Anda di halaman 1dari 34

By

Kelompok II
Terapi cahaya didefinisikan sebagai paparan
harian spektrum penuh atau cahaya terang
sebagai pengobatan standar untuk Seasonal
affective disorder serta depresi nonseasonal
(Kuiper, McLean, Fritz, Lampe, & Malhi,
2013).
terapi ini berbeda dari fototerapi, yang
digunakan untuk mengobati kondisi seperti
hiperbilirubinemia dan psoriasis (l am, 1998).
Cahaya memainkan peran penting dalam sekresi
melatonin, serta serotonin. Melatonin adalah
hormon alami yang diproduksi oleh kelenjar
pineal, struktur seukuran kacang yang terletak di
pusat otak. Melatonin sintesis dirangsang oleh
kegelapan. Ketika cahaya memasuki retina
merangsang hipotalamus dan menghambat
kelenjar pineal dari mengkonversi serotonin
untuk melatonin (Miller, 2005). penting untuk
dicatat bahwa dampak melatonin pada ritme
sirkadian dikompromikan oleh penyakit
kardiovaskular dan neurodegeneratif, serta
penuaan (Altun & Uguraltun, 2007).
Terapi magnet adalah terapi yang
menggunakan magnet dengan berbagai
ukuran dan kekuatan yang ditempatkan pada
tubuh dengan tujuan menghilangkan rasa
sakit dan mengobati penyakit (Ruth Lindquist,
Snyder, et al., 2014).
Penggunaan magnet sebagai terapi umumnya
tergantung jenis dan sifat penyakit, usia serta
kekuatan magnet itu sendiri. Kekuatan
magnet sendiri diukur dengan Gauss (G) atau
Tesla (T) dimana 1 T = 10.000 G.(Ruth
Lindquist, Synder, et al., 2014).
Lokal
Magnet ditempatkan langsung di atas kulit

 ACU – site
Penempatan magnet pada titik – titik akupuntur

 General
Digunakan pada seluruh tubuh atau pada bagian tubuh yang lebih
luas

Internal
Magnetik air (air yang terionisasi)

Remote
Menggunakan perhiasan magnet seperti gelang, kalung, cincin
Healing Touch atau terapi sentuhan lembut
dalam kondisi rileks untuk memberikan
keseimbangan energi fisik, emosi dan
spiritual yang bertujuan dalam proses
penyembuhan. Terapi ini dapat
menselaraskan kondisi bioenergi, pikiran dan
program terapi medis.
Kelebihan dari Terapi Healing Touch
 Dapat tercapai kondisi relaksasi hanya
dengan sentuhan sederhana
 Mensupport energi alamiah tubuh menuju
keselarasan
 Cocok untuk segala umur
 Dapat diterapkan pada pasien-pasien yang
mnegalami gangguan jantung
 Dapat berjalan selaras dengan program
medis
 Reiki merupakan salah satu dari 1800 jenis terapi
komplementer yang ada di dunia. Reiki
ditemukan pertama kali oleh Mikao Usui pada
tahun 1922. Reiki berasal dari bahasa Jepang
yaitu rei yang artinya alam semesta dan ki yang
berarti energi kehidupan, jadi reiki berarti energi
alam semesta yang dikarunia Tuhan sang maha
pencipta kepada manusia yang diperoleh sejak ia
dilahirkan. Energi ini dapat digunakan untuk
memelihara kesehatan serta menyembuhkan diri
sendiri ataupun orang lain.
Prosedur pelaksanaan terapi komplementer
reiki bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu bisa
dilakukan sendiri dan bisa juga dibantu oleh
terapis reiki
 merupakan teknik pengobatan tradisional
Cina yang dapat digunakan untuk
menurunkan nyeri, mengobati penyakit dan
cidera. Akupresur dilakukan dengan
memberikan tekanan fisik pada beberapa titik
pada permukaaan tubuh yang merupakan
tempat sirkulasi energi dan keseimbangan
pada kasus gejala nyeri. Teknik akupresur ini
tidak invasif, aman, dan efektif
 Pencegahan penyakit
 Penyembuhan penyakit
 Rehabilitasi
 Promotif
 Manajemen Stress dan keseimbangan tubuh energi
 Meringankan Nyeri
 Berkaitan dengan Bersalin
 Meningkatkan Kehidupan Seks
KLASIFIKASI
Shiatsu  penekanan menggunakan jari secara
berirama
Jin Shin  penekanan yang lembut dan
berkepanjangan yang penting pada meridian dan
jalur-jalur yang terpilih, setiap titik ditekan selama
1-5 menit
Do-in  pemijatan terhadap diri sendiri pada otot
dan titik-titik meridian
Tui-Na  pijat yang merangsang titik-titik
akurpresur dengan menggunakan berbagai ragam
Terapi KOMPLEMENTER yang
melibatkan penerapan
PEMIJATAN DAN
PENekanan pada titik dan
area tertentu.
“Refleksologi”
 Ilmu yang mempelajari tentang titik-titik
tekan tertentu pada kaki dan tangan
manusia, untuk suatu penyembuhan.

 Teknik penyembuhan alternatif untuk


mengurangi ketegangan, meningkatkan
sirkulasi, dan mempromosikan fungsi alami
dari tubuh melalui penerapan tekanan pada
berbagai titik tertentu di kaki, tangan, dan
bagian tubuh lainnya.
 Praktik refleksologi pd kebudayaan kuno:
Lukisan/ pictograph dinding pd makam
Ankhmahor (makam tabib) di Saqqara, dekat
Kairo, Mesir --> tahun 2500 s.d. 2330 SM.
 Refleksologi milik berbagai bangsa: Suku Indian
di Amerika, suku Bantu di Afrika, orang Eskimo,
India, Jepang, dan lain-lain telah
mengembangkan metode penyembuhan melalui
kaki selama ratusan tahun.
 Di Cina : buku “Huang Di Nei Jing Shu Wen”
(Pedoman Abadi Pengobatan Penyakit dalam
Kaisar Huang Di) yg ditulis sekitar 1.000 SM
terdapat bab tentang Metode Pemeriksaan Kaki -
-> Dunia mengakui bahwa ilmu pengobatan
refleksi adalah dari dan milik Bangsa Cina.
 Th 1300-an Marco Polo menerjemahkan buku
pengobatan pijat Cina dan membawa ke Italia --
> memperkenalkannya di Eropa.
 Memperlancar peredaran darah
 Melenturkan otot-otot
 Meningkatkan daya tahan tubuh
 Menghilangkan stres, nyeri, dan ketegangan
 Meningkatkan kekuatan dan kelenturan
tubuh, pikiran, dan emosi
 Memperbaiki kualitas tidur
 Membantu restrukturisasi tulang, otot, dan
organ
 Menigkatkan konsentrasi dan ingatan
 Meningkatkan rasa percaya diri dan
harmoni.
Laporan Simposium Refleksologi Cina di tahun
1996 :
 Refleksologi kaki 93,63% efektif merawat 63
penyakit.
 Analisis pada 8.096 kasus, refleksologi efektif
dalam menyembuhkan 48,68% kasus dan efektif
untuk merawat 44,95% kasus.

Studi di Inggris:
15 wanita yang mendapatkan sesi 30 mnt
refleksologi selama 8 minggu --> didapatkan
perbaikan fisik dan emosional yang nyata,
peningkatan kepercayaan diri, motivasi dan
konsentrasi.
 Terapi refleksi merupakan pemberian energi ke
dalam tubuh dg cara memanipulasi titik pusat
simpul saraf atau pengendali refleks di titik
meridian. Bila energi di jalur meridian berjalan
lancar artinya tubuh dalam kondisi sehat, dan
sebaliknya.
 Utk pemeriksaan atau diagnosis:
Saat pemijatan, rasa sakit biasanya timbul
karena titik-titik refleksi menjadi sangat sensitif
terhadap rangsangan --> ada gangguan fungsi
organ.
 Setelah terdiagnosis, perbaikan fungsi suatu
organ tubuh dapat dilakukan melalui pemijatan
pada kaki atau tangan.
1. Refleksologi bekerja dg cara mengirim pesan
menenangkan ke sistem saraf pusat dg
perantara saraf perifer pada tangan dan kaki
--> memerintahkan tubuh untuk
mengurangi tingkat ketegangan shg memicu
relaksasi dan melancarkan aliran darah.

2. Sesi refleksologi --> merangsang tubuh


untuk melepaskan endorfin dan monoamina,
dua senyawa yang berfungsi mengontrol
rasa sakit dan merangsang relaksasi.
3. Teori Zona: refleksologi bekerja dg cara
yang mirip dengan akupunktur, bahwa
tubuh dibagi menjadi 10 zona vertikal
dan setiap otot serta organ dalam tubuh
dapat dirangsang dengan melakukan
tekanan atau pijatan pada tangan dan
kaki.
 Refleksologi menggunakan teknik pijatan
pada 62 titik utama yang ada pada telapak
kaki seseorang.
 Titik-titik refleksi mempunyai hubungan dg
organ utama pada tubuh antara lain jantung,
paru-paru, hati, ginjal, organ reproduksi dan
otak.
FIELDTRIP

Oleh: Kelompok 2
1. Eliza Fitria Handayani
2. Hendi Prayuda
3. Juniaty Sihombing
4. Leli Marlina
5. Riswita Dewi
6. Roy Sangga Patimuka Sihite
7. Tina Meysia Panjaitan
8. Yanti Ester
 AA family refleksi merupakan salah satu
reflexology yang ada dikota Pekanbaru, yang
terletak di jalan Nangka buka mulai jam 09.30 –
21.00 wib. Memiliki 14 orang karyawan yang
terdiri dari 2 orang administrasi dan 12 orang
terapist dengan klasifikasi 6 orang berpendidikan
SMP dan 6 orang berpendidikan SMA. Semua
terapist mengikuti training internal untuk
melakukan pijat refleksi sebelum bekerja di AA
family refleksi ini, tetapi mereka tidak
memperoleh sertifikat dari training tersebut.
 Tradisional body treatment
 Japannese massage
 Tuina massage
 Shiatsu
 Stone aroma therapy
 Facial complete
 Steam
 Cop/ Kerik
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan salah
satu karyawan AA family refleksi, AA family refleksi
merupakan salah satu terapi komplementer reflexology
namun belum memiliki sertifikat untuk pelatihan
reflexology. Para terapist juga tidak tergabung dalam
ikatan terapist komplementer nasional. Untuk itu, perlu
dilakukan pelatihan khusus reflexology yang bersertifikat
dan semua terapist bergabung dalam ikatan terapist
komplementer nasional supaya daat meningkatkan
pengetahuan terapist tentang terapi komplementer dan
reflexology sehingga bisa menambah kepercayaan
masyarakat terhadap terapi komplementer reflexology dan
menghilangkan image jelek terhadap reflexology/ pijat
refleksi.