Anda di halaman 1dari 13

PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

CUT ANNISA SYAFIRA PRASETYO ( 1902841 )


ENES ORYZA SATIVA ( 1903540 )
SITI ROKAYAH ( 1901974 )
Perkembangan merupakan suatu proses yang bersifat komulatif,
artinya perkembangan terdahulu akan menjadi dasar bagi
perkembangan selanjutnya. Oleh sebab itu, apabila terjadi
hambatan pada perkembangan terdahulu maka perkembangan
selanjutnya cenderung akan mendapatkan hambatan
Anak usi dini berada dalam masa keemasan di sepanjang rentang usia
perkembangan manusia. bahwa masa ini merupakan periode sensitif,
selama masa inilah anak secara khusus mudah menerima stimulus-
stimulus dari lingkungnya. Pada masa ini anak siap untuk melakukan
berbagai kegiatan dalam dalam rangka memahami dan menguasai
lingkunganya.
Ciri-Ciri Perkembangan Masa Anak-Anak Awal

Menurut urutan waktu, masa kanak-kanak adalah masa


perkembangan dari usia 2 hingga 6 tahun. Perkembangan biologis
pada masa-masa ini berjalan pesat, tetapi secara sosiologis ia
masih sangat terikat oleh lingkungan keluarganya. Oleh karena
itu, keluarga sangat berperan penting untuk mempersiapkan anak
untuk bisa beradaptasi ke dalam lingkungan yang lebih luas
terutama lingkungan sekolah.
Masa kanak-kanak sering disebut juga dengan masa estetika,
masa indera dan masa menentang orang tua. Disebut estetika
karena pada masa ini merupakan saat terjadinya perasaan
keindahan. Disebut juga masa indera, karena pada masa ini indera
anak-anak berkembang pesat. karena pesatnya perkembangan
tersebut, anak-anak senang mengadakan eksplorasi, yang
kemudian disebut dengan masa menentang.
Pada masa anak-anak awal, anak-anak banyak meniru, banyak
bermain sandiwara ataupun khayalan, dari kebiasaannya itu akan
memberikan keterampilan dan pengalaman-pengalaman terhadap
si anak. Ada yang mengatakan bahwa masa kanak-kanak awal
dimulai sebagai masa penutup bayi.
Perkembangan Fisik
Kuhlen dan Thompson mengemukakan bahwa perkembangan fisik individu, yaitu:
• Sistem saraf yang sangat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan emosi;
• Otot-otot yang mempengaruhi perkembangan kekuatan dan kemampuan motorik;
• Kelenjar Endoktrin, yang menyebabkan munculnya pola-pola tingkah laku baru,
seperti pada usia remaja berkembang perasaan senang untuk aktif dalam suatu
kegiatan yang sebagian anggotanya terdiri atas lawan jenis;
• Struktur fisik/tubuh yang meliputi tinggi berat dan proporsi.
Macam-macam perkembangan anak usia dini
•Pekembangan Kognitif

Perkembangan anak usia dini meliputi perkembangan kemampuan


kognitifnya. Kemampuan kognitif ini barkaitan dengan daya ingat,
kemampuan menganalisa maupun kemampuannya memecahkan masalah.
Anak usia dini adalah peneliti kecil, mereka aktif melakukan percobaan dan
menganalisa apa yang ada di sekelilingnya. Di sini dukungan lingkungan
untuk menunjang perkembangan kognitif anak sangat diperlukan. Interaksi
yang sehat antara anak dan lingkungan dapat mengoptimalkan perkembangan
kognitifnya.
Perkembangan Intelektual
Perlu kita ketahui bahwa perkembangan intelektual anak pada usia dini sangat
berpotensi untuk menyerap berbagai macam hal baru. Untuk itu, kita harus
membimbing anak kita untuk bisa terus mengembangkan intelektualitasnya dengan
berbagai cara.Perkembangan intelektual anak bisa kita kembangkan dengan musik.
Memperdengarkan musik kalsik pada anak sejak usia dini bahkan dari masa
kandungan akan membantu anak mengembangkan kognitifitasnya. Telah banyak
ilmuan yang mengadakan penelitian mengenai hal ini dan dari penelitian, musik
klasik memang bisa merangsang intelektual anak dari usia dini. Selanjutnya,
perkembangan intelektual anak
Perkembangan Bahasa
Bicara merupakan salah satu alat komunikasi yang paling efektif. Semenjak
anak masih bayi sering kali dengan menggunakan bahasa tubuh dapat
memenuhi kebutuhannya. Namun hal tersebut kurang di mengerti oleh orang
dewasa apa yang dimaksud oleh anak. Oleh karena itu baik bayi maupun
anak kecil selalu berusaha agar orang lain mengerti maksudnya. Hal ini yang
mendorong orang untuk belajar berbicara dan membuktikan bahwa berbicara
merupakan alat komunikasi yang paling efektif dibandingkan dengan
bentuk-bentuk komunikasi yang lain yang dipakai anak sebelum pandai
berbicara.
Secara umum tahap-tahap dalam berbahasa anak yaitu:
1) Aquisition (akuisisi), merupakan bahasa pertama yang dipelajari oleh
anak, biasa disebut dengan bahasa ibu (menirukan dan mendengarkan) dan
merupakan bahasa lisan. Dimulai dari usia 0-6 tahun, bahasa yang dipelajari
ataupun yang digunakan merupakan kata benda, kata kerja, kata sifat, dan
kata-kata yang lain.
2) Learning (belajar), anak mulai belajar bahasa tulis dan dimulai setelah
anak lulus dari TK. Di TK anak belajar menulis ataupun membaca itu hanya
sebagai pembiasaan untuk melatih motorik anak.
Perkembangan Sosial dan Emosi
perkembangan sosial anak adalah suatu proses dalam kehidupan anak untuk
berperilaku sesuai dengan norma atau aturan dalam lingkungan kehidupan anak.
Perilaku yang ditunjukkan oleh seorang anak dalam lingkungan sosialnya
sangat dipengaruhi oleh kondisi emosinya. Perkembangan emosi seorang anak
sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan.
Lebih lanjut dikatakan bahwa perkembangan sosioemosional meliputi
perkembangan dalam hal emosi, kepribadian, dan hubungan interpersonal ,Pada
tahap awal masa kanak-kanak, perkembangan sosial emosional berkisar tentang
proses sosialisasi, yaitu proses ketika anak mempelajari nilai-nilai dan perilaku
yang diterima dari masyarakat
Permasalahan Perkembangan Anak Usia Dini
Keberhasilan seseorang di masyarakat sebagian besar (80%) ditentukan oleh kecerdasan emosi
(EQ).Sehingga anak yang kurang dalam pemenuhan kebutuhan perkembangan emosi senantiasa akan
mengalami gangguan emosi dan perilaku seperti, agresif secara verbal dan/atau fisik yang bisa
membahayakan dirinya atau orang lain, menarik diri atau tidak percaya diri, pencemas dan juga bisa
hiperaktif, yang mengakibatkan kurang perhatian dalam kegiatan disekolah secara optimal dan selalu
menunjukan skala rendah dalam pencapaian program pembelajaran yang telah ditargetkan, Perkembangan
emosi yang dibutuhkan anak usia dini meliputi segala bentuk hubungan yang erat, hangat dan menimbulkan
rasa aman serta percaya diri sebagai dasar dari perkembangan selanjutnya, yang ini mutlak perlu
diperhatikan oleh orang tua ataupun guru sejak dini