Anda di halaman 1dari 17

PENGELOLAAN BENDUNGAN KEULILING

DALAM RANGKA MENINGKATKAN


PENGAMANAN DAN KEAMANAN
BENDUNGAN
SUB- TEMA : KEAMANAN BENDUNGAN

W I L DA N I A R , S T, M T
N U R BA I T I , S T
E R I C H S ON F E B R I S I N AG A , S T, M T

B A L A I W I L AYA H S U N G A I S U M AT E R A I
M A K A S S A R , 3 - 5 O K TO B E R 2 0 1 9

SEMINAR NASIONAL PEMBANGUNAN DAN PENGELOLAAN BENDUNGAN 2019


PENDAHULUAN
Fungsi Bendungan
Untuk menyimpan air yang berlebih pada saat musim penghujan agar dapat
dimanfaatkan guna pemenuhan kebutuhan air dan daya air pada waktu yang di
perlukan serta mengendalikan daya rusak air

Upaya menjaga Bendungan


Agar berfungsi dengan baik dan bermanfaat, maka bendungan harus dilindungi
dari hal-hal yang mengancam kelestariannya dan kondisi yang merusak, baik
faktor alam maupun manusia. Karena kondisi yang buruk dapat saja
mengganggu kondisi lingkungan maupun struktur bendungan.

Permasalahan pada Bendungan


Dengan berbagai macam manfaat yang diberikan, serta risiko yang dapat
mengancam kondisi bendungan, maka dari itu setiap permasalahan yang terjadi
pada bendungan sudah sepatutnya menjadi perhatian, dan harus menjadi focus
penting dalam pengelolaannya.
PENGELOLAAN BENDUNGAN

Pengamanan (Safety)
Bendungan
Keamanan (Security)
BENDUNGAN KEULILING
• Bendungan yang dibangun di bagian hilir alur Keuliling yang
merupakan anak sungai dari Krueng Keumireu yang terletak di
Desa Bak Sukon, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh
Lokasi Besar, Provinsi Aceh

• Dibangun pada tahun 2000 sampai dengan 2008, dan merupakan


bendungan zonal dengan inti vertikal.
• Ketinggian maksimum dari dasar sungai 25 meter, panjang 689,5
Data Teknis meter, dengan luas catchment area sebesar 38,2 km2, mampu
menampung air pada kondisi normal sebanyak 18,36 juta m3.

• Fungsi bendungan ini adalah untuk mengairi irigasi teknis areal


persawahan Daerah Irigasi Keuliling seluas 662 Ha dan
Fungsi memberikan suplesi untuk Daerah Irigasi Kr. Jreu seluas 1.054 Ha
LATAR BELAKANG MASALAH

Pengamanan (Safety)
Apa yang terjadi jika pengamanan
Bendungan dan keamanan bendungan tidak
baik?
Keamanan (Security)

Bagaimana pengamanan dan


keamanan Bendungan Keuliling?

Apa saja yang bisa dilakukan untuk


meningkatkan pengamanan dan
keamanan Bendungan Keuliling?
PERMASALAHAN PADA BENDUNGAN KEULILING

• Tubuh bendungan keuliling dalam 2 (dua) tahun


belakangan ini menjadi salah satu akses jalan
penghubung antar desa disekitar bendungan
terutama masyarakat di daerah hulu bendungan.

• Aktivitas masyarakat dan kendaraan yang


memanfaatkan tubuh bendungan terus mengalami
peningkatan.
PERMASALAHAN PADA BENDUNGAN KEULILING

• Penggunaan tubuh bendungan sebagai jalan akses karena


tidak adanya jalur akses yang memadai bagi masyarakat
dalam melakukan aktivitas harian, hanya satu jembatan
gantung dengan kapasitas pejalan kaki dan sepeda motor.

• Masyarakat masih melakukan aktifitas seperti memancing


di areal bendungan. Selain itu masih terdapat masyarakat
yang melepaskan hewan ternak ke areal bendungan.
KONDISI BENDUNGAN KEULILING
• Tubuh bendungan keuliling tidak didesain untuk lalu lintas kendaraan berat,
karena beban dan getaran dari kendaraan berat dapat mengganggu inti tubuh
bendungan yang dapat mengganggu stabilitas bendungan dan dikhawatirkan
dapat menyebabkan deformasi pada tubuh bendungan.
• Saat ini, berdasarkan pemantauan tim Unit Pengelola Bendungan BWS
Sumatera I, tubuh bendungan keuliling sudah turun 20 cm pada sta 0+640
s/d sta 0+760 (sepanjang + 120 meter), dan hal ini memiliki potensi resiko
terjadi kegagalan pada tubuh bendungan dan dapat membahayakan
masyarakat di hulu dan hilir bendungan
METODOLOGI
Mengumpulkan data sekunder

Wawancara mendalam
(Deep Interview)

Pemantauan
(terhadap intensitas penggunaan
tubuh Bendungan )

Hasil Kajian dan Rekomendasi


(Untuk Peningkatan pengamanan dan
Keamanan Bendungan)
Hasil Dan Pembahasan
HASIL PENELITIAN

Berisiko Terhadap Upaya Penanganan


Tubuh Bendungan Membahayakan
Kegagalan Secara Struktural
sebagai Jalan Akses Struktur Bendungan
Bendungan dan Non-Struktural
Hasil Kajian Terkait Keamanan dan Pengamanan
Bendungan Keuliling
Belum adanya akses jalan penghubung

Belum adanya portal

Pengamanan (Safety) Belum adanya petugas keamanan

Kondisi Bendungan dan Lingkungan sekitar


Bendungan
Adanya instrument yang tidak berfungsi

Keamanan (Security) Kurangnya Petugas (SDM)

Kurangnya Partisipasi Masyarakat


Rekomendasi Upaya Penanganan

Membuat jalan akses baru

Pemasangan portal

Sosialisasi kepada masyarakat

Rekomendasi Membuat “polisi tidur” (speed bump)


Upaya Penanganan
Penambahan jumlah petugas

Pembangunan pagar pengamanan permanen

Meningkatkan program pemberdayaan masyarakat

Melakukan koordinasi antar lembaga


KESIMPULAN
■ Bendungan Keuliling berpotensi terhadap gangguan khususnya perlintasan kendaraan
dikarenakan terdapat beberapa desa di bagian hulu bendungan.
■ Pengelolaan Bendungan Keuliling dilakukan dengan pendekatan dari sisi pengamanan
dan keamanan Bendungan Keuliling dan juga melalui pemberdayaan masyarakat
sekitar bendungan
■ Upaya penanganan struktural berupa pengusahaan akses jalan penghubung lainnya
menuju desa di hulu Bendungan Keuliling dan dengan menjadikan tubuh bendungan
sebagai areal khusus bendungan dengan pemasangan portal.
■ Upaya penanganan non struktural berupa mengikutsertakan masyarakat dalam
menjaga dan merawat Bendungan Keuliling seperti membentuk forum masyarakat
peduli Bendungan Keuliling, serta memperkuat koordinasi antar lembaga.
SARAN

Perlu dilakukan upaya pengelolaan serta pengamanan pada Bendungan Keuliling


untuk mengurangi resiko kegagalan bendungan. Selain itu, pengelolaan terhadap
sarana dan prasarana yang tersedia juga sebaiknya lebih ditingkatkan sehingga
dapat berfungsi secara maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
TERIMA KASIH