Anda di halaman 1dari 18

Darah & Imunologi

Mata Kuliah Anatomi Fisiologi


Kelompok 5

Aurelia Anasya W

Jilan Diyaana Hamidah

Riski Nur Ramadhani

Annisa Salsabila
PENGERTIAN DARAH
Darah adalah sejenis jaringan ikat yang sel-selnya (elemen
pembentuk) tertahan dan dibawa dalam matriks cairan (plasma).
Darah lebih berat dibandingkan air dan lebih kental. Warna darah
bervariasi dari merah terang sampai merah tua kebiruan. Volume
darah total pada laki-laki dewasa sekitar 5 liter. Sedangkan pada
perempuan dewasa lebih sedikit.
Fungsi
Darah

Darah berfungsi sebagai pengangkut


oksigen. Darah juga menyuplai tubuh
dengan nutrisi, mengangkut zat sisa
metabolisme, serta mempertahankan
tubuh dari penyakit melalui sistem imun
dalam darah
KOMPOSISI DARAH

Plasma Darah Eritrosit Leukosit Trombosit


(sel darah merah) (sel darah putih) (keping darah)
Cairan bening Merupakan diskus Ialah sel darah putih yang Ialah fragmen sel tanpa
kekuningan yang bikonkaf, berbentuk dikelompokkan menjadi inti yang kecil dan
unsur pokoknya bulat dengan lekukan dua golongan besar : berbentuk cakram, yang
sama dengan pada sentralnya dan granulosit & agranulosit merupakan turuan
sitoplasma. berdiameter 7,65 µm. megakariosit dalam
sumsum tulang
PLASMA DARAH
Albumin 55%
Fungsi plasma darah
7% Protein Globulin 38%
Fibrinogen 7% 1. BUFER 15 %.
2. TEKANAN OSMOTIK.
3. TRANSFER HORMON.
4. ANTI BODI.
5. PROSES PEMBEKUAN.

91,5 % H2o Garam, enzim, lipid,


dan vitamin
ERITROPOIESIS

Terdapat 4,2 juta -6,2


juta dalam tubuh
Hemoglobin
Hemoglobin ialah protein besar yang terdiri dari empat
rantai polipeptida, yang masing-masing memiliki ikatan
kovalen dengan sebuah kelompok hem.

Berdasarkan urutan asam aminonya, manusia normal


mempunyai empat rantai polipeptida hemoglobin yang
dinamai α,β,y dan ᵹ. Hemoglobin utama pada fetus
(hemoglobin fetus/hbf) terdiri dari dua rantai α dan dua
rantai y. Namun, sesaat setelah lahir akan digantikan oleh
hemoglobin dewasa (HbA). Pada orang dewasa terdapat
dua tipe hemoglobin normal, yaitu HbAl(a2(β2) dan bentuk
yang lebih langka, yaitu HbA2 (a2o2). Pada orang dewasa,
sekitar 96% hemoglobin ialah HbA1, 2% ialah HbA2, dan 2%
sisanya ialah HbF.
Siklus Hidup Leukosit

Jumlah sel darah putih ada 5-9 ribu

• Neutrofil : 60%-70%
• Limfosit : 20%-25%
• Monosit : 3%-8%
• Eosinofil : 2%-4%
• Basofil : 0,5%-1%
TROMBOPOESIS

Terdapat 250 ribu-400 ribu trombosit dalam tubuh


Golongan Darah
• Golongan darah sistem ABO→ diberi nama
berdasarkan adanya aglutinogen (zat yang
dibekukan) yang terdapat dalam permukaan
eritrosit
• Macam aglutinogen : A dan B
• Aglutinogen tersebut akan menyebabkan
aglutinasi dan hemolisis→ jika bercampur
dengan aglutinin anti-A(α) dan anti-B(β) yang
terdapat dalam plasma darah
• Aglutinin (zat yang membekukan) merupakan→
globulin

Reaksi Tranfusi
• Aglutinasi
• Hemolisis
• Icterus
• Gagal ginjal :
(hemolisis→toksin→vasokron
triksi tubulus ginjal→gagal
ginjal)
Anemia defisiensi besi Leukimia
timbul akibat kosongnya cadangan besi Adalah kanker dari sel-sel darah.
tubuh sehingga penyediaan besi untuk
eritropoiesis berkurang, yang akhirnya
pembuatan hemoglobin (Hb) berkurang.

Thalasemia
Kelainan genetik heterogen, yang timbul Hemofilia
akibat berkurangnya kecepatan sintesis Penyakit yang darah penderitanya
rantai α dan β cenderung tidak mau membeku
sehingga akan terus-menerus mengalir
apabila terluka. Sifatnya genetik.
SISTEM
IMUN

Sistem imun merupakan


kumpulan mekanisme dalam
suatu mahluk hidup yang
melindunginya terhadap infeksi
dengan mengidentifikasi dan
membunuh substansi patogen.
Mengenali dan
menghilangkan sel yang
abnormal

Menghilangkan jaringan atau sel yg


Melindungi tubuh dari invasi penyebab mati atau rusak (debris sel) untuk
penyakit; menghancurkan & perbaikan jaringan.
menghilangkan mikroorganisme atau
substansi asing (bakteri, parasit,
jamur, dan virus, serta tumor) yang
masuk ke dalam tubuh
a. Kulit
b. Membran Mukosa
1 c. Sekresi dari kulit dan Membran Mukosa

a. Sel Darah Putih Fagositik


b. Protein Anti Mikroba
2 c. Respon Peradangan

a. Limfosit
b. Antibodi

3
Kekebalan Humoral
melibatkan aktivitas sel
B dan antibody yang
beredar dalam cairan
Netralisasi
darah dan limfe.
yaitu antibody akan menetralkan suatu virus dengan cara
melekat pada molekul yang harus digunakan oleh virus untuk
menginfeksi sel inang.

Aglutinasi (penggumpalan)
yaitu proses penggumpalan bakteri atau virus yang diperantarai
oleh antibody yang akan bekerja menetralkan mikrorganisme
tersebut.

Presipitasi (pengendapan)
yaitu proses dimana molekul – molekul antigen yang terlarut
dalam cairan tubuh akan diendapkan oleh antibody.

Fiksasi komplemen (aktivasi)


yaitu mengaktivasikan komplemen dengan adanya kompleks
antigen – antibody.
Kekebalan
Seluler Kekebalan Aktif
Kekebalan aktif merupakan kekebalan yang dihasilkan
oleh tubuh itu sendiri, Tubuh membentuk antibody
sendiri karena infeksi antigen.
Kekebalan seluler
melibatkan sel T
Yang bertugas
menyerang sel – sel
asing atau jaringan
tubuh yang terinfeksi Kekebalan Pasif
secara langsung.
Kekebalan pasif merupakan kekebalan yang
diperoleh setelah menerima antibody dari luar.
Thank You