyelenggaraan program JKN oleh BPJS Kesehatan. Seiring bertambahnya
peserta JKN-KIS yang berdampak pada peningkatan akses kepada fasilitas
kesehatan, BPJS Kesehatan menghadapi situasi yang kontradiktif antara
kualitas layanan dengan risiko keuangan yang harus dikelola. Setiap upaya
peningkatan kualitas layanan kepada peserta membawa konsekuensi
peningkatan risiko pembiayaan pelayanan kesehatan

www.bpjs-kesehatan.go.id
Laporan Badan Pengawasan
Keuangan dan Pembangunan
(BPKP) mencatat tunggakan
BPJS Kesehatan ke rumah sakit
mencapai Rp 9,1 triliun di
2018. Hal ini dikarenakan
adanya permasalahan data
peserta yang digunakan oleh
lebih dari satu orang

www.bpjs-kesehatan.go.id
Hal Yang Diperhatikan

Tantangan pelaksanaan program JKN-KIS saat ini dihadapkan pada persoalan tingkat kesehatan keuangan Dana
Jaminan Sosial (DJS) yang mengalami defisit karena besaran iuran yang belum memadai dibandingkan dengan
luasnya manfaat yang ditetapkan. Untuk itu Pemerintah perlu mendukung upaya penanggulangan defisit, yaitu
melalui penerbitan secara khusus Peraturan Presiden tentang pengendalian defisit program jaminan kesehatan
yang memuat tentang upaya-upaya untuk mengatur:

www.bpjs-kesehatan.go.id
• Pengendalian utilisasi yang lebih efektif dan efisien (Mengendalikan rasio kunjungan Kasus
Non Spesialistik (KNS), Penerapan Program Rujuk Balik (PRB), Penerapan Sistem Rujukan
Berjenjang)
• Penyesuaian iuran PBI dan Non PBI sesuai perhitungan aktuaria
• Urun biaya untuk peserta Non PBI, khusus pelayanan tertentu untuk mengurangi pelayanan
yang kurang diperlukan dan mengendalikan biaya pelayanan
• Penguatan strategic purchasing BPJS Kesehatan
• Optimalisasi Peran Pemerintah Daerah dalam mendukung program JKN-KIS
• Peningkatan Kapasitas Fungsi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan Pemberi Kerja,
Termasuk Penguatan Wewenang Petugas Pemeriksaan

www.bpjs-kesehatan.go.id
TERIMAKASIH