Anda di halaman 1dari 15

KELOMPOK 4

 Venna Verdania Lhea (201810410311348)


 Faiz Nur Rendra Safira (201810410311317)
 Chandra Leony M. (201810410311161)
RESEP 1 B
SINGKATAN LATIN
 R / recipe : ambilah
 q.s / quantum satis : secukupnya
 M.f / misce fac : campur dan buat
 Pulv/ pulvis : serbuk tikdak terbagi
 Dtd/ da tales doses : sesuai aturan pakai
 No/ nomero : banyaknya
 XV/ quindecim : lima belas
 S / signa : tandai
 B dd / bis de die : dua kali sehari
 I / unus : satu
 Pc / post coenam : setelah makan
 Da / da : berikan
 Pro / pro : untuk
 Tab / tablet : tablet
KELENGKAPAN RESEP

1. SIP
2. IDI
3. Tanggal Penulisan Resep
4. Alamat pasien
5. Paraf Dokter
PERMASALAHAN dan PENYELESAIAN

Permasalahan :
1. Pembuatan serbuk terbagi dari sediaan tablet
2. Pembuatan sediaan serbuk terbagi menggunakan tablet yang
tidak utuh yaitu chlorpheniramine maleat
3. Seluruh B.O berwarna putih

Penyelesaian :
4. Sediaan tablet CTM dan Acetaminofen digerus halus
terlebih dahulu baru ditambah bahan lain (IMO:44)
5. Dilakukan penipisan tablet chlorpheniramine maleat
(IMO:44)
6. Diberikan pewarna karmin (IMO:36)
PERHITUNGAN DOSIS

 Chlorpeniramin maleat DL (2 mg- 4 mg/ 6 mg-16 mg)

1x p = 11/20 x(2 mg – 4 mg)


= 1,1 mg - 2,2 mg
1x h = 11/20 x (6 mg – 16 mg)
= 3,3 mg – 8,8 mg

 DP : DL
1x p= ¾ x 4 mg = 3 mg : (2 mg – 4 mg) → masuk rentang dosis lazim
1x h= ¾ x 8 mg = 6 mg : (3,3 mg – 8,8 mg) → masuk dalam rentang dosis lazim
 DM (- / 40mg)
1x p = -
1x h = 11/20 x 40 mg = 22 mg
 DP : DM
1xp=-
1xh= x 100% = 20 % (TOD)
Lanjutan

Acetaminophen
 DL (500 mg/ 500 mg - 2 g)
1x p = 11/20 x 500 mg
= 275 mg
1x h = 11/20 x 500 mg – 2000 mg
= 275 mg- 1100 mg
 DP : DL
1xp = 2/3 x 500 mg = 333,33 mg : 275 mg → lebih dari
rentang dosis lazim
1xh = 2/3 x 1000 mg = 666,67 mg : (275 mg – 1100mg) →
masuk rentang dosis lazim.
 DM (-)
PENGAMBILAN BAHAN

1. Chlorampheniramin meleat = ¾ x 9 = 6,75 tab


7 tablet = 6 tablet utuh dan
1 tablet penipisan = 0,75 tab : 1tab x berat
1 tab=…

2. Acetaminophen = 2/3 x 9 = 6 tab

3. Guafenesin = 45 mg x 9 = 405 mg

4. Glucose = 500 mg x 9 – (405 mg +… mg +….. mg)


= …..
CARA PERACIKAN

1. Siapkan alat dan bahan, setarakan timbangan


2. Letakkan perkamen di sisi kanan dan kiri timbangan
3. Timbang glukosa sebanyak …mg, sisihkan. Lalu
masukkan sedikit ke mortir untuk melapisi dinding
mortir.
4. Timbang 1 tablet CTM untuk mengetahui bobot 1
tablet, lalu lakukan penipisan. Selanjutnya, timbang
sebanyak tablet CTM yang diminta
5. Masukkan CTM ke dalam mortir, gerus ad halus.
6. Timbang 6 tablet acetaminophen, masukkan kedalam
mortir, gerus ad halus dan homogen
Lanjutan

7. Timbang guaifenesin sebanyak 405 mg, masukkan


kedalam mortir, gerus ad halus dan homogen.
8. Masukkan sisa glukosa, lalu tambahkan karmin untuk
mengetahui kehomogenitasannya.
9. gerus seluruh bahan obat ad homogen.
10. Timbang serbuk sebanyak 150 mg. lalu timbang sisa
serbuk sama berat.
11. Bagi 9 kertas perkamen menjadi 3 bagian. Lalu bagi
serbuk secara visual.
12. Bungkus seluruh serbuk, lalu masukkan kedalam plastik
klip.
13. Beri etiket putih.
MONOGRAFI

Chlorpheniramin maleat (fi v hal. 699)


 Nama lain
klorfeniramina maleat, chlorpheniramini maleas.
 Pemerian
Serbuk hablur, putih, tidak berbau, larutan mempunyai pH
antara 4-5.
 Kelarutan
Mudah larut dalam air, mudah larut dalam etanol dan dalam
kloroform, sukar larut dalam eter dan dalam benzen.
 Wadah dan penyimpanan
Dalam wadah tertutuup rapat, tidak tembus cahaya.
Khasiat dan penggunaan
Antihistaminikum (anti alergi)
Lanjutan …..

Acetaminopen (fi v hal. 998)


Nama lain
Parasetamol, acetaminophenum, asetaminofen
 Pemerian
Serbuk hablur, putih, tidak berbau, rasa sedikit pahit.
 Kelarutan
Larut dalam air mendidih dan dalam natrium hidroksida 1 N,
mudah larut dalam etanol.
 Wadah dan penyimpanan
Dalam wadah tertutup rapat, tidak tempus cahaya, simpan
dalam suhu ruang, hindarkan dari kelembapan dan panas.
Khasiat dan penggunaan
Analgetikum (anti nyeri), antipiretikum (penurun panas)
Lanjutan….

Guaefenesin (fi v hal. 515)

 Nama lain
Guaifenesin, gliseril guaiakolat, glycerylis guaiacolas
Pemerian
Serbuk hablur, putih sampai agak kelabu, bau khas lemah, rasa
pahit.
Kelarutan
Larut dalam air, dalam etanol, dalam kloloform dan dalam propilen
glikol, agak sukar larut dalam gliserin.
Wadah dan penyimpanan
Dalam wadah tertutup rapat
Khasiat dan penggunaan
Ekspektoran (untuk batuk dan dahak)
Lanjutan….

Glucose (fi v hal. 296)

 Nama lain
Glukosa, dextrose, dekstrosa, glukosum
Pemerian
Hablur tidak berwarna, serbuk hablur atau serbuk granul putih, tidak berbau,
rasa manis.
Kelarutan
Sangat mudah larut dalam air mendidih, mudah larut dalam air, mudah larut
dalam etanol mendidih, sukar larut dalam etanol.
Wadah dan penyimpanan
Dalam wadah tertutup baik
Penandaan
Pada etiket dicantumkan hidrat atau anhidrat
Khasiat dan penggunaan
Kalorigenikum (meningkatkan energi)
TERIMA KASIH