Anda di halaman 1dari 24

(Graphic scale, multiple scale, behavior scale)

Pengertian Rating Scale

Rating Scale merupakan sebuah daftar yang menyajikan sejumlah sifat atau sikap sebagai
butir-butir atau item (WS. Winkel, 1995)

Rating Scale adalah alat pengumpul data yang digunakan dalam observasi untuk menjelaskan,
menggolongkan, menilai individu atau situasi (Depdikbud, 1975:55).
Rating Scale

Kegunaan Pemakaian Rating Scale:


1.Hasil observasi dapat dikuantifikasikan.
2.Beberapa pengamat menyatakan
penilaiannya atas seorang siswa terhadap
sejumlah alat atau sikap yang sama
sehingga penilaian-penilaian itu ( ratings )
dapat dikombinasikan untuk mendapatkan
gambaran yang cukup terandalkan. Kesalahan dalam Rating Scale
(ws winkel:1995)
1. personal bias
2. error of central tendency
3. hallo effect
4. logical error
5. carry over effect
Rating Scale

Kekurangan Rating Scale :


Kelebihan Rating Scale
1. Item pada skala penilaian diartikan lain-lain
Terdapat beberapa kelebihan pada rating scale, 2. Penilaian (sangat subyektif).
yaitu : 3. Sifat / sikap yg harus dinilai tidak dapat diamati
1. Dapat diperoleh adanya tingkatan-tingkatan atau diobservasi
dari setiap sifat. 4. Gradasi-gradasi pada masing-masing item
2. Memudahkan observer dalam daftar tidak jelas, terlalu banyak atau terlalu
3. Observer tidak perlu memberikan evaluasi sedikit.
5. Butuhkan banyak waktu untuk mengisi skala
yang panjang lebar
penilaian
4. Dalam penyusunan dan administrasinya tidak 6. Kesulitan menentukan kriteria yg relevan
mahal terhadap pelaksanaan kerja
5. Praktis 7. Adakalanya suatu kriteria adalah penting bagi
6. Memerlukan waktu yang cukup singkat dalam pekerja tertentu, tetapi mungkin tidak tercakup
pengisian form dalam formulir penilaian.
7. Bias bisa dikurangi dengan memberikan 8. Apabila kriteria prestasi kerja tertentu sulit untuk
didefinisikan, maka formulir isian bisa jadi berisi
deskripsi atas faktor – faktor yang dinilai.
variabel-variabel kepribadian-kepribadian yang
tidak relevan, juga dapat mengurangi arti penilaian.
9. Hasil yang diperoleh dari formulir dan prosedur
yang di standarisasikan tidak selalu berhubungan
dgn pelaksanaan kerja
Bentuk-bentuk Rating Scale
Graphic Scale

Metode ini banyak digunakan oleh perusahaan karena metode ini mudah dikembangkan dan
mudah untuk dimodifikasi jika diperlukan adanya perubahan terhadap kriteria-kriteria yang
menjadi bahan penilaian

Skala Rating Skala Rating


Individual Kelompok
(Tidak
(Membandingkan)
membandingkan)
Graphic Scales

Kelebihan & Kekurangan


1. Semua indikator kinerja, definisi,& 1. Rata-rata yg digunakan dalam indikator
nilainya terstruktur dan terstandarisasi penilaian bisa memiliki arti yg berbeda-
2. Mudah dibandingkan beda untuk setiap penilai
3. Mudah dipahami (oleh penilai&ternilai) 2. Beberapa istilah dapat
4. Mudah dilaksanakan diinterprestasikan secara berbeda
Multiple Scale

Pada metode penilaian ini para penilai


dihadapkan sejumlah kategori alternatif
yang harus dipilihnya.

Untuk membuat multiple, kita mendefenisikan dimensi-


dimensi kinerja yang penting, kemudian
mengembangkan pernyataan-pernyataan yang
mewakili kinerja yang baik, rata-rata, dan buruk pada
setiap dimensi. Kemudian, pernyataan-pernyataan
tersebut dipadukan dengan pernyataan-pernyataan
dari dimensi lainnya pada alat pemeringkatan yang
Contoh Multiple Scale
Behavior Scale

Skala Perilaku Harapan


(Behaviour Expectation
Scales /BES)

Jenis
Skala Pengamatan
Perilaku (Behavior
Observation Scale/BOS)
Skala Perilaku Harapan (Behaviour Expectation Scales /BES)

Berupa uraian guna membantu penilai untuk merumuskan


perilaku pegawai sebagai diatas rata-rata atau di bawah
rata-rata .
Behavior Scale

KELEBIHHAN?

KEKURANGAN?
Skala Pengamatan Perilaku (Behavior Observation Scale/BOS)

Ada dua cara yang mendasar dalam BOS. Pertama,


daripada menyingkirkan sejumlah besar contoh perilaku
kinerja yang efektif atau tidak efektif, BOS menggunakan
banyak contoh tersebut agar dapat mendefinisikan secara
khusus tentang seluruh perilaku yang diperlukan untuk
kinerja yang efektif (atau yang akan dianggap kinerja
yang tidak efektif).
Contoh BOS
Contoh Metode Rating Scale
Hasil Penilaian

Nama karyawan Nilai yang Keterangan Hasil


dicapai

Marion jola 31 Sangat baik Promosi

Ian kasela 29 Baik Membutuhkan pelatihan


kepemimpinan
Brian immanuel 10 Sangat Dipertimbangkan untuk PHK
kurang
Adipati 26 Baik Membutuhkan pelatihan
komunikasi
Raline shah 34 Sangat baik Promosi
KESIMPULAN

Dalam metode rating scale, evaluasi subjektif dilakukan oleh penilai dengan memberikan nilai dari
skala yang terendah yaitu satu dan tertinggi yaitu lima. Evaluasi kinerja hanya didasarkan pada
pendapat penilai, yang membandingkan kinerja karyawan dengan kriteria tertentu atau faktor-
faktor yang dianggap penting dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut. Metode rating scale sangat
populer dan mudah dalam penggunaannya, serta dapat digunakan untuk menilai banyak
karyawan sekaligus. Namun kelemahan utama dalam metode ini terletak pada subjektifitas dari
seorang penilai.
Dengan menggunakan metode rating scale dapat diketahui berapa total nilai yang
didapatkan oleh karyawan. Nilai tersebut dapat menggambarkan bagaimana kinerja karyawan
berdasarkan kriteria tertentu. Sehingga dapat melihat karyawan yang membutuhkan pelatihan dan
pengembangan yaitu karyawan yang memiliki nilai yang rendah. Serta karyawan yang
membutuhkan kompensasi berupa promosi dalam rangka memelihara karyawan tersebut.