Anda di halaman 1dari 39

KESIAPSIAGAAN BELA NEGARA

Materi Pokok Kesiapsiagan Bela Negara

Kegiatan dalam Kesiapsiagan Bela Negara

Media, Metode, dan Strategi Pembelajaran

Q&A
Hubungan Agenda Kesiapsiagan Bela Negara dengan Agenda Lainnya
PEMBEKALAN BELA NEGARA DALAM DIKLAT
TERINTEGRASI BAGI CPNS
PEMBEKALAN BELA NEGARA
DALAM DIKLAT TERINTEGRASI BAGI
CPNS
A. Kurikulum Pembentukan Karakter PNS

B. Kurikulum Penguatan Kompetensi


Teksnis sesuai Bidang Tugas
Fungsi

(Pembuat) & Pelaksana Kebijakan Publik

Pelayan Publik

Perekat & Pemersatu Bangsa


KESIAPSIAGAAN BELA NEGARA

TUJUAN
Mata pelatihan ini membekali peserta (calon Pengampu Materi
Latsar CPNS) untuk menunjukan pemahaman tentang modul
kesiapsiagaan bela negara melalui pengenalan sikap perilaku bela
negara melalui aktivitas pembelajaran tentang peraturan baris
berbaris, keprotokolan, ragam kegiatan bermain peran
kewaspadaan dini sebagai badan pengumpul keterangan, ragam
kegiatan ketangkasan fisik dan penguatan mental dengan
penekanan pada aspek kedisiplinan, kepemimpinan, kerjasama,
dan prakarsa dengan menggunakan metode-metode pembelajaran
di alam terbuka yang akan diterapkan dalam pelatihan Dasar CPNS
dalam rangka membangun komitmen dan loyalitas terhadap
Negara dalam menjalankan tugas sebagai PNS profesional sebagai
pelayan negara dan masyarakat
HASIL BELAJAR

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta


diharapkan mampu memahami wawasan
kebangsaan melalui pemaknaan terhadap
nilai-nilai bela negara dan menunjukan sikap
perilaku bela negara dalam suatu
kesiapsiagaan yang mencerminkan sehat
jasmani dan mental menghadapi perubahan
lingkungan strategis dalam menjalankan tugas
jabatan sebagai PNS profesional pelayan
masyarakat.
INDIKATOR KEBERHASILAN, PESERTA MAMPU:
1) Melakukan praktek peraturan baris berbaris dan
keprotokolan
2) Bermain peran sebagai bapulket

3) Melakukan kegiatan kesiapsiagaan bela negara


dengan penekanan pada aspek kedisiplinan,
kepemimpinan, kerjasama, dan prakarsa
menggunakan metode pembelajaran di alam terbuka
MATERI POKOK
1
 2
 3
  4  5

 7  6
1
0
KONSEPSI AGENDA
KESIAPSIAGAAN BELA NEGARA
Kenapa Materi ini Penting ?

Aplikasi dan Implementasi bagi Calon PNS:


1. Selama Pelaksanaan Latsar
2. Pelaksanaan Tugas Kedinasan & bermasyarakat
Materi I
Kesiapsiagaan Jasmani
Kesiapsiagaan Jasmani dan Mental
Pola Hidup Sehat
Kesamaptaan
Jasmani dan Mental

 Kesiapsiagan Jasmani
Konsep, Manfaat,  Kesiapsiagan mental
dan bagaimana Melatih  Modal Insani
Dalam modul ini para peserta dapat mengajak “Peserta Latihan Dasar
CPNS” untuk berfikir secara kritis terkait dengan pemahaman dan
praktek kesiapsiagaan, baik jasmani maupun mental.

UU 23 Tahun 1999 “kesehatan” adalah keadaan sejahtera dari badan,


jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang produktif secara sosial
dan ekonomis”. 1. Tenaga (Power)
2. Daya tahan (endurance)
3. Kekuatan (muscle
strength)
4. Kecepatan (speed)
5. Ketepatan (accuracy).
6. Kelincahan (agility)
7. Koordinasi
(coordination)
8. Keseimbangan (balance)
9. Fleksibilitas (flexibility) 17
Kegiatan belajar membekali peserta dengan kemampuan menunjukan
sikap kesiapsiagaan Jasmani dalam pelaksanaan tugas jabatannya
melalui pembelajaran kesiapsiagaan fisik. Kegiatan belajar ini disajikan
secara interaktif melalui kombinasi metode ceramah interaktif, diskusi,
tanya jawab, studi kasus, simulasi, menonton film pendek, studi
lapangan dan demonstrasi. Keberhasilan peserta dinilai dari
kemampuannya menunjukkan sikap dan perilaku kesiapsiagaan jasmani
dalam pelaksanan tugas di instansinya.

Bentuk-bentuk latihan kesiapsiagaan jasmani :


1. Lari
2. Pull Up (laki) can Chining (wanita)
3. Sit Up
4. Push Up
5. Shutle Run (lari lingkar membentuk angka 8)
6. Lari 2,4 km
7. Berenang.

18
1. Warm up selama 5 menit; Menaikan denyut nadi
perlahan-lahan sampai training zone.
2. Latihan selama 15 – 25 menit; Denyut nadi
dipertahankan dalam Training Zone sampai tercapai
waktu latihan. Denyut nadi selalu diukur dan
disesuaikan dengan intensitas latihan.
3. Coolling down selama 5 menit; Menurunkan denyut
nadi sampai lebih kurang 60% dari denyut nadi
maksimal.

19
 Pull up sebanyak-banyaknya selama 1 menit.
 Push up sebanyak-banyaknya selama 1 menit.
 Sit up sebanyak-banyaknya selama 1 menit.
 Shuttle run secepatnya membetuk angka 8, selama 3 x putaran dengan jarak
10 meter
 Renang 25/50 meter.
 Sigap
 Tanggap
 Cepat
 Responsif
 inisiatif
 Adaptif
 Sehat
Materi II
Kesiapsiagaan Mental
Kesiapsiagaan Mental

Kesiapsiagaan mental adalah kesiapsiagaan seseorang


dengan memahami kondisi mental, perkembangan mental,
dan proses menyesuaikan diri terhadap berbagai tuntutan
sesuai dengan perkembangan mental/jiwa (kedewasaan)
nya, baik tuntutan dalam diri sendiri maupun luar dirinya
sendiri, seperti menyesuaikan diri dengan lingkungan
rumah, sekolah, lingkungan kerja dan masyarakat.

Sasaran latihan kesiapsiagaan mental adalah dengan


mengembangkan dan/atau memaksimalkan kekuatan
mental dengan memperhatikan modal insani, diantaranya
adalah modal intelektual, modal emosional, modal sosial,
modal ketabahan, dan modal etika/moral.
23
Melalui pembahasan tentang kesiapsiagaan mental,
diharapkan Anda mampu:
 Terhindar dari gejala-gejala gangguan jiwa
(neurose) dan dari gejala-gejala penyakit jiwa
(psychose)
 Menyesuaikan diri dengan diri sendiri, dengan
orang lain dan masyarakat serta lingkungan.
 Mendapatkan pengetahuan untuk
mengembangkan dan memanfaatkan segala
potensi dan bakat yang ada semaksimal mungkin,
sehingga dapat membawa Anda kepada
kebahagiaan.
 Mempunyai kesanggupan untuk menghadapi
masalah yang biasa terjadi, dan merasakan
secara positif kebahagiaan dalam menghadapi
setiap permasalahan hidup.
Manfaat
Seseorang yang memiliki kesiapsiagaan mental dapat:
 Berperilaku menurut norma-norma sosial yang diakui,
sikap perilaku tersebut digunakan untuk menuntun
tingkah lakunya;
 Mengelola emosi dengan baik;
 Mengembangkan berbagai potensi yang dimilik
secara optimal;
 Mengenali resiko dari setiap perbuatan;
 Menunda keinginan sesaat untuk mencapai tujuan
jangka panjang, dan,
 Menjadikan pengalaman (langsung atau tidak
langsung) sebagai guru terbaik.

 Konsep,
 Pengetian
 Potensi
 Manfaat
 Faktor
yang mempengaruhi Kecerdasan Emosional
Materi III
Peraturan Baris Berbaris
Peraturan Baris - Berbaris

 Pengertian
 Cara melakukan
 Fungsi & manfaat
Apa itu Baris Berbaris ?

Salah satu wujud latihan fisik yg diperlukan


guna menanamkan disiplin mempertebal
rasa dan semangat kebangsaan,
patriotisme serta rasa tanggung jawab
Tata Penghormatan

Suatu perwujudan dari


penghargaan seseorang terhdp
orang lain atas dasar tata susila yg
sesuai dgn kepribadian bangsa
indonesia.
TATA PENGHORMATAN
DALAM KEPROTOKOLAN
DASAR
• Pasal 31 UU No. 9 Tahun 2010, “Pejabat Negara, Pejabat
Pemerintahan, Perwakilan Negara Asing dan/atau
organisasi internasional serta Tokoh Masyarakat Tertentu
mendapat penghormatan.
• Yang dimaksud dengan penghormatan dan perlakuan
sesuai dengan kedudukannya dan martabatnya adalah
sikap perlakuan yang bersifat protokol yang harus
diberikan kepada seseorang dalam acara kenegaraan atau
acara resmi sesuai dengan jabatan dan/atau
kedudukannya dalam negara, pemerintahan atau
masyarakat.
DEFINISI TATA PENGHORMATAN
(MENURUT PASAL 1 AYAT 8 PP NO. 62 TAHUN 1990)

• Aturan untuk melaksanakan pemberian


hormat bagi:

• Acara Kenegaraan
Pejabat Negara • Acara Resmi

Pejabat • Acara Kenegaraan


Pemerintah • Acara Resmi

Tokoh • Acara Kenegaraan


Masyarakat • Acara Resmi
LANJUTAN BENTUK-BENTUK
PENGHORMATAN
• Penghormatan terhadap seseorang dalam
bentuk perlakuan
• Penghormatan terhadap sesorang dengan
menggunakan Bendera Kebangsaan Sang
Merah Putih
• Penghormatan terhadap seseorang dengan
menggunakan Lagu Kebangsaan Indonesia
Raya
• Penghormatan Jenazah
PENGHORMATAN TERHADAP
LAMBANG-LAMBANG KEHORMATAN NKRI
PENGHORMATAN TERHADAP LAMBANG NEGARA

Penggunaan
Penggunaan
Lambang
Lambang
Negara sbg
Negara sbg
cap atau
Lencana
materai

Penggunaan Penggunaan
Lambang Lambang
Negara di Negara sbg
Luar Negeri Perisai
PENGHORMATAN TERHADAP
BENDERA KEBANGSAAN

Ukuran Waktu Pengibaran

Penaikan dan Tempat Sebagai Penutup


Penurunan Pengibaran Jenazah

Pengibaran Bendera Bendera


Kebangsaan
bersama Bendera bersama Bendera
Kebangsaan Asing
Kebangsaan Asing Organisasi di Indonesia
{

Selamat Bertugas
39