Anda di halaman 1dari 13

STRUKTUR KOMUNITAS

“AUTOTROF DAN HETEROTROF”


KELOMPOK 1
SUDARYANTO (L011181308)

NYOMAN WIYANDI (L011181302)

NABILA RANTI O. GAILEA (L011181363)

YOAN NADELA OKTA (L011181301)

MUHAMMAD NURSAID ISMAIL (L011171324)

NURHASANAH (L011181328)

KAMIL INDRA MUHAIMIN (L011181018)

WINARSO USMAN (L011181326)

FIKA ANDRIANI (L011181342)

SUCI NIKITA OCTAVIANI (L011181304)

RISKA WILDAJAYA (L011181321)

SRI MULYANI ANUGERAH (L011181346)

WILYA ANANDA (L011181358)


Pengertian komunitas dan ekosistem
 Pengertian Komunitas Menurut Kertajaya Hermawan (2008), adalah
sekelompok orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang
seharusnya, dimana dalam sebuah komunitas terjadi relasi pribadi yang erat
antar para anggota komunitas tersebut karena adanya kesamaan interest atau
values.
 Komunitas adalah sebuah kelompok sosial dari beberapa organisme yang
berbagi lingkungan, umumnya memiliki ketertarikan dan habitat yang sama.
 Odum, 1996 (Rangkuti, 2017. hlm 6) mengatakan, “Ekosistem merupakan
suatu sistem ekologi yang terbentuk dari proses reaksi timbal balik antar
makhluk hidup dengan lingkungannya”. Sehingga ekosistem atau sistem
ekologi merupakan pertukaran bahan – bahan antara bagian yang hidup dan
tak hidup di dalam sistem.
 Menurut Tansley, 1935 (Mulyadi, 2010. hlm. l) mengatakan bahwa: “Ekosistem
adalah hubungan tiimbal balik antara komponen biotik (tumbuhan, hewan,
manusia, dan mikroba) dengan komponen abiotik (cahaya, udara, air, tanah)
di alam, sebenarnya merupakan hubungan komponen yang membentuk suatu
sistem”.
Komponen Struktur Komunitas
Struktur komunitas terdiri dari :
 Komponen abiotik (tidak hidup) dan
 Komponen biotik (hidup).

Komponen biotik (hidup) itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu:


 Autotrof
 Heterotrof
Komponen Abiotik
Struktur dan fungsi ekosistem mangrove, komposisi dan distribusi spesies, serta
pola pertumbuhan organisme mangrove sangat tergantung pada faktor-faktor
lingkungan. Faktor lingkungan yang mempengaruhi mangrove dalam jangka
panjang adalah fluktuasi pasang surut dan ketinggian rata-rata permukaan laut.

Faktor yang mempengaruhi ekosistem mangrove


Topografi dan fisiografi pantai Suhu
Tanah Curah hujan
Oksigen Angin
Nutrien Gelombang laut
Iklim Cahaya
Autotrof

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), autotrof adalah organisme


yang secara mandiri dapat memenuhi bahan organik yang dibutuhkannya dengan
cara menyintesisnya dari bahan anorganik.
Autotrof adalah organisme yang bisa membuat makanannya sendiri karena
memiliki butir-butir klorofil sehingga mampu melakukan proses fotosintesis
dengan bantuan sinar matahari.
Autotrof pada ekosistem berperan sebagai produsen dalam rantai atau
jarring-jaring makanan. Contoh-contoh organisme autotrof yang dapat ditemukan
pada ekosistem Mangrove
Komponen Autotrof pada Ekosistem
Mangrove

Magrove Lamun

Alga Fitoplankton
Heterotrof

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), heterotrof adalah mempunyai


sifat memperoleh makanan dan energy dari sumber oragnik.
Heterotrof adalah organisme yang tidak dapat membuat makanannya sendiri
sehingga harus mengambil makanannya dari organisme produsen.
Heterotrof pada ekosistem berperan sebagai konsumen dalam rantai atau
jaring-jaring makanan.
Hewan Mangrove
 Ekosistem mangrove merupakan bentuk pertemuan lingkungan darat dan laut
(ekoton), sehingga hewan dari kedua lingkungan ini dapat ditemukan di
dalamnya. Sebagian kecil hewan menggunakan mangrove sebagai satu-
satunya habitat, sedang lainnya berpindah-pindah berdasarkanmusim,
tahapan siklus hidup, atau pasang surut (Tomlinson, 1986).
Spesies reptilia yang sering dijumpai di
Burung Primata
mangrove yangadalah
terdapat
biawak di area(Varanus
mangrove salvator),
Jawa
dan
kadal
Hewan
Burung Sumatera
air dari(Mabouyamultifasciata),
yang laut adalah
di area
sering Macaca mangrove
mangrove
mengunjungi fascicularis,
berbagai
didominasi
Hewan dari Amfibi
sedang
spesies
lain:diular
Molluska
antara Kalimantan
seperti
(Bivalvia
jabiru, bangau, Boiga
adalah
dan
heron, dendrophila
Nasalis larvatus
Gastropoda),
sedangkan dan
Darat Reptil yang
buaya
Crustacea
burung
Hewan langka
airmuara
daratan dan(Crocodilus
(Brachyura)
yang
tawar endemik.
sering
pada dan porosus)
Pada
ikan.
berkunjung
ekosistem beberapa
Berdasarkan
adalah
mangrove (SNM,
Kataklokasi
jarang dijumpai
2003).konservasi
Buaya di
muara
sepertikawasan
CA mangrove.
bersarang
Angke-Kapuk, di (Ng area
TN
Mammalia habitatnya,
kutilang,
termasuk ke hewan
burung madu,
dalam inidantergolong
raja
kelompok dalam
udang
vertebrata dua
Airnya yang
Baluran
mangrove asin
dan barangkali
danTNspesies kurang
sungai-sungai cocok
dantipe yaitu:
Sivasothi,
dengan (i)2001).
jumlah DiUjung
infaunayang hidup
Segara Kulon
yang kecil
dijumpai
di terbatas.
Anak, kolom
Jawaair, di
dengan kondisi cristata
Presbytis
sekitarnya. kulit katak
Pada (SNM,
saatyangpasang
relatif tipis.
2003). reptil
Kelelawar
terutama
Timur
Menurutterdapat berbagai
Hutching sekitar
dan spesies
30Saenger, ikan(1987
spesies dan
burung, di ini
udang,
dalam
Spesies
buah
menujukatak
(kalong) yang
mangrove kadang-kadang dapat
dan
ekosistem
SNM, (ii)
2003) di sering
epifaunayang
mangrove untuk
membentuk
Muara
mangrove mencari
menempati
Cimanuk,
terdapat koloni
makan. besar
airDi
substrat
buayaJawa
ditemukan di kawasan mangrove adalah Rana
Hewan dari di
kawasanmangrove
baik
Barat
tawarekosistem
yang keras
terdapat
(Crocodylus mangrove terdapat
(akar
28 spesies dan
johnstone), danbergelantungan
beberapa
burung. batang
dan spesies
pohon
Dikura-kura
pulau di
cancrivora (Ng dan Sivasothi, 2001).
Perairan Tawar siang
ular yang
mangrove)
Rambut,
berkulit hari.(Carettochelys
terdapat
alur menggunakannya
Mammalia
maupun lain sebagai
yanginscupta).
56 spesies lunak
burung,yang habitat
dapat
(lumpur),
terdiri
daridijumpai
utama;
terutama
18 burung demikian
antara
kepiting,lain
pula38
air dan berang-berang,
kadal
kerang
bukan dan
danbiawak
burung bajing,
yang
berbagai
air
Hewan dari tikus,
memakan
spesies
(SNM, dan
2003). celeng
insekta,
invertebrata (Ng ikan,
dan kepiting
lainnya Sivasothi,
(SNM,dan 2001).
2003). kadang-
Laut kadang burung (Ng dan Sivasothi, 2001).
Komponen Heterotrof pada Ekosistem
Mangrove

Zooplankton Pisces Crustacea

Insect Aves Mollusca


Detritus

Detritus meiliki peranan penting dalam rantai makanan tak langsung.


Organisme yang terlibat dalam rantai makanan ini lebih banyak daripada rantai
makanan langsung. Awalnya, serasah mangrove yang jatuh ke air diuraikan oleh
detrivor. Detrivor kemudian dimakan oleh organisme perairan
seperti iktioplankton, mollusca, dan kepiting (crustacea). Konsumen tingkat I
tersebut lalu dimakan konsumen tingkat II.
Peranan Struktur Komunitas

 habitat bagi jenis-jenis ikan, kepiting,


dan kerang-kerangan yang mempunyai
nilai ekonomis tinggi.
 menopang berbagai kehidupan jenis
ikan, udang dan moluska.
 menciptakan suasana iklim yang
kondusif bagi kehidupan biota aquatic
 tempat untuk bertelur, pemijahan dan
pembesarkan serta tempat mencari
makan berbagai macam ikan dan udang
kecil

( Pramudji, 2001 )
 pelindung kawasan pesisir dari hempasan
angin, arus dan ombak dari laut, serta
berperan juga sebagai benteng dari
pengaruh banjir dari daratan
 perakaran jenis tumbuhan mangrove juga
mampu berperan sebagai perangkap
sedimen dan sekaligus mengendapkan
sedimen

( Pramudji, 2001 )
THANK YOU

ِ ‫َ ْلْ ِقيَا َم‬


ِ َ ‫ه يَ ْْو‬ ُ‫ق ه‬
ِ ‫َّللا َعلَ ْي‬ ُ
ِ ‫َش‬
‫ق‬ ْ ِ ‫شا ق‬
ْ ‫قي‬ َ ‫َن ُي‬
ْ ‫و ََم‬
“Barang siapa yang menyulitkan (orang lain) maka
Allah akan mempersulitnya para hari kiamat” (HR Al-
Bukhari no 7152)