Anda di halaman 1dari 24

Kelompok 13:

Ginta Selsa A (P23131117016)


M Sean Aziz (P23131117021)
Qyanie Chusnul R (P23131117029)
DESKRIPSI KASUS
Tuan S berusia 72 th
BB 63 kg
TB 170 cm
Keluhan sesak nafas sejak 3 hari SMRS
Lemas sejak 2 jam SMRS
Keluhan muncul setelah makan dan saat berjalan
Suka membaca, jalan-jalan pagi dan tidak merokok
RIWAYAT PERSONAL
 Tuan S berusia 72 th
 BB 63 kg
 TB 170 cm
 Os suka membaca, jalan-jalan pagi, dan tidak
merokok
 Pasien tidak memiliki alergi pada makanan tertentu
 Pasien suka konsumsi makanan yang manis. Suka
durian dan sangat suka sate kambing
ASSESMENT
1. Antropometri

 BB aktual: 63 kg
 BBI: (170-100) – 10% (170-100) = 63 kg
 ABW : ((63-63) x 0,25)+63= 63 kg
 IMT : 63/(1,7)² = 21,7 (normal)
HASIL LAB
Pemeriksaan Hasil Keterangan

Tekanan darah 135 / 84 mmHg Tinggi (Prehipertensi)

Suhu 36.8 C Normal

Frekuensi pernapasan 20X / menit Normal

Gula darah puasa 173 mg/dL Tinggi

Gula darah 2 jam PP 174 mg/dL Tinggi

Asam urat 6.4 mg/dL Normal

Leukosit 14.5 rb/uL Tinggi

GDS 196 mg/dL Tinggi


 Diberikan obat infus RL, Asplet, astatin, alprazolam,
injeksi fundoparmax, dan Clopidogret
3. Klinis

- Sesak nafas sejak 3 hari SMRS


- Tiba-tiba lemas sejak 2 jam SMRS
- Keluhan yang timbul saat pasien sehabis makan dan
pada saat berjalan.
DIETARY HISTORY
 Nasi 3x/hr @1p
 Lauk daging/bebek 3x/hr@1p
 lauk sate kambing 1x/mgg@1p
 Tempe & tahu goreng 1x/hr @1p
 Pisang 3x/mgg
 Biskuit 2x/hr@1p
Dietary Kuantitatif
Bahan URT Kalori Protein Lemak KH
Makanan
Pokok 4p 700 16 - 160
P. Hewani 5p 750 35 25 -
P. Nabati 2p 150 10 6 14
Buah dan gula 2p 100 - - 24
Minyak 7p 350 - 35 -
Jumlah 2050 61 66 198
KEBUTUHAN ZAT GIZI MAKRO
(Cara 1)

AMB= 66+(13.7xBB)+(5xTB)-(6,8xU) = 1289,5

Keb.Energi sblm msk RS= AMB x fak.stress x akt


= 1289,5 x 1.3 x 1.3 = 2179,2 kkal

Keb.Energi ssdh msk RS= AMB x fak.stress x akt


= 1289,5 x 1.3 x 1.2 = 2011,6 kkal
Faktor koreksi manula (10%) = 2011,6 – 201,16 = 1810,4 kkal

Keb. Protein sblm msk rs= 15% x 2179,2 = 81,7 gr


4
Keb. protein ssdh msk RS= 15% x 1810,4 = 67,9 gr
4

Keb. Lemak sblm msk RS= 35% x 2179,2 = 84,7 gr


9

Keb. Lemak ssdh msk RS= 35% x 1810,4 = 70,4gr


9

Keb. KH sblm msk RS= 50% x 2179,2 = 272,4 gr


4

Keb. KH ssdh msk RS= 50% x 1810,4 = 226,3 gr


4
PERSENTASE PEMENUHAN ZAT GIZI
Energi= 2050 x 100% = 94%
2179,2

Protein= 61 x 100% = 74%


81,7

Lemak= 66 x 100% = 77,9%


84,7

KH= 198 x 100% = 72%


272,4
Kebutuhan zat gizi makro (cara 2)
 Energi = 30 x BBI = 30 x 63 = 1890 kkal
 Protein= 15% x 1890 = 70,9 gr
4
 Lemak= 35% x 1890 = 73,5 gr
9
 KH= 50% x 1890 = 236,2 gr
4
DIAGNOSA GIZI
1. Kondisi pasien sesak napas dan lemas SMRS
berkaitan dengan tidak stabilnya tekanan darah dan
kadar gula darah puasa ditandai dengan kadar
tekanan darah sebesar 135/84 mmHg dan kadar gula
darah puasa sebesar 173 mg/dL
2. Kurangnya asupan protein berkaitan dengan
rendahnya konsumsi protein ditandai dengan
persentase karbohidrat sebesar 74%
3. Kurangnya asupan karbohidrat berkaitan dengan
rendahnya konsumsi karbohidrat ditandai dengan
persentase karbohidrat sebesar 72%
4. Kurangnya pengetahuan terkait gizi seimbang
berkaitan dengan kurangnya informasi mengenai
makanan bergizi seimbang ditandai dengan tidak
makan sayur dan jarang makan buah serta menyukai
makanan manis
5. Kurangnya asupan sayur dan buah berkaitan dengan
pola makan tidak seimbang berkaitan dengan hanya
mengonsumsi buah pisang sebesar 3x/minggu
Intervensi
• Tahap I (keadaan akut)
Mempuasakan pasien selama 12-24 jam

• Tahap 2 (keadaan sub-akut : 24-49 jam)


Memberikan asupan cairan sebesar 1500 ml/hari dengan
formula sebesar 800-1200 ml + cairan tambahan (air putih)
300 ml
Jenis Diet : Diet Jantung 1
Bentuk makanan : formula diet jantung
Pola makan dengan 5x pemberian
Pemberian makanaan dengan oral
Intervensi
• Tahap 3 (keadaan membaik)
Diberikan makanan saring/lunak didampingi dengan
formula
Jenis diet : Diet Jantung 1, Rendah Garam 3
Bentuk Makanan : formula diet jantung dan makanan lunak
Pola makan dengan 3x makanan utama lunak, 3x formula
Pemberian makanan dengan oral
Syarat Diet :
- Energi 2088,9 kkal
- Protein 63 gr
- Lemak 58 gr
- KH 329 gr
- Rendah garam 1000-1200 mg Natrium
Tujuan Diet:
a. Diberikan makanan sesuai kebutuhan klien tanpa
memberatkan kerja jantung
b. Mengurangi kebiasaan klien mengonsumsi makanan
manis dan tinggi lemak
c. Mengurangi asupan natrium
MONITORING
 Melihat apakah pasien patuh terhadap diet
 Menjaga bb ideal
 Memantau apakah pasien konstipasi atau diare selama
menjalankan diet
 Memantau asupan zat gizi klien dari makanan yang
dikonsumsi
 Memantau kondisi klinis klien, seperti sesak nafas
 Memantau hasil pemeriksaan lab klien
Edukasi
 Menjelaskan kepada pasien tentang pola makan
seimbang
Evaluasi
• Meningkatnya pengetahuan klien tentang gizi
seimbang
 Membandingkan kondisi pasien antara sebelum dan
sesudah pemberian diet
Contoh menu:
06.00 = formula (gula pasir 10 gr, margarin tidak bergaram 2
gr, susu skim bubuk 20 gr)
08.00 = Nasi tim ayam tahu + sayur bayam labu siam dan
wortel + formula
10.00 = Jus pepaya
12.00 = Nasi tim + steak tahu + sayur bening buncis wortel +
pepes ikan kembung + semangka + formula
16.00 = jus buah (pisang dan alpukat)
18.00 = Nasi tim + tim tahu + sayur bening buncis wortel +
rolade telur wortel + pepaya + formula
20.00 = formula
TERIMA
KASIH