Anda di halaman 1dari 4

4.

Perekonomian
 Pada tahun 2014 PDB(Produk Domestik Bruto) Vietnam
mencapai titik tinggi, yaitu US $186, 20 Miliyar
 PDB : $219.379 milyar
$594.9 milyar
 Pertumbuhan PDB : ▲ 6.1%
 PDB per sektor :
o Pertanian: 17%,
o industri: 39%,
o jasa: 44%
 Pertumbuhan ekonomi di Vietnam tumbuh 6,28%, sejak tahun
2015.
 Industri utamanya, meliputi :
o beras, kopi, karet, katun, teh, lada, kedelai, cashews, tebu,
kacang, pisang, unggas, ikan, makanan laut.
 Tahun 2014, Vietnam adalah ekportir terbesar ke Amerika
Serikat se-ASEAN.
 Ekspor : ▲ $169.2 milyar
 Barang yang di ekspor, meliputi berikut ini :
o pakaian, sepatu, produk kelautan, minyak mentah,
elektronik, produk kayu, beras, kopi, mesin.
 Tujuan ekspor utama :
o China : 27.2%
o South Korea : 21.2%
o Japan : 8.0%
o Taiwan : 6.0%
o Others : 37.4%
 Impor : ▲ $161 milyar
 Barang impor, meliputi :
o mesin dan perlatan, bahan bakar minyak, produk baja, bahan
mentah untuk industri sepatu dan pakaian, elektronik,
plastik, mobil
 Negara tujuan impor utama :
o United States : 19.4%
o EU : 18.4%
o China : 13.9%
o Japan : 8.5%
o Others : 39.8%
 Vietnam berusaha memandu jalannya pembangunan ekonomi
melalui kebijakan Doi Moi yang menjamin perkembangan sehat
dari perekonomian dan pembangunan daerah yang seimbang.
Namun, kebijakan ekonomi Vietnam ini melahirkan distribusi
kekayaan yang tidak merata, terutama di pedesaan
 Tahun 1990-an, hampir semua rumah tangga di pedesaan
(91.8 %) punya tanah.
 Tahun 2010, hampir 1/4 dari mereka (22.5 %) menjadi petani
gurem dan tidak bertanah.
 Kenaikan upah minimum di Vietnam mencapai 21% dalam
beberapa tahun terakhir ini, kenaikan ini tergolong kecil, yaitu
hanya -+ 73 US $ atau -+ Rp. 700.000,- /bulan.
 Pemulihan ekonomi ini ditopang dengan aktivitas di bidang :
o Industri pengolahan,
o Manufaktur,
o Elektronik, dan
o Pembangunan